• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Kurikulum Operasional Madrasah/Sekolah (KOM/KOS)

N/A
N/A
Nasir Syah

Academic year: 2024

Membagikan "Analisis Kurikulum Operasional Madrasah/Sekolah (KOM/KOS)"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

LK-1A: Analisis Kurikulum Operasional Madrasah/Sekolah (KOM/KOS)

Petunjuk:

1. Karakteristik dalam KOM dengan analisis SOAR Aspek Strengths

(Kekuatan)

Opportunities (Peluang)

Aspirations (Aspirasi)

Results (Hasil) Fasilitas - Ruang

terbuka memadai

- Lahan untuk penambahan ruang belajar dan fasilitas lain sangat

memungkinkan

- Penyediaan ruang guru, laboratorium F isika, Kimia dan Biologi

- Pemenuhan standar

fasilitas secara bertahap sesuai standar

Guru - Guru mengamp u mata pelajaran sesuai kualifikasi - Guru

bersertifik at

pendidik 25 orang

- Terbuka rekruitmen beberapa orang guru

profesioanal

- Kementeraian agama

melakukan program penyediaan guru yang sesuai

kulaifikasi dan sertifikasi pendidik

- Semua mata pelajaran diampu oleh pendidik yang sesuai dengan berkualifikasin ya

Kurikulum - Penetapan sebagai Madrasah sasaran IKMBK - Ditunjukny

a program Pendampi ngan IKMBK - Kepala,

Waka dan 5 orang guru telah lulus Pelatihan IKM - Madrasah

menerapk an lima hari kerja

- 32 Pendidik yang belum pelatihan IKM mendukung pelaksanaan KM di MAN 5 - Untuk

pelaksanaan KM pada kelas terendah (X), jumlah pendidik yang sesuai kulaifikasi sudah memenuhi - Efektivitas

waktu

- Pendampinga n IKMBK MAN 5 menjadi pintu IKM MAN 5

- Tercipta iklim kerja yang dinamis dan harmonis

- MAN 5 menjadi Sekolah

Mandiri Belajar untuk kelas terendah (X)pada tahun pelajaran 2023/2024

- Peningkatan Kinerja

(2)

Aspek Strengths (Kekuatan)

Opportunities (Peluang)

Aspirations (Aspirasi)

Results (Hasil)

Pembelaj aran

- Pembelaja ran

Berdiferen siasi

- Terciptanya pembelajaran yang sesuai dengan karakter siswa

- Madrasah menerapkan pembelajaran Berdiferensiasi

- Pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar siswa (kesiapan belajar, minat, profil belajar) Orang

Tua

- Dukungan kuat pada pembelajar an

berbasis kebutuhan masyaraka t

- Kesediaan orang tua, masyarakat untuk

berkerjasama dalam proses pembelajaran

- Terjalin kerjasama dengan BLK, Lembaga sertifikasi profesi, dan dunia kerja - Terjalin

kerjasama dengan perguruan tinggi -

- Lulusan diharapkan dapat

melanjutkan atau diserap dunia kerja -

Teknologi - Dukungan sumber daya listrik memadai - Akses

terhadap sumber informasi stabil cukup

- Ketersediaan dukungan anggaran untuk

pemanfaatan teknologi memadai

- Pengeloala n akses belajar yang berbasis teknologi harus dimaksimal kan

- Pembelajaran berbasis

teknologi dapat diselenggaran di setiap ruang dengan

perlengkapan yang memadai

Mitra Kerja

- Mou dengan Lembaga Pendidikan Triguna

- MOU dengan lembaga PT Telkom

- Adanya pelatihan peserta didik untuk

meningkatkan keterampilan dalam IT - Adanya

pelatihan pendidik dan tenaga

kependidikan

- Terjalin kerja sama

dengan TRIGUNA

- Terjalin kerja sama

dengan PT Telkom

- Tersedianya lulusan yang tersertifikasi dalam bidang IT

- Tersedianya pendidik dan tenaga

kependidikan yang

kompeten

(3)

Aspek Strengths (Kekuatan)

Opportunities (Peluang)

Aspirations (Aspirasi)

