• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABSTRAK Seftyandini, Nadia. 2020.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "ABSTRAK Seftyandini, Nadia. 2020."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

vi ABSTRAK

Seftyandini, Nadia. 2020. Gambaran Bayi Baru Lahir Pada Ibu Bersalin Dengan Ketuban Pecah Dini di RS Wava Husada Kepanjen Kabupaten Malang. Skripsi. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.

Pembimbing Utama : Naimah, SKM., M.Kes. Pembimbing Pendamping : Tarsikah, S.SiT., M.Keb.

Penyebab kematian bayi baru lahir adalah penyulit persalinan salah satunya adalah karena ketuban pecah dini. Ketuban pecah dini dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada bayi diantaranya adalah prematuritas, asfiksia, hipoksia, infeksi neonatal, morbiditas dan mortalitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran bayi baru lahir pada ibu bersalin dengan KPD di RS Wava Husada Kepanjen Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 150 responden.

Variabel penelitian yaitu gambaran bayi baru lahir pada ibu bersalin dengan ketuban pecah dini. Instrumen yang digunakan berupa rekam medis dan checklist.

Analisa yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya (83,3%) bayi lahir aterm, hampir seluruhnya (86,7%) berat badan bayi normal, hampir seluruh bayi (99,3%) mengalami asfiksia ringan, tidak ada satupun bayi yang mengalami infeksi bayi baru lahir, sebagian besar 51,3% ketuban pecah > 12 jam, hampir seluruh (88,7%) jenis persalinan dengan cara SC, dan sebagian besar 74% ibu yang mengalami KPD tanpa disertai komplikasi lain. Ibu hamil diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang KPD, upaya pencegahan, komplikasi yang disebabkan karena KPD, dan keadaan lain yang memperberat komplikasi tersebut.

Kata Kunci : KPD, Usia Gestasi, Berat Badan Lahir, Skor APGAR, Infeksi Bayi Baru Lahir, Lama Pecah Ketuban, Jenis Persalinan

(2)

vii

Seftyandini, Nadia. 2020. Description of a Newborn Babies in Mother Maternity With Premature Rupture Of Membranes in Wava Husada Hospital Kepanjen Malang Regency. Undergraduate Thesis. Applied for Bachelor Program in Midwifery. State Health Polytecnic Ministry of Malang. Main Advisor : Naimah, SKM., M.Kes. Second Advisor : Tarsikah, S.SiT., M.Keb.

ABSTRACT

The cause of death of newborns was difficult for labor one of which was PROM.

PROM can cause several complications in infants including prematurity, asphyxia, hypoxia, neonatal infections, morbidity, and mortality. The purpose of this study was to know description of a newborn babies in mother with PROM in Wava Husada Hospital Kepanjen Malang. The research design used was descriptive quantitative with a retrospective approach. The sampling technique used was total sampling with a total sample of 150 respondents. The research varible was a description from a newborn babies with mother PROM. The instrument used was a medical records and checklist. The analysis used was descriptive analysis. The results showed that almost all (83.3%) of babies were born at term, almost all (86.7%) normal birth weight, all infants (99.3%) had mild asphyxia, none of the babies have a newborn infection, most 51.3% of the membranes rupture for more than 12 hours, almost all (88.7%) type of delivery by Cesarean section, and most 74% of mothers who experience premature rupture of membranes without other complications. Pregnant women were expected to increase knowledge about PROM, prevention, a complications caused due to PROM, and other conditions that aggravate these complications.

.

Keywords : PROM, Gestation Age, Birth Weight, APGAR Score, Newborn Infection, Duration of Amniotic Disease, Type of Childbirth

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi merupakan bayi tidak asfiksia dan berat badan lahir cukup (BBLC) yaitu sejumlah 178 bayi (60,5%), sedangkan

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan angka kejadian asfiksia neonatorum antara bayi kurang bulan dengan bayi cukup bulan pada bayi dengan berat

“ Apakah terdapat perbedaan angka kejadian risiko asfiksia neonatorum antara bayi kurang bulan dengan bayi cukup bulan pada berat bayi lahir rendah?”.

Penelitian tentang pengaruh umur ibu, paritas, usia kehamilan, dan berat lahir bayi terhadap asfiksia bayi pada ibu dengan pre eklamsia berat dilakukan dengan

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi merupakan bayi tidak asfiksia dan berat badan lahir cukup (BBLC) yaitu sejumlah 178 bayi (60,5%), sedangkan

Pelaksanaan asuhan yang diberikan pada bayi baru lahir dengan asfiksia ringan sesuai dengan rencana yang sudah dibuat yaitu mengeringkan tubuh bayi dengan kain kemudian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa asfiksia pada bayi baru lahir yang memiliki persentase terbesar adalah asfiksia ringan sedang dan banyak terjadi pada

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 ibu bersalin dengan KPD di berikan induksi persalinan oksitosin terdapat 2 bayi lahir tidak asfiksia, 4 asfiksia ringan, 35 asfiksia sedang