• Tidak ada hasil yang ditemukan

ARTIKEL ILMIAH DELI FITRIA

N/A
N/A
Afif

Academic year: 2025

Membagikan "ARTIKEL ILMIAH DELI FITRIA"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

ANALISIS KESALAHAN BAHASA PADA BROSUR DI LANGSA DELI FITRIA1

MUHAMMAD TAUFIK HIDAYAT, S.Pd., M.Pd.2 Program Studi Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Samudra1

Program Studi Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Samudra2 [email protected]

Abstract

Brochures as one of the promotional media that use written language have an important role in conveying information to the general public. However, in brochures, errors are often found in word choice, use of foreign languages, wasting words, and sentence structure that can cause misunderstandings for readers. Based on this, the researcher is interested in conducting a study entitled analysis of language errors in brochures in Langsa Kota sub- district, Langsa City. This study aims to explore language errors that occur in brochures circulating in Langsa City. The method used in this study is qualitative descriptive of various brochures in circulation. Based on the results of the research and analysis conducted by the author, the author found language errors in brochures in Langsa Lama sub-district, Langsa City. There are 4 language errors found in the brochures, including 2 errors in the use of words, 1 use of foreign languages that have equivalent words in KBBI, 1 error in writing nominals, and 1 waste of words. This study is expected to provide insight for the public and brochure writers to pay more attention to the use of appropriate language, in order to improve the quality of communication obtained through brochures..

Keywords:

Language, language errors, brochure

Abstrak

Brosur sebagai salah satu media promosi yang menggunakan bahasa tulis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat umum. Namun, dalam brosur sering ditemukan kesalahan dalam pemilihan kata, penggunaan bahasa asing, pemborosan kata, dan struktur kalimat yang dapat menyebabkan kesalahpahaman bagi pembaca.

Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul analisis kesalahan bahasa pada brosur di kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesalahan bahasa yang terjadi pada brosur yang beredar di Kota Langsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif terhadap berbagai brosur yang beredar. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang penulis lakukan, penulis menemukan kesalahan berbahasa pada brosur di kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa. Terdapat 4 kesalahan berbahasa yang ditemukan pada brosur, di antaranya terdapat 2 kesalahan pada penggunaan kata, 1 penggunaan bahasa asing yang memiliki padanan kata dalam KBBI, 1 kesalahan penulisan nominal, dan 1 pemborosan kata.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi masyarakat dan penulis brosur untuk lebih memperhatikan penggunaan bahasa yang tepat, guna meningkatkan kualitas komunikasi yang diperoleh melalui brosur.

Kata Kunci:

Bahasa, Kesalahan Bahasa, Brosur

(2)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun Pendahuluan

Bahasa adalah alat komunikasi yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, ide, dan emosi antara sesama manusia. Bahasa memainkan peran penting dalam kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat di mana bahasa merupakan sarana utama untuk menyampaikan maksud dan tujuan sesuatu.

Menurut Purwati (2020:1), bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa ujaran yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Menurut Ermawati (2017:30) mendefinisikan bahasa sebagai lambang bunyi yang sistematis, digunakan manusia untuk berkomunikasi dan membentuk pikiran. Menurut Chaer (dalam Septiaji dan Nisya, 2023:24) menyatakan bahwa bahasa adalah sistem lambang berupa bunyi, bersifat arbitrer, digunakan oleh suatu masyarakat tutur untuk bekerjasama, berkomunikasi, dan mengindentifikasi diri.

Berdasarkan pengertian bahasa yang dikemukakan oleh beberapa ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa bahasa adalah sebuah sistem lambang bunyi yang sistematis, yang digunakan manusia sebagai alat untuk mempermudah komunikasi antar individu yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.

Bahasa yang baik adalah bahasa yang sesuai dengan tempat terjadinya kontak berbahasa, sesuai dengan lawan bicara, dan sesuai dengan topik pembicaraan. Bahasa Indonesia yang baik, tidak selalu harus bahasa baku, tetapi yang perlu diperhatikan dalam berbahasa Indonesia yang baik adalah pemanfaatan ragam yang tepat dan serasi menurut golongan penutur dan jenis pemakaian bahasa. Sedangkan bahasa yang benar adalah bahasa Indonesia yang mengikuti kaidah yang berlaku dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahasa yang mengikuti kaidah bahasa Indonesia itulah bahasa yang benar.

