duodenum Melindungi tukak duodenum dari asam lambung
Menangani gastritis
punggung.
Perut kembung.
Sering buang gas.
Mulut kering.
2 Ondansetron 3x8mg Penanggulangan mual dan muntah akibat kemoterapi dan radioterapi serta operasi.
Penderita yang hipersensitif terhadap ondansetron.
Sakit kepala, konstipasi, rasa panas pada epigastrium, sedasi dan diare.
3 Ketorolac 3x20mg
Untuk
penatalaksanaan nyeri akut yang berat jangka pendek (< 5 hari).
Hipersensitif terhadap ketorolac tromethamine
lkus, perdarahan saluran cerna dan perforasi, hemoragis pasca bedah, gagal ginjal akut, reaksi anafilaktoid, dan gagal hati.
4 Lansoprazol 2x30mg Sebagai obat yang menghambat sekresi asam lambung Pengobatan jangka pendek penderita dengan tukak lambung.
hipersensitif terhadap komponen lansoprazole.
sakit kepala, pusing, mual, kembung, mencret, konstipasi
32
Table 3.4 Analisa Data
No Data Etiologi Masalah
1 Ds :
pasien mengatakan nyeri ulu hati skala 8 (0-10), perut perih melilit
Pasien mengatakan sakit kepala
Do :
tampak nyeri tekan di ulu hati
Pasien tampak meringis kesakitan saat dipegang perutnya
Suara perkusi hipertympani
BU 15x/menit
Basophil 0
Monosit 6
proses inflamasi nyeri akut
2 Ds :
pasien mengatakan belum mandi sejak 2 hari yang lalu Do :
kulit tampak kotor dan lengket, rambut kusam, gigi kotor
Badan tampak lemas
Kelemahan fisik Deficit perawatan diri mandi
3 Ds :
pasien mengatakan tidak tahu tentang penyakitnya
Do :
pasien tampak bertanya-tanya tentang penyakitnya
Kurang informasi tentang penyakit
Kurang pengetahuan
Diagnose prioritas
a. Nyeri akut b/d proses inflamasi
b. Defisit perawatan diri mandi b/d kelemahan fisik
c. Kurang pengetahuan b/d kurang informasi tentang penyakit.
Table 3.5
Intervensi Keperawatan
No Diagnose Noc ( Nursing Outcome
Clasification) Nic ( Nursing intervention Clasifikation)
1 Nyeri akut b/d proses inflamasiv
Ds :
pasien
mengatakan nyeri ulu hati skala 8 (0-10), perut perih melilit
Pasien
mengatakan sakit kepala
Do :
tampak nyeri tekan di ulu hati
Pasien tampak meringis kesakitan saat dipegang perutnya
Suara perkusi hipertympani
BU 15x/menit
Basophil 0
Monosit 6
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 5x24 jam masalah nyeri dapat diatasi dengan kriteria hasil:
1. Pasien tampak tenang
2. Menyatakan skala nyeri 0 (0-10)
1. Kaji skala nyeri 2. Observasi tanda-tanda
vital
3. Ajarkan dan anjurkan tehnik rileksasi 4. Berikan posisi
senyaman mungkin 5. Berikan therapy
No Diagnose Noc ( Nursing Outcome
Clasification) Nic ( Nursing intervention Clasifikation)
2 Deficit perawatan diri mandi b/d kelemahan fisik
Ds :
pasien mengatakan belum mandi sejak 2 hari yang lalu Do :
kulit tampak kotor
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x24 jam masalah perawatan diri dapat diatasi dengan kriteria hasil :
1. pasien merasa nyaman
1. Kaji kemampuan pasien untu mandi 2. Monitor kebutuhan
pasien untuk alat bantu beresihan diri
3. Berikan perawatan mandi
4. Anjurkan di lap tiap
dan lengket, rambut kusam, gigi kotor
Badan tampak lema
2. kulit tampak bersih
pagi
5. Beri motivasi untuk melakukan perawatan mandi
No Diagnose Noc ( Nursing Outcome
Clasification) Nic ( Nursing intervention Clasifikation)
3 Kurang pengetahuan b/d kurang informasi tentang penyakit
Ds :
pasien
mengatakan tidak tahu tentang penyakitnya Do :
pasien tampak bertanya-tanya tentang penyakitnya
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x30 menit masalah
pengetahuan dapat diatasi dengan kriteria hasil :
1. pasien mampu menjelaskan pengertian hingga cara mengatasi penyakitnya
1. Kaji tingkat pengetahuan 2. Berikan informasi
