Ponduon Proktis bogi Guru don Orong Tuo
a:tariiir:ari,, ::::.-,r,.-....-,.. .
'3ti:i*8it*&t*.'€'
*W1""q
.;--,Era:it!nz-
:ffi r- -\r
E*i*ry*i 4 a
Dr. Marlina, S.Pd., M.Si.
L,fukfxim, S.Pd.
Dr. Marlina,5.Pd. M.Si Mukhsim,S.Pd
ASESMEN AKADEMIK
Diterbitkan oleh :
CV. Afifa Utama
ASESMEN AKADEMIK
Penulis:
Dr. Marlina,S.Pd. M.Si Mukhsim,S.Pd
ISBN:
978-623-914sA-2-6 DesainSampul:
Jefri, S.Kom Layout:
Mukhsim, S.Pd llustrator:
Mukhsim, S.Pd
Copyright @ CV. Afifa Utama,2020 200hlm, L8x25cm
Cetakan Pertama, APril 2020 Diterbitkan oleh:
CV. Afifa Utama
Komplek Cimpago Permai ll
No. A13 RT05 RW 04, Pauh, Padang.
Email : cv.afi [email protected] Dicetak dan didistribusikan oleh:
CV.Afifa Utama
Hak Cipta dilindungi oleh Undang-Undang
Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh buku tanpa izin tertulis
1. SetiapOrangyangdengantanpahakmelakukanpelanggaranhakekonomisebagaimanadimaksuddalamPasal9 ayat (1) huru{ i untuk penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000 (seratusjuta rupiah).
2. Setiap Orang yang dengan tanpa.hak danlatau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat {1) huruf c, huruf d, huruf f, dan/atau huruf h untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun
i dan/auu pidana denda paling banya k Rp500.000'000,00 (lima ratus juta ru piah)'
i f. S"tirp Oi.ng y.ng dengan tanpa hak dan/atau tanpa irin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e, dan/atau huruf g untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)'
4. Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana p€njara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp4.000.000.000,00 {empat mlliar rupiah).
-
'-
AsesmenAkademiku
DAFTAR ISI
Halaman Cover Kata Pengantar Daftar Isi.
BAB
I
APA ITU ASESMTI{ ? A.Pengertian Asesmen.B.?ujuan Asesmen C.Prosedur Asesmen D.Ruang Lingkup Asesmen
E. Teknik Melaksanakan Asesmen BAB
II
ASESMEN PERSEPSI. . . .A. Apa Itu Persepsi ? . .
B. Apa yang Diasesmen dari Persepsi?
C. Instrumen dan Cara Melakukan Asesmen Persepsi Pertemuan 1 . .
1.
Persepsi Visuala. Identifikasi Gambar . .
1) Arah 2l Ukuran 3) Pasangan
..
a) MotiflTekstur
5) Warna.
6) Posisi 7) Paling 8) Urutan
9) Anggota Berbeda.
b. Identifrkasi
Huruf/
Angka1) Arah 2) Bentuk 3) Ukuran
4)
Model ...
5)
Menandai...
Pertemuan 2 . .
2.
PersepsiAuditori
. . .3.
Persepsi Visual Motorik4.
Persepsi Auditori MotorikI
iii
iv
11 11 11 12 13 13 13 13 16 77 18 19 2A 21 22 23 24 24 25 26 27 28 29 29 31 32
AsesmenAkademik
BAB
Iu
ASPSMEN MEMBACA DAN MEI{ULIS.A. Pengertian Membaca B. Aspek-aspek Membaca
C. Aspek-aspek Asesmen Membaca D. Asesmen Menulis
E. Instrumen Asesmen dan Cara Melaksanakan Asesmen Membaca dan Menulis
AsesmenDlembacaLevel
1...
43Pertemuan
1....
43L. Mengenal
Abjad
432.
Membaca Suku Kata.
433.
MembacaKata
45Pertemuan
2..
..
471. MembacaNyaring...
472.
Mendengar Pemahaman. ..
483.
Berbicara..
