Analisa dan Estimasi Biaya
pert 1 ~ 2
Tek. Industri 2020
IB Indra WK
Proses produksi
Proses biaya
Deskripsi kuliah
Konsep biaya dan tujuan
Organisasi secara umum
Direktur
• HR-GA
• Accounting
• Engineering
• Produksi
Pengertian Estimasi Biaya
• Estimasi adalah sebuah proses
memperkirakan suatu kondisi masa depan berdasarkan data-data masa lalu
• Estimasi ini dipakai disemua segi kehidupan baik social masyarakat, ekonomi, Teknik ,
industry dan sebagainya
• Estimasi sangat penting dilakukan untuk mempersiapkan sebuah Langkah /
keputusan
Estimasi dan jenisnya
Ciri-ciri Estimasi
Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri estimasi yaitu:
Tidak bias
• Jika mean dari distribusi sampling suatu statistik sama dengan parameter populasi korespondensinya, maka statistik ini disebut sebagai estimator tak bias dari parameter tersebut. Kebalikannya, jika mean dari distribusi sampling suatu statistik tidak sama dengan parameter populasi korespondensinya, maka statistik ini disebut sebagai
estimator bias dari parameter tersebut. Nilai-nilai korespondensi dari statistik-statistik ini msaing-masing disebut estimasi bias dan estimasi tak bias.
Efisien
• Jika distribusi sampling dari dua statistik memiliki mean atau ekspektasi yang sama, maka statistik dengan varians yang lebih kecil disebut sebagai estimator efisien dari mean, sementara statistik yang lain disebut sebagai estimator tak efisien. Adapun nilai- nilai yang berkorespondensi dengan statistik-statistik ini masing-masing disebut sebagai estiamsi efisien dan estimasi tak efisien. Jika semua kemungkinan statistik yang
distribusi samplingnya memiliki mean yang sama, maka statistik dengan varian terkecil terkadang disebut sebagai estimator paling efisien atau terbaik dari mean ini.
Konsisten
• Bila besarnya sampel bertambah maka hampir dapat dipastikan bahwa nilai statistik sampel akan lebih mendekati nilai parameter populasi, estimator demikian disebut konsisten. Estimator
konsisten adalah estimator yang cenderung sarna dengan nilai sebenarnya meskipun ukuran sampel semakin lama semakin besar. Dalam Kasus ini, apakah kita tahu bahwa nilai barn dari x akan lebih mendekati mean (rata-rata) Dari J.l Atau ada
kemungkinan lebih jauh? Estimator Yang konsisten adalah estimator yang akan bergerak mendekati nilai sebenarnya bila jumlah elemen sampel ditambah
Estimasi dan jenisnya
Metode estimasi
• Metode Klasifikasi Estimasi
• Pada umumnya, klasifikasi dan estimasi biaya yang lebih dapat
diandalkan diperoleh dengan menggunakan pendekatan analisis biaya masa lalu, dengan beberapa metode yaitu :
1. Metode Titik Tertinggi dan Titik Terendah (High and Low Point Method)
• Metode titik tertinggi dan titik terendah yaitu suatu metode pemisahan biaya campuran ke dalam elemen-elemen biaya tetap dan biaya
variabelnya dengan mendasarkan analisis pada selisih biaya antara tingkat aktivitas tertinggi dan terendah. Maksud dari titik tertinggi dan terendah disini adalah titik tertinggi adalah suatu titik dengan tingkat output dan aktivitas tertinggi sedangkan titik terendah adalah titik dengan tingkat output dan aktivitas yang terendah.
Secara umum perhitungan metode titik tertinggi dan terendah dapat dilakukan dengan cara :
• Memilih jumlah biaya paling tinggi dari data yang tersedia.
• Memilih jumlah biaya paling rendah dari data yang tersedia.
• Menghitung selisih jumlah aktivitas dan selisih biaya dari dua titik tertinggi dan terendah.
• Memasukan selisih kedalam formula untuk menghitung komponen biaya tetap dan biaya variabel
Metode estimasi
2. Metode Biaya Berjaga (Stand By Cost Method)
• Metode biaya berjaga digunakan untuk menaksir biaya tetap dan biaya variabel bila sebuah perusahaan menutup kegiatan usahanya untuk sementara. Metode ini disebut biaya berjaga karena untuk menghitung cadangan dana yang harus disiapkan untuk berjaga-jaga selama tenggang waktu tanpa kegiatan normal. Metode ini mencoba menghitung beberapa biaya yang harus tetap dikeluarkan andai kata perusahaan ditutup untuk sementara, jadi produknya sama dengan nol. Biaya ini disebut biaya terjaga, dan biaya terjaga ini merupakan bagian yang tetap.
