• Tidak ada hasil yang ditemukan

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial beban kerja dan lingkungan kerja fisk terhadap kinerja karyawan

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial beban kerja dan lingkungan kerja fisk terhadap kinerja karyawan"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Agus Rizal Firdaus

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya [email protected]

Prof. Dr. Achmad Sudiro, SE, ME, CPHR Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Abstract : The objective of this quantitative research is to identify the simultaneous and partial effects of workload and physical working environment on employee performance using multiple linear regression. The population is all 31 employees of the Office of Trade of Kediri Regency.

Validity and reliability tests were performed to all research variable items.

Based on the result of the statistical calculation in SPSS, this study finds that Workload (X1) and Physical Working Environment (X2) simultaneously affect Employee performance (Y), that Workload (X1) does not significantly influence Employee performance (Y), that Physical Working Environment (X2) has a significant effect on Employee Performance (Y), and that Physical Working Environment (X2) has a dominant effect on Employee Performance (Y).

Keywords: workload, physical working environment, employee performance.

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial beban kerja dan lingkungan kerja fisk terhadap kinerja karyawan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh karyawan Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri yang berjumlah 31 karyawan.Uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan untuk setiap item variabel penelitian. Berdasarkan perhitungan statistic dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Kerja (X1) dan Lingkungan Kerja Fisik (X2) Memiliki pengaruh yang simultan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Ke dua, Beban Kerja (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Ke tiga, Lingkungan Kerja Fisik (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Keempat, Lingkungan Kerja Fisik (X2) mempunyai pengaruh dominan terhadap Kinerja Karyawan (Y).

Kata Kunci: Beban Kerja, Lingkungan Kerja Fisik, Kinerja Karyawan.

1

(2)

PENDAHULUAN

Di era globalisasi sekarang ini perusahaan pastinya menginginkan hasil yang maksimal yang diperoleh secara efektif dan efisien baik pada bagian pengelolaan sumberdaya alam, sumber daya manusia, dan sumberdaya modal.

Dari tiga sumberdaya tersebut salah satu yang paling penting adalah sumberdaya manusia karena mampu mempengaruhi kinerja atau output perusahaan. Menurut Hasibuan (2002), Sumberdaya manusia merupakan ilmu dan seni yang mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat. Pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan ataupun perindustrian, kinerja sumberdaya manusia selalu dituntut untuk bekerja secara maksimal demi kemajuan perusahaannya.

Pengelolaan sumberdaya yang efektif dan efisien akan mendorong karyawan bekerja dengan maksimal guna mencapai tujuan yang diinginkan oleh perusahaan.

Perusahaan juga tidak bisa lepas dari peranan kinerja karyawan karena kinerja karyawan selalu berbanding lurus dengan output perusahaan. Hal tersebut menunjukkan bahwa perusahaan sangat bergantung pada kinerja karyawan yang mana mereka harus diperhatikan kebutuhan dan tuntutannya agar karyawan mampu memberikan kinerja yang maksimal.

Menurut Sutrisno (2016), kinerja adalah kesuksesan seseorang dalam melaksanakan tugas, hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok

orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing atau tentang bagaimana seseorang diharapkan dapat berfungsi berperilaku sesuai dengan tugas yang telah dibebankan kepadanya serta kuantitas, kualitas, dan waktu yang digunakan dalam menjalankan tugas. Masalah yang sering mempengaruhi kinerja karyawan ada berbagai faktor dan hal ini menjadi sebuah tantangan bagi sebuah perusahaan dalam mengelola sumberdaya manusia.

Usaha yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah dengan memperhatikan beban kerja, baik itu beban kerja fisik maupun beban kerja mental. Untuk mencapai kinerja yang maksimal

pentingnya perusahaan

memperhatikan kondisi sumberdaya manusianya karena tubuh manusia dirancang untuk dapat melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari dengan terbatas. Beban kerja yang berlebihan yang diterima oleh karyawan dapat menimbulkan stress dalam bekerja yang berdampak pada kinerja karyawan yang menurun.