494. Menulis...
5033 33 34 35 39 42
Asesmen llfembaca Level
2
. . .Pertemuan1.... ..:..
1. MemahamiKalimat ...:..
2.
Melengkapi KalimatPertemuan2...
1.
Memahami Wacana. .2.
Memahami Puisi3.
Mendengarkan.4.
Mendeskripsikan Gambar5. Menulis....
Aseemen Membaca Level
3
. . . Pertemuan 1 . .L.
Memahami Kalimat . . .2.
Melengkapi Kalimat3.
Membuat Pertanyaan .Pertemuan 2 . .
1.
Memahami Wacana2.
MemahamiPuisi 3.
Memberi Saran r4.
Memahami Denah . . .5.
Menulis52 52 52 55 57 57 58 59 60 6L 62 62 62 65 66 67 67 68 69 63
7t
Asesmen Alcademik
BAB TV ASTSMEIT MATEMATIKA.
.
72A. Pengertian
Matematika
72B. Aspek-aspek yang Diasesmenkan dalam Matematika . .
'
73Asesmen Matematika Level
I
. . .Pertemuan1....
1. Pemahaman KonseP Bilangan
Pertemuan2...
2. Operasi Penjumlahan Bilangan
Pertemuan3...
3. Operasi Pengurangan Bilangan. .
Pertemuan4...
4. Mengenal Bentuk Bangun.
5. Mengenal Satuan
Pertemuan4...
5. Operasi Perkalian Bilangan 6. Operasi Pembagian Bilangan.
'
.7. Operasi Campuran . . Pertemuan
5.
.8. Mengenal Bangun Datar 9. Mengenal Satuan
Asesmen Matematika Level
3
. . .Pertemuan1...
1. Pemahaman Konsep Bilangan.
Pertemuan2...
2. Operasi Penjumlahan Bilangan
Pertemuan3...
79 79 79 83 83 86 86 89 89 90
AsesmenMatematikalevel 2...
92PertemuanL....
921. Pemahaman KonseP
Bilangan
92Pertemuan2...
962. Operasi Penjumlahan
Bilangan
96Pertemuan
3. .
983. Operasi Pengurangan
Bilangan
984. Operasi Campurall .
'
1OO101 101 L02 103 105 105 106 185 108 108
tt2
112
1.14
AsesmenAkademik
3.
Operasi Pengurangan Bilangan .4.
Operasi Campuran . . Pertemuan4
. .5.
Operasi Perkalian Bilangan6.
Operasi Pembagian Bilangan. . .7.
Operasi CampuranL14 116
t17
L17 118 119 12L
8.
MengenalUang
L2L9. Pengukuran..
L22Pertemuan6..
12410.
Mengenal Pecahan. ..
124L
L.
Mengenal BangunDatar
L25AsesmenMatematikatevel 4...
L28Pertemuan1....
1281.
Pemahaman KonsepBilangan
128Pertemuan
2....
L322.
Sifat OperasiHitung
1323.
Perkalian..
1335.
Operasi Campuran ..
L34Pertemuan3....
1366.
PembulatanBilangan
1367.
Nilai Mata UangRupiah.
1368.
KPKdanFPB
1379. Sudut
139Pertemuan4....
1401o.Satuan...
140Pertemuan5....
L4211. Keliling Bangun
Datar
14212. Luas Bangun
Datar
143Pertemuan
6....
14513. Konsep Bilangan
Bulat
14514. Operasi Bilangan
Bulat.
L47Pertemuan7....
L4915. Pemaharnan Konsep
Pecahan
L491"6. Operasi
Pecahan
15117. Mengenal Bangun
Ruang
15318. Kesimetrian Bangun
Datar
15419. LambangBilanganRomawi....
154AsesmenAkademik vl1
BAB
V
ANALISIS, INTERpRETASI DAil nEKOMENDASI HASIL ASESMEI{E. Format Analisis Hasil Asesmen Membaca
dan Menulis Level
Iil.
