• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas Individu Modul 1

N/A
N/A
andi

Academic year: 2023

Membagikan "Tugas Individu Modul 1"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas Individu Modul 1

1. Konsep dari modul “Perancangan Organisasi dan Bisnis” adalah modul ini akan mengajarkan kita bagaimana merancang suatu organisasi bisnis mulai dari perancangan strategi bisnis, merancang blueprint perusahaan, merancang proses bisnis, dan merancang organisasi bisnis kita. Dan keterkaitan dengan modul lainnya adalah karena dari modul 1 ini lah kita bisa melanjutkan ke modul selanjutnya dengan merancang suatu bisnis terlebih dahulu.

2. Yang dimaksud dengan blueprint dalam konteks ini adalah suatu rancangan yang memiliki tujuan untuk memberikan gambaran awal kegiatan suatu organisasi, yang dimana kegiatan tersebut terdiri dari visi misi, tujuan, strategi, pelaksanaan program, dan penetapan budaya perusahaan.

3. Elemen-elemen struktur organisasi :

• Departementalisasi

Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama.

Departementalisasi dapat berupa proses, produk, geografi, dan pelanggan.

Rantai komando

Garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke eselon paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa.

• Spesialisasi Pekerjaan

Sejauh mana tugas-tugas dalam organisasi dibagi-bagi ke dalam beberapa pekerjaan tersendiri.

Rentang kendali

Jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang manajer secara efisien dan efektif.

Sentralisasi dan Desentralisasi

Sentralisasi mengacu pada sejauh mana tingkat pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik di dalam organisasi. Desentralisasi adalah lawan dari sentralisasi.

Formalisasi

Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan.

Macam-macam struktur organisasi :

(2)

Struktur Organisasi Fungsional

Dalam struktur organisasi fungsional, pembagian kerjanya dilakukan berdasarkan fungsi pada masing-masing manajemen. Antara lain, seperti Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran dan Sumber Daya Manusia, Manajemen Produksi, dan lain-lain.

Struktur Organisasi Divisional

Struktur organisasi divisional adalah jenis struktur organisasi yang melakukan pengelompokan berdasarkan pada kesamaan produk, jasa/servis/layanan, pasar, dan letak geografisnya.

Struktur Organisasi Lini

Dalam sruktur organisasi lini, hubungan antara atasan dengan bawahan terjadi secara langsung dan vertikal. Dimana sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan karyawan dengan jabatan terendah dalam struktur organisasi ini dihubungkan dengan garis komando atau garis wewenang.

Struktur Organisasi Matriks

Struktur organisasi matriks adalah sebuah struktur organisasi yang merupakan penggabungan antara struktur organisasi fungsional dengan struktur organisasi divisional dengan tujuan untuk saling melengkapi dan menutupi kekurangan- kekurangan yang terdapat pada kedua struktur organisasi tersebut.

(Admin LnovHR, 2019) 4. Perbedaan dari :

• Visi dan Misi

Visi merupakan serangkaian kata yang menunjukkan impian, cita-cita atau nilai inti sebuah organisasi, perusahaan atau instansi(Heri, 2017), sedangkan misi merupakan tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk mencapai visi tersebut(Heri, 2017)

• Tujuan dan Saran

Tujuan dalam industri modern sekarang lebih sebagai kata sifat atau penyemangat. Hal ini dikarenakan tujuan lebih abstrak dibandingkan dengan sasaran. Pendefinisian pada tujuan juga bersifat normatif dan periode waktunya lebih umum. Sehingga tingkat keterukuran dari tujuan lebih tidak

(3)

terukur(Adhamaski, 2010). Sedangkan Saran merupakan cara-cara/langkah- langkah yang konkret untuk mencapai tujuan tersebut(Adhamaski, 2010).