tentang penyakit 3. Beri kesempatan
pasien bertanya 4. Beri pertanyaan
seputar penyakit 5. Minta pasien
menjelaskan kembali apa yang sudah di jelaskan
3.6 tabel
Implementasi dan Evaluasi Hari ke 1
N o
Tangga l
Wakt u
Implementasi Ttd Wakt u
Evaluasi Ttd
1 13-06- 2017
Nyeri akut b/d proses inflamasi
12.00 S : Pasien mengakatan nyeri berkurang skala nyeri 7 (0-10)
O : Pasien tampak sedikit lebih tenang
A : Masalah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan 1. Kaji skala nyeri 2. Observasi tanda-
tanda vital 3. Anjurkan tehnik
rileksasi nafas dalam
4. Beri posisi nyaman 5. Beri therapy
Sucralfat 2 cth Lansoprazole 30mg
Ondansetron 8mg Eka 07.00 Mengkaji skala
nyeri Rs : Pasien mengatakan nyeri ulu hati skala nyeri 8 (0-10)
Pasien mengatakan sakit kepala
Ro : terdapat nyeri tekan dibagian ulu hati
Tampak memegangi perutnya
Eka
08.00 Mengobservasi tanda-tanda vital Rs : -
Ro : Td : 120 70 Nadi : 90x/menit Suhu : 35,60celcius Rr : 22x/menit
Eka
08.15 Mengajarkan dan menganjurkan tehnik rileksasi nafas dalam Rs : Pasien mengatakan mau melakukan tehnik rileksasi nafas dalam
Eka
Ro : Pasien tampak melakukan tehnik rileksasi nafas dalam
08.30 memberikan posisi senyaman mungkin Rs : Pasien mengatakan lebih nyaman dengan posisi terlentang Ro : Pasien tampak tidur terlentang
Eka
09.00 Memberikan therapy analgetik ketorolac 30mg injeksi
Rs :Pasien mengatakan nyeri berkurang setelah disuntik dan minum obat
Ro : Pasien tampak sedikit rileks tapi masih memegangi perutnya
Eka
11.30 Mengkaji kembali skala nyeri Rs : pasien mengatakan nyeri berkurang skala nyeri 7 (0-10) Ro : pasien tampak sedikit lebih tenang
Eka
N
o Tanggal Wakt
u Implementasi Ttd Waktu Evaluasi Ttd
2 13-06-
2017 Deficit perawatan diri mandi b/d kelemahan fisik
10.00 S : Pasien mengatakan segar dan merasa lebih nyaman
O : Pasien tampak bersih dan kulit tampat tidak lengket
A : Masalah teratasi P : Intervensi dihentikan
Eka
07.00 Mengkaji kemampuan pasien untuk mandi Rs : Pasien mengatakan belum bisa mandi sendiri karna nyeri ulu hati bertambah jika berdiri
Ro : Pasien tampak berbaring ditempat tidur
Eka
07.30 Memberikan perawatan mandi
Rs : Pasien mengatakan Eka
bersih dan kulit tampat tidak lengket
08.10 Memonitor kebutuhan pasien untuk
melakukan mandi Rs : Pasien mengatakan bisa mandi sendiri jika disediakan waslap dan air hangat
R0 :-
Eka
08.20 Melibatkan keluarga dalam memenuhi kebutuhan mandi Rs : keluarga mengatakan akan membantu mengelap pasien setiap pagi Ro :-
Eka
08.45 Memberi motivasi untu melakukan perawatan mandi
Rs : Pasien mengatakan ingin melakukan mandi sendiri
Ro : Pasien tampak berbaring di tempat tidur
Eka
N
o Tanggal Wakt
u Implementasi Ttd Waktu Evaluasi Ttd
3 13-06-
2017 Kurang pengetahuan
b/d kurang informasi tentang penyakit
10.00 S : Pasien mengatakn sudah mengerti tentang penyakitnya
O : Pasien tampak menjelaskan kembali tentang penyakit gastritis
A : Masalah teratasi P : Intervensi dihentikan
Eka
07.00 Mengkaji tingkat pengetahuan pasien Rs : Pasien mengatakn tidak tahu tentang penyakitnya Ro : Pasien tampak bingung
Eka
08.50 Memberikan informasi tentang penyakitnya Rs : Pasien mengatakan sudah mengerti tentang penyakitnya
Ro : Pasien tampak mendengarkan penyuluhan
Eka
O8.50 Memberi kesempatan Eka
pasien untuk bertanya Rs : pasien mengatakan sudah mengerti
Ro :Pasien tampak tidak bertanya
08.50 Memberi pertanyaan tentang penyebab dari penyakitnya
Rs : Pasien menjawab beberapa penyebab dari penyakitnya misalnya meroko, makanan asam dan pedas serta obat- obatan
Ro : Pasien tampak menjawab pertanyaan yang diajukan
Eka