Beban kerja sendiri dapat dikatakan sebagai sesuatu yang muncul dari interaksi antara tuntutan tugas, lingkungan kerja dimana ia ditempatkan, keterampilan yang dimiliki, perilaku dan persepsi dari pekerja (Kasmarani, 2012).

Permasalahan yang terjadi akibat beragamnya karakter sumberdaya manusia yang dimiliki serta ketidaksesuaian beban kerja dengan kemampuan yang dimiliki karyawan akan mengakibatkan kinerja yang dilakukan oleh karyawan menjadi tidak maksimal dan berdampak pula terhadap kinerja instansi yang

(3)

ditempatinya.Menurut Sudiharto (2001), beban kerja merupakan salah satu unsur yang harus diperhatikan bagi seorang tenaga kerja untuk mendapatkan keserasian dan produktivitas kerja yang tinggi selain unsur beban tambahan akibat lingkungan kerja dan kapasitas kerja.

Beban kerja karyawan yang berlebihan akan menghambat kinerja karyawan karena mereka mengalami ketidakseimbangan.

Masalah lain yang dapat memicu penurunan kinerja adalah lingkungan kerja tempat karyawan bekerja. Menurut Dharmawan (2011), lingkungan kerja dibedakan menjadi dua macam, yaitu lingkungan kerja yang menyangkut segi fisik dan kondisi lingkungan kerja yang menyangkut segi psikis.

Kondisi lingkungan kerja yang menyangkut segi fisik adalah segala sesuatu yang menyangkut segi fisik dari lingkungan kerja. Sedangkan lingkungan kerja non fisik merupakan lingkungan kerja yang tidak dapat ditangkap dengan panca indera, seperti warna, bau, suara, dan rasa. (Hendri, 2012). Pada kondisi ini lingkungan kerja fisik dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara situasi kerja yang mencakup fasilitas, peraturan yang berlaku, hubungan sosial, kerjasama antar karyawan yang mengakibatkan ketidaknyamanan karyawan dalam bekerja. Dari pernyataan ini penting juga perusahaan memperhatikan lingkungan kerja fisik pada karyawannya karena jika lingkungan kerja fisik nyaman karyawan akan memiliki kinerja yang baik namun sebaliknya jika lingkungan kerja fisik tidak nyaman maka kinerja karyawan cenderung akan menurun.

Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri merupakan badan yang dibentuk oleh pemerintah Kabupaten Kediri berdasarkan peraturan Bupati Kediri No. 49 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perdaganagan Kabupaten Kediri. Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri merupakan unsur pelaksana urusan pemerintah daerah di bidang perdagangan dan urusan pemerintah daerah di bidang perindustrian. Dinas Perdagangan memiliki peran yang penting dalam pengelolaan perindustrin dan aktivitas perdagangan, guna mengembangkan usaha-usaha UKM yang ada di Kabupaten Kediri.

Berdasarkan uraian tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

LANDASAN TEORI Beban Kerja

Menurut Sunyoto (2012), beban kerja adalah beban kerja yang terlalu banyak dapat menyebabkan ketegangan dalam diri seseorang sehingga menimbulkan stress.

Beban kerja menurut Tarwaka (2011), adalah suatu kondisi dari pekerjaan dengan uraian tugasnya harus diselesaikan dalam batas waktu tertentu. Menurut Koesomowidjojo (2017), terdapat beberapa indikator beban kerja yaitu, kondisi pekerjaan, mencakup pandangan yang dimiliki oleh individu mengenai kondisi pekerjaan, penggunaan waktu kerja, keterbatasan waktu untuk mengerjakan suatu pekerjaan sesuai SOP organisasi, target yang harus dicapai, pandangan individu

(4)

mengenai besarnya target kerja dan waktu kerja yang diberikan oleh organisasi untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Lingkungan Kerja Fisik

Menurut Nitisemito (2010), lingkungan kerja fisik adalah segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas- tugas yang dibebankan, misalnya penerangan, suhu udara, ruang gerak, keamanan, kebersihan, musik, dan dll. Menurut Sedarmayanti (2009), ada beberapa indikator lingkungan kerja fisik antara lain, penerangan atau cahaya di tempat kerja, kelembapan udara di tempat kerja, ruang gerak di tempat kerja, kebisingan di tempat kerja, keamanan di tempat kerja.

