HOW DOES A FISH DIGESTIVE SYSTEM WORK?
IKHTIOLOGI
Sub Tema : Organ Pencernaan Pada Ikan 1.
Mekanisme Pencernaan 2.
Pengelompokkan Ikan Berdasarkan Jenis Makanan
3.
KELOMPOK 6
Devia Margareta 230110230125 Adrian Rustandi 230110230136
Nailah Aulia Diharjo 230110230158
Lionel Benedict Dwi Prasetya 230110230168
Leri Nababan 230110200167
Apa itu Sistem Pencernaan ?
Secara definisi sistem pencernaan adalah proses
penyederhanaan makanan melalui mekanisme
fisik dan kimiawi dengan tujuan memudahkan
makanan tersebut untuk diserap dan diedarkan
oleh tubuh melalui sistem peredaran darah.
MULUT
Organ ini merupakan bagian
depan saluran pencernaan yang bertugas menerima
makanan yang biasanya ditelan tanpa adanya perubahan.
Lendir yang dihasilkan oleh sel-sel kelenjar epitel rongga mulut bercampur dengan
makanan sehingga memudahkan proses
menelan makanan yang dibantu oleh kontraksi otot-otot dinding mulut.
RETRACTABLE
Tipe A mulut dapat berubah bentuk sesuai dengan
fungsinya sebagai penghisap NON-RETRACTABLE
Mulut tidak dapat
merenggang, pada tipe B
adalah ikan pengoyak. Pada tipe C adalah ikan parasit yang mencengkram pada inang
ORGAN PENCERNAAN
Tipe Terminal 1.
Posisi mulut ikan terletak diujung hidung.
Rahang bawah dan atas sama panjang. Mulut moncong kedepan.
Biasanya omnivora 2. Tipe Subterminal
Mulut terletak dekat ujung kepala ikan.
mulut bagian bawah sedikit lebih moncong.
3. Tipe Inferior
posisi mulut berada di bawah hidung
rahang bawah lebih pendek dibandingkan rahang atas.
Sebagian besar ikan tipe mulut ini berasal dari kalangan keluarga ikan lele.
4. Tipe Superior
Posisi mulut dimana rahang bawah lebih panjang dari pada rahang atas dan mulut terletak diatas hidung
Biasanya makanan ikan dengan tipe mulut ini berada di permukaan air seperti serangga atau ikan lain yang
berenang di permukaan.
MULUT
Letak mulut ikan dipengaruhi oleh habitat dan sumber makanan yang tersedia. Bagian
rahang yang mempengaruhi bagaimana ikan dapat mendapatkan makanan.
ORGAN PENCERNAAN
tipe gigi ikan rongga mulut ikan
Incisor-like, gigi seri untuk menggigit dan memotong. Terdapat pada ikan omnivor.
Canine-like, gigi tajam untuk mengoyak dan mencengkram mangsa.
Terdapat pada ikan karnovira
Molar-like, gigi geraham untuk menggerus. Terdapat pada ikan pemakan plankton (hiu paus).
Viliform, gigi yang pendek, tajam, runcing, dan seperti merumbai.
INSANG
Berada tepat di belakang rongga mulut.
Ikan bertulang sejati memiliki empat pasang lengkungan insang, sedangkan ikan bertulang rawan biasanya memiliki lima hingga tujuh pasang.
Terdapat layar insang dan filamen insang masing-masing terletak di bagian depan dan belakang lengkungan insang .
Layar insang berfungsi untuk melindungi filamen insang yang rapuh agar tidak tergores oleh benda luar dan mencegah makanan melewati insang setelah dikonsumsi .
jumlah jari saringan insang sangat
dipengaruhi oleh jenis pakan ikan. Variasi jumlah tapis insang sangat dipengaruhi
oleh jenis makanan ikan. Ikan-ikan yang memakan mangsa besar , memiliki tapis insang yang berukuran besar dengan jumlah yang sedikit . Namun sebaliknya , ikan-ikan yang makanannya mengsa yang kecil , memiliki tapis insang yang
berukuran kecil tetapi dengan jumlah yang banyak .
ORGAN PENCERNAAN
FARING
Organ ini biasa disebut pangkal tenggorokan, merupakan lanjutan rongga mulut.
Esophagus ikan biasa disebut kerongkongan, pendek dan mempunyai kemampuan untuk menggelembung. Organ ini merupakan lanjutan dari faring dan bentuknya seperti kerucut yang terdapat di belakang daerah insang. Di dalam esofagus mengandung lendir yang berguna untuk membantu proses penelanan makanan.
ESOPHAGUS
ORGAN PENCERNAAN
Lambung adalah organ untuk menerima dan menyimpan makanan serta sebagai lokasi pencernaan makanan. Kapasitas lambung bervariasi tergantung jenis ikan.
kemudian pada ikan yang tidak bergigi (herbivore) terdapat gizard (lambung khusus) yang berperan untuk menggerus makanan.
LAMBUNG
ORGAN PENCERNAAN
Berdasarkan bentuk anatomis lambung terbagi menjadi 3 tipe :Bentuk memanjang, biasanya terdapat pada herbivore bertulang sejati
1.
Bentuk sifon, terdapat pada sebagian ikan teleostei
2.
Lambung kaeka, terdapat pada ikan Polypterus, amia, Anguilla
3.
USUS
Usus terdiri dari beberapa lapisan , termasuk lapisan mukosa , submukosa , otot , dan serosa, seperti kerongkongan dan lambung . Selain sebagai organ pencernaan makanan , usus juga berfungsi sebagai tempat penyerapan makanan
ORGAN PENCERNAAN
Pilorus merupakan proses penyempitan saluran pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus.