Sebagai sarana utama yang digunakan manusia dalam berkomunikasi, bahasa terbagi menjadi dua, yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan. Bahasa lisan adalah bahasa yang digunakkan manusia ketika berkomunikasi secara lisan, biasanya bersifat informal dan spontan, dan digunakan dalam interaksi sehari-hari.

Sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa yang digunakan dalam bentuk tulisan, biasanya bersifat formal dan terstruktur, digunakan dalam komunikasi yang bersifat dokumentasi atau penyampaian informasi jangka panjang.

Sebagai sebuah proses yang menggunakan bahasa, komunikasi memiliki makna yang luas, antaranya lain yaitu menurut Liliweri (2011:36), komunikasi adalah tindakan manusia atau aktivitas manusia untuk menyampaikan sesuatu. Selain pengertian tersebut, Afdhal, dkk. (2023:54) mendefinisikan komunikasi adalah sebuah kebutuhan mendasar yang menjadi bagian integral dari eksistensi manusia, baik sebagai individu maupun makhluk sosial.

Berdasarkan pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah tindakan manusia yang merupakan kebutuhan dasar yang digunakan sebagai media menyampaikan sesuatu.

Dalam konteks komunikasi publik, terutamanya di media massa, penggunaan bahasa secara tepat dan jelas merupakan sesuatu yang sangat penting guna memastikan bahwa pesan yang ingin disampaikan diterima dengan baik oleh target pembaca.

Dalam dunia pemasaran dan periklanan, bahasa merupakan instrumen utama dalam mendukung penyampaian informasi produk atau layanan terhadap konsumen. Penggunaan bahasa yang efektif, persuasif, dan komunikatif sangat diperlukan untuk menarik perhatian audiens serta mempengaruhi persepsi mereka terhadap suatu produk atau jasa.

Salah satu bentuk media banyak digunakan

(3)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

untuk keperluan pemasaran dan promosi adalah brosur. Brosur dikonsep untuk memberikan informasi secara ringkas dengan menarik dan mudah dipahami untuk mencapai tujuan komunikasi dalam kesempatan yang relatif singkat.

Berdasarkan pendapat Anggraini (dalam Limbong, dkk. 2022: 245), brosur adalah sebuah alat untuk mempromosikan barang, jasa dan sebagainya, yang mana terbuat dari sebuah kertas yang didalamnya memiliki sejumlah infornasi serta penawaran tentang jasa ataupun produk tersebut. Suryani, dkk. (2023:145) menjelaskan brosur merupakan media

promosi penjualan, yang

menginformasikan calon pelanggan tentang produk yang ditawarkan. Menurut Izza (2023:73) mendefinisikan brosur adalah media promosi cetak yang dikeluarkan dalam jumlah banyak sekaligus secara tidak berkala dengan 1 hingga beberapa halaman kecil dalam kualitias yang bagus. Menurut Juristanti (2013:104), brosur adalah sarana promosi yang murah dan luas penyebarannya. Brosur dapa disebarkan di kantor-kantor, instansi pemerintah, lingkungan sekolah, dan lingkungan perumahan.

Berdasarkan pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa brosur adalah sebuah media cetak yang dengan format visual dan teks yang ditulis dalam sebuah kertas berisi informasi tentang produk atau jasa yang ditawarkan kepada calon pelanggan dan berfungsi untuk mempromosikan produk atau jasa kepada khalayak luas.

Dalam beberapa hal, brosur dapat menjadi salah satu media promosi cetak dengan karakteristik menggabungkan unsur visual dan teks. Setiap kata dan struktur bahasa pada brosur harus diletakkan secara cerdas untuk mempengaruhi pembaca secara langsung. Sekecil-kecilnya kesalahan pada susunan bahasa dalam brosur dapat menurunkan komunikasi yang ditargetkan. Selain itu, kesalahan tersebut juga akan merusak citra profesional

perusahaan atau organisasi pengeluar brosur. Dengan demikian, kualitas bahasa penggunaannya harus serius demi menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang pada akhirnya dapat merendahkan kualitas penyampaian.

Menurut Suwandi (dalam Meydiana, dkk. 2022:86), menyatakan bahwa kesalahan bahasa adalah terjadinya p enyimpangan kaidah dalam tindak bahasa baik secara lisan maupun tulisan. Menurut Corder (dalam Sebayang dan Sofyan, 2019:50), kesalahan bahasa adalah pelanggaran terhadap kode bahasa.