09.00 Meminta pasien menjelaskan kembali apa yang sudah dijelaskan minimal tanda dan gejala Rs : pasien
menyebutkan tanda dan gejala misalnya mual, muntah dan nyeri ulu hati
Ro : Pasien tampak menyebutkan tanda dan gejala penyakit
Eka
Hari ke 2
N
o Tangga
l Wakt
u Implementasi Ttd Wakt
u Evaluasi Ttd
1 14-06-
2017 Nyeri akut b/d
proses inflamasi 12.00 S : Pasien mengakatan nyeri berkurang skala nyeri 5 (0-10)
O : Pasien tampak lebih tenang
A : Masalah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
Eka 08.00 Mengkaji skala nyeri
Rs : Pasien mengatakan nyeri ulu hati skala nyeri 7 (0-10)
Pasien mengatakan sakit
Eka
hati
Tampak memegangi perutnya
3. Anjurkan tehnik rileksasi nafas dalam
4. Beri posisi nyaman 5. Beri therapy
Sucralfat 2 cth Lansoprazole 30mg
Ondansetron 8mg 09.00 Mengobservasi
tanda-tanda vital Rs : -
Ro : Td : 110 70 Nadi : 90x/menit Suhu : 35,60celcius Rr : 22x/menit
Eka
09.10 Menganjurkan tehnik rileksasi nafas dalam
Rs : Pasien mengatakan mau melakukan tehnik rileksasi nafas dalam Ro : Pasien tampak melakukan tehnik rileksasi nafas dalam
Eka
09.15 Memberikan posisi senyaman mungkin Rs : Pasien mengatakan lebih nyaman dengan posisi terlentang Ro : Pasien tampak tidur terlentang
Eka
09.30 Memberikan therapy lansoprazole 30mg, ondansetron 8mg dan sucralfat 2 cth oral
Rs :
Ro : pasien tampak meminum obat sucralfat, lansoprazole dan ondansetron
Eka
11.30 Mengkaji kembali skala nyeri Rs : pasien mengatakan nyeri berkurang skala nyeri 5 (0-10)
Eka
Ro : pasien tampak sedikit lebih tenang
Hari ke 3
N
o Tangga
l Wakt
u Implementasi Ttd Wakt
u Evaluasi Ttd
1 15-06-
2017 Nyeri akut b/d
proses inflamasi 12.00 S : Pasien mengakatan nyeri berkurang skala nyeri 3 (0-10)
O : Pasien tampak lebih tenang
A : Masalah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan 1. Kaji skala nyeri 2. Observasi tanda-
tanda vital 3. Anjurkan makan
sedikit tapi sering 4. Beri therapy
Sucralfat 2 cth Lansoprazole 30mg
Ondansetron 8mg Eka 07.00 Mengkaji skala nyeri
Rs : Pasien mengatakan nyeri ulu hati skala nyeri 5 (0-10)
Pasien mengatakan sakit kepala
Ro : terdapat nyeri tekan dibagian ulu hati
Tampak memegangi perutnya
Eka
08.00 Mengobservasi tanda-tanda vital Rs : -
Ro : Td : 110 70 Nadi : 95x/menit Suhu : 35,60celcius Rr : 20x/menit
Eka
08.10 Menganjurkan tehnik rileksasi nafas dalam
Rs : Pasien mengatakan mau melakukan tehnik rileksasi nafas dalam Ro : Pasien tampak melakukan tehnik rileksasi nafas dalam
Eka
08.30 Memberikan therapy lansopazole 30mg dan sucralfat 2 cth ondansetron 8mg
Eka
sucralfat, lansoprazole dan ondansetron 11.30 Mengkaji kembali
skala nyeri Rs : pasien mengatakan nyeri berkurang skala nyeri 3 (0-10) Ro : pasien tampak sedikit lebih tenang
Eka
Hari ke 4
N
o Tangga
l Wakt
u Implementasi Ttd Wakt
u Evaluasi Ttd
1 16-06-
2017 Nyeri akut b/d proses
inflamasi 12.00 S : Pasien mengakatan
sudah tidak nyeri skala 0 (0-10) O : Pasien tampak tenang
A : Masalah teratasi P : Intervensi dihentikan
Eka 07.00 Mengkaji skala nyeri
Rs : Pasien mengatakan nyeri ulu hati berkurang skala 3
Pasien mengatakan sudah tidak merasa sakit kepala.
Ro : Pasien tampak tenang
Eka
08.00 Mengobservasi tanda- tanda vital
Rs : - Ro : Td : 100 70
Nadi : 80x/menit Suhu : 36,0celcius
Eka
Rr : 20x/menit 08.15 Menganjurkan makan
sedikit tapi sering Rs : Pasien mengatakan mau makan sedikit tapi sering
Ro : -
Eka
08.30 Memberikan therapy sucralfat 2 cth, Lansoprazole 30mg, ondansetron 8 mg Rs :
Ro : pasien tampak meminum obat sucralfat, lansoprazole dan ondansetron
Eka
11.30 Mengkaji kembali skala nyeri
Rs : pasien mengatakan sudah tidak nyeri skala 0 (0-10)
Ro : pasien tampak tenang
Eka