Pilorus berfungsi sebagai pengatur pengeluaran makanan (chyme) dari lambung ke segmen usus.. Fungsi pilorus juga sebagai tempat pencernaan dan penyerapan makanan terutama pada lemak.
PILORUS
ORGAN PENCERNAAN
Segmen saluran yang paling ujung. Usus dan rektum sulit dibedakan secara anatomis tapi secara histologis, rektum memiliki sebuah katup.
Rektum berfungsi dalam penyerapan air dan ion.
Fungsi utama rektum yaitu untuk menyerap air dan mineral (ion) yang menghasilkan lendir untuk memudahkan makanan yang tidak tercerna ( feses ) melewatinya . rektum pada larva berfungsi untuk menyerap protein makromolekul
REKTUM ANUS
Bagian terakhir dari sistem pencernaan dan memiliki fungsi membuang limbah.
Anus terletak di depan sirip dubur dan di belakang sirip perut.
Kelenjar
Pencernaan
Letak hati ada di bagian depan lambung , di bawah kerongkongan , dan memanjang hingga ke bagian belakang usus depan .
Area di sekitarnya yang tidak ditempati oleh organ lain memiliki kaitan langsung dengan bentuknya yang bervariasi .
Jumlah lobus bervariasi antara satu buah (Anguilla sp.), dua buah (Teleostei pada umumnya ), dan tiga buah ( Euthystus sp.).
Peran hati untuk sekresi empedu dan penyimpanan glikogen
HATI
Pankreas merupakan organ penting dalam sistem pencernaan . Pankreas organ yang dapat menghasilkan enzim protease ( tripsin ), serta karbohidrase ( amilase dan lipase).
Merupakan organ alami dengan fungsi ganda yaitu sebagai organ eksokrin dan endokrin . Sebagai organ endokrin , pankreas memiliki kelompok sel yang mengeluarkan hormon insulin, sedangkan pancreas sebagai organ eksokrin akan menghasilkan 8 enzim pencernaan
PANKREAS
KELENJAR PENCERNAAN
KELENJAR PENCERNAAN
Berfungsi untuk menampung cairan empedu. Cairan empedu ini mengandung pigmen empedu (biliverdin dan bilirubin) yang dihasilkan dari perombakan sel darah .
Kantung ini terletak di bagian bawah hati dan memiliki berbagai bentuk ( bulat , lonjong , memanjang , dan bentuk lainnya ).
Empedu mengandung garam empedu yang dapat membantu kestabilan emulsi lemak sehingga mempermudah proses pembuatan keasaman lambung menjadi netral di dalam usus. Setelah itu , empedu akan berpindah ke usus di dasar pilorik
KANTUNG EMPEDU
MEKANISME PENCERNAAN
Bebelum makanan ditelan, terlebih dahulu timbul rangsangan nafsu untuk makan Ada dua faktor yang dapat merangsang nafsu makan ikan
Yang memengaruhi motivasi internal untuk ikan makan seperti waktu, musim, intensitas cahaya, suhu, dan lainnya.
Rangsangan yang diterima oleh indera seperti rasa, bau, tampilan, dan sebagainya.
Prosesnya :
Alat pencernaan bersiap menerima makanan ketika ikan merasa lapar, 1.
Makanan digigit, setelah digigit diperlukan liur untuk menelan makanan. Dalam liur terdapat ptialin. Ptialin aktif pada lambung.
2.
Masuk ke saluran pencernaan kemudian hormon gastrin akan dihasilkan oleh dinding saluran pencernaan yang terangsang. Hormon tersebut akan memacu pengeluaran HCL dan pepsinogen. HCL akan memecah pepsinogen menjadi pepsin yang merupakan enzim pencernaan yang aktif sebagai pemecah protein menjadi pepton. Hormon entergastron akan dihasilkan apabila makanan mengandung banyak lemak.
3.
4. Masuk ke usus, Makanan akan merangsang keluarnya hormon kolsistokinin yang akan memacu hati mengeluarkan getah empedu melalui pembuluh hepatikus yang selanjutnya ditampung oleh kantong empedu. Dinding usus mengeluarka hormon sekretin dan pankreozinin. Sekretin memacu pengeluaran getah empedu dan pankreas. Pankreazinin menyebabkan rangsangan untuk mempertinggi produksi getah pankreas. Getah pankreas mengandung enzim lipase, amilase, dan protate Agar ketiga enzim tersebut mencapai puncak keaktifan, kadar protein dalam makanan harus berada di antar 40%-60%.
MEKANISME PENCERNAAN
PENGELOMPOKAN IKAN
BERDASARKAN JENIS MAKANAN
Berdasarkan makanan utamanya ikan dapat dikelompokkan menjadi herbivora, karnivora, omnivora, dan detritivora.
Herbivora
Herbivora adalah ikan yang makanan utamanya terdiri atas tumbuhan (algae). Contoh ikan herbivora ada Lemuru dan tembang.
Karnivora
Karnivora adalah ikan yang makanan utamanya dari kelompok zooplankton, udang serangga air, ikan dan hewan-hewan lainnya. Contoh ikan karnivora ada Hampala dan Gulamah .
Omnivora
Omnivora adalah ikan yang makanan utamanya terdiri atas tumbuhan dan hewan.Contoh ikan omnivora ada Lele dan Piranha.
Plankton dan Detritus
Pemakan plankton memakan fitoplankton dan zooplankton serta sisa sisa pembusukkan (detritus). Contoh ikan Detritivora ada Belanak.