• Tidak ada hasil yang ditemukan

7egwseragttgadfgvadgvsadrgaergrga

N/A
N/A
Dwi Anan Maulana

Academic year: 2025

Membagikan "7egwseragttgadfgvadgvsadrgaergrga"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 1

PERTEMUAN XIV

SELAMAT PAGI ……

100 Menit Kedepan Kita Memasuki

Kuliah ke – XIV (Ke empat belas)

MATA KULIAH :

MANAJEMEN ALAT BERAT

(2)

absensi

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 2

(3)

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 3

MK. MAB

Pertemuan XIV (keempatbelas) MANAJEMEN ALAT BERAT

PADA PEKERJAAN BENDUNGAN

(4)

4

BENDUNGAN

1. Bendungan adalah bangunan yang dibangun melintang sungai untuk meninggikan muka air dan membuat tampungan air yang lazim disebut WADUK.

2. Dengan tujuan :

1. Single Purpose (Satu Tujuan) 2. Multi Purpose (Banyak Tujuan) 3. Sejarah Bendungan

Dam atau Bendungan dibuat ± 5.000 tahun lalu dengan bukti

Prasejarah di Persia, Mesir, China, Mesopotamia, Romawi… teknologi sederhana

Tahun 1850 an dibangun rockfill dam di Inggris Abad 20 –

a. 1926 Ner Axchequer Dam USA 146 m b. 1968 Orovile Dam USA 200 m

c. 1989 Rogun Dam Rusia 335 m tertinggi

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV

(5)

12 BENDUNGAN TERBESAR DI INDONESIA

1. Jatiluhur (Ir. H. Juanda) di Purwakarta Jawa Barat dibangun tahun 1957 – 1967 : Kap Eff 1,79 Milyard m3.

2. Saguling di Batujajar, Bandung Barat Jawa Barat : 982 jt m3 3. Jatigede di Sumedang Jawa Barat : 979,5 juta m3

4. Cirata di Purwakarta Jawa Barat : 796 juta m3

5. Kedung Ombo di Grobogan Jawa Tengah: 635 jt m3

6. Gajah mungkur di Wonogiri Jawa Tengah : 440 juta m3 7. Bili-Bili di Gowa Sulawesi Selatan : 346 jt m3

8. Karangkates (Ir. Sutami) di Malang Jawa Timur dibangun tahun 1975 – 1977 : 253 juta m3

9. PB Sudirman/Mrica di Banjarnegara Jawa Tengah :148 juta m3 10. Wonorejo di Tulungagung Jawa Timur : 106 jt m3

11. Selorejo di Malang Jawa Timur : 62,3 jt m3

12. Jatibarang di Semarang Jawa Tengah :20,4 juta m3

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 5

(6)

Bendungan Jatiluhur Jawa Barat

Bendungan Sigura-Gura Asahan

Medan

Bendungan Batutegi Lampung

Bendungan Karangkates Malang

Bendungan Wonorejo Tulungagung

Bendungan Gajahmungkur Wonogiri

MANAJEMEN ALAT

BERAT PERTEMUAN KE-XIV 6

(7)

Bendungan Kering / Dry Dam

MANAJEMEN ALAT

BERAT PERTEMUAN KE-XIV 7

Bendungan Ciawi

Bendungan Sukamahi

(8)

Konsep Bendungan Kering / Dry Dam

MANAJEMEN ALAT

BERAT PERTEMUAN KE-XIV 8

(9)

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 9

• Puncak bendungan

• Pelindung lereng bendungan

• Filter dan transisi

• Zona kedap air

 Bagian-Bagian Tubuh Bendungan

(10)

BAGIAN-BAGIAN BENDUNGAN

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 10

(11)

LEMBAGA PENGELOLAAN LAIN LHK, BPN, PLN, PDAM,

TELKOM

MASYARAKAT:

1. DI SEKITAR LOKASI PROYEK 2. MASYARAKAT LAIN YANG

TERKENA DAMPAK PROYEK LEMBAGA INTERNAL

LEMBAGA PERIJINAN

LEMBAGA KEUANGAN 1. BANK

2. NON BANK

SDM (TENAGA KERJA) ALAT BERAT /PERALATAN PEMILIK (OWNER)

1. PEMILIK BENDUNGAN (OWNER,) 2. PEMBERI TUGAS (EMPLOYER) 3. PENGEMBANG (DEVELOPER,

INVESTOR)

4. PENGGUNA JASA (USER).

KONSULTAN

1. KONSULTAN PERENCANAAN TEKNIS/ DESAIN

2. KONSULTAN PENGAWAS/

SUPERVISI.

PELAKSANA KONSTRUKSI

1. KONTRAKTOR 2. SUB KONTRAKTOR 3. KONTRAKTOR SPESIALIS

4. PEMASOK BAHAN DAN/ATAU PERALATAN (SUPPPLIER)

PEKERJAAN KONSTRUKSI BENDUNGAN

Pihak Yang Terlibat Dalam Pekerjaan Konstruksi Bendungan

PELAKSANAAN KONSTRUKSI BENDUNGAN

11

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV

(12)

METODE PELAKSANAAN BENDUNGAN :

12 MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV

1. Persiapan 2. Pengukuran

3. Clearing dan Jalan Akses

4. Galian Pengelak (Diversion Channel)

5. Cofferdam Sementara dan Pengalihan Air 6. Spillway

7. Galian Tubuh Bendung 8. Grouting

9. Timbunan Main Dam

10.Tower Intake dan Bangunan Outlet 11.Jembatan Tower Intake

12.Hidromekanikal 13.Plugging

14.Impounding

(13)

13 MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV

TEKNOLOGI DAN MANAGEMEN ALAT BERAT

PROYEK CIVIL – DAM

(14)

DAFTAR ALAT BERAT YANG DIPAKAI

PROYEK CIVIL – DAM

1. Articulated Dump Truck

2. Bulldozer

3. Drill Machine 4. Haul Truck 5. Motor Grader 6. Mass Excavator 7. Shovel

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 14

(15)

Articulated Dump Truck adalah suatu alat berat yang berfungsi untuk mengangkut tanah, batu bara curah, batu-batuan, dan jenis tambang yang lain dengan kapasitas 39 ton atau 24 m3, tersebut dilengkapi dengan engine diesel empat langkah, enam silinder, segaris. Kendaraan tersebut mempunyai dua bagian utama yaitu traktor dan trailer. Alat ini sangat cocok untuk lokasi yang keras.

Definisi Alat

1 Articulated Dump Truck

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 15

(16)

Bulldozer adalah jenis alat berat bertipe traktor menggunakan Track/

rantai serta dilengkapi dengan pisau (dikenal dengan blade) yang terletak di depan. Bulldozer diaplikasikan untuk pekerjaan menggali, mendorong dan menarik material (tanah, pasir, dsb). Umumnya bulldozer banyak digunakan di pekerjaan pertambangan dan sejenisnya.

Bulldozer ini digunakan untuk meratakan tanah, menggali dan menumbangkan pohon saat proses land clearing.

Definisi Alat

2 Bulldozer

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 16

(17)

Dragline adalah alat untuk menggali tanah dan memuatkan pada alat-alat angkut misalnya truk atau ke tempat penimbunan yang dekat dengan tempat galian.

Dragline sangat baik untuk penggalian pada parit-parit, sungai yang

tebingnya curam, sehingga kendaraan angkut tidak periu masuk ke lokasi penggalian.

Definisi Alat

3 Dragline

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 17

(18)

Tujuan dari pengeboran ke batu adalah untuk memberikan "blasthole"

dimana bahan peledak dapat dimuat, dan diledakkan untuk membuat lahan lebih mudah untuk dipakai untuk bekerja

Definisi Alat

4 Drill Machine

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 18

(19)

Haul Truck merupakan salah satu jenis dump truck, namun hanya digunakan untuk mengangkut barang tambang dan quarries di dunia pertambangan dan juga untuk pekerjaan dam / bendungan.