Value dan Belief

Belief merupakan kepercayaan suatu perussahaan dan karyawannya dalam menjalankan pekerjaan. Belief digunakan agar dalam membuat produk dalam suatu oerusahaan berjalan sesuai dengan kepercayaan mereka (Yusuf, 2001).

Sedangkan value merupakan nilai-nilai yang menjadi landasan perilaku dan motivasi karyawan serta persepsi karyawan mengenai perusahaan (Yusuf, 2001).

5. Pengertian dari :

• SWOT

Analisis SWOT merupakan suatu teknik perencanaan strategi yang bermanfaat untuk mengevaluasi Kekuatan (Strength) dan Kelemahan (Weakness), Peluang (Opportunities) dan Ancaman (Threats) dalam suatu proyek, baik proyek yang sedang berlangsung maupun dalam perencanann proyek baru(Proxis, 2016).

• STP (Segmenting, Targeting, Positioning)

Segmenting adalah proses membagi pasar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil berdasarkan karakteristik yang berharga. Melalui segmentasi pasar, aktivitas pemasaran dapat dilakukan sesuai rencana, dan keuntungan terbesar dapat diperoleh dalam proses memuaskan konsumen. Targeting adalahmengevaluasikepentinganmasing masing segmen pasar, kemudian menentukan perilaku segmentasi sasaran menjadi pasar sasaran.Pasar sasaran mengacu pada kelompok pelanggan potensial yang dipilih oleh perusahaan melalui positioning dan segmentasi. Dan positioning, yaitu upaya memposisikan produk dalam persaingan. Dibandingkan dengan persaingan pasar, pengembangan strategi pemasaran ini bertujuan untuk mempengaruhi bagaimana segmen pasar tertentu mengevaluasi produk dan jasa. Pada saat yang sama, saat menentukan posisi pasar Anda, Anda harus membuktikan bahwa produk dapat dibedakan dari pesaing(Anindita, 2020).

• Strategi Marketing Mix 4P

Marketing Mix 4P ini terdiri dari empat elemen utama yaitu produk, harga, tempat, dan promosi, dimana produk adalah suatu barang atau jasa yang kita tawarkan

(4)

kepada pelanggan atau konsumen. Yang kedua adalah harga dimana setelah menentukan produk yang akan kita jual, tentukan harga yang sesuai. Cara penentuannya bisa berdasarkan kualitas dan kerumitan proses produksi. Namun jangan lupa juga untuk memperhatikan kelas sosial dari pasar yang kita tuju.

Selanjutnya adalah tempat dimana setelah menentukan harga kita perlu mengetahui betul pada tempat apa pasar yang dituju berbelanja. Tidak harus bangunan fisik, tempat bisa berupa media sosial atau platform digital lainnya.

Intinya adalah penentuan ini menjadi tempat Anda mendistribusikan produk yang ditawarkan. Dan yang terakhir adalah promosi, dimana proses promosi sudah pasti tidak akan lepas dari pemasaran produk. Dan lagi-lagi, untuk menentukannya kita perlu mengetahui betul target pasar yang disasar. Penentuan cara promosi yang tepat bisa ditentukan berdasarkan dari segi usia, kepribadian, atau kelas sosial mereka (Populix, 2019).

