• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI METODOLOGI

A. Volume Pekerjaan

- Diketahui :

a. Panjang jalan akses (b) = 217,712 m b. Lebar jalan akses (h) = 10,264 m c. Tebal rencana timbunan (t) = 0,3 m d. Volume pekerjaan timbunan (v) = 670,4 m3 B. Produktivitas Sumber Daya :

1. Data – data perhitungan Pekerjaan Jalan Akses Sementara dijelaskan pada table dibawah ini :

Tabel 5. 1 Data Pekerjaan Jalan Akses

Asumsi

Uraian Kode Koefisien Satuan

2 3 4 5

Gambar 5. 3 Denah Jalan Akses

Sumber : Proyek EPCC Dermaga C PT. Petrokimia Gresik

Kondisi jalan : baik

Jam efektif per hari Tk 7 jam

Faktor pengembangan bahan Fk 1.2

Berat volume tanah lepas D 1.6 ton/m3

Volume timbunan V 670.38 m3

Luas area timbunan A 2234.6 m2

Tebal Timbunan t 0.3 m

Panjang lintasan timbunan L1 0.218 km Jarak lokasi pengangkutan

material L2 7 km

2. Perhitungan produktivitas alat berat yang digunakan untuk Pekerjaan Jalan Akses Sementara, dijelaskan pada table dibawah ini :

a) Produktivitas Bulldozer.

Tabel 5. 2 Perhitungan Produktivitas Bulldozer

Uraian Kode Koefisien Satuan Keterangan

Bulldozer

Faktor pisau Fb 3.5

Faktor efisiensi kerja Fa 0.83

Faktor kemiringan Fm 1

Kecepatan mengupas Vf 20 km/jam

Kecepatan mundur Vr 30 km/jam

Kapasitas pisau q 5.4 m3

Waktu siklus : Ts1

- Waktu gusur = (L x 60) : Vf

T1 0.654 menit 0:00:39

- Waltu kembali = (L x 60) : Vf

T2 0.436 menit 0:00:26

- Waktu lain - lain T3 0.5 menit 0:00:30

Ts3 1.59 menit

Kapasitas produksi/jam Q1 140.94 m3/jam

Koefisien alat/m3 0.0071 jam

Durasi Bulldozer V/Q1 4.76 jam

b) Produktivitas Vibrator Roller.

Tabel 5. 3 Perhitungan Vibrator Roller

Uraian Kode Koefisien Satuan Keterangan

Vibrator Roller

Kecepatan rata - rata v 4 km/jam

Lebar efektif pemadatan b 1.48 m

Jumlah Lintasan n 8 lintasan

Faktor efisiensi alat Fa 0.83

Kapasitas produksi/jam Q2 184.26 m2/jam

= 𝑞 𝑥 𝐹𝑏 𝑥 𝐹𝑚 𝑥 𝐹𝑎 𝑥 60 𝑇𝑠1 𝑥 𝐹𝑘

= (𝑣 𝑥 1000)𝑥 𝑏 𝑥 𝑡 𝑥 𝐹𝑎 𝑛

Koefisien alat/m3 0.0054 jam

Durasi Vibrator Roller A/Q2 12.13 jam

c) Produktivitas Water Tank Truck.

Tabel 5. 4 Perhitungan Water Tank Truck

Uraian Kode Koefisien Satuan Keterangan

Water tank truck

Volume tangki air V 5 m3

Kebutuhan air/m3 material padat

Wc 0.07 m3

Kapasitas pompa air pa 200 liter/menit

Faktor efisiensi alat Fa 0.83

Kapasitas produksi/jam Q3 142.29 liter/jam

Koefisien alat/m3 0.0070 jam

Durasi Water Tank Truck

V/Q3 4.7115 jam

d) Produktivitas Dumptruck

Tabel 5. 5 Perhitungan Produktivitas Dumptruck

Uraian Kode Koefisien Satuan Keterangan Dumptruck

Kapasitas bak V1 3.5 ton

= 𝑝𝑎 𝑥 𝐹𝑎 𝑥 60 𝑊𝑐 𝑥 1000

Volume bak = V1/D V1 2.1875 m3 Faktor Efisiensi alat Fa 0.83

Kecepatan rata - rata bermuatan

Vl 40 km/jam

Kecepatan rata - rata kosong

V2 60 km/jam

Waktu siklus : Ts2

- Muat = (V x 60)/(D x Q1)