Unit alat berat ini pun tergolong memiliki spesifikasi muatan dan dimensi yang besar. Haul truck memiliki rigid body dan kemudi stir di samping.

Perusahaan manufaktur haul truck yang besar di dunia adalah Hitachi, Komatsu, Caterpilar, DAC, Terex, dan Belaz.

Definisi Alat

4 Haul Truck

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 19

(20)

Motor Grader adalah Salah satu alat berat yang populer digunakan dalam sektor Construction di Indonesia. Berfungsi untuk melakukan Grading ataupun Leveling jalan, serta melakukan Ripping material-material yang ringan dengan menggunakan attachmentnya berupa Scarifier maupun

Ripper. Pemilihan Motor Grader di dasarkan pada jenis material yang akan di grading.

Definisi Alat

5 Motor Grader

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 20

(21)

Mass Excavator sering juga disebut pull shovel atau excavator raksasa, adalah alat dari golongan shovel yang khusus dibuat untuk menggali material di bawah permukaan tanah atau di bawah tempat kedudukan alatnya.

Definisi Alat

6 Mass Excavator

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 21

(22)

Dengan memberikan shovel attachment pada excavator, maka didapatkan alat yang disebut dengan power shovel. Alat ini baik untuk pekerjaan

menggali tanah tanpa bantuan alat lain, dan sekaligus memuatkan ke dalam truk atau alat angkut lainnya. Alat ini juga dapat untuk membuat timbunan bahan persediaan (stock pilling).

Definisi Alat

7 Shovel

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 22

(23)

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 23

CONTOH KASUS

(24)

PROYEK PEMBANGUNAN BENDUNGAN JATIGEDE

MANAJEMEN ALAT

BERAT PERTEMUAN KE-XIV 24

(25)

Proyek Bendungan Jatigede

• Waduk Jatigede merupakan sebuah waduk yang terletak di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.

• Pembangunan waduk ini telah lama direncanakan sejak

zaman Hindia Belanda dan diresmikan pada tahun 2015 serta beroperasi penuh pada 2017.

• Waduk ini dibangun dengan membendung aliran Sungai Cimanuk di wilayah Kecamatan Jatigede, Kabupaten

Sumedang dengan dengan kapasitas tampung 979,5 juta meter kubik air.

• Waduk Jatigede merupakan waduk terbesar kedua di Indonesia.

MANAJEMEN ALAT

BERAT PERTEMUAN KE-XIV 25

(26)

 HIDROLOGI

Luas DAS : 1.462 km2

WADUK

Muka Air (MA) banjir max : El. +262 MA Operasi max (FSL) : El. +260 MA Operasi min (MOL) : El. +230

Volume total : 980 x 10 6 m3 Volume efektif : 877 x 10 6 m3

 BENDUNGAN

Tipe : Urugan batu, inti tegak

Elevasi mercu bendungan : El. +265 Panjang bendungan : 1.715 m Lebar mercu bendungan : 12 m Tinggi bendungan max : 110 m

Volume timbunan : 6,7 x 106 m3

Spesifikasi Bendungan Jatigede

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 26

(27)

 BANGUNAN PELIMPAH (SPILLWAY)

Lokasi : di tubuh bendungan

Tipe : Tipe chute dengan 4 pintu Radial Lebar Puncak Weir : 52 m (4 x 13.0 m),

Dimensi radial gates : 4 bh (W=13,0 m ; H=14,5 m)

Q PMF : 11.000 m3/dt

 INTAKE IRIGASI (Irrigation Outlet)

Lokasi : Di dalam tubuh spillway

Elevasi lantai depan : El. +221

Tipe bangunan : Conduit beton bertulang dg Steel Liner Dimensi conduit : b = 3,9 m;h = 4.1 m,L = 166 m