6. Desain organisasi (organizational design) merupakan proses memilih dan mengimplementasikan struktur yang terbaik untuk mengelola sumber-sumber untuk mencapai tujuan. Bentuk dari desain organisasi ini ditentukan oleh tingkat formalisasi yang dilakukan, tingkat sentralisasi dalan organisasi, kualifikasi karyawan, serta komunikasi dan koordinasi yang ada dalam organisasi dan terdapat beberapa jenis desain organisasi yang pertama adalah struktur sederhana dimana memeiliki karakteristik berupa struktur tidak rumit, kompleksitas rendah, formalisasi rendah, dan sentralisasi yang tinggi dan biasa digunakan oleh organisai kecil; contohnya berupa koperasi dan organisasi OSIS. Yang kedua adalah birokrasi mesin yg memiliki karakteristik berupa standarisasi yang tinggi, operasi rutin yang tinggi, formalisasi tinggi, sentralisasi yang tinggi, dan desain yang rumit; biasa digunakan oleh perusahaan produksi massal seperti Astra Honda. Selanjutnya ada birokrasi profesional yang memiliki karakteristik berupa menggabungkan sentalisasi dan desentralisasi, biasanya digunakan oleh Pada organisasi berukuran besar dengan operating core didominasi oleh profesional, dengan lingkungan yang stabil dan kompleks. Selanjutnya desain organisasi divisional yang memiliki karakteristik kekuatan terdapat pada manajemen menengah, biasa diterapkan pada organisasi yang melaksanakan diversifikasi produk dan jasa secara penuh. Dan yang terakhir ada

(5)

adhocracy dengan karakteristik berupa fleksibilitas dan daya tanggap yang tinggi dan desentralisasi.(Modul PTI, 2021).

7. Menurut saya jika perusahaan XYZ menggunakan desain organisasi adhocracy maka perusahaan tersebut percaya diri akan keterampilan dalam mengikuti perkembangan baik dari segi teknologi maupun perusahaan.

8. Setidaknya terdapat 3 aspek yang memberdakan rekrutmen private sektor dan publik sektor menurut Robert J Lavigna , Stephen W Hays in Journal of Public Personel Management, Vol 33 No 3 Fall 2004 sebagai berikut:

SEKTOR PRIVAT SEKTOR PUBLIK

ASPEK PROSEDURAL Sebagian terdapat sistem desentralisasi

sehingga kegiatan rekrutmen dilakukan oleh bagian-bagian yang membutuhkan.

Menganut Sistem Sentralisasi sehingga kegiatan rekrutmen dilakukan melalui satu pintu untuk memnuhi posisi yang tersedia.

METODE Masih mempercayai rekomendasi

untuk memperkuat hasil test yang telah dilakukan.

Kurang percaya pada rekomendasi terkait kemampuan dan hanya berdasar pada nilai test

TEKNIS Menyelenggarakan jobfair, partnership dengan penyedia jasa sumber daya manusia, website perusahaan dll

Pengumuman resmi pemerintah dan dari media massa.

TAHAPAN Lebih fleksibel dan berorientasi pada

proses

Sangat prosedural dan berorientasi pada hasil test.

Contoh Rekrutmen di sektor publik: kegiatan rekrutmen pegawai PNS dan BUMN.

Contoh Rekrutment di sektor private: rerutmen dari perusahaan-perusahaan swasta baik lokal maupun internasional.

(6)

9. Job Description merupakan rincian kegiatan, kewajiban, serta tanggung jawab yang akan dikerjakan oleh pekerja. Sedangkan Job specification adalah

persyaratan yang ditujukan para applicants sebagai sarana screening perusahaan di tahap awal (Modul Praktikum PTI, 2021). Contoh untuk posisi sales

executives :

a. Job Description : Mengunjungi pelanggan potensial untuk bisnis baru, bernegosiasi tentang detail agreement dan close sales, mengumpulkan informasi pasar dan pelanggan, serta memberikan feedback tren pembelian b. Job specification : Memiliki pengalaman bekerja marketing selama 6 bulan

(minimal), Lulusan S1 komunikasi, management, bisnis, dan yang berhubungan dengan itu, Memiliki penampilan fisik yang menarik.

10. PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (Teh Kotak) A. Blueprint

a. Visi

Menjadi perusahaan industri makanan dan minuman yang terbaik dan terbesar di Indonesia, dengan senantiasa mengutamakan kepuasan konsumen, serta menjunjung tinggi kepercayaan para pemegang saham dan mitra kerja perusahaan.

b. Misi

Menjalankan usaha dengan dilandasi kepekaan yang tinggi untuk senantiasa berorientasi kepada pasar/konsumen, dan kepekaan serta kepedulian untuk senantiasa memperhatikan lingkungan, yang dilakukan secara optimal agar dapat memberikan nilai tambah sebagai wujud pertanggungjawaban kepada para pemegang saham.