. .156 A. Format Analisis Hasil Asesmen
Level
L57B. Format Interpretasi Data Hasil Asesmen
Level
160C. Format Analisis Hasil Asesmen Membaca
danMenulislevell....
162D. Format Interpretasi Data Hasil Asesmen Membaca dan
MenulisLevelI..
L64dan Menulis level
II
.t66
F. Format Interpretasi Data Hasil Asesmen Membaca
dan Menulis Level
ll
. ..
167G. Format Analisis Hasil Asesmen Membaca
dan Menulis Level
lil.
..
769H. Format Interpretasi Data Hasil Asesmen Membaca
l.
Format Analisis Asesmen J. Format Interpretasi DataMatematikalevell ....
K. Format Analisis Hasil Asesmen Matematika Level
II'
L. Format Interpretasi Data Hasil Asesmen Matematika Level
ll
. . .M. Format Analisis Asesmen Matematika Level
lII
N. Format Interpretasi Data Hasil Asesmen Matematika Level
III
. .MatematikaLevelI....
Hasil Asesmen
t70
172 174
t76
179 180 183
o.
L84 P.Format Analisis Asesmen Matematika Level IV Format Interpretasi Data Hasil Asesmen
Matematika Level
IV
..
188DAFTAR RUJUXAN
TTTTANG PTNULIS 190
viii
Asesmen Akademik-
BAB I
APA ITU ASESMTIT?
A.
PENGERTIAITASESMENAsesmen
merupakan suatu
prosespengumpulan informasi
menyeluruhyangdilakukan
secara sistematis,praktis
dan efesiententang seorang peserta didik yang berguna untuk
membuatpertimbangan dan keputusan tentang penempatan, layanan pendidikan dan pembelajaran yang tepat. Fokus
asesmen pendidikan adalah berbagai bidang akademik dan non-akademik,seperti keterampilan akademik, keterampilan berbahasa,
keterampilan sosial dan keterampilan lainnya.Asesmen
adalah proses sistematis dalam mengumpulkan data dan informasi tentang kemampuan yang sudah dimiliki
peserta
didik, hambatan/
kesulitan yang dialami, dankebutuhan
belajaryang dihadapi saatini
secaraindividual.
Dengandemikian, maka asesmen harus mencakup keempat poinberikut:
l.
Kemampuan atau keterampilan apayang sudahdimiliki,
2. Hambatan atau
kesulitan
apayang dialami, 3. Mengapa hambatan atau kesulitanitu
dialami,4.
Kebutuhan-kebutuhan
(dalam hal pendidikan dan belajar) apa yang seharusnyadipenuhi.
Khusus di bidang pendidikan, asesmen
mencakup
beberapa konsepberikut.
1. Menilai peserta
didik
secaraindividual.
2. Menggunakan berbagai prosedur dan
teknik.
3. Mengembangkan
instrumen baru dan prosedur lain untuk
mengasesmen kemampuan akademik dan non akademik.
4.
Mengidentifikasi informasi lain
yang,relevan
dengan pesertadidik.
5.
Menilai lingkungan peserta didik
sebagaisalah satu faktor
pentingasesmen.Apa ltu Asesmen?
1. Mengevaluasi
dan memonitor program pembelajarall
secaraberkelanjutan.
2. Mengembangkan prosedur asesmen yang
nondiskriminasi.
3. Menggunakan pendekatan tim dalam asesmen.
4.
Mengembangkan peran guru pendidikan khusus dalam
asesmerr.5. Menggunakan data asesmen
untuk
membuatkeputusan
legal yang sesuai dengan kondisi anak.B. TUJUA!{ ASESMEI{
1.
Identifikasi
Awal{screening)
screening ditujukan untuk mengidentifi.kasi atau
menemukenali anak yang memiliki masalah akademik
dan memerlukan layananpendidikan khusus.
Hasildari
screeningadalah ditemukannya anak yang mengalami kebutuhan khusus dan anak-anak yang beresiko tinggi. selanjutnya dilakukan
asesmenberdasarkan hasil identiflkasi yang
telahdilakukan. Asesmen bisa dilakukan secara formal
{menggunakan instrumen tes yang sudah terstandar)
atau informal (seperti wawancara dan observasi).2.