 TEROWONGAN PENGELAK (Diversion Tunnel)

Lokasi : Di bawah bangunan pelimpah Elevasi Inlet : El. +164

Tipe : Circular, beton bertulang

Debit rencana (Q100) : 3.200 m3/dt

Dimensi terowongan : D = 10 m ; L = 546 m

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 27

Spesifikasi Bendungan Jatigede - lanj

(28)

Video Pekerjaan Bendungan Jatigede

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 28

(29)

TAHAPAN PERENCANAAN

LAPORAN SURVEY

STUDI KELAYAKA

N

PROGRAM DAN BUDGET

MASTER PLAN

TAHAP PERANCANGAN

(DESIGN)

TAHAP PENGADAAN /

PELELANGAN

TAHAP PELAKSANAAN (CONSTRUCTION)

TAHAP EKSPLOITASI DAN PEMELIHARAAN

PERBAIKAN/

TAHAPAN PEMBANGUNAN BENDUNGAN JATIGEDE

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 29

Tahapan Pembangunan Bendungan

(30)

Design Bendungan Jatigede

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 30

(31)

 Pekerjaan fisik dimulai 15 Nopember 2007 dengan masa kontrak selama 65 bulan.

 Dalam konstruksi bendungan Jatigede, grouting banyak dilakukan untuk memperkuat formasi dari

lapisan tanah dan sekaligus menjadikan lapisan tanah tersebut menjadi padat, sehingga mampu untuk

mendukung beban bangunan yang direncanakan.

 Juga membantu memperkecil peluang air untuk melewati batas konstruksi bendungan.

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 31

Tahapan Pelaksanaan

(32)

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 32

Spesifikasi Alat Berat Bendungan Jatigede

(33)

 Bulldozer

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 33

(34)

 Excavator

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 34

(35)

 Dump Truck

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 35

(36)

 Vibro Roller

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 36

(37)

 Motor Grader

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 37

(38)

 Truck Mixer

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 38

(39)

 Tower Crane

 Panjang lengan : 60 meter

 Lengan-sisi kapasitas mengangkat maksimal: 3 ton

 Berat mengangkat maksimal : 6t

 Tinggi kebebasan: 40.5 m

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 39

(40)

PERHITUNGAN ALAT BERAT

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 40

(41)

 Bulldozer

A. Uraian Peralatan

1 Jenis Peralatan : Bulldozer Komatsu 2 Kapasitas / Tenaga : 78

3 Umur Dalam Tahun : 5 3170 Jam

4 Harga Setempat : Rp1,580,477,250 ( B ) B. Biaya Pasti Per-Jam Kerja

1 Nilai Sisa = 10% (B) : Rp158,047,725 ( C )

0.2 0.334379703 ( D )

= Rp160,013 ( E )

C. Biaya Operasi Perjam Kerja

3 Bahan Bakar dan Pelumas =

Diketahui Harga Bahan Bakar saat ini = Solar = Rp5,150 per liter dan Pelumas = Oli = Rp33,000 per liter

Sehingga, harga bahan bakar dan pelumas = Rp57,213 ( H ) 4 Operator dan Driver : Rp37,715 ( J )

Pembantu Operator : Rp15,572 ( K ) 5 Biaya Langsung : F + G + H + J + K =

Rp203,982 ( T ) BIAYA OPERASI TOTAL PERJAM : TC = E + T = Rp363,995

1 Spare Parts dan Ban = Rp62,322

= Rp31,161

Work Shop 2

2Faktor Angsuran Modal

3 Biaya Pasti Perjam =

( F ) ( G )

1. Kapasitas Blade

2. Waktu Siklus

3.2 km/jam 5.3 km/jam 0.05 menit

40 60 40 60

1.25283 menit 3. Efisiensi Kerja 0.75 4. Faktor Konversi Volume Tanah

Lepas : f 1

Asli : F 0.8

Produksi per siklus :