T1 0.58 menit 0:00:35

- Waktu tempuh isi = (L : vl) x 60

T2 10.5 menit 0:10:30

- Waktu buang T3 0.5 menit 0:00:30

- Waktu tempuh kosong = (L : V2)*60

T4 7 menit 0:07:00

- Waktu setting T5 0.5 menit 0:00:30

- Waktu tetap T6 0.25 menit 0:00:15

Waktu siklus Ts2 18.75 menit 0:18:45

Kapasitas produksi/jam: Q4 5.81 m3/jam

Koefisien alat/m3 0.17211704 jam

• Siklus alat berat Dumptruck :

Tabel 5. 6 Siklus Alat Berat Dumptruck

No Truk No

Start Loading Hauling Dumping Return Setting 0:01:00 0:10:30 0:00:30 0:07:00 0:00:30 0:00:15 1 1 0:00:00 0:01:00 0:11:30 0:12:00 0:19:00 0:19:30 2 2 0:01:15 0:02:15 0:12:45 0:13:15 0:20:15 0:20:45 3 3 0:02:30 0:03:30 0:14:00 0:14:30 0:21:30 0:22:00

4 4 0:03:45 0:04:45 0:15:15 0:15:45 0:22:45 0:23:15 5 5 0:05:00 0:06:00 0:16:30 0:17:00 0:24:00 0:24:30 6 6 0:07:00 0:08:00 0:18:30 0:19:00 0:26:00 0:26:30 7 7 0:08:15 0:09:15 0:19:45 0:20:15 0:27:15 0:27:45 8 8 0:09:30 0:10:30 0:21:00 0:21:30 0:28:30 0:29:00 9 9 0:11:30 0:12:30 0:23:00 0:23:30 0:30:30 0:31:00 10 10 0:13:30 0:14:30 0:25:00 0:25:30 0:32:30 0:33:00

• Jumlah siklus dalam satu hari (nTs) = 10 kali

• Volume timbunan dalam satu siklus (Vd) = V x nTs = 375 m3/hari

• Durasi pengadaan material timbunan = Volume / Vd

= 1,787 hari 3. Total durasi Pekerjaan Jalan Akses Sementara :

a. Pengadaan material = 1,78 hari b. Perataan dengan Bulldozer = 0,68 hari c. Perataan dengan Vibrator Roller = 1,73 hari d. Perawatan timbunan = 0,67 hari Maka, total durasi Pekerjaan Jalan Akses Sementara selama 4,87 hari.

5.2 Pekerjaan Galian Tanah a. Volume Pekerjaan :

1) Galian tanah untuk abutment

- Panjang abutment (b) = 12,509 m

- Lebar abutment (h) = 5 m - Tinggi abutment (t) = 2,525 m - Volume galian tanah = 157, 93 m3 2) Galian untuk As 1 – As 7

- Panjang area (b) = 52,9 m - Lebar area (h) = 13 m - Tebal area = 1,5 m

- Volume galian tanah = 1031,6 m3 - Volume total galian = 1189,48 m b. Produktivitas Sumber Daya :

f. Data – data perhitungan Pekerjaan Galian Tanah dijelaskan pada table dibawah ini :

Gambar 5. 4 Detail Abutment

Sumber : Proyek EPCC Dermaga C PT. Petrokimia Gresik

Tabel 5. 7 Data Pekerjaan Galian Tanah

Uraian Kode Koefisien Satuan Keterangan Asumsi

Menggunakan alat secara

mekanis

Jam efektif per hari Tk 7 Jam

Faktor pengembangan bahan Fk 1.2

Berat volume tanah lepas D 1.6 ton/m3

Volume galian V 1189.5 m3

Luas area galian A 750.25 m2

Jarak pergi pembuangan L1 0.98 Km

Jarak pulang pembuangan L2 3.63 Km

g. Perhitungan produktivitas alat berat yang digunakan untuk Pekerjaan Galian Tanah, dijelaskan pada tabel dibawah ini :

a) Produktivitas Excavator

Tabel 5. 8 Perhitungan Produktivitas Excavator

Uraian Kode Koefisien Satuan Keterangan

Excavator

Kapasitas bucket V 0.93 m3

Faktor bucket Fb 1 Tanah

berpasir dan kering

Faktor efisiensi alat Fa 0.83 Baik Faktor konversi (kedalaman <

40%)