Menentukan
ProgramPembelajaran
Asesmen
dilakukan untuk
menentukan strategi dan program pembelajaran yang tepatuntuk
anak. Oleh karenaitu informasi
asesmen dapat digunakan dalam 4cxa:
a.
sebelum seorang anak menerima layanan pendidikan khusus, ia dibantu guru pendidikan umum dalam
menentukan program pembelaj aran yang tepat'
b.Prosedur
asesmendapat menentukan keefektifan
strategi dan prograrn Pembelaj aran.-
APa ltu Asesmen?dapat memberikan informasi
rujukan jika diperlukan.
H
asesmendiwujudkan
dalambentuk
programpendidikan
tE diindividualkan
pada anak yangmembutuhkan
layananpniAifankhusus.
Ttngkat Prestasi dan Kebutuhan Anak dalam
mdqlarar
truak-anak
yang menerima layananpendidikan khusus harus
i kebutuhan belajarnya. Caranya adalah
dengan itingkat kemampuan
setiap anak, yangterdiri dari ncogukuran pra akademik, akademik, dan keterampilan
sosial.Data pengukuran
tingkat
kemampuan tersebutdikumpulkan
olehrtrli
yangterkait.
Data tersebut digunakanuntuk
:r-
lflengidentifrkasi kekuatan dan kelemahan anak.b-
Menentukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan
kebutuhan anak. \
f. Eeputusan Kelayakan
LayananPendidikan
danPendidikan
Datahasil
asesmendigunakan untuk menentukan
kelayakanlayanan pendidikan khusus yang tepat bagi anak. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi anak-anak yang mengalami
masalahakademik dan
nonakademikyang cukup berarti,
serta memberikan informasi yang melibatkan profesional yang relevan.Untuk menerima layanan pendidikan khusus, seorallg
anakharus memenuhi persyaratan yang diperlukan.
Kemampuanakademik, potensi intelektual,
sensoridan kemampuan lainnya
dianalisisuntuk
menentukan kelayakan memperolehpendidikan
khusus. Jika data yang terkumpul menunjukkan bahwa kemampuan anak rata-rata, maka ia tidak berhak
memperoleh layanan pendidikankhusus.
?Apa Itu Asesmen?
5. Mengembangkan Program
Pendidlkan
yangDiiadividualkan
(PPrl
Jika
seorang anak memperoleh layananpendidikan khusus
di sekolah formal, ia harus dibuatkan program pendidikan
individua (PPI). PPI berfungsi sebagai kontrak untuk
mengidentiflkasi tujuan dan waktu pemberian layanan.
Secara sederhana, PPI merupakan rancangan pembelaj aran yang bersifatindividual.
6.
Memonitor dan Melaporkan Kemajuan Program
Pembelajaratt
(Evaluasi|
Asesmen bersifat proses, oleh karena itu
asesmenjuga
dilakukan untuk memonitor kemajuan program
pembelajaranyang sedang dilakukan. Dengan demikian, evaluasi
asesmenbertujuanuntuk:
a.
Menentukan kriteria tujuan
yangdinyatakan dalam indikator
yangjelas.b.
Menentukan prosedur
evaluasiyang
sesuai. Prosedur formaldigunakan untuk menilai tujuan jangka panjang,
sedangkanprosedur informal digunakan untuk menilai tujuan jangka
pendek.
C. PROSEDURASESMEN
Secara umum ada 2 prosedur
asesmen,yaitu
prosedurformal dan informal.
Prosedurformal adalah prosedur
asesmenyang menggunakan tes-tes yang telah distandarisasikan,
sedangkan prosedur informal merupakan prosedur asesmen yang
menggunakan instrumen-instrumen yang disusun sendiri
olehguru serta melibatkan banyak pihak terkait di dalam
pelaksanaannya {misalnyaanalisis tugas, kuesioner,
observasi, wawancara dan sebagainya).Apaltu Asesmen?