3.18 0.5625 1.431 m3

Volume pekerjaan =

Asumsi waktu kerja 1 hari adalah 10

Waktu pengerjaan yang dibutuhkan = 1245146 hari

untuk 1 bulldozer

Jika pengerjaan reklamasi harus selesai dalam waktu 3 tahun, maka:

Diketahui jumlah hari kerja efektif=720

Total biaya sewa alat = Rp363,995

512000000

12451454

Rp4,532,272,662,353.93 12451454

Q (Tanah Asli) = 41.1196988 m3/jam

0.75 3.18 0.8

0.8

Q (Tanah Lepas) =

0.05 Kecepatan Maju

Kecepatan Mundur

3200 5300

51.3996235 m3/jam

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 41

(42)

 Excavator

A. Uraian Peralatan

1 Jenis Peralatan : Excavator Caterpillar (0,04 m3) 2 Kapasitas / Tenaga : 15

3 Umur Dalam Tahun : 5 3650 Jam

4 Harga Setempat : Rp1,307,401,293 ( B ) B. Biaya Pasti Per-Jam Kerja

1 Nilai Sisa = 10% (B) : Rp130,740,129 ( C )

0.2 0.334379703 ( D )

= Rp114,959 ( E ) C. Biaya Operasi Perjam Kerja

3 Bahan Bakar dan Pelumas =

Diketahui Harga Bahan Bakar saat ini = Solar =Rp5,150 per liter dan Pelumas = Oli =Rp33,000 per liter

Sehingga, harga bahan bakar dan pelumas =Rp11,003 ( H ) 4 Operator dan Driver : Rp37,715 ( J )

Pembantu Operator : Rp15,572 ( K ) 5 Biaya Langsung : F + G + H + J + K =

Rp131,451 ( T ) BIAYA OPERASI TOTAL PERJAM : TC = E + T =

2 Faktor Angsuran Modal

1 Spare Parts dan Ban = Rp44,774 ( F )

3 Biaya Pasti Perjam =

2 Work Shop = Rp22,387 ( G )

Rp246,409

1. Kapasitas Bucket (q) =

2. Waktu Siklus (Cycle Time) = WS

15 detik

Pengangkutan Beban dan Swing 10 detik

Dumping 5 detik

Swing Kembali 5 detik

Waktu Tetap 5 detik

40 detik 0.666667 menit 3. Efisiensi Kerja ( E )

Faktor Bucket (E1) Faktor Efisiensi Kerja (E2) Faktor Kondisi Kerja (E3) Faktor Kedalaman (E4) 4. Faktor Pengembangan Tanah ( F ) Padat = 1.2

Lepas = 1

0.04 60 0.9 0.8 0.65 0.9

0.666666667 1.2 (Padat)

(Lepas) Volume pekerjaan =

Asumsi waktu kerja 1 hari adalah 10

Waktu pengerjaan yang dibutuhkan = 40519152 hari

Total biaya sewa alat = Rp246,409

512000000

405191517

405191517 Rp99,842,970,187,810.00 5.

1.2636 1.51632 Pengisian Bucket

0.04

0.8 0.9 0.65 0.9

Q

Q

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 42

(43)

 Dump Truck

A. Uraian Peralatan

1 Jenis Peralatan : Dump Truck Caterpillar (91 ton) 2 Kapasitas / Tenaga : 1.18

3 Umur Dalam Tahun : 5 3650 Jam

4 Harga Setempat : Rp2,097,682,533.28 ( B ) B. Biaya Pasti Per-Jam Kerja

1 Nilai Sisa = 10% (B) : Rp209,768,253 ( C )

0.2 0.334379703 ( D )

= Rp184,448 ( E )

C. Biaya Operasi Perjam Kerja

3 Bahan Bakar dan Pelumas =

Diketahui Harga Bahan Bakar saat ini = Solar = Rp5,150 per liter dan Pelumas = Oli = Rp33,000 per liter

Sehingga, harga bahan bakar dan pelumas = Rp866( H )

