ABSTRAK
Konteks masalah dalam penelitian ini mengemukakan tentang fenomena yang sedang marak di kalangan pemuda di kota Bandung. Dimana kajian di Komunitas Pemuda Hijrah menjadi sarana pemuda untuk mencari ilmu agama.
Dalam penelitian ini, peneliti akan mencari tahu apa latar belakang para pemuda mengikuti kajian, bentuk komunikasi seperti apa yang dilakukan aktivis dakwah saat kajian dan apa feedback dari jemaah terhadap kajian yang ada di komunitas pemuda hijrah. Subjek penelitian ini adalah para Jemaah kajian di Komunitas Pemuda Hijrah dan objeknya adalah kajian di Komunitas Pemuda Hijrah yang sedang ramai di ikuti oleh pemuda kota Bandung dalam mencari ilu agama.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pemuda di kota Bandung mengikuti kajian di Komunitas Pemuda Hijrah untuk mencari ilmu agama dengan beragam latar belakang dan ketertarikan. Latar belakangnya adalah anak muda ingin belajar ilmu agama dengan instans, mudah dan tidak kaku.
Ketertarikannya karena melihat aktivis dakwah yang membawakan matri kajiannya dengan santai dan mengemas bahasanya dengan bahasa anak muda pada zaman ini.
Kata Kunci : Pemuda, Hijrah, Ilmu,Agama
ABSTRACT
The context of the problem in this study suggests a phenomenon that is rife among youth in the city of Bandung. Where studies in the Youth Community Hijrah be a means of youth to seek religious knowledge. In this study, researchers will find out what backgrounds young people take in the study, what forms of communication do propaganda activists do during the study and what feedback from the congregation on the studies in the youth community migrated. The subject of this research is the Study Congregation in the Hijrah Youth Community and the object is the study in the Hijrah Youth Community which is being crowded by young people in Bandung in searching for religious knowledge. This research uses a qualitative method using a descriptive study approach. The results of this study revealed that youth in the city of Bandung followed a study in the Hijrah Youth Community to seek religious knowledge with various backgrounds and interests. His background is that young people want to study religion with instances, easy and not rigid. His interest was because he saw the da'wah activists who brought their study mates in a relaxed manner and packed their language with the language of young people today.
Keywords: Youth, Hijrah, Knowledge, Religion