Pelanggaran ini disebabkan kurang sempurnanya penguasaan dan pengetahuan terhadap kode. Selain itu, menurut Sa’diyah, dkk. (2019) kesalahan bahasa disebabkan oleh adanya pengaruh bahasa yang terlebih dahulu dipelajarinya sehingga terjadi interferensi bahasa pertama terhadap bahasa Indonesia. Kesalahan bahasa juga disebabkan oleh pengajaran bahasa yang kurang tepat sehingga masyarakat kurang memahami kaidah bahasa yang baik dan benar dan akhirnya cenderung membiasakan kesalahan yang sudah dianggap wajar.

Menurut Supriyani dan Ida (dalam Sari, dkk. 2019:12) menjelaskan bahwa kesalahan bahasa adalah pemakaian suatu bentuk tuturan dari berbagai unsur kebahasaan meliputi kata, frasa, klausa, maupun kalimat yang menyimpang dari kaidah kebahasaan yang telah ditentukan.

Berdasarkan pengertian kesalahan bahasa yang disampaikan oleh para ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa kesahalan bahasa adalah penyimpangan dari kaidah yang diakui secara umum baik berupa kesalahan kata, frasa, klausa maupun kalimat. Kesalahan tersebut baik terjadi dalam bahasa lisan atau tulisan yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang kaidah yang benar atau karena pengajaran bahasa yang kurang tepat.

Dalam sebuah brosur, kesalahan bahasa sering terjadi seperti kesalahan eja, kesalahan penggunaan tata bahasa,

(4)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

ketidaksesuaian pemilihan kata dengan konteks calon pembaca brosur, atau struktur kalimat tidak jelas. Masing-masing dapat disebabkan oleh banyak faktor pendorong lain, seperti kurangnya pemahaman atas kaidah bahasa, keterbatasan waktu yang diberikan dalam proses pembuatan brosur, atau ketidaktepatan terhadap penerjemahan jika brosur disusun dalam bahasa asing. Hal tersebut mengakibatkan pesan yang disampaikan kurang efektif dan terjadi kesalah pahaman pada pembaca.

Beberapa penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Penelitian Fitriani Kusuma Hartanti et al., Universitas Negeri Semarang yang berjudul “Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Iklan Komersial di Media Sosial”. Hasil Penelitian ini ditemukan berbagai kesalahan seperti ketidaktepatan diksi, penggunaan kata majemuk dan kata serapan, serta kesalahan dalam struktur kalimat yang memengaruhi kejelasan dan efisiensi komunikasi. 2) Penelitian Ervina Damayanti, Universitas Islam Kadiri, yang berjudul “Kesalahan Penggunaan Bahasa pada Iklan Komersial Media Luar Ruang di Kabupaten Kediri”. Hasil Penelitian ini ditemukan kesalahan dalam tanda baca, penggunaan kata serapan, serta struktur frasa, yang sering kali memadukan bahasa Inggris dan Indonesia dengan struktur yang salah. 3) Rina Agustini, Siti Andini, Taufik Hidayat, Universitas Galuh, yang berjudul “ Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Iklan Produk Pandai Besi”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 kesalahan dalam penggunaan ejaan bahasa Indonesia, khususnya pada penggunaan huruf kapital dalam iklan produk pandai besi.

Dalam penelitian ini, peniliti akan menganalisis kesalahan bahasa pada brosur iklan yang ada di Kota Langsa, untuk mengidentifikasi jenis kesalahan yang terjadi paling sering dan apa faktor penyebabnya. Melakukan analisis ini memungkinkan perusahaan dan tim

pemasaran atau masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik dengan menunjukkan kesalahan-kesalahan yang perlu diperbaiki. Selain itu, analisis ini juga dapat memberikan wawasan yang berguna dalam meningkatkan keterampilan penyusunan bahasa agar media komunikasi cetak seperti brosur dapat efektif mencapai tujuannya.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Menurut Saryono (dalam Rukin, 2019:7), penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk

menyelidiki, menemukan,

menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur, atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif. Selain itu, menurut Bogdan dan Taylor (dalam Suwendra, 2018:4) penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang di amati. Pendekatan ini dipilih karena penelitian ini berfokus pada analisis kesalahan bahasa dalam brosur, yang melibatkan proses identifikasi, klasifikasi, dan pemahaman konteks kesalahan yang ditemukan.