Kinerja Karyawan

Menurut Rivai (2011), kinerja merupakan suatu istilah secara umum yang digunakan untuk sebagaian atau seluruh tindakan dan aktivitas dari suatu organisasi pada suatu periode dengan referensi pada sejumlah standar seperti biaya- biaya masa lalu atau yang diproyeksikan dengan dasar efisiensi pertanggungjawaban atau akuntabilitas manajemen. Menurut Bangun (2012), kinerja karyawan yang umum untuk kebanyakan pekerjaan meliputi elemen yaitu, kualitas kerja dimana setiap pekerjaan harus memenuhi persyaratan tertentu untuk dapat menghasilkan pekerjaan sesuai kualitas yang dituntut suatu pekerjaan tertentu, kuantitas kerja, waktu kerja dimana pekerjaan tertentu harus diselesaikan tepat waktu, kehadiran, dan kemampuan

kerja sama.

Hipotesis Penelitian

Menurut Sugiyono (2019), hipotesis penelitian merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian yang mana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk pertanyaan.

Berdasarkan rumusan masalah dalam penelitian ini, maka hipotesis yang diajukan sebagai berikut :

Gambar 1

Model Hipotesis Penelitian

1. Hipotesis 1 beban kerja dan lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan secara simultan terhadap kinerja karyawan Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

2. Hipotesis 2 beban kerja berpengaruh signfikan terhadap kinerja karyawan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

3. Hipotesis 3 lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

METODE PENELITIAN

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif menurut Sugiyono (2014), mengartikan penelitian kuantitatif sebagai metode penelitian yang berdasarkan pada filsafat positivme, yang digunakan untuk meneliti suatu populasi atau sampel tertentu, mengumpulkan data yang

(5)

dilakukan menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik, dengan tujuan untuk menguji hipoteses yang telah ditetapkan. Sedangkan jenis penlitian yang digunakan adalah Explanatory Reserch, menurut Sugiyono (2012), Explanatory Reserch adalah penelitian yang menjelaskan kausal diantara variabel-variabel melalui pengujian hipotesa yang telah dirumuskan sebelumnya, sehingga dapat mengetahui seberapa besar kontribusi variabel-variabel bebas terhadap variabel terikatnya serta besarnya arah hubungan yang terjadi.

Penelitian ini dilakukan di Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri pada bulan Februari 2021.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri yaitu sebanyak 31 orang. Penelitian ini menggunakan metode sampling total , menurut Sugiyono (2017) atau sensus adalah tehnik penentuan sampel apabila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel.

HASIL PENELITIAN Uji Instrumen

Uji Validitas

Menurut Ghozali (2018), uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuisioner. Suatu kuisioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuisioner mampu akan mengungkap sesuatu yang akan diukur oleh kuisioner tersebut.

Tabel 1 Hasil Uji Validitas

variabel Item r hitung

r tabel

keterangan

Beban Kerja (X1)

X1.1 0,428 0,355 Valid

X1.2 0,473 Valid

X1.3 0,582 Valid

Lingkungan Kerja Fisik (X2)

X2.1 0,522 0,355 Valid

X2.2 0,781 Valid

X2.3 0,749 Valid

X2.4 0,622 Valid

X2.5 0,795 Valid

Kinerja Karyawan (Y)

Y1 0,712 0,355 Valid

Y2 0,546 Valid

Y3 0,469 Valid

Y4 0,609 Valid

Y5 0,606 valid

Sumber : Data primer diolah (2021)

Berdasarkan penjelasan pada tabel di atas dapat disimpulkan bahwa item pernyataan dalam kuisioner dinyatakan valid. Karena semua nilai item r hitung > r tabel.

Uji Reliabilitas

Tabel 2 Hasil Uji Reliabilitas

Variabel Cronbach’s Alpha

Keterangan

Beban Kerja (X1)

0,834 Reliabel

Lingkungan Kerja Fisik (X2)

0,812 Reliabel

Kinerja Karyawan (Y)

0,823 Reliabel

Sumber : Data Primer diolah (2021)

Berdasarkan penjelasan tabel di atas bisa diketahui bahwa semua variabel adalah reliabel karena nilai Cronbach’S Alpha > 0,60. Sehingga

(6)

dapat diketahui bahwa intrumen pernyataan yang digunakan adalah reliabel.