4 Operator dan Driver : Rp37,715 ( J )

Pembantu Operator : Rp15,572 ( K )

5 Biaya Langsung : F + G + H + J + K =

Rp161,910 ( T ) BIAYA OPERASI TOTAL PERJAM : TC = E + T =

2Faktor Angsuran Modal

1 Spare Parts dan Ban = Rp71,838 ( F )

3 Biaya Pasti Perjam =

2 Work Shop = Rp35,919 ( G )

Rp346,358

1. Kapasitas Bak Dump Truck 60 m3

2. Waktu Siklus (Cmt) a) Waktu Muat

60 0.04 Waktu Muat = 600 b) Waktu Angkut dan Kembali Kepatan waktu angkut datar ( 30 km/jam ) = tanjakan ( 20 km/jam ) = Jarak angkut = 5

c) Waktu Bongkar dan Waktu Tunggu t1 = 2

d) Waktu bagi Dump Truck untuk mengambil Posisi Muat t = 1

3. Kapasitas Produksi Alat (Q)

60 60 0.85

4.931507 0.8

n= 1200

333.3333 500

Waktu angkut (Tanjakan) =

10 7.5 5000

Waktu angkut (Datar) =

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 43

(44)

 Vibro Roller

A. Uraian Peralatan

1 Jenis Peralatan : Vibro Roller Caterpilar 2 Kapasitas / Tenaga : 45

3 Umur Dalam Tahun : 5 3650 Jam

4 Harga Setempat : Rp643,450,857 ( B ) B. Biaya Pasti Per-Jam Kerja

1 Nilai Sisa = 10% (B) : Rp64,345,086 ( C )

0.2 0.334379703 ( D )

= Rp56,578 ( E ) C. Biaya Operasi Perjam Kerja

3 Bahan Bakar dan Pelumas =

Diketahui Harga Bahan Bakar saat ini = Solar = Rp5,150 per liter dan Pelumas = Oli =Rp33,000 per liter

Sehingga, harga bahan bakar dan pelumas =Rp33,008 ( H ) 4 Operator dan Driver : Rp37,715 ( J )

Pembantu Operator : Rp15,572 ( K ) 5 Biaya Langsung : F + G + H + J + K =

Rp119,348 ( T ) BIAYA OPERASI TOTAL PERJAM : TC = E + T =

2Faktor Angsuran Modal

1 Spare Parts dan Ban = Rp22,036 ( F )

3 Biaya Pasti Perjam =

2 Work Shop = Rp11,018 ( G )

Rp175,927

1. Lebar Drum : 47.2 1.19888 Lebar Efektif = 0.99888

2. Kecepatan Operasional 5.6 3. Tebal Pemadatan = 3 4. Jumlah Lintasan = 6

0.6 Produktivitas Alat (Q) :

Volume pekerjaan = 512000000 Asumsi waktu kerja 1 hari adalah 7

Waktu pengerjaan yang dibutuhkan = 192698 27529

Total biaya sewa alat = Rp.249.873,- x 192698 =

2657.021

Rp33,900,709,447 8.866666667

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 44

(45)

 Motor Grader

A. Uraian Peralatan

1 Jenis Peralatan : Motor Grader Caterpillar 2 Kapasitas / Tenaga : 135

3 Umur Dalam Tahun : 5 3650 Jam

4 Harga Setempat : Rp1,285,000,000 ( B ) B. Biaya Pasti Per-Jam Kerja

1 Nilai Sisa = 10% (B) : Rp128,500,000 ( C )

0.2 0.334379703 ( D )

= Rp112,989 ( E )

C. Biaya Operasi Perjam Kerja

3 Bahan Bakar dan Pelumas =

Diketahui Harga Bahan Bakar saat ini = Solar = Rp5,150 per liter dan Pelumas = Oli = Rp33,000 per liter

Sehingga, harga bahan bakar dan pelumas = Rp99,023 ( H ) 4 Operator dan Driver : Rp37,715 ( J )

