PASAR OLIGOPOLI
Ekonomi Mikro
ANALISIS
NAMA KELOMPOK
Fellisha Arianti (23012010026) M. Alif Alghifari (23012010015)
Bintang Karahinan (23012010016)
Fanisa Putri Ramadani (23012010012)
PEGERTIAN
PASAR OLIGOPOLI
Pasar oligopoli adalah jenis pasar di mana hanya terdapat beberapa produsen atau penjual yang menguasai pasar. Dalam pasar oligopoli, produk yang dijual cenderung bersifat homogen, dan harga ditentukan oleh produsen yang paling awal.
Contoh : Industri rokok, industri jasa penerbangan,
perusahaan semen, dan pabrikan handphone
POKOK
PEMBAHASAN
Apa alasan memilih contoh dari pasar Oligopoli ? Bagaimana ciri-ciri pasar tersebut ?
Bagaimana keuntungan maksimum baik jangan pendek atau jangka panjang pada contoh dari pasar oligopoli ?
Bagaimana kurva permintaan jangka panjang dan jangka pendek pasar oligopoli ?
Bagaimana Kelebihan dan kelemahan dari pasar oligopoli ? 1.
2.
3.
4.
5.
Dikuasai oleh beberapa industri besar
ALASAN MEMILIH INDUSTRI ROKOK PADA PASAR OLIGOPOLI
Leluasa dalam menetapkan harga bahan baku
Memunculkan ekspektasi yang
spesifik
Terdiri dari beberapa perusahaan besar
Produk yang diperjual belikan bersifat homogen Saling ketergantungan antar perusahaan
3
Hambatan masuk yang tinggi
4
Strategi pemasaran yang kuat
5
TERMASUK DALAM PASAR OLIGOPOLI
CIRI-CIRI INDUSTRI ROKOK YANG
Keuntungan dalam jangka pendek
Keuntungan dalam jangka panjang
DAPAT DIPEROLAH
KEUNTUNGAN MAKSIMUM YANG
Elastis
Inelastis
PRICE RIGIDITY
KURVA PERMINTAAN
D1=P=AR
D2=P=AR
P
Q
arti dari garis putus putus tersebut
adalah gambaran dimana produsen tidak mengalami hal tersebut
arti dari garis lurus adalah gambaran yang real dialami produsen
D1
gambaran awal dimana seorang produsen dipasar oligopoli berada dikeadaan yang sangat sang fine (tidak menaikkan harga dan menurunkan harga)
D2
gamabaran apabila suatu produsenmenurunkan harga maka rodusen lain ikut menurunkan harga
P Q
P Q
(KINKED DEMAN CURVE)
Q1
P1
KURVA PERMINTAAN
D1=P=AR
D2=P=AR
P
Q
arti dari garis putus putus tersebut
adalah gambaran dimana produsen tidak mengalami hal tersebut
arti dari garis lurus adalah gambaran yang real dialami produsen
D1
gambaran awal dimana seorang produsen dipasar oligopoli berada dikeadaan yang sangat sang fine (tidak menaikkan harga dan menurunkan harga)
D2
gamabaran apabila suatu produsenmenurunkan harga maka rodusen lain ikut menurunkan harga
(KINKED DEMAN CURVE)
Q1
P1
MR2 MR1
MR
Marginal revenue yaitu 1 dari D 2KURVA PERMINTAAN
D1
D2
P
Q
arti dari garis putus putus tersebut
adalah gambaran dimana produsen tidak mengalami hal tersebut
arti dari garis lurus adalah gambaran yang real dialami produsen
D1
gambaran awal dimana seorang produsen dipasar oligopoli berada dikeadaan yang sangat sang fine (tidak menaikkan harga dan menurunkan harga)
D2
gamabaran apabila suatu produsenmenurunkan harga maka rodusen lain ikut menurunkan harga
(KINKED DEMAN CURVE)
Q1 P1
MR2
MR1
MR
Marginal revenue yaitu 1 dari D 2P
Q
(SHORT RUN (JANGKA PENDEK))
KURVA JANGKA PANJANG DAN JANGKA PENDEK
LABA SUPER NORMAL TR > TC
1. TR = total revenue (seluruh jumlah pendapatan yang
dihasilkan dari menjual barang yang diproduksi)
TC = total cost (keseluruhan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memproduksi sejumlah output tertentu.) MR = marginal revenue ( tambahan hasil penjualan yang diperoleh dari mejual satu unit lagi barang yang
diproduksinya)
AR = Average Revenue (pendapatan rata-rata yang diterima per unit penjualan.)
MC = marginal cost ( biaya tambahan yang timbul dari
produksi atau penyediaan satu unit tambahan dari suatu
barang atau jasa)
P
Q
(SHORT RUN (JANGKA PENDEK))
KURVA JANGKA PANJANG DAN JANGKA PENDEK
LABA SUPER NORMAL TR > TC
1. MC = ΔQ
MC
ΔTC MR = MC
Q*
AC
AC = TC Nilai minimum dari AC haus berpotonga dengan MC Q
TR = P X Q (0Q*AB)
0
B A
TC = AC X Q (0Q*CD)
D C
LABA
MR
P
Q
(SHORT RUN (JANGKA PENDEK))
KURVA JANGKA PANJANG DAN JANGKA PENDEK
LABA NORMAL TR = TC
1. MC = ΔQ
MC
ΔTC MR = MC
Q*
AC
AC = TC Nilai minimum dari AC haus berpotonga dengan MC Q
TR = P X Q (0Q*AB)
0
B A
TC = AC X Q (0Q*CD)
D MC
P = AC
P
Q
(SHORT RUN (JANGKA PENDEK))
KURVA JANGKA PANJANG DAN JANGKA PENDEK
3. RUGI TR < TC MC = ΔQ
MC
ΔTC MR = MC
Q*
AC
AC = TC Nilai minimum dari AC haus berpotonga dengan MC Q
TR = P X Q (0Q*AB)
0
B A
TC = AC X Q (0Q*CD)
D MC
P = AC
D C
RUGI