Karakteristik Responden

Responden dalam penelitian ini adalah karyawan yang ada pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri yang berjumlah 31 orang, berikut adalah deskripsi responden :

Tabel 3 Berdasarkan Jenis Kelamin

no Jenis kelamin

Jumlah (orang)

presentase

1 Pria 13 42%

2 Wanita 18 58%

Jumlah 31 100%

Sumber : Data Primer diolah, 2021

Berdasarkan penjelasan Tabel di atas sebagaian besar pegawai yang ada pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri adalah wanita dengan jumlah 58 % atau sebanyak 18 orang karyawan, sedangkan untuk priahanya berjumlah 42 % atau sebanyak 13 orang.

Tabel 4 Berdasarkan Usia

Umur Jumlah Persentase

20-30 Tahun 10 32%

31-40 Tahun 6 20%

41-50 Tahun 9 29%

Di atas 50 Tahun

6 19%

Jumlah Total

31 100%

Sumber : Data Primer diolah, 2021

Berdasarkan data Tabel di atas, menunjukkan bahwa repsonden yang bekerja

pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri adalah sebanyak 32% adalah usia 20-30 tahun, 20%

adalah usia 31-40 tahun, 29% adalah usia 41-50 tahun, dan 19% adalah usia diatas 50 tahun .

Tabel 5 Berdasarkan Jabatan

Sumber : Data Primer diolah, 2021

Berdasarka data Tabel di atas bahwa responden yang bekerja pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri sebanyak 16 responden dengan persentase 51 % berada pada posisi staff atau kepala bidang, sedangkan 15 reponden dengan persentase 49%

berada pada posisi pelaksana Dinas.

Jabatan Jumlah

Kasubag Umum dan Kepeawaian

1

Kasubag Bangunan dan Keuangan

1

Kasie Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Industri

1

Bendahara Penerimaan

1

Staff UPTD Pasar 7

Kasubag TU 1

Administrasi Bidang Sekretariat

2

Kabid Perdagangan 1

Kasi Promosi Produk Daerah

1

Pelaksana Dinas 12

Tenaga Kontrak 3

Jumlah 31

(7)

UJI ASUMSI KLASIK Uji Normalitas

Gambar 2 Hasil Uji Normalitas

Sumber : Data Primer diolah, 2021

Berdasarkan Gambar 2 dapat diketahui bahwa titik-titik menyebar disekitar garis diagonal mengikuti garis diagonal tersebut, sehingga dapat disimpulkan model regresi memenuhi asumsi normalitas.

Uji Multikoleniaritas

Tabel 6 Hasil Uji Multikoleniaritas

Variabel Independen

Collinearity Statistics

Keterangan

Tolerance VIF Beban Kerja

(X1)

0,999 1,001 Tidak Terjad Multikoleniaritas Lingkungan

Kerja Fisik (X2)

0,999 1,001 Tidak Terjad Multikoleniaritas

Sumber : Data Primer diolah, 2021

Berdasarkan Tabel di atas, diketahui jika hasil uji multikoleniaritas adalah semua variabel memiliki nilai Tolerance >

0,10 dan semua variabel memiliki nilai VIF < 10. Maka dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terjadi multikoleniaritas.

Uji Hesteroskedastisitas

Gambar 3

Hasil Uji Hesteroskedastisitas

Sumber : Data Primer diolah, 2021

Berdasarkan hasil uji hesteroskedastisitas pada gambar di atas, titik-titik menyebar acak di atas dan di bawah angka 0 dan sumbu Y, dengan demikian dapat disimpulkan

bahwa tidak terjadi

hesteroskedastisitas dalam regresi ini.

Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 7

Hasil Analisis Linier Berganda

S

Sumber : Data Primer Diolah, 2021

Berdasarkan hasil Tabel di atas didapat model persamaan regresi sebagai berikut :

Variabel Std.

Coef f icien

t Beta

t Sig Ket.

