• Tidak ada hasil yang ditemukan

5 Pertanyaan Ilmu Tauhid

N/A
N/A
Abdul Malik Ibrahim

Academic year: 2024

Membagikan "5 Pertanyaan Ilmu Tauhid"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Abdul Malik Ibrohim Mata Kuliah : Ilmu Tauhid

NIM : 2381130902 Kelas : B24 PJJ PAI

Semester : Gasal 2024/2025 Tutor : Dr. Muh. Ilham Usman, M.Fil.I

MEMBUAT LIMA PERTANYAAN

DARI MATERI “PERAN DAN FUNGSI TAUHID DALAM KEHIDUPAN SOSIAL”

Baik, Bapak. Berdasarkan jurnal yang telah saya baca dan saya pelajari secara mendalam, ada lima pertanyaan argumentatif dan analitis yang saya susun dan saya buat secara pribadi.

Saya berharap kelima pertanyaan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi saya untuk lebih mendalami pemahaman mengenai peran dan fungsi tauhid dalam kehidupan sosial, sebagaimana dijelaskan dalam jurnal tersebut. Semoga Allah memudahkan proses ini.

Aamiin…

Berikut ini 5 pertanyaannya:

1). Bagaimana Tauhid mampu membebaskan manusia dari “perbudakan mental” di tengah masyarakat modern yang sarat dengan nilai-nilai duniawi seperti hedonisme dan materialisme? Mohon untuk dijelaskan dengan menyoroti konsep ‘peniadaan’ (Nafyu) dan

‘penetapan’ (Isbat) dalam kalimat tauhid serta relevansinya dalam kehidupan kontemporer.

2). Apakah ‘krisis iman’ yang diidentifikasi (dalam jurnal) dapat diatasi hanya melalui pendidikan berbasis tauhid? Bagaimana strategi pendidikan berbasis tauhid dapat diintegrasikan dalam sistem pendidikan sekuler yang ada saat ini, terutama di negara- negara mayoritas Muslim seperti negara kita Indonesia?

3). Mengapa ketauhidan harus dijadikan sebagai pondasi dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi? Bagaimana konsep tersebut dapat diterapkan dalam inovasi- inovasi ilmiah tanpa mengorbankan prinsip-prinsip agama?

4). Dalam konteks sosial, bagaimana fungsi tauhid membentuk masyarakat yang adil dan etis?

Apakah penerapan nilai-nilai tauhid secara konsisten sudah cukup untuk mengatasi masalah sosial seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme di masyarakat?

5). Seberapa jauh peran tauhid dalam membangun ketenangan hidup masing-masing kita di era modern saat ini yang penuh dengan tekanan? Apakah keyakinan tauhid yang kokoh mampu memberikan solusi jangka panjang bagi kesehatan mental di tengah tekanan kehidupan modern yang semakin kompleks?

Referensi

Dokumen terkait

Guru adalah seorang tenaga pendidik yang profesional sehingga mempunyai tugas, fungsi, serta peran penting dalam mencerdaskan kehidupan suatu bangsa. Adapun

Pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat upaya perlindungan hak-hak penyandang disabilitas dengan mengadopsi perspektif Sila Kelima Pancasila. Sebab, prinsip keadilan sosial menjadi landasan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh negara Indonesia. Semangat keadilan sosial dalam penerapan nilai-nilai Pancasila tercermin dalam kesetaraan, pengakuan hak, dan partisipasi penuh penyandang disabilitas di segala bidang kehidupan. Dalam perspektif Sila Kelima Pancasila, sekolah inklusif berfungsi sebagai sarana untuk mengamalkan prinsip keadilan sosial dan memberikan layanan pendidikan kepada anak penyandang disabilitas, tanpa memandang kondisi fisik, intelektual, sosial, emosional, atau lainnya. Gagasan ini menegaskan bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama atas pendidikan yang bebas dari diskriminasi. Pembelajaran, pengajaran, kurikulum, sarana dan prasarana, serta sistem penilaian, semuanya diciptakan dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Hal ini untuk memastikan mereka dapat menyesuaikan diri dan mendapatkan pendidikan terbaik berdasarkan kemampuan unik mereka. Sekolah inklusif tidak hanya memperhatikan berbagai keadaan siswanya, tetapi juga memperlakukan mereka dengan layak, memperhatikan minat, jiwa, serta aspek masyarakat dengan segala kreatifitas, empati, dan pemberdayaan

Oleh sebab itu orang tua diharapkan mampu menjalankan peran dan fungsi dari keluarga dengan baik sehingga akan terwujud kehidupan yang harmonis, untuk dapat mewujudkan keluarga yang