Dalam konteks ini, penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis dan mengkategorisasi kesalahan bahasa, khususnya kesalahan ejaan dan kesalahan kata, yang ditemukan dalam brosur di Kota Langsa. Penelitian ini tidak melakukan pengujian hipotesis, tetapi berfokus pada pemaparan dan deskripsi data yang ditemukan di lapangan.

Objek penelitian dalam penelitian ini adalah brosur yang penulis temukan di Jl. Prof. Syarief Thayeb, Meurandeh, Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh pada tanggal 21 September 2024. Menurut Husen Umar (dalam Kholil Albar, 2021:57) objek penelitian menjelaskan tentang apa

(5)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

dan atau siapa yang menjadi objek penelitian, juga dimana dan kapan penelitian tersebut dilakukan. Dalam penelitian ini brosur dipilih sebagai objek penelitian karena brosur merupakan salah satu media yang banyak digunakan dalam pemasaran dan promosi oleh berbagai instansi di Kota Langsa.

Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui teknik dokumentasi.

Menurut Siyoto dan Sodiq. (2015:77), metode dokumentasi adalah mencari data mengenai ha;-hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, lengger, agenda, dan sebagainya. Brosur-brosur yang menjadi objek penelitian dikumpulkan, lalu dianalisis berdasarkan kesalahan bahasa yang ada. Teknik dokumentasi dipilih karena memberikan gambaran yang nyata tentang penggunaan bahasa dalam brosur secara langsung dan akurat.

Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi atau konten analisis. Penelitian ini dilakukan dengan identifikasi kesalahan ejaan dan kesalahan kata, lalu mengklasifikasikan kesalahan tersebut sesuai jenis dan frekuensinya. Teknik analisis data kualitatif terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Validitas data dilakukan untuk memastikan bahwa hasil penelitian ini dapat dipertanggungjawabkan. Dalam penelitian ini, triangulasi dilakukan dengan cara memeriksa data dari beberapa brosur yang beredar di berbagai sektor di Kota Langsa, sehingga dapat diperoleh data yang representatif mengenai kesalahan bahasa dalam brosur tersebut.

Hasil Dan Pembahasan

Berdasarkan data yang diperoleh, terdapat beberapa yang kesalahan yang peneliti jumpai pada brosur-brosur yang tersebar di wilayah Langsa Lama, Kota Langsa.

Kesalahan yang di jumpai adalah pada penulisan tanda baca, penggunaan bahasa asing yang kurang tepat. Berikut beberapa data hasil temuan di lapangan berdasarkan betuk kesalahan serta perbaikannya.

Gambar 1

Kesalahan penggunaan kata

Dalam brosur ini, terdapat kesalahan dalam penggunaan kata

“sedekah” pada kalimat “sedekah kuota”

yang dapat membingungkan pembaca. Hal ini disebabkan karena kata sedekah mempunyai makna donasi atau amal, sehingga tidak cocok digunakan dalam konteks brosur pemasaran. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena dengan menggunakan Bahasa yang cocok akan lebih efektif untuk menarik perhatian pembaca dan dapat menghindari kesalahpahaman pada pembaca.

Dalam konteks pemasaran, kata yang lebih cocok untuk menggantikan kata

“sedekah” adalah kata “bonus”. Kata Bonus yang dalam KBBI bermakna “tambahan”.

Dengan menggunakan kata “bonus” akan membuat informasi yang disampaikan dalam brosur tersebut lebih jelas dan terarah, sehihngga tidak terjadi kesalahanpahaman pada pembaca. Dengan

(6)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

demikian kalimat yang cocok untuk menggantikan kalimat “sedekah kuota”

adalah “bonus kuota”.

Gambar 2.

Kesalahan penulisan nominal Dalam brosur ini, terdapat kesalahan dalam penulisan nominal pada kata “Rp280 rb”. Pada kata tersebut setelah terdapat simbol Rupiah “Rp” kemudian diakhirnya ditambahkan singkata dari kata Ribu “rb”. Dalam kaidah Bahasa Indonesia setelah penggunaan simbol Rp maka tidak boleh lagi menambahkan singkatan rb pada akhirnya.

