• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI DALAM PEMILIHAN KARIR

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI DALAM PEMILIHAN KARIR "

Copied!
98
0
0

Teks penuh

Menyatakan bahwa “tesis” yang saya tulis untuk memenuhi syarat kelulusan Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Bosowa Makassar dengan judul. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari hasil kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Bosowa Makassar.

Masalah Pokok

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Penelitian ini dapat memberikan nilai tambah dalam meningkatkan mutu pendidikan sehingga dapat meningkatkan mutu lulusan sebagai pekerja intelektual yang siap pakai sesuai kebutuhan pasar dan membantu memuat kurikulum dalam sistem pendidikan akuntansi yang relevan dalam dunia akuntansi saat ini. bekerja Sumber informasi bagi institusi atau perusahaan yang membutuhkan akuntan dapat menjadi acuan apa yang diinginkan calon akuntan dalam memilih profesinya, dan bagi institusi yang telah mempekerjakan akuntan, dapat memotivasi akuntan yang pernah bekerja di institusinya.

TINJAUAN PUSTAKA

Kerangka Teori

  • Teori Hierarki Kebutuhan (Teori Mashlow)
  • Teori Keadilan dan Teori Kesenjangan
  • Tori Harapan (Expectancy Theory)
  • Pengertian Persepsi
  • Konsep Karir
  • Jenis-Jenis Karir .1 Akuntan Publik
    • Akuntan Perusanaan
    • Akuntan Pendidik
    • Akuntan Pemerintah
  • Faktor-Faktor yang Berpengaruh dalam Memilih Karir .1 Nilai Intrinsik
    • Penghargaan Finansial/Kompensasi
    • Pengakuan Profesional
    • Nilai-Nilai Sosial
    • Lingkungan Kerja
    • Pertimbangan Pasar Kerja
    • Personalitas

Salah satu teori ekspektasi yaitu teori ekspektasi Vroom berfokus pada tiga hubungan yang terdiri dari: Kompensasi ekstrinsik terdiri dari kompensasi finansial dalam bentuk gaji, tunjangan, kompensasi interpersonal, dan promosi. Imbalan intrinsik terdiri dari imbalan atas penyelesaian pekerjaan, pencapaian tujuan yang menantang, otonomi, dan pertumbuhan pribadi.

Gambar 2.2  PROSES PELATIHAN
Gambar 2.2 PROSES PELATIHAN

Kerangka Pikir

Ardianti (2004) mengungkapkan bahwa “tidak terdapat perbedaan pandangan pasar kerja dalam memilih profesi akuntan publik, akuntan pendidikan, akuntan pemerintah dan akuntan perusahaan”. Kepribadian adalah totalitas cara seorang individu merespons dan berinteraksi dengan individu lain, yang sebagian besar digambarkan dalam bentuk karakteristik terukur yang ditunjukkan oleh orang tersebut. Menurut Agus Sujanto dkk (2004) mengatakan bahwa “kepribadian adalah suatu totalitas psikofisik individu yang kompleks, sehingga tampak dalam perilakunya”.

Sikap, perasaan dan perangai akan terlihat dalam tindakan seseorang ketika menghadapi situasi tertentu. Djuwita dalam Mazli dkk (2006) menyatakan bahwa faktor penyebab seseorang kehilangan pekerjaan antara lain disebabkan oleh ketidaksesuaian kepribadiannya dengan pekerjaan. Bagaimana persepsi mahasiswa akuntansi terhadap pilihan karir seperti akuntan publik, akuntan pengajar, akuntan pemerintah, akuntan perusahaan ditinjau dari berbagai faktor latar belakang seperti nilai intrinsik (kepuasan kerja), imbalan finansial, pelatihan profesional, pengakuan profesional, nilai-nilai sosial, pekerjaan? lingkungan, pertimbangan pasar kerja dan kepribadian berpengaruh signifikan terhadap mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Bosowa.

Berdasarkan kerangka di atas dijelaskan bahwa faktor-faktor seperti daya tarik, penghargaan/remunerasi finansial, pelatihan profesi, nilai-nilai sosial, lingkungan kerja, pertimbangan pasar kerja dan kepribadian mempengaruhi persepsi dalam memilih karir sebagai akuntan publik, akuntan pendidikan, akuntan pemerintah. , akuntan perusahaan.