Fv 0.9

Waktu siklus : Ts1 0.42 menit

- Menggali, memuat T1 0.32 menit

- Lain - lain T2 0.1 menit

Kapasitas produksi/jam Q1 122.52 m3/jam

Koefisien alat/m3 0.0082 jam

Durasi Excavator V/Q1 9.71 jam

b) Produktivitas Dumptruck

Tabel 5. 9 Perhitungan Produktivitas Dumptruck

Uraian Kode Koefisien Satuan Keterangan

Dumptruck

Kapasitas bak V1 3.5 ton

Volume bak = V1/D V1 2.1875 m3

Faktor Efisiensi alat Fa 0.83

Kecepatan rata - rata bermuatan Vl 40 km/jam Kecepatan rata - rata kosong V2 60 km/jam

Waktu siklus : Ts2

- Muat = (V x 60)/(D x Q1) T1 0.67 menit 0:00:41

- Waktu tempuh isi = (L : vl) x 60

T2 1.47 menit 0:01:29

- Waktu buang T3 0.5 menit 0:00:30

- Waktu tempuh kosong = (L : V2)*60

T4 3.63 menit 0:03:38

- Waktu setting T5 0.5 menit 0:00:30

- Waktu tetap T6 0.25 menit 0:00:15

Waktu siklus Ts2 6.35 menit 0:06:22

Kapasitas produksi/jam: Q2 17.16 m3/jam

Koefisien alat/m3 0.058 jam

• Waktu per-siklus dumptruck :

Tabel 5. 10 Siklus Dumptruck

No Truk No

Start Loading Hauling Dumping Return Setting 0:00:41 0:01:29 0:00:30 0:03:38 0:00:30 0:00:15 1 1 0:00:00 0:00:41 0:02:10 0:02:40 0:06:18 0:06:48 2 2 0:00:56 0:01:37 0:03:06 0:03:36 0:07:14 0:07:44 3 3 0:01:52 0:03:21 0:03:51 0:04:21 0:07:59 0:08:29

• Jumlah siklus dalam satu hari (nTs) = 100 kali

• Volume timbunan dalam satu siklus (Vd) = V x nTs = 656,3 m3/hari

• Durasi pengadaan material timbunan = Volume / Vd

= 1,812 hari

h. Total durasi pekerjaan timbunan :

a. Pengalian dengan Excavator = 1,38 hari b. Pengangkutan material = 1,81 hari Maka, total durasi Pekerjaan Galian Tanah selama 3,199 hari.

5.3 Pekerjaan Pemancangan a. Volume Pekerjaan :

Tabel 5. 11 Data Tiang Pancang No

tiang

Type/Dia./THK Panjang tiang 1 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 2 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 3 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 4 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 5 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 6 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 7 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 8 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 9 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 10 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 11 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 12 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 13 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 14 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 15 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 16 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 17 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 18 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 19 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 20 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 31 21 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 22 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 23 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 24 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 25 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32

26 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 27 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 28 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 29 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 30 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 31 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 32 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 33 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 34 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 35 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 36 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 37 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 38 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 39 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 40 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 41 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 42 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 43 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 44 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 45 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 46 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 47 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 48 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 49 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 50 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 32 51 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 52 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 53 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 54 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 55 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 56 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 57 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 58 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 59 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33

60 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 61 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 62 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 63 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 64 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 65 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 66 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 67 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 68 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 69 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 70 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 71 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 72 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 73 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 74 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 75 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 76 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 77 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 78 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 79 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 80 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 81 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 82 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 83 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 84 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 85 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 86 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 87 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 88 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33 89 SPP Ø609 t=12, SPP Ø609 10m 33

Produktivitas Sumber Daya : 1) Pekerjaan Pengadaan Tiang Pancang

a. Pengadaan Tiang Pancang D609 12m :

Tabel 5. 12 Perhitungan Pengadaan Tiang Pancang

Penyediaan Pipa Pancang Baja D609 mm 12 m - Jarak basecamp ke lokasi pekerjaan L 48.26 km

- Jam kerja efektif per-hari Tk 7 jam

- Ukuran diameter pancang Uk 609 mm

- Tebal tiang t 16 mm

- Panjang tiang satuan p 12 m

BAHAN

• Jumlah tiang pancang yang dibutuhkan (m')

- Tiang pancang P1 LP1 240 m

- Tiang pancang P2 LP2 360 m

- Tiang pancang P3 LP3 936 m

LP 1536 m

• Jumlah tiang pancang yang dibutuhkan (buah)

- Tiang pancang per 12 m nP1 128 buah

- Berat per-meter tiang b' 176.84 kg

- Berat keseluruhan tiang = b' x LP b 271626.24 kg - Kebutuhan plat baja /m' = 0,21 x b' x 2/36 pb' 0.45 kg - Total kebutuhan plat baja = ps' x LP pb 692.4152639 kg