B. Desain Organisasi dan Struktur Organisasi

Perusahaan perlu menyusun struktur organisasi untuk menghindari bias atau kerancuan dan pelaksanaan tugas, wewenang, dan tanggung jawab masing- masing karyawan.

(7)

C. Analisis SWOT

1. Kekuatan (Strength) Pelopor minuman teh siap saji

PT Ultrajaya Milk Industry Tbk merupakan perusahaan yang pertama kali mengenalkan teknologi UHT (Ultra High Temperature) dan pembungkus aseptic di Indonesia. Bahkan tidak hanya pertama di Indonesia tapi juga yang pertama di Asia Tenggara. Saat ini PT Ultrajaya Milk Industry Tbk masuk dalam daftar Indonesian Stock Exchange. Teh Kotak diluncurkan pada tahun 1979 dan menjadi pelopor minuman teh RTD (Ready To Drink) dengan teknologi UHT. Produk ini dengan cepat diterima pasar dan

mendapatkan image sebagai teh kualitas tinggi. Tidak heran jika di pasaran Teh Kotak menduduki posisi atas di kategorinya.

Komitmen atas kualitas yang tak tergoyahkan lebih dari 40 tahun Teh Kotak diluncurkan lebih dari 40 tahun yang lalu dan menjadi pelopor pasar teh UHT di Indonesia. Teh Kotak juga merupakan salah satu hasil dari pabrik dengan fasilitas teknologi UHT yang paling modern di Asia.

Popularitas Teh Kotak yang terus tumbuh juga di dukung oleh komitmen Teh Kotak yang konsisten mempertahankan kualitas produk yang

menggunakan daun teh asli yang masih segar sementara produk Teh RTD

(8)

yang lain dibuat dari serbuk sisa daun teh atau hanya menggunakan perasa teh. Di samping itu, mengingat sebagian besar konsumen Indonesia

beragama Islam, perusahaan pun bertekad memenuhi semua persyaratan kualitas produk halal. Semua produk PT Ultrajaya Milk Industry Tbk sudah mendapatkan Sertifikat Halal yang resmi dikeluarkan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia).

Superior dalam rasa dan aroma

Kualitas dan mempertahankan nilai kealamian produk adalah ciri utama setiap produk PT Ultrajaya Milk Industry Tbk. Teh Kotak terbuat dari daun teh kualitas terbaik yang diambil hanya dari pucuk-pucuk daun teh terpilih yang ditanam di ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Hal ini untuk mendapatkan aroma dan rasa yang lebih unggul dibanding produk yang lain di pasaran. Teknik pengolahan yang digunakan untuk menghasilkan teh dengan kualitas tinggi dengan rasa dan aroma terbaik adalah menyeduh daun-daun teh asli sebelum diproses dengan mesin UHT.

Terus berkembang untuk memberi kepuasan kebutuhan konsumen Teh Kotak sangat cocok diminum sehari-hari disaat suhu dingin maupun sejuk. Produk tersebut juga cocok untuk diminum segala usia, dari anak- anak diatas satu tahun, remaja, dan juga dewasa. Sebagai merek terkemuka, Teh Kotak sadar akan tantangan besar yang harus dihadapi yaitu menjaga kepuasan konsumen. Review terus dilakukan secara berkala untuk

mengumpulkan informasi dan selalu menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen yang terus berubah. Pada awal 2006, perusahaan meluncurkan teh rasa buah: Apple, Orange & Blackcurrant. Rasa yang unik, kombinasi antara rasa teh dan buah ternyata bisa diterima dengan baik oleh segmen remaja.