GAMBAR 2.3  KERANGKA PIKIR
GAMBAR 2.3 KERANGKA PIKIR

Hipotesis

H6 : Faktor lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap persepsi mahasiswa akuntansi dalam memilih karir sebagai akuntan publik, akuntan pendidik, akuntan pemerintah, akuntan perusahaan. H7 : Pertimbangan pasar kerja berpengaruh signifikan terhadap persepsi mahasiswa akuntansi dalam memilih karir sebagai akuntan publik, akuntan pengajar, akuntan pemerintah, akuntan perusahaan. H8 : Faktor kepribadian berpengaruh signifikan terhadap persepsi mahasiswa akuntansi dalam memilih karir sebagai akuntan publik, akuntan pendidikan, akuntan pemerintah, akuntan perusahaan.

METODE PENELITIAN

Daerah Penelitian

Metode Pengumpulan Data

Jenis dan Sumber Data

Metode Analisis

  • Alat Analisis
  • Teknik Analisis Kualitas Data

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan dua jenis teknik kualitas data yang disesuaikan dengan keadaan penelitian dan berbagai pertimbangan. Suatu skala atau instrumen pengukuran dapat dikatakan mempunyai validitas yang tinggi apabila instrumen tersebut menjalankan fungsi pengukurannya atau memberikan hasil pengukuran yang sesuai dengan tujuan pengukuran. Suatu kuesioner dinyatakan valid apabila pertanyaan-pertanyaan pada kuesioner tersebut dapat mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut (Ghozali, 2005).

Suatu kuesioner dinyatakan reliabel atau reliabel apabila jawaban atas pernyataan-pernyataan konsisten dari waktu ke waktu. Pernyataan yang digunakan untuk mengukur suatu variabel dikatakan reliabel jika nilai Cronbach’s Alpha > 0,60.

Definisi Operasional

Reliabilitas merupakan ciri suatu skor, bukan mengenai tes atau bentuk tes Brennan, sedangkan menurut Popham (1995:21) menyatakan bahwa reliabilitas “..tingkat dimana skor tes bebas dari kesalahan pengukuran”. Hani Handoko (1993) menyatakan bahwa kompensasi penting bagi karyawan sebagai individu karena besarnya kompensasi mencerminkan besarnya pekerjaan yang dilakukan karyawan itu sendiri, keluarganya, dan masyarakat. Menurut Rahayu, Sudaryono dan Setiawan (2003), pengakuan profesional diukur dari empat indikator yang digunakan, yaitu peluang untuk berkembang, perlunya keterampilan khusus untuk mencapai kesuksesan, banyaknya cara untuk dipromosikan, dan adanya pengakuan atas kinerja.

Nilai sosial muncul sebagai faktor yang mengungkapkan kemampuan seseorang dari sudut pandang orang lain terhadap lingkungannya (Wijayanti, 2001). Menurut Rahayu, Sudaryono dan Setiawan (2003), nilai sosial diukur dengan delapan indikator yaitu prestise pekerjaan di mata orang lain, kepuasan pribadi, kesempatan berinteraksi dengan orang lain, perhatian terhadap perilaku individu, kesempatan hobi, kesempatan untuk ibadah atau upacara keagamaan dan kesempatan untuk bekerja dengan profesional lainnya. Menurut Nitisemit (1982), lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar pekerja dan dapat mempengaruhi mereka dalam pelaksanaan tugas yang diberikan.

Perhatian terhadap pasar tenaga kerja (labour market thought), termasuk ketersediaan lapangan kerja, keamanan kerja, fleksibilitas karir dan kesempatan promosi. Horiwits dan Riley (1990) menemukan bahwa pertimbangan pasar kerja menempati peringkat tinggi di antara faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan karir siswa.