(Constant) 10,3

15 0,0

00 Beban

Kerja -

0,02 0

- 0,17 5

0,86 2

Tidak Signifi

kan Lingkunga

n Kerja Fisik

0,78 6

6,17 3

0,0 00

Signifi kan R Square : 0,617

Adjusted R Square : 0,589 F Hitung : 22,532

F Tabel : 3,33 Sig. : 0,000

(8)

Y = b1X1 + b2X2

Y = -0,020X1 + 0,786X2

Dari persamaan berikut maka dapat diinterpresentasikan sebagai berikut :

(1) Y = Variabel dependen yang nilainya akan diprediksi oleh variabel independen. Pada penelitian ini variabel dependennya adalah kinerja karyawan (Y) pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri yang nilainya akan diprediksi oleh variabel independen yaitu beban kerja (X1) dan lingkungan kerja fisik (X2).

(2) b1 = Pada hasil regresi menunjukkan koefisien (b1) yaitu -0,020 dengan nilai sig 0,862 > 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa beban kerja (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karaywan (Y).

(3) b2 = Pada hasil regresi menunjukkan koefisien (b2) yaitu 0,786 dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y).

HASIL UJI HIPOTESIS

Hasil Uji Hipotesis F (Simultan)

Tabel 8 Hasil Uji Hipotesis F

Model Sum of Squar e

d f

Mea n Squa re

F Sig.

Regressi on

67,08 9

2 33,54 4

22 ,5 32

0,00

Residua l

41,68 6

2 8

1,489 Total 108,7

74 3 0

Sumber : Data Primer diolah, 2021

Berdasarkan nilai F tabel dengan degrees of freedom (df) N1

= 2 dan N2 = 29 adalah 3,33 jika dibandingkan F hitung dengan nilai

F tabel maka nilai F hitung lebih besar dari F tabel ( 22,532 > 3,33 ).

Dari gambar di atas diketahui nilai sig 0,000 jika dibandingkan dengan nilai α = 0,05, maka 0,000 < 0,05.

Dari hasil dua perbandingan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh simultan antara variabel beban kerja (X1), dan lingkungan kerja fisik (X2) terhadap kinerja karyawan (Y).

Hasil Uji Hipotesis t (Parsial) Tabel 9 Hasil Uji Hipotesis t

S

Sumber : Data Primer diolah, 2021

(1) Uji Hipotesis II (Variabel Beban Kerja). Berdasarkan Tabel di atas diperoleh hasil t hitung (-0,175) < t tabel ( 2,048) dan nilai p-value ( 0,862) > α = 0,05. Dari hasil ini didapatkan bahwa variabel Beban Kerja (X1) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y).

(2) Uji Hipotesis III (Variabel Lingkungan Kerja Fisik).

Berdasarkan Tabel di atas diperoleh t hitung (6,713) > t tabel ( 2,048 ) dan nilai p-value (0,000) < α = 0,05. Dari hasil ini didapatkan bahwa variabel Lingkungan Kerja Fisik (X2) mempunyai pengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y).

Variabel

Unstd.

Coefficie nt

Std.

Coeffi cient

t Sig . B

Std . Err

or

Beta

(Constand) 13,40

1 1,29 9

10,3 15

0,00 0 Beban

Kerja (X1) - 0,0 12

0,07

1 -0,20 - 0,17 5

0,86 2 Lingkung

an Kerja Fisik (X2)

0,38 2

0,05 7 0,786

6,71 3

0,00 0

(9)

KESIMPULA DAN SARAN Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada penelitian ini, yang berjudul

“Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Kinerja Karyawan Studi Pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri”, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

(1) Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Fisik terbukti mampu mempengaruhi Kinerja Karyawan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

(2) Beban Kerja tidak memiliki pengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

(3) Lingkungan Kerja Fisik memiliki pengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, ada beberapa saran yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan atau pihak lainnya antara lain :

1. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja fisik mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan. Maka

untuk lebih

meningkatkan kinerja karyawan Dinas Perdagangan Kabupaten

Kediri harus

memperhatikan

lingkungan kerja yang ada dalam kantornya dalam menunjang kinerja karyawannya.