Penulisan yang benar menurut kaidah Bahasa Indonesia adalah

“Rp280.000”, yaitu dengan menambahkan simbol Rp diawal nominal, penulisan nominal 280, penggunaan tanda baca titik untuk pemisah nominal ribuan, dan penambahan tiga nol diakhirnya. Dengan mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang sebuai, akan membuat brosur lebih jelas dan mudah dipahami.

Gambar 3

Penggunaan Bahasa asing

Dalam brosur ini, terdapat kesalahan pada penggunaan bahasa asing yaitu kata “voucher”. Merujuk pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) penggunaan bahasa asing sebiknya dihindari jika tersedia padanan kata yang sesuai dengan KBBI.

Istilah yang sesuai untuk menggantikan kata "voucher” adalah

“voucer”. Dalam KBBI kata “voucer”

mempunya makna kupon atau kartu diskon untuk berbelanja. Penggunaan kata voucer yang sesuai dengan KBBI akan membuat brosur sejalan dengan kaidah bahsa Indonesia dan membuat pesan yang disampaikan lebih jelas dan mudah dipahami pembaca di Indonesia.

(7)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

Gambar 4

Kesalahan penggunaan kata

Dalam brosur ini, ditemukan kesalahan pemilihan kata “kantong” dalam kalimat “Bebas bayar sesuai kantong”.

Kalimat tersebut memiliki makna yang ambigu dan membingungkan pembaca.

Selain itu, kata “sesuai kantong”

merupakan bahasa yang informal yang kurang tepat digunakan dalam brosur.

Karena sebagai bahan promosi, brosur harusnya mengandung bahasa yang jelas dan tidak ambigu, serta menggunakan bahasa yang baku untuk mecapai konsumen umum.

Pemilihan kata yang tepat untuk menggantikan kata “bebas bayar sesuai kantong” adalah “bebas bayar sesuai anggaran”. Dengan menggunakan kata

“sesuai anggaran” akan memberikan informasi yang lebih kepada pembaca bahwa paket yang disediakan dapat dibeli sesuai dengan anggaran atau kebutuhan pengguna.

Gambar 5.

Pemborosan kata

Dalam brosur ini, ditemukan pengulangan kata “cetak” pada kalimat

“Memenuhi kebutuhan cetak banyak dengan biaya cetak murah” yang sebenarnya dapat dihilangkan agar susunan katanya lebih bagus tanpa ada pemborosan kata. Kalimat tersebut sebenarnya cukup informatif namun kurang menarik saat dibaca karena terdapat pengulangan kata

“cetak”.

Sebagai sebuah media promosi, brosur tersebut seharusnya mengandung bahasa yang menarik, singkat, jelas dan mudah dipahami pembaca. Oleh karena itu, pengulangan kata yang tidak diperlukan seharusnya dapat dihindari agar pesan yang disampaikan dapat tersampaikan kepada semua pembaca. Dengan demikian kalimat yang lebih bagus digunakan yaitu

“Memenuhi kebutuhan cetak banyak dengan biaya murah”.

Simpulan dan Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, penulis menemukan

(8)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

kesalahan berbahasa pada brosur di kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa.

Terdapat 4 kesalahan berbahasa yang ditemukan pada brosur, di antaranya terdapat 2 kesalahan pada penggunaan kata, 1 penggunaan bahasa asing yang memiliki padanan kata dalam KBBI, 1 kesalahan penulisan nominal, dan 1 pemborosan kata.

Penelitian ini menekankan pentingnya penggunaan bahasa yang benar di ruang publik untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahasa yang baik dan benar. Jadi melalui penelitian ini peneliti berharap supaya media cetak, khususnya pembuat brosur agar lebih memperhatikan penggunaan bahasa yang baik dan benar serta mengurangi bahasa ambigu yang membuat kesalahpahaman pada pembaca.

(9)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

Daftar Referensi

Afdhal, dkk. 2023. Pengantar Ilmu Komunikasi. Padang: CV. Gita Lentera.

Agustini, R. Dkk. 2023. Analisis kesalahan berbahasa dalam iklan produk pandai besi. Literasi, 7(2), 337-346.

Albar, Kholil dan Ummi Kulsum. 2021. Metodologi Penelitian Bisnis. Bogor: Guepedia.

Damayanti, E. 2019. Kesalahan penggunaan bahasa pada iklan komersial media luar ruang di Kabupaten Kediri. Jurnal Bahasa Indonesia, 4(2), 85-97.

Hartanti, F. K. Dkk. 2021. Analisis kesalahan berbahasa dalam iklan komersial di media sosial.