Pembantu Operator : Rp15,572 ( K )

5 Biaya Langsung : F + G + H + J + K =

Rp218,320 ( T ) BIAYA OPERASI TOTAL PERJAM : TC = E + T =

3 Biaya Pasti Perjam = 2Faktor Angsuran Modal

1 Spare Parts dan Ban = Rp44,007 ( F )

2 Work Shop = Rp22,003 ( G )

Rp331,309

Diketahui :

Efisiensi 0.83

Lebar Pekerjaan (W) 2000 Panjang Pekerjaan (D) 32000 Panjang Blade (L) 3710 Sudut Blade 60

Le - Lo 2900 2.9

Jumlah Siklus (n) 3 Kecepatan Kerja (V) 4

Biaya Sewa Alat per Jam Rp331,309 Luas Lahan yang Diratakan 64000000

Sehingga, produktivitas kerja Motor Grader ini adalah 9628 Jumlah trip yang harus ditempuh :

Waktu kerja :

Asumsi waktu kerja 1 hari adalah 7

Waktu pekerjaan yang dibutuhkan 6648 jam 950 hari

Total biaya sewa alat =

Rp331,309 6648 Rp2,202,541,233.62 2068.966

19941.83631

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 45

(46)

 Truck Mixer

A. Uraian Peralatan

1 Jenis Peralatan : Truck Mixer 2 Kapasitas / Tenaga : 1.18

3 Umur Dalam Tahun : 5 3650 Jam

4 Harga Setempat : Rp2,097,682,533.28 ( B ) B. Biaya Pasti Per-Jam Kerja

1 Nilai Sisa = 10% (B) : Rp209,768,253 ( C )

0.2 0.334379703 ( D )

= Rp184,448 ( E )

C. Biaya Operasi Perjam Kerja

3 Bahan Bakar dan Pelumas =

Diketahui Harga Bahan Bakar saat ini = Solar = Rp5,150 per liter dan Pelumas = Oli = Rp33,000 per liter

Sehingga, harga bahan bakar dan pelumas = Rp866( H ) 4 Operator dan Driver : Rp37,715 ( J )

Pembantu Operator : Rp15,572 ( K ) 5 Biaya Langsung : F + G + H + J + K =

Rp161,910 ( T ) BIAYA OPERASI TOTAL PERJAM : TC = E + T =

2Faktor Angsuran Modal

1 Spare Parts dan Ban = Rp71,838 ( F )

3 Biaya Pasti Perjam =

2 Work Shop = Rp35,919 ( G )

Rp346,358

1. Kapasitas Bak Truck Mixer 7 m3

2. Waktu Siklus (Cmt) a) Waktu Muat

7 0.04 Waktu Muat = 70

b) Waktu Angkut dan Kembali Kepatan waktu angkut datar ( 30 km/jam ) = tanjakan ( 20 km/jam ) = Jarak angkut = 5

c) Waktu Bongkar dan Waktu Tunggu t1 = 10

d) Waktu bagi Dump Truck untuk mengambil Posisi Muat t = 1

3. Kapasitas Produksi Alat (Q)

7 60 0.85

3.981413

0.8

n= 140

333.3333 4285.714286

Waktu angkut (Tanjakan) =

1.166666667 7.5 5000

Waktu angkut (Datar) =

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 46

(47)

 Tower Crane

A. Uraian Peralatan

1 Jenis Peralatan : Tower Crane 2 Kapasitas / Tenaga : 165.5

3 Umur Dalam Tahun : 5 3650 Jam

4 Harga Setempat : Rp5,590,124,976.17 ( B ) B. Biaya Pasti Per-Jam Kerja

1 Nilai Sisa = 10% (B) : Rp559,012,498 ( C )

0.2 0.334379703 ( D )

= Rp491,535 ( E )