Gambaran Umum Tempat Penelitian

  • Sejarah Singkat Universitas Bosowa Makassar
  • Identitas Tempat Penelitian

Pada tahun “45” Universitas memperoleh Status Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Kementerian Pendidikan Nasional untuk seluruh fakultas/jurusan di lingkungan Universitas “45”. Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 34/Dikti/Kep/2002 tentang Hasil Laporan Penilaian Diri Secara Elektronik (Self-Assessment) Penyelenggaraan Program Studi Semester, maka Universitas “45” memperoleh perpanjangan Izin Penyelenggaraan, oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. D/T/2004 untuk 21 Program Studi dari 6 Fakultas dan Program Diploma yang dibina oleh Universitas “45”. Sejak tanggal 29 Mei 2005 sampai dengan tanggal 15 November 2005 telah dilakukan kunjungan ke 21 Program Studi yang dipromosikan oleh Universitas “45” oleh Tim Penilai Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Departemen Pendidikan Nasional, untuk mendapat perpanjangan waktu. Akreditasi Program Studi di Universitas “45” Hingga saat ini, selama 21 tahun telah memajukan 30 Program Studi yang tersebar di 10 Fakultas, Program Diploma (D1/D3) dan Program Pascasarjana (S2).

Program Studi Akuntansi yang berada di bawah naungan Fakultas Ekonomi Universitas Bosova ini merupakan program studi yang lebih condong ke arah audit akuntansi, akuntansi keuangan, dan akuntansi perpajakan. Program gelar ini dibuka dengan tujuan untuk menghasilkan lulusan akuntansi yang profesional di bidang akuntan publik dan dapat mengabdi kepada masyarakat. Kantor pusat Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Bosowa terletak di lantai 6 Gedung I Universitas Bosowa Jl.

Survei ini dilakukan secara acak terhadap mahasiswa S1 Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi Universitas Bosowa Makassar. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara langsung kepada responden di luar dan di dalam kampus Universitas Bosowa yang disesuaikan dengan kesediaan responden.

Demografi Responden

Analisis Data .1 Uji Validitas Data

  • Uji Reliabilitas

Hasil uji validitas masing-masing data pada penelitian ini dapat dilihat pada tabel berikut. Berdasarkan tabel 4.4 hasil uji validitas X diatas diketahui bahwa seluruh item pertanyaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah valid, terlihat dari nilai setiap item pertanyaan yang mempunyai nilai korelasi. item yang dikoreksi dan nilai totalnya lebih besar dari R tabel yaitu 0,320. Berdasarkan tabel 4.5 hasil uji validitas Y diatas diketahui bahwa item pertanyaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah valid, terlihat dari nilai item pertanyaan yang mempunyai nilai korelasi total item terkoreksi. lebih besar dari R tabel, dan sebaliknya 0,320.

Dengan uji reliabilitas kita mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat ukur tersebut dapat diandalkan untuk digunakan selanjutnya. Berdasarkan Tabel 4.6 hasil uji reliabilitas di atas dapat disimpulkan bahwa variabel X yang digunakan dalam penelitian ini reliabel karena seluruh variabel mempunyai nilai koefisien Cronbach’s alpha lebih besar dari 0,60 sehingga cocok digunakan sebagai alat ukur. instrumen angket pada penelitian ini. Berdasarkan Tabel 4.7 hasil uji reliabilitas di atas dapat disimpulkan bahwa variabel Y yang digunakan dalam penelitian ini reliabel karena seluruh variabel mempunyai nilai koefisien Cronbach’s alpha lebih besar dari 0,60.

Pengujian Asumsi Klasik .1 Uji Normalitas

  • Uji Multikolinieritas
  • Uji Heterokesdastisitas

Berdasarkan tampilan grafik normal P-plot di atas, dapat disimpulkan bahwa pola grafik normal terlihat dari titik-titik yang menyebar di sekitar garis diagonal, dan penyebarannya mengikuti arah garis diagonal. Berdasarkan grafik Normal P-plot menunjukkan bahwa model regresi layak digunakan dalam penelitian ini karena memenuhi asumsi normalitas. Tujuan dari uji multikolinearitas adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antar variabel independen dalam model regresi.