Perhitungan sambungan tiang pancang

• Kebutuhan Pelat baja

= 692.4152639 kg

• Kebutuhan kawat las

= 27.69661056 kg

I. ALAT

A. Trailer

- Kapastias bak sekali muat V1 6 batang

- Faktor efisiensi alat Fa 0.83

- Kecepatan rata-rata bermuatan v1 20 km/jam

- Kecepatan rata-rata kosong v2 30 km/jam

Waktu siklus

- waktu tempuh isi = (L/v1) x 60 Ta1 144.78 menit - Waktu tempuh kosong = (L/v2) x 60 Ta2 96.52 menit

Tsa 241.3 menit

- Jumlah trailer yang digunakan nr 2

c =

2 𝑥 𝜋𝐷 𝑥 250 (𝑏2𝑥 𝑝2)𝑥 𝑡𝑝

w =0,2 x

𝑐

5

B. Crane 50 T

- Kapasitas V2 3 batang

- Faktor efisiensi alat Fa 0.83

Waktu siklus

- Waktu menurunkan Tb1 10 menit

- Lain-lain (termasuk mengatur dan

menggeser) Tb2 20 Menit

Tsb 30 menit

- Jumlah crane yang digunakan nc 1

C. Kombinasi

- Waktu untuk memuat pada 1 trailer =

(V1/(V2*nc)) x Tsb 30 menit

- Waktu siklus kombinasi = Qb x 2 + Tsa 301.3 menit - Kapasitas angkut dalam satu siklus = V1 x nr 12 batang - Durasi total untuk angkut semua pancang =

(nP/Qc) x Ts 3213.8667 menit

53.564444 jam

7.6520635 hari

b. Pengadaan Tiang Pancang D609 10 m :

Penyediaan Pipa Pancang Baja D609 mm 10m - Jarak basecamp ke lokasi pekerjaan L 48.26 km

- Jam kerja efektif per-hari Tk 7 jam

- Ukuran diameter pancang Uk 609 mm

- Tebal tiang t 16 mm

- Panjang tiang satuan p 10 m

BAHAN

• Jumlah tiang pancang yang dibutuhkan (m')

- Tiang pancang P1 LP1 400 m

- Tiang pancang P2 LP2 600 m

- Tiang pancang P3 LP3 390 m

LP 1390 m

• Jumlah tiang pancang yang dibutuhkan (buah)

- Tiang pancang per 12 m nP1 139 buah

- Berat per-meter tiang b' 176.84 kg

- Berat keseluruhan tiang = b' x LP b 245807.6 kg - Kebutuhan plat baja /m' = 0,21 x b' x

2/36 pb' 0.54 kg

- Total kebutuhan plat baja = ps' x LP pb 751.9197006 kg

Perhitungan sambungan tiang pancang

• Kebutuhan Pelat baja

= 751.9197006 kg

• Kebutuhan kawat las

= 30.07678803 kg

I. ALAT

c =

2 𝑥 𝜋𝐷 𝑥 250 (𝑏2𝑥 𝑝2)𝑥 𝑡𝑝

w =0,2 x

𝑐

5

A. Trailer

- Kapastias bak sekali muat V1 6 batang

- Faktor efisiensi alat Fa 0.83

- Kecepatan rata-rata bermuatan v1 20 km/jam

- Kecepatan rata-rata kosong v2 30 km/jam

Waktu siklus

- waktu tempuh isi = (L/v1) x 60 Ta1 144.78 menit - Waktu tempuh kosong = (L/v2) x 60 Ta2 96.52 menit

Tsa 241.3 menit

- Jumlah trailer yang digunakan nr 2

B. Crane

- Kapasitas V2 3 batang

- Faktor efisiensi alat Fa 0.83

Waktu siklus

- Waktu menurunkan Tb1 10 menit

- Lain-lain (termasuk mengatur dan menggeser) Tb2 20 Menit

Tsb 30 menit

- Jumlah crane yang digunakan nc 1

C. Kombinasi

- Waktu untuk memuat pada 1 trailer =

(V1/(V2*nc)) x Tsb Qb 30 menit

- Waktu siklus kombinasi = Qb x 2 + Tsa Ts 301.3 menit - Kapasitas angkut dalam satu siklus = V1 x nr Qc 12 batang - Durasi total untuk angkut semua pancang =

(nP/Qc) x Ts T 3490.058333 menit

T 58.16763889 jam

8.309662698 hari

2) Pekerjaan Pemancang Tiang Pancang