Pada tahun 2011, Teh Kotak mengembangkan kategori ini dengan tambahan berbagai rasa: Jambu, Lemon, Strawberry dan Madu.

Penghargaan dan Sertifikasi

Penghargaan dan sertifikasi yang pernah diraih PT Ultrajaya Milk Industry Tbk, adalah 2013 Sertifikasi Forest Stewardship Council (FSC), 2012 Teh Kotak - Master Brand Award, 2011 Ultra – The Best in Achieving Total Customer Satisfaction, 2011 Ultra & Teh Kotak – Most Recommended Brand, 2009-11 Ultra – Best Brand, Sertifikasi ISO 22000:2005 (food safety management system), dan lain-lain. PT Ultrajaya Milk Industry Tbk

termasuk salah satu perusahaan di Indonesia yang memiliki jaringan distribusi yang paling luas. Hal ini dapat dicapai oleh adanya sistem distribusi yang terdiri dari 2.500 grosir yang bersama-sama melayani lebih dari 25.000 toko ritel (toko modern dan tradisional), hotel, dan pelanggan komersial. Jaringan distribusi ini juga didukung oleh jaringan penjualan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk yang terdiri dari lebih 300 tenaga penjual, lebih dari 100 kendaraan, serta 9 depo dan kantor cabang di kota-kota besar,

(9)

ditambah lagi oleh beberapa distributor lokal. Pasar utama PT Ultrajaya Milk Industry Tbk adalah Indonesia mencapai 90 persen dari total produksi

perusahaan ini. Namun sejak 1988, perusahaan ini mulai aktif memasuki pasar ekspor ke negara-negara tertentu.

2. Kelemahan (Weakness) Bahan baku yang mudah rusak

Bahan baku utama yang digunakan merupakan bahan baku yang mudah rusak sehingga gangguan karena penyediaan bahan baku yang kurang baik dapat mengakibatkan gangguan terhadap mutu produk yang dihasilkan.

Untuk menanggulangi masalah ini perusahaan berusaha untuk selalu mendapatkan bahan baku yang berkualitas, antara lain dengan cara senantiasa membina hubungan yang baik dengan para peternak, koperasi- koperasi, dan para pemasok lainnya.

Ketersediaan bahan baku

Pengadaan bahan baku yang tidak dapat dipenuhi di dalam negeri dilakukan dengan cara impor, khususnya dengan kemasan tetra paper, dan beberapa konsentrat seperti Orange, Lychee dan Apple.

Biaya produksi yang tinggi

Perusahaan menggunakan bahan baku berkualitas dan teknologi canggih sehingga membutuhkan biaya produksi yang tinggi

3. Kesempatan (Opportunity)

• Industri makanan dan minuman di Indonesia memiliki harapan yang sangat positif. Negara ini memiliki populasi besar dan mengalami pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. Meningkatnya daya beli konsumen telah membuat produk-produk makanan menjadi lebih terjangkau oleh masyarakat luas.

Sebagai perusahaan makanan dan minuman yang terkemuka di Indonesia, PT Ultrajaya Milk Industry Tbk berada pada posisi yang sangat menguntungkan dengan kondisi tersebut.

• Dengan keunggulan posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar, peluncuran produk-produk baru untuk mengisi celah pasar yang ada, dan tekad bulat perusahaan terhadap kualitas terbaik, akan memastikan bahwa perusahaan ini dapat meraih pangsa pasar yang lebih besar di Indonesia di masa mendatang.

(10)

4. Ancaman (Threat) Pesaing

Beberapa perusahaan mengeluarkan produk-produk yang menjadi ancaman bagi PT Ultrajaya Milk Industry Tbk. Produk-produk tersebut berinovasi sehingga diprediksi akan menarik minat konsumen. Namun, sebagai

perusahaan yang berorientasi pasar dan mempunyai pengalaman lebih dari 40 tahun yang ditunjang oleh tim pemasaran yang tangguh dan jaringan

distribusi yang mencakup seluruh wilayah Indonesia, telah menjadikan perusahaan memiliki daya saing yang kuat sehingga persaingan dari perusahaan lain tidak terlalu mempengaruhi kegiatan perusahaan secara material. Pada saat ini perusahaan masih memegang pangsa pasar produk minuman UHT yang dikemas dalam kemasan karton aseptik dengan menguasai lebih dari 55% market share.