3. Metode Kuadrat Terkecil (Least-Square Method)
• Pada umumnya metode kuadrat terkecil dimulai dari asumsi bahwa terdapat hubungan yang linier antara variabel terikat dan variabel bebas. Asumsi ini juga dapat diterapkan dalam analisis hubungan perilaku biaya dengan faktor yang menyebabkan terjadinya biaya yang bersangkutan. metode kuadrat terkecil juga membuat asumsi tentang sifat dan distribusi “eror term” dalam estimasi hubungan antara biaya overhead dan jam mesin. Atas dasar asumsi tersebut maka dianggap bahwa fluktuasi biaya sebagai variabel terikat (y) akan ditentukan secara linier oleh perubahan volume aktivitas (x) sebagai variabel bebasnya. Metode ini merupakan pengukuran dari jumlah biaya yang ada untuk mengetahui rata-rata biaya tetap dan rata-rata biaya
variabel. Metode kuadrat terkecil untuk mengestimasi suatu hubungan lnier didasarkan pada persamaan untuk sebuah garis lurus y = a + bx.
• Pertanyaan :
1.Tentukanlah persamaan garis linear dengan metode titik tertinggi dan titik terendah (high and low point method) jika dalam anggaran akhir tahun 2017 PT.
KOBEE merencanakan menaikan penjualan sebesar 40.000 unit yang terjual. Berapakah jumlah biaya penjualan yang harus dikeluarkan ?
2.Tentukanlah persamaan garis linear dengan metode biaya terjaga (stand by method), dengan biaya tetap (fixed cost) yang dikeluarkan sebesar Rp. 800.000 per bulan. Jika perusahaan menaikan penjualan sebesar 40.000, berapakah jumlah biaya penjualan (total sales expence) yang harus dikeluarkan oleh PT. KOBEE ?
3.Tentukanlah persamaan garis linear dengan metode kuadrat terkecil (least-square method) jika perusahaan merencanakan menaikan 40.000 unit yang terjual.
Berapakah jumlah biaya penjualan yang harus dikeluarkan ?
• Jawaban Contoh Kasus :
• 1. Metode High And Low Point
• Mencari biaya variabel (b) :
• b = Y2-Y1 = 2.150.000 – 900.000
• X2-X1 33.500 – 8.500
• = 1.250.000 = 50 per unit yang terjual
• 25.000
• Mencari biaya tetap (a) :
• a = Y2 6 bX2
• = 2.150.000 6 50 (33.500)
• = 2.150.000 6 1.675.000
• = 475.000
• Persamaan garis linear :
• Y = a + b X , dimana a= biaya tetap, b= biaya variabel
• Y = 475.000 + 50 X
• Kenaikan unit yang terjual sebesar 40.000 maka :
• Y = 475.000 + 50 (40.000) = 2.475.000
• Jadi, biaya penjualan yang dikeluarkan PT. KOBEE jika unit yang terjual dinaikan menjadi 40.000 unit adalah sebesar Rp 2.475.000.
• 2. Metode Berjaga-jaga
• Biaya yang dikeluarkan pada tingkat 33.500 Rp 2.150.000
• Biaya tetap (fixed cost) Rp 800.000
• Selisih (variance) Rp 1.350.000
• Biaya variabel = Rp 1.350.000 / 33.500 = Rp 40 per unit yang terjual
• Persamaan garis linear : Y = a + b X
• Y = 800.000 + 40 X
• Kenaikan unit yang terjual sebesar 40.000 maka :
• Y = 800.000 + 40 (40.000)
• Y = 2.400.000
• Jadi, biaya penjualan yang dikeluarkan PT. KOBEE jika unit yang terjual dinaikan menjadi 40.000 unit adalah sebesar Rp 2.400.000.
3. Metode Least-Square
Pengertian biaya
• Biaya adalah segala sesuatu yang dihitung dalam menghasilkan barang/ produk atau jasa
• Biaya diperlukan untuk dapat merealisasikan sebuah rencana
• Biaya adalah kunci dari berlangsungnya sebuah industry / pelayanan dalam bisnis
• Dengan mengetahui biaya yang akan dikeluarkan, maka dapat direncanakan kegiatan dan berbagai strategy yang diperlukan
Macam biaya
Ada 2 jenis biaya secara garis besar :
• Fix cost : biaya yang tidak berubah seiring dengan peningkatan maupun penurunan produksi
• Variabel cost : biaya yang bergantung pada jumlah satuan barang/jasa yang dihasilkan