IITTGBI'PASESIUEN
2 jenis asesmen, yaitu asesmen pra-akademik
dan asesmen akademik. Asesmen pra-akademik tentang aspek-aspek perkembangan., f,ffienPra-Akademikterdiri
dari:fcrsepsi
Irynitif
krkembangan
Bahasakrlrembangan
Fisik Motorik
krkembangan
Emosi, Sosial, dan Perilaku Asesmen Akademikterdiri
dari:!l- Xembaca 2-
ltenulis
3-
Berhitung
\
B. TEINTIK METAKSANAKAN ASESMEN
l.
ObseryasiObservasi adalah salah satu
teknik
asesmenyallg dilakukan
dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematik gejala-gejala dari objek yang akan diamati. Observasi digunakan untuk
memperolehinformasi
tentangperilaku
spesifik sepertiketerampilan sosial, keterampilan akademik, kebiasaan
belajar, dan keterampilan bantudiri.
Agar data yang diperoleh melalui observasi tersebut
representatif,maka
ada beberapapetunjuk
dalammelakukan
observasi,yaitu:
a.
Memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang hal
yangakan
diobsenrasi.
Ib. Menentukan
tujuan
observasi (umrim dan khusus).c.
Menentukan cara untuk mencatat hasil
observasi, seperti anecdotal record, ceklist, rating scale atau yang lainnya.Apa Itu Asesmen?
d.
Berlaku
sangat cermat dan sangatkritis.
Asesortidak
boleh gegabah, tergesa-gesa agar apayang dicatat dalam observasi adalah benar-benar data yang valid.e. Mencatat tiap gejala secara terpisah, agar gejala yang
dicatat tidak dipengaruhi
olehsituasi
pencatatan, karena keadaan waktu mencatat dapat berpengaruh kepada observer.f. Mengetahui dengan baik alat-alat pencatatan dan
carapenggunaannya sebelum observasi
dilakukan.
2.
Analisis
Sampel {Contoh} PekerJaanAnalisis contoh pekerjaan adalah teknik asesmen
yangdilakukan
dengan mengamati dan menganalisis hasil pekerjaananak, seperti catatan, hasil menggambar, buku PR, dan
sebagainya.Analisis contoh
pekerjaanyang
seringdigunakan
adalah analisis kesalahan dan analisis respon. Dalam menganalisis kesalahan, hasil pekerjaan anak dinilai
sesuaiurutan untuk menentukan kesalahan, kemudian
kesalahan anak dideskripsikan dan dikategorikanuntuk
menentukan polakesalahan. Dalam analisis respon tidak hanya respon
yangsalah
tetapijuga
menganalisis respon yang betul.3.
TesAcuan Kriteria
Tes Acuan Kriteria adalah teknik asesmen yang
membandingkan prestasi belajar dengan beberapa kriteria yang telah d.itentukan dalam kurikulum. sering digunakan dalam
asesmenbidang akademik.
Sebagian besar Tes AcuanKriteria dibuat oleh guru. Tes Acuan Kriteria dilakukan
berdasarkan pada
kurikulum
dan pembelajaran.Secara garis besar tes Tes Acuan Kriteria
terdiri
dari:a. Kemampuan pembelajaran apayang ingin diasesmen'
APa Ifu Asesmen?
d.
Berlaku
sangat cermat dan sangatkritis.
Asesortidak
boleh gegabah, tergesa-gesa agar apayang dicatat dalam observasi adalah benar-benar data yang valid.e.
Mencatat tiap gejala secara terpisah, agar gejala yangdicatat tidak dipengaruhi
olehsituasi
pencatatan, karena keadaan waktu mencatat dapat berpengaruh kepada obsenrer'f. Mengetahui dengan baik alat-alat pencatatan dan
carapenggunaan nya sebelum obsenrasi
dilakukan.
2.