Iklim

Iklim dapat membuat tumbuhan teh menjadi tidak bagus saat dipanen.

Tenaga kerja dan mesin

Tenaga kerja dan mesin sangatlah penting dan bisa menjadi ancaman jika keduanya tidak saling berkesinambungan.

Teknologi

Perkembangan teknologi di sektor pangan dan kemasan pada saat ini melaju dengan sangat pesat yang apabila tidak senantiasa diikuti maka teknologi yang kini digunakan perusahaan menjadi ketinggalan dan dapat melemahkan daya saing perusahaan. Oleh karena itu, setiap perkembangan teknologi yang bertujuan untuk meningkatkan teknik produksi selalu menjadi perhatian perusahaan.

Fluktuasi nilai tukar rupiah

Dalam kegiatan operasionalnya perusahaan melakukan transaksi dengan menggunakan berbagai mata uang asing sehingga perusahaan menanggung risiko kerugian karena selisih nilai mata uang asing tersebut. Untuk

mengurangi risiko ini perusahaan selalu memantau fluktuasi perubahan kurs mata uang asing terhadap rupiah. Selain itu, untuk menanggulangi kerugian yang mungkin timbul sehubungan dengan pinjaman/utang bank maka Perseroan berusaha untuk melakukan pinjaman bank dengan menggunakan dasar mata uang rupiah.

D. Contoh Job Description and Specification : Deskripsi Jabatan:

Setiap bagian dari struktur organisasi memiliki berbagai jenis tugas sesuai dengan posisinya masing-masing. Berikut ini adalah uraian tugas dari masing-masing bagian:

(11)

1) Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)

Merupakan bagian tertinggi dalam perseroan dimana pemegang saham mengambil keputusan menyangkut segala kewenangan yang tidak diserahkan kepada direksi dan komisaris dalam batas yang ditentukan dalam Anggaran Dasar.

2) Dewan Komisaris

Bertugas melakukan pengawasan terhadap direksi dan memberikan saran dan pendapat kepada RUPS menyangkut pelaksanaan Rencana Jangka Panjang, ketentuan Anggaran Dasar serta ketentuan

peraturan perundang-undangan yang berlaku.

3) Direksi

Bertugas melaksanakan pengurusan untuk kepentingan dan tujuan perusahaan, termasuk pelaksanaan Rencana Jangka Panjang, Rencana Kerja, dan Anggaran Perusahaan, ketentuan Anggaran Dasar, Ketentuan perundangan-undangan yang berlaku, serta mewakili perusahaan baik di dalam maupun di luar pengadilan.

4) Komite Audit

Bertugas membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi supervisi/pengawasan. Dalam hubungan kerja, Komite Audit

mempunyai hubungan kerja langsung dan bertanggungjawab kepada Dewan Komisaris serta hubungan kerja tidak langsung dengan Auditor Internal.

5) Internal Audit

Bertugas melakukan pengawasan internal kepada seluruh departemen dan karyawan secara rutin.

6) Sekretaris Perusahaan

Bertanggung jawab untuk penyediaan dan penyebaran informasi kepada calon investor dan investor, serta membina hubungan kepada pihak-pihak terkait dalam hal investasi.

7) Manufacturing

Bertanggung jawab penuh dalam hal produksi semua produk sesuai dengan jumlah dan kualitas yang sudah ditetapkan, kelancaran produksi, dan perawatan mesin-mesin yang digunakan dalam proses produksi.