Hal ini dapat dilakukan dengan membuat tempat

senyaman mungkin seperti pencahayaan yang cukup, udara di ruangan diberi pewangi, jauh dari kebisingan,penataan ruang kerja kantor yang nyaman agar karyawan tidak merasa ruang kerjanya sempit dan hal lain yang berpotensi mengganggu karyawan dalam penyelesaian pekerjaannya.

2. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hal ini terjadi karena karyawan tidak merasakan beban kerja yang belebihan.

Sebaiknya Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri mempertahankan hal ini. Untuk menjaga agar tugas yang diberikan sudah sesuai agar tidak meningkatkan beban kerja karyawan Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri melakukan pengecekan tiap hasil kerja yang dilakukan oleh karyawan apakah ada kendala saat melakukan pekerjaanya atau tidak, dan juga setiap tahun Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri mengajak seluruh karyawan melakukan wisata alam yang

berguna untuk

mengurangi beban kerja

yang ada pada

karyawannya.

3. Mengingat beban kerja dan lingkungan kerja fisik memiliki pengaruh yang penting pada kinerja karyawan. Diharapkan penelitian ini mampu

(10)

dijadikan acuan bagi peneliti selanjutnya dengan variabel atau objek yang berbeda yang tidak terdapat pada penelitian ini.

DAFTAR PUSTAKA

Artha, 2018. Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dimediasi Stres Kerja PT.

MSV Picture, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Bangun, Wilson, 2012. Manajemen Sumberdaya Manusia, Erlangga, Jakarta.

Dani, 2016. Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Macanan Jaya Cemerlang Klaten, Universitas Negeri Yogyakarta.

Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri. Renstra Disdag Kabupaten Kediri, 2020.

Fernando, Lucky, Bode, 2017.

Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Sabar Ganda Manado. Univertsitas Sam Ratulangi.

Ghozali, Imam, 2018. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Koesomowidjojo, 2017. Panduan Praktis Menyusun Analisis Beban Kerja, Penebar Suadaya, Jakarta.

PERBUB NO 49, 2016, Peraturan Bupati (PERBUB) tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugasdan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perdagangan Kabupaten

Kediri, 2020.

Rianse, Usman dan Abdi , 2008.

Metodologi Penelitian Sosial dan Ekonomi. Bandung:

Alfabeta.

Serdamayanti, 2009. Sumberdaya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: CV Mandar Maju.

Sugiyono, 2017. Metode Penelitian Bisnis, Penerbit Alfabeta, Bandung.

Sutoyo, 2019. Pengaruh Beban Kerja, Lingkungan Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Tengah, Universitas Tadaluko, Palu.

Theresia, 2018. Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Pegadaian Persero Cabang Wonosobo, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Yusrin, 2020. Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dimediasi Oleh Kepuasan Kerja Pada UMKM Maju Makmur Pasuruan, UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang.

(11)

Referensi

Dokumen terkait

Nilai signifikansi Beban kerja dan lingkungan kerja kurang dari 0,05, dapat disimpulkan bahwa beban kerja dan lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja

Nilai signifikansi Beban kerja dan lingkungan kerja kurang dari 0,05, dapat disimpulkan bahwa beban kerja dan lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja

Skripsi berjudul: Pengaruh Stres Kerja, Lingkungan Kerja, Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada PDAM Jember), telah diuji dan disahkan

Hasil uji Koefisien Determinasi menunjukkan bahwa nilai R2 0.553 berarti variabel stres kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh terhadap variabel kinerja karyawan lapak

Pembahasan Hasil pengujian menunjukkan adanya pengaruh simultan variabel bebas yaitu Motivasi Kerja X1 dan kompensasi X2 terhadap Kinerja Karyawan Y pada perusahaan PT Telkom Indonesia

Tujuan penelitian ini untuk menelaah pengaruh motivasi, komunikasi, lingkungan kerja baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja karyawan Dinas Perindustrian dan Perdagangan

KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan tujuan, analisa penelitian dan pembahasan dengan variabel bebas fasilitas kerja, beban kerja dan variabel terikat kinerja karyawan, maka kesimpulan

KESIMPULA DAN SARAN Kesimpulan Hasil Uji F menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja, komitmen organisasi dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di