Aaalisis
Sampel (Contoh)Pekerjaan
Analisis contoh pekerjaan adalah teknik asesmen
yangdilakukan
dengan mengamati dan menganalisis hasil pekerjaananak, seperti catatan, hasil menggambar, buku PR, dan
sebagainya.Analisis contoh
pekerjaanyang
seringdigunakan
adalah analisis kesalahan dan analisis respon. Dalam menganalisis kesalahan, hasil pekerjaan anak dinilai
sesuaiurutan untuk menentukan kesalahan, kemudian
kesalahananak dideskripsikan dan dikategorikan
untuk
menentukan polakesalahan. Dalam analisis respon tidak hanya respon
yang salahtetapijuga
menganalisis respon yang betul.3. Tes Acuan
Kriteria
Tes Acuan Kriteria adalah teknik asesmen yang membandingkan prestasi belajar dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan dalam kurikulum. sering digunakan dalam
asesmenbidang akademik.
Sebagian besar Tes AcuanKriteria dibuat oleh guru. Tes Acuan Kriteria dilakukan
berdasarkan pada
kurikulum
dan pembelajaran.secara garis besar tes Tes Acuan Kriteria
terdiri
dari:a. Kemampuan pembelajaran apayang ingin diasesmen'
-
APa ltu Asesmen?
I
I t
i
b" tsegaimana tes
itu dilakukan
pada anak. Apakah anakharus oelakukan
sesuatuatau apakah anak akan menunjukkan peritatu
tersebut.tllrGstori Informal
Inventori informal adalah teknik
asesmenyang dilakukan
untuk mengetahui kebutuhan pembelajaran anak yang mencakup membaca, berhitung, dan menulis. Inventori
rnformal yang paling sering digunakan di kelas adalahinventori
im.forrnalmembaca. Teknik ini lebih lengkap dibandingkan dengan Tes Acuan Kriteria. Adapun tahap-tahap dalam
rnerancang inventori informal adalah :a- Menentukan bidang
kurikulum
yang akan diasesmen.o. Memisahkan
isi kurikulum
sesuai denganusia, kelas,
dan tingkat kemampuan anak.c. Ntenganalisis kurikulum ke dalam balian yang bisa
diasesmen dan bisa
diajarkan.
d. Menuliskan pertanyaan tes untuk masing-masing
aspekkurikulum.
e. Mengurutkan pertanyaan dari yang paling mudah ke
yang palingsulit.
5.
Analisis
TugasAnalisis tugas adalah
teknik
asesmen yangdilakukan
dengan menjabarkan tugas belajar ke dalam beberapa komponendetil {unit yang terajarkan) untuk
mencapaitujuan
pembelajaran.Analisis tugas juga diartikan sebagai proses
memisahkan,mengurutkan dan menggambarkan semua komponen
tugasdaiam bentuk unit yang terinci.
Menganalisistugas
menjadiunit-unit
tugas disebut juga dengan anhlisis tugas fungsional.-\pa ltu Asesmen? 7
Analisis tugas digunakan untuk memecah tugas-tugas
menjadi bagian-bagian yang bisadiajarkan
datambentuk unit-
unit tugas. Misalnya, dalam pelajaran memakai
sepatu.Pertama
ambil
sepatu dan kaoskaki, kemudian letakkan kaus
kaki dan sepatu di depan anak. Anak duduk di kursi menghadap ke sepatu. Ambil kaus kaki sebelah kanan,
kemudian
dipasang.Ambil kaus kaki
sebelahkiri, kemudian
dipasang, dan begitu seterusnYa.
6.
Ceklist
ceklist adalah teknik asesmen yang digunakan untuk
mengasesmen
perilaku yang tidak teramati
(nonobservable behavior).ceklist mengungkap informasi
gambaranperilaku yang disusun dalam bentuk sejumlah pernyataan, dan
anakmencocokkan pernyataan tersebut dengan kondisi dirinya.
Aspek yang diungkap juga bervariasi misalnya prestasi
akademik,
perilaku di
kelas, dan perkembangananak.
Asesortinggal
memberikantanda
(check) padablanko itu untuk tiap
subyek yang diobservasi.
?.