Results (Hasil) dalam IT Peserta

Didik

- 35 % peserta didik berlatar belakang pesantren - 50 %

peserta didik penerima bantuan

- Ketersediaan peserta didik yang

kompeten dalam bidang keagamaan - Terpenuhinya

kebutuhan anggaran

- Peserta didik ikut terlibat dalam kegiatan masyarakat - Kemampuan

menyelesaik an

pembiayaan

- Peserta didik menjadi

penceramah di DKM

- Anggaran terpenuhi sesuai kebutuhan

Tata Kelola

- Guru bersertifika t pendidik 25 orang

- Tenaga Kependidik an yang sesuai dengan kualifikasi 2 orang

- Terbuka peluang mengikuti PPG

- Terbuka peluang bagi tenaga

kependidikan untuk

menempuh pendidikan sesuai dengan kualifikasinya

- Guru yang belum sertifikasi dapat mengikuti PPG yang diadakan oleh

Kementerian Agama - Tenaga

kependidikan dapat

melanjutkan pendidikan sesuai dengan kualifikasinya

- Guru yang mengajar memiliki sertifikasi sesuai dengan kualifikasinya

- Tenaga kependidikan yang ada sudah sesuai dengan kualifikasinya

(4)

2. Keselarasan a. Visi.

Terwujudnya lulusan yang berakhlak mulia, unggul dalam prestasi, mandiri dan berwawasan luas

b. Misi

1) Membentuk peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2) Meningkatkan kegiatan penghayatan dan pengamalan syariat Islam 3) Membangun karakter peserta didik menjadi pembelajar sepanjang

hayat.

4) Meningkatkan pembelajaran yang dapat mengembangkan peserta didik yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

5) Mengembangkan rasa solidaritas dan toleransi peserta didik melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

6) Mengembangkan life skill peserta didik melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

7) Mengembangkan sikap kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif melalui intrakurikuler dan projek profile pelajar Pancasila.

8) Mengembangkan potensi diri peserta didik menjadi manusia yang tangguh menghadapi persaingan global.

c. Tujuan

1) Mentradisikan mutu kegiatan akademik dan nonakademik yang berbasis nilai nilai Islami.

2) Mengaplikasikan nilai budaya dan karakter islami serta sikap mental wirausaha dalam seluruh kegiatan madrasah.

3) Melaksanakan model-model pembelajaran kreatif dan inovatif yang berbasis Information and Communication Technology (ICT) dan menghasilkan lulusan yang dapat melanjutkan studi ke jenjang Perguruan Tinggi (PT).

4) Meningkatkan kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial peserta didik serta memiliki kecakapan hidup (soft skill) yang berdaya saing.

5) Meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial pendidik dan tenaga kependidikan berbasis nilai-nilai islami.

(5)

6) Meningkatkan pelayanan kepada pihak-pihak yang berkepentingan secara profesional dengan mengoptimalkan potensi dan partisipasi aktif seluruh warga madrasah.

d. Refleksi terhadap keselarasan visi, misi dan tujuan

Visi Misi Tujuan

Terwujudnya lulusan yang berakhlak mulia

1) Membentuk peserta didik yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2) Meningkatkan kegiatan penghayatan dan

pengamalan syariat Islam

1) Mentradisikan mutu kegiatan akademik dan nonakademik yang berbasis nilai nilai Islami.

2) Mengaplikasikan nilai budaya dan karakter islami serta sikap mental wirausaha dalam seluruh

kegiatan madrasah.

Unggul dalam prestasi

3) Membangun karakter peserta didik menjadi pembelajar sepanjang hayat.

4) Meningkatkan

pembelajaran yang dapat mengembangkan peserta didik yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dengan

memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

5) Mengembangkan rasa solidaritas dan toleransi peserta didik melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

3) Melaksanakan model- model pembelajaran kreatif dan inovatif yang berbasis Information and Communication Technology (ICT) dan menghasilkan lulusan yang dapat

melanjutkan studi ke jenjang Perguruan Tinggi (PT).

(6)

Mandiri 6) Mengembangkan life skill peserta didik melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.

4) Meningkatkan

kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial peserta didik serta memiliki kecakapan hidup (soft skill) yang berdaya saing.

Berwawasan luas

7) Meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial pendidik dan tenaga

kependidikan berbasis nilai- nilai islami.

8) Meningkatkan pelayanan kepada pihak-pihak yang berkepentingan secara profesional dengan

mengoptimalkan potensi dan partisipasi aktif seluruh warga madrasah.

5) Meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional,

kepribadian dan sosial pendidik dan tenaga kependidikan berbasis nilai-nilai islami.