Berdasarkan tabel 4.6 diatas terlihat bahwa nilai toleransi kelima variabel independen diatas 0,10 dan VIF kurang dari 10. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat masalah multikolinearitas pada model regresi, sehingga model regresi ini layak untuk digunakan. gunakan. Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat ketimpangan varians antara satu observasi dengan observasi lainnya dalam model regresi ini.

Jika varians antara sisa observasi dengan observasi lainnya berbeda, berarti terdapat gejala heteroskedastisitas pada model regresi. Berdasarkan Gambar 4.3 di atas terlihat data (titik-titik) tersebar merata di atas dan di bawah garis nol, serta tidak mengelompok dalam satu garis.

Gambar 4.1  NORMAL P-PLOT
Gambar 4.1 NORMAL P-PLOT
  • Uji F (Simultan)
  • Uji T (Parsial)
  • Uji Regresi Linier Berganda
  • Kesimpulan
  • Keterbatasan dan Saran

Hal ini menunjukkan bahwa nilai intrinsik mempengaruhi mahasiswa dalam memilih karir menjadi akuntan publik, akuntan perusahaan, akuntan. Hal ini menunjukkan bahwa imbalan finansial mempengaruhi mahasiswa dalam memilih karir menjadi akuntan publik, akuntan perusahaan, akuntan. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan profesi mempengaruhi mahasiswa dalam memilih karir menjadi akuntan publik, akuntan perusahaan, akuntan.

Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan profesional mempengaruhi mahasiswa dalam memilih karir menjadi akuntan publik, akuntan perusahaan, akuntan. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial mempengaruhi mahasiswa dalam memilih karir menjadi akuntan publik, akuntan perusahaan, akuntan. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja mempengaruhi mahasiswa dalam memilih karir menjadi akuntan publik, akuntan perusahaan, akuntan.

Hal ini menunjukkan bahwa pertimbangan pasar kerja mempengaruhi mahasiswa dalam memilih karir menjadi auditor negara, auditor perusahaan, auditor. Hal ini menunjukkan bahwa kepribadian mempengaruhi mahasiswa dalam memilih karir menjadi akuntan publik, akuntan perusahaan, akuntan.

Tabel 4.6  HASIL UJI T
Tabel 4.6 HASIL UJI T

DAFTAR PUSTAKA

Identitas Responden

Kuesioner

Variablel X Faktor yang Membangun Persepsi Mahasiswa Akuntansi

Nilai Intrinsik (Kepuasan individu saat bekerja)

Sebagai penjamin hari tua ada dana pensiun, dana pensiun semacam itu merupakan imbalan finansial yang bernilai tinggi.

Pelatihan Profesional

Pengakuan dari institusi dan tempat kerja seperti pemberian reward dan hadiah yang termasuk dalam pengakuan profesi juga sangat penting dalam menentukan karir 2.

Nilai-Nilai Sosial

Lingkungan Kerja

  • Variabel Y Pemilihan Karir
    • UJI VALIDITAS X1
    • UJI RELIABILITAS

Pelatihan akuntan harus memiliki nilai intrinsik (kepuasan kerja), imbalan finansial, pelatihan profesional, pengakuan profesional, nilai-nilai sosial, lingkungan kerja, pertimbangan pasar tenaga kerja dan. Prediktor : (konstan), KEPRIBADIAN, PENDIDIKAN PROFESIONAL, NILAI INTRINSIK, LINGKUNGAN KERJA, PENGAKUAN PROFESIONAL, HADIAH FINANSIAL, PERTIMBANGAN PASAR TENAGA KERJA, NILAI SOSIAL b.

Gambar

Gambar 2.2  PROSES PELATIHAN
GAMBAR 2.3  KERANGKA PIKIR
Tabel 3.1 SKALA PENGUMPULAN DATA
Tabel diatas menunjukkan bahwa responden dalam penelitian ini sebagian  besar  berjenis  kelamin  perempuan  yaitu  sebanyak  20  orang  (50%)  dan  berjenis  kelamin laki-laki sebanyak 20 orang (50%)
+5

Referensi

Dokumen terkait

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka kesimpulan yang diperoleh adalah sebagai berikut: 1 Pembiayaan murabahah