SkalaRating
{Rating Scale}Rating scale adalah
teknik
asesmen yangdigunakan untuk mencatat gejala menurut tingkat-tingkatnya. Rating
scaleterdiri dari suatu
daftar yangberisi ciri-ciri tingkah laku
yangharus dicatat
secarabertingkat. Jadi, hampir salna
denganceklist tetapi faktor-faktor yang akan diobservasi disusun
bertingkatmenurut kebutuhannya'
8. Interviu
danKuesioner
Kuesioner adalah teknik
asesmenyang dilakukan
denganmembuat daftar yang berisikan rangkaian pertanyaan
mengenai sesuatu masalah atau bidang yang akan diasesmen'
Kuesioner sering digunakan untuk memperoleh
informasi, opini, danf,rmioner umumnya merupakan instrumen tertulis,
intenriudilakukan
secara lisan (verbal).Interviu
dansangat terstruktur dan mampu
mengeksplorasidengan gamblang. Interviu dan kuesioner
seringuntuk
memperolehinformasi dari
orangtuatentang
di masalalu.
' Ilalam men5rusun kuesioner, ada hal-hal yang harus f,pcrtatifan, yaitu:
r. Rrsiapan. Yakni
men5rusungaris
besarmateri
(b1ueprint)
lrang berisi tentang aspek-aspek yang akan diasesmen sertajumlah
aitem yangdibutuhkan.
b-
Menyusun materi. Ada beberapa hal yang harus
diperhatikan, yaitu:
l)Petunjuk dan isi pertanyaan. Termuat dalam petunjuk
angketyang menjelaskan tentang maksl:d, tujuan,
cara menjawab dan contoh.2)Perumusan pertanyaan dalam kalimat yang
sederhana,mudah dipahami, jelas apa yang ditanyakan, tidak mengandung kata-kata yang merangkap arti, tidak
subyektif, tidak emosional, dan sebagainya.3)Pertanyaan disusun sedemikian rupa sehingga merangsang responden untuk menjawab seluruh kuesioner
dengansejujurnya,
bebasdari
keterpaksaaan, tertekan, dan rasatakut.
4)Bentuk pertanyaan. Petugas asesmen harus
memperhatikan apakah ia mau menggunakan bentuk
isian,pilihan,
atau campuran.9.
Tes AcuanNormatif
ITes
acuan normatif
adalahteknik isesmen
yangdilakukan
dengan membandingkan kemampuan seorang anak dengan
AW ltu Asesmen?
kemampuan anak-anak lain (kelompok)
seusianyadilakukan pada sekelompok anak' kemudian
dibandingkan dengan skor kelompok'
oleh karena
itu,
ada beberapa hal yang harusdiperhatikan guru
pendidikankhusus
dalam memilih'dan menggunakan tes acuan normatif, Yaitu sebagaiberikut'
a.Teshendaklahmemberikandanmenjawabpertanyaan
secara sPesiflk.
b. Disesuaikan
denganusia, kelas' dan tingkat
kemampuan anak.c. Dilakukan
dengan metode yangpalingefektif'
Tes ini skornya
10
APa Itu Asesmen?BAB II
ASESMEN PERSEPSI
^I.APA ITU PERSEPSI?
Persepsi adalah suatu proses yang didahului oleh
lrenginderaan,yaifu suatu stimulus
yangditerima
olehindividu melalui alat reseptor yaitu indera. AIat indera merupakan lrcnghubung antara individu dengan dunia luarnya.
Persepsimempakan stimulus
yang diindera olehindividu,
diorganisasikanhmudian diinterpretasikan sehingga individu menyadari
dan mengerti tentang apa yang diindera.D. APA YANG DIASESIVIEN DARI PTRSEPSI?
l- PersepsiVisual
1Adalah kemampuan untuk menterjemahkan
apayang dilihat
oleh mata,
yaitu jatuhnya
cahayamasuk
keretina
mata. Hasil dari persepsi tersebut dikenal denganistilah
penglihatan.2. PersepsiAuditori
Adalah kemampuan
untuk
mengenali suara. Berkaitan dengan kemampuanotak untuk
memprosesdan
menginterpretasikan berbagai bunyr atau suara yang didengar bunyr atau suara yang d,idengar oleh telinga.3. Persepsi Perabaan
Persepsi perabaan merupakan
jenis
persepsi yangdidapatkan melalui indera kulit. Kulit terbagi menjadi 3 bagian, yaitu
lapisan epidermis, lapisan d.ermis, dansubkutis. Kulit memiliki fungsi
sebagaipelindung untuk orgi.n-orgr.n bagian
da1am,misalnya
sqja sepertitulang dan otot.