Mediasi, 9(1), 45-53.

Izza, Muh. 2023. Membumikan Ayat dan Hadis dalam Perekonomian. Jawa Tengah: PT. Nasya Expanding Management.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). 2016. Edisi Kelima. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud.

Liliweri, Alo. 2011. Komunikasi Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Prenada Media Groub.

Limbong, Tonni. Dkk. 2022. Desain Grafis Teori dan Praktek Menggunakan Corel Draw X7.

Jakarta: CV. Cattleya Darmaya Fortuna.

Meidiana, Reza. Dkk. 2022. Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Penulisan Surat Dinas Kantor Desa Sekecamatan Lebong Atas Kabupaten Lebong. Jurnal Ilmiah Korpus. Vol. 6, No.1.

Purwati, Duwi. 2020. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Potensi Lokal (Panduan Menulis Naskah Drama dengan Mudah). Surabaya: CV. Jakad Media Publishing.

Rukin. 2019. Metodologi penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Surabaya: CV. Jakad Media Publishing.

Sari, Kusuma. Dkk. 2019. Analisis Kesalahan Berbahasa pada Majalah Toga Edisi III Bulan Desember 2018. Jurnal Imajeri. Vol. 02, No.1

Sebayang, Srikurnia Hastuti dan Anisa Soleha Sofyan. 2019. Analisis kesalahan Berbahasa pada Sosial Media Instagram dalam Postingan, Komentar, dan Cerita Singkat. Jurnal Serunai Bahasa Indonesia. Vol. 16, No.1

Septiaji, Aji dan Risma Khairun Nisya. 2020. Gemar Membaca Terampil Menulis: Keterampilan Reseptif dan Produktif dalam Berbahasa. Jawa Barat: CV. Adanu Abimata.

Siyoto, Sandu dan M. Ali Sodiq. 2015. Dasar Metodologi Penelitian. Karang Anyar: Literasi Media Publishing.

(10)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

Suryani, Lilis, dkk. 2023. Media Pembelajaran Digital untuk Anak Usia Dini. Yogyakarta:

Deepublish Digital.

Suwendra, I Wayan. 2018. Metode Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial , Pendidikan, Kebudayaan dan Keagamaan. Bandung: Nilacakra.

Yuristanti, Ari Kurnia. 2013. Bisnis Rumahan untuk Para Ibu Kita Mudah dan praktis untuk Terjun ke Dunia Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

(11)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(12)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(13)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(14)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(15)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(16)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(17)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(18)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(19)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(20)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(21)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(22)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(23)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(24)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(25)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(26)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(27)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(28)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(29)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(30)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(31)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(32)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(33)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(34)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(35)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(36)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(37)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(38)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(39)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(40)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(41)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(42)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(43)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

(44)

Jurnal Samudra Bahasa p-ISSN 2716-3113

Volume x Nomor x e-ISSN 2715-7245

Bulan Tahun

Referensi

Dokumen terkait

Kesalahan penggunaan bentuk dasar pada kata yang berprefiks yang ditemukan dalam data adalah seperti yang terdapat dalam kalimat di bawah

Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa terdapat kesalahan berbahasa Indonesia dalam proses diskusi siswa kelas IV SDN Miri pada bidang frasa dan kalimat..

Pengaruh bahasa asing yang menimbulkan kesalahan dalam berbahasa Indonesia ialah pemakaian kata. tugas (kata ganti penghubung) seperti:

Kesalahan berbahasa yang terdapat dalam kalimat di atas dikarenakan kata nervous ´ merupakan istilah asing yang diserap kedalam bahasa Indonesia dengan utuh tanpa

Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan kesalahan pemakaian bahasa ilmiah yang paling banyak ditemukan adalah penggunaan kata tidak baku sebanyak 39 buah, penggunaan

Dalam penulisan memorandum terdapat Temuan yang didasarkan pada kesalahan kata istilah asing mencapai 180 item atau 43%, temuan yang didasarkan pada penggunaan kata ambigu mencapai 140

Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah kesalahan penulisan huruf dan kesalahan penggunaan kata yang terdapat dalam teks deskripsi

Kesalahan berbahasa pada aspek penggunaan ejaan meliputi kesalahan penggunaan huruf kapital, miring, tebal, penulisan kata, penggunaan tanda baca, dan unsur serapan, seperti hasil