(12)

8) Marketing

Bertugas menyusun rencana pemasaran untuk semua produk, melakukan evaluasi aktivitas pemasaran sesuai dengan strategi perusahaan yang telah ditetapkan, dan berkerja sama dengan pihak lain seperti biro iklan atau departemen lain seperti bagian produksi untuk memastikan aktivitas pemasaran dapat dilakukan dengan baik.

9) Sales and Distribution

Bertanggung jawab penuh dalam hal penjualan dan distribusi produk serta membina hubungan baik dengan semua pelanggan perusahaan.

10) Finance and Accounting

Bertanggung jawab penuh dalam hal pelaporan keuangan dan akuntansi perusahaan sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan.

11) Human Resource and General Affair

Bertanggung jawab penuh dalam hal penerimaan karyawan,

pelatihan, hingga pembuatan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan ketenagakerjaan.

12) Engineering

Bertugas membantu departemen manufacturing dalam hal

pemeliharaan, perbaikan, dan pengawasan mesin-mesin produksi yang digunakan.

13) Information And Technology

Bertanggung jawab penuh dalam hal penyusunan dan pengendalian sistem informasi serta membantu setiap unit kerja di perusahaan demi kelancaran penyediaan informasi.

(13)

11. Mind Map

Perancangan Organisasi dan

Bisnis

Perancangan Strategi Bisnis

Blue Print

Proses Bisnis Proses bisnis adalah serangkaian proses / kegiatan

yang dilakukan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan

(2009) Perancangan Organisasi

bisnis

Desain Organisasi Struktur

Organisasi Job description Job Spesification Tujuan dan

Sasaran

Visi dan Misi Value dan Belief

Analisis STP

Analisis SWOT

Struktur Sederhana

Divisional Birokrasi Mesin

Birokrasi Profesional

Adhocracy

Struktur organisasi adalah susunan komponen- komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi yang menunjukkan adanya

pembagian kerja serta bagaimana fungsi-fungsi

atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan

(koordinasi).

Rincian pekerjaan yang berisi

informasi menyeluruh

tentang tugas/kewajiban,

tanggung jawab, dan kondisi-kondisi

yang diperlukan apabila pekerjaan tersebut dikerjakan.

suatu informasi tentang syarat-

syarat yang diperlukan bagi setiap karyawan

agar dapat memangku suatu jabatan

dengan baik

Referensi

Dokumen terkait

( opportunity ). Faktor kelemahan pengelola atraksi wisata TCT oleh Puri Agung Wisata adalah 1) Kurang jaringan distribusi pemasaran atraksi wisata TCT; 2) Kegiatan

mendefinisikan “hasil belajar adalah sejumlah pengalaman yang diperoleh siswa yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik”. Sudjana [9] menarik simpulan

 Berbagai faktor yang harus dipertimbangkan di dalam melakukan analisis kelayakan usaha dari suatu rencana usaha baru yang mencakup aspek-aspek :.. Kelayakan Pasar dan pemasaran o

 Besar ukuran pasar potensial produk multi tools mencakup tiga provinsi besar di Indonesia meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah dengan spesifikasi lanjutan

lanjutan dalam rangka perluasan pasar Terdistribusikannya produk olahan Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha, Kementerian KUKM Disperindagkop dan UMKM Kabupaten

Pendiri dan tim manajemen memiliki pengalaman panjang dan jaringan yang luas dalam lanskap investasi di Indonesia yang memberikan peluang bisnis yang mungkin tidak dimiliki

Pendiri dan tim manajemen memiliki pengalaman panjang dan jaringan yang luas dalam lanskap investasi di Indonesia yang memberikan peluang bisnis yang mungkin tidak dimiliki

Dengan kata lain, dapat dikemukakan bawa multi level marketing adalah pemasaran berjenjang melalui jaringan distribusi yang dibangun dengan menjadikan konsumen sekaligus sebagai tenaga