Fungsinya sebagaialat peraba yang dilengkapi
dengan beragam reseptoryang
peka pada berbagai rangsangan yang didapatkan. Selainitu kutit-
tlsr,smen Persepsi 11
juga memiliki fungsi
sebagaialat ekskresi, mengatur suhu tubuh,
dan lainnya.4. PersepsiPenciuman
Persepsi penciuman didapatkan melalui indera
penciumanyaitu hidung. Penciuman merupakan kemampuan dalam
menangkap atau merasakan bau. Perasaanini
dimediasi sel-sel sensor yang secara khusus berada di ronggahidung.
5. PersepsiPengecapan
Persepsi pengecepan
didapatkan melalui indera
pengecapanyaitu lidah.
Pengecapanmerupakan bentuk
kemoreseptorlangsung yang menjadi salah satu panca indera yang ada di tubuh manusia. Indera ini memiliki kemampuan untuk
bisamendeteksi rasa dari sesuatu yang dimakan.
Pengecapanmerupakanfungsi
sensoris di dalam sistem syaraf pusat.C.INSTRUMEN ASESMEN DAN CARA MELAKUI(AI5 ASESMEN PERSEPSI
Asesmen Persepsi
1.
PERSEPSI VISUALa. Identifikasi
Gambar1)
Arah
INSIIilTXSI 1: Tt-rnjuld<an arah gambar yang sama dengan a:ah gambar di kolom A!
asesor mengamati dan menandai kemampuan/ ketidakrnampuan anak)
*
+1
N
+.:tr N m m
2
H
+H ru m H
3
H
+m tr H H
4
H
+m tr tr H
5
Asesmen Persepsi 13
(al Bentuk 1:
BangunDatar
DISIRIII(SI
2:
TUqiuld<an bentuk bangun yang sama dengan bentuk di kolom Al (Asesor mengamati dan menandai kemampuan/ ketidakrnampuan ana$;:t
':::ir.a
N V L \ A
:s:I
i:t::,ii:
n t
rll:i:t:t:,:iil e J o
,iA.]
n
::i,::
:i::t.
x n fr n il
:i :,,,
{,,
o
i:::::
ii:iii
*
a:ia::
iiii
o o o u
..3
Asesmen Persepsi
l4
(b! Bentuk 2:
Bangun RuangNSIIXIIII$
A
I:r{r-rkkan bentuk bangun ruang}rang sama dengan bentukdi kolom A!(Asesor mengamati dan menandai kemampuan/ketidakmampuan anak) +
ffi ffi m ffi ffi
ffi A ffi ffi ffi
.wffit
L
A * & A (-) A A
. .:3i-,w1;:u
t ffi * m m m ru
t
ii
It r
E:'
r
B (#w rfok P t.. ",, {:p l'h, G w
15
2|
Ukuran
INsf,RUxsil 4 : Tunjukkan ukuran gambar yang samadengan gambar di kolom A!
(Asesor mengamati dan menandai kemampuan/ ketidakmampuan anak)
16 :-
AsesmenPersepstq, q, q, q, R
f s
:&
T
ta.:
*
..,'i
aa..ial
;ai,:i
$ r
r#g g g
5
g w
qs
4
qr
[]
q$
rtt ,r\ Y!/
5
5: Tunjukkan pasangan gambaryang cocok dengan di kolom A!
mcngamati dan menandai kemampuanl ketidakrnampuan anak)
rtl,.gsrnen Persepsi