C. Biaya Operasi Perjam Kerja

3 Bahan Bakar dan Pelumas =

Diketahui Harga Bahan Bakar saat ini = Solar = Rp5,150 per liter dan Pelumas = Oli = Rp33,000 per liter

Sehingga, harga bahan bakar dan pelumas = Rp121,394( H ) 4 Operator dan Driver : Rp37,715 ( J )

Pembantu Operator : Rp15,572 ( K ) 5 Biaya Langsung : F + G + H + J + K =

Rp461,845 ( T ) BIAYA OPERASI TOTAL PERJAM : TC = E + T =

2Faktor Angsuran Modal

1 Spare Parts = Rp191,443 ( F )

3 Biaya Pasti Perjam =

2 Work Shop = Rp95,721 ( G )

Rp953,381

Diketahui :

Waktu Pengangkatan Tiang = 300 Waktu Pemasangan Tiang = 600 Biaya Sewa Alat Perjam = Rp953,381

Sehingga produktivitas alat dapat dihitung dengan cara :

300 600

Waktu pekerjaan yang dibutuhkan = 34000 jam Asumsi waktu pekerjaan dalam 1 hari adalah 7

Maka waktu yang dibutuhkan 4857.142857

Q = 3600

= 4

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 47

(48)

Harga Sewa Alat Berat

Alat Berat Satuan Harga (Rp)

Bulldozer Per-Jam Rp 363.995

Excavator Per-Jam Rp 246.409

Dump Truck Per-Jam Rp 345.358

Vibro Roller Per-Jam Rp 175.927

Motor Grader Per-Jam Rp 331.309

Truck Mixer Per-Jam Rp 346.368

Tower Crane Per-Jam Rp 953.381

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 48

(49)

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 49

1. Jenis pekerjaan : main dam, spillway, intake dll 2. Kombinasi masing- masing didasrkan pada :

dibagi per area / per subkon – Jenis pek, vol, alat berat dibutuhkan a. Area1 : alat berat apa yg dibutuhkan

b. Area2 : alat berat apa yg dibutuhkan dst.

3. Pengukuran : volume pekerjan dan urugan - Kontrak Unit Price

4. Penggunaan BIM di bangunan air.

(50)

MANAJEMEN ALAT BERAT PERTEMUAN KE-XIV 50

Selesai

Referensi

Dokumen terkait

TAMBANG BATU BATU BARA BARA PT PT.RAID .RAIDERS ERS LOKASI T.. LOKASI TAMBANG JONGKANG

Untuk mengangkut sampah yang berasal dari kota, Pemerintah Kota Bogor menyediakan 63 dump truck dan 29 arm roll , sedangkan untuk mengangkut sampah yang berasal

Articulated Dump Truck biasa disingkat ADT merupakan.. kombinasi dari traktor – trailer, dimana kabin dan dump body – nya dapat bergerak secara bebas dan fleksibel

Pada akti2itas penambangan sebisa mungkin dump truck yang digunakan sesuai dengan ma*am dan medan ker%a seperti alat gali di lokasi  -ront tambang$ .entuk bak  dump

Terowongan ini dibuat sebagai jalan masuk kedalam tambang bawah tanah yang digunakan untuk lalu  –   lintas para pekerja tambang, mengangkut peralatan tambang, mengangkut batuan

BATU Putih/ UNTUK PONDASI/rit colt rit colt BATU Putih/ UNTUK PONDASI/rit truck rit truck BATU Putih/ UNTUK PONDASI/m3 m3 BATU Putih/ UNTUK PONDASI/rit colt rit colt. BATU KALI/

Untuk penjabaran perkiraan tonase dan pencapaian target pengangkutan batu bara dari unit dump truck yang akan ditambahkan adalah sebagai berikut... Dengan melihat pada tabel 4.3

TERMINAL BARANG CURAH BULK CARGO TERMINAL  Muatan curah dapat dibedakan menjadi dua macam  Muatan lepas yang berupa butiran  Hasil tambang: batu bara, bijih besi, bouxit 