6) Meningkatkan pelayanan kepada pihak-pihak yang berkepentingan secara profesional dengan

mengoptimalkan potensi dan partisipasi aktif seluruh warga madrasah.

(7)

3. Analisis Kondisi lingkungan pada satuan Pendidikan dalam Menyusun KOM Analisis kondisi lingkungan sangat tergantung terhadap tempat atau alamat dari MAN 5 itu sendiri, diantara kondisi itu adalah sebagai berikut :

a. MAN 5 Tasikmalaya terletak di daerah selatan Kabupaten Tasikmalaya dan berjarak sekitar 42 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya,

b. Lingkungan MAN 5 Tasikmalaya yang terdapat di Kp. Cibungur Desa Cibungur Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya merupakan lingkungan pegunungan sehingga jalan yang ditempuh baik oleh pendidik ataupun oleh peserta didik untuk menuju Madrasah masih ada beberapa yang cukup terjal.

c. Akses internet harus menggunakan wifi atau beberpaa provider yang masih bisa mendeteksi sinyal walaupun tidak terlalu kuat.

d. MAN 5 Tasikmalaya berada di antara beberapa Pesantren, sehingga tidak sedikit peserta didik MAN 5 yang berasal dari luar daerah, karena peserta didik tersebut tinggal di Pesantren sekitar MAN 5 Tasikmalaya

Berdasarkan analisis kondisi lingkungan di atas, pendapat saya tentang kondisi itu adalah :

a. Sebagai pendidik saya memiliki tantangan yang luar biasa karena mayoritas peserta didik masih rendah motivasi belajarnya. Dari sekitar kurang lebih 200 peserta didik tiap Angkatan, yang memiliki keinginan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi hanya sekitar 10 s.d 20 orang saja.

b. Sulitnya akses internet membuat pengembangan strategi belajar dalam bentuk matode yang menarik dengan menggunakan perkembangan IT menjadi lebih sulit.

c. Koordinasi antara Pesantren dengan Sekolah terkadang masih terjadi Miss. Misalnya seperti adanya kegiatan di Pesantren yang bentrok dengan kegiatan di sekolah.

d. Tantangan-tantangan itu ditambah lagi dengan jarak dari rumah ke Sekolah mencapai kurang lebih 40 Km. Hal ini tentu berpengaruh terhadap optimalisasi proses Pendidikan di sekolah

Tasikmalaya, 05 Oktober 2023 Robi Nurtsani, S.Pd.I

(8)

LK-1B: Pengorganisasian Pembelajaran (satu semester) Petunjuk:

1. Hitung jumlah jam pelajaran efektif dalam satu semester untuk semua mata pelajaran

2. Distribusikan jumlah jam tersebut pada setiap bulan efektif

3. Khusus PPRA mengambil alokasi waktu 20-30% dari total keseluruhan jam mata pelajaran dalam satu semester

Semester Struktur Keterangan Jumlah JP

Juli Agt Sept Okt Nop Des

Semester I

Intra- Kurikuler

792 66 174 173 173 173 33 Ko-

Kurikuler:

P5 dan PPRA

158 13 37 34 34 34 6

Ekstra Kurikuler

228 24 48 48 48 48 12

Tasikmalaya, 05 Oktober 2023 Robi Nurtsani, S.Pd.I

Referensi

Dokumen terkait

Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan

Prestige Mandiri Indonesia, dan sebagai Business Development Manager terlebih dahulu peneliti akan memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities)

Analisis Swot adalah metode perencanaan strategi yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman

(weaknessess) internal, serta peluang (opportunities) dan ancaman (threats) eksternal, dilakukan terhadap masing masing Aspek Link and Match (8+i) dan Aspek Pendukungnya. Kekuatan

Analisis SWOT merupakan analisis untuk mengkaji strengths (kekuatan), weaknesses (Kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman) pemain. Hasil penelitian

SWOT adalah singkatan dari strengths (kekuatan), weknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman), dimana SWOT ini sebagai suatu model dalam menganalisis suatu

PENGERTIAN ANALISIS SWOT Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi ⚫ kekuatan strengths; ⚫ kelemahan weaknesses; ⚫ peluang opportunities;

Melalui pendekatan analisis secara internal dipengaruhi oleh Strengths Kekuatan, Weaknesses Kelemahan, dan dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu Opportunities Peluang, dan Threats