• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASESMEN SUMATIF AKHIR SEMESTER (ASAS) GANJIL MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Al-Qur’an Hadis KELAS 6

N/A
N/A
Rusdi Abe

Academic year: 2024

Membagikan "ASESMEN SUMATIF AKHIR SEMESTER (ASAS) GANJIL MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Al-Qur’an Hadis KELAS 6"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Bismilla-hirrohma-nirrohi-m

ASESMEN SUMATIF AKHIR SEMESTER (ASAS) GANJIL MADRASAH IBTIDAIYAH (MI)

TAHUN PEMBELAJARAN : 20… / 20…

Mata Pembelajaran : Al-Qur’an Hadis K e l a s : VI (Enam)

1 Hari/Tanggal : ...

N a m a : ……….………

Bacalah teks berikut ini untuk soal nomor 1-8!

Surah Al-'Alaq

َكَهَخ ِْ٘رَّنا َكِّبَز ِىْسبِب ْأَسْلِا (

ٔ ٍكَهَػ ٍِْي ٌَبَسَِْ ْلْا َكَهَخ ) (

ٕ ُُۙوَسْكَ ْلْا َكُّبَز َٔ ْأَسْلِا ) (

ٖ ُِۙىَهَمْنبِب َىَّهَػ ِْ٘رَّنا ) (

ٗ ْىَن بَي ٌَبَسَِْ ْلْا َىَّهَػ )

ْىَهْؼَٚ

(

٘ ٰٓٗغْطََٛن ٌَبَسَِْ ْلْا ٌَِّا ٓ َّلََّك ) (

ٙ ُْٰٗغَتْسا ُِٰاَّز ٌَْا ) (

٧ ٰٗؼْجُّسنا َكِّبَز ٰٗنِا ٌَِّا ) (

٨ ُۙٗ َُْٰٓٚ ِْ٘رَّنا َتَْٚاَزَا ) (

٩ ّٰٗهَص اَذِا اًدْبَػ )

(

ٔٓ

ُٖۙٓ ٰدُْٓنا َٗهَػ ٌَبَك ٌِْا َتَْٚاَزَا ) (

ٔٔ

ٖ ْٰٕمَّتنبِب َسَيَا َْٔا ) (

ٕٔ

َتَْٚاَزَا ) ّٰٗن ََٕت َٔ َةَّرَك ٌِْا (

ٖٔ

ٖ ٰسَٚ َ ّٰاللّٰ ٌََّبِب ْىَهْؼَٚ ْىَنَا ) (

ٔٗ

) َّلََّك

ُِۙةَٛ ِصبَُّنبِب ۢبًؼَفْسََُن ُۙە َِّتَُْٚ ْىَّن ٍِْٕىَن (

ٔ٘

ٍةَئ ِطبَخ ٍةَبِذبَك ٍةَٛ ِصبََ ) (

ٔٙ

ُۙ َِّٚدبََ ُعْدَْٛهَف ) (

ٔ٧ َُۙةََِٛبَبَّصنا ُعْدََُس ) (

ٔ٨ ُّْؼ ِطُت َلْ َّلََّك )

ْة ِسَتْلا َٔ ْدُجْسا َٔ

(

ٔ٩ ) - : كهؼنا

ٔ -

ٔ٩

Menerjemahkan Surah Al-'Alaq

Arti Kalimat Arti Kalimat

Dan Tuhanmu

َكُّبَز َٔ

bacalah

ْأَسْلِا

Yang Maha Mulia

ُُۙوَسْكَ ْلْا

dengan nama Tuhanmu

َكِّبَز ِىْسبِب

Yang Dia mengajar

َىَّهَػ ِْ٘رَّنا

Yang menciptakan

َكَهَخ ِْ٘رَّنا

dengan kalam

ُِۙىَهَمْنبِب

Dia telah menciptakan

َكَهَخ

Sekali-kali tidak

َّٓلََّك

manusia

ٌَبَسَِْ ْلْا

Benar-benar melampaui batas

ٰٓٗغْطََٛن

dari segumpal darah

ٍكَهَػ ٍِْي

Bahwa ia melihatnya

ِٰا َّز ٌَْا

Apa yang tidak dia ketahui

ْىَهْؼَٚ ْىَن بَي

Atau dia menyuruh

َسَيَا َْٔا

Dia serba cukup

ُْٰٗغَتْسا

Dengan taqwa

ٖ ْٰٕمَّتنا

Tempat kembali

ٰٗؼْجُّسنا

Jika dia mendustakan

َةَّرَك ٌِْا

Apakah kamu melihat

َتَْٚاَزَا

Dan dia bepaling

ّٰٗن ََٕت َٔ

Yang ia larang

ُۙٗ ُْٰٓ َٚ ِْ٘رَّنا

Tidakkah dia mengetahui

ْىَهْؼَٚ ْىَنَا

Seorang hamba

اًدْبَػ

Bahwa sesungguh Allah

َّٰاللّٰ ٌََّبِب

Ketika dia salat

ّٰٗهَص اَذِا

Dia melihat

ٖ ٰسَٚ

Berada diatas petunjuk

ُٖۙٓ ٰدُْٓنا َٗهَػ

1. Apa Arti lafal dari

ِىَهَمْنبِب

?

Pilihlah jawaban yang benar!

A. Dia melihat C. Dengan kalam

B. Dan Tuhanmu D. Dari segumpal darah.

2. Apa lanjutan ayat Alquran di bawai ini?

....

َسَيَا َْٔا

dan ....

ٌَبَسَِْ ْلْا ٌَِّا ٓ َّلََّك

Pilihlah dua jawaban yang benar!

A.

ُِۙىَهَمْنبِب

C.

ْىَهْؼ َٚ ْىَن بَي

B.

ٰٓٗغْطََٛن

D.

ٖ ْٰٕمَّتنبِب

3. Pilihlah benar atau salah dari kalimat ayat di bawah ini!

Pernyataan Benar Salah

َّٓلََّك

: sekali-kali tidak.

▸ Baca selengkapnya: ki kd alquran hadis kelas 1 semester 1

(2)

2

ٰٓٗغْطََٛن

: dengan kalam.

ُوَسْكَ ْلْا

: Yang Maha Mulia.

4. Pasangkanlah kalimat dan arti ayat al-Quran di bawah ini!

Kalimat Arti

Jawaban contoh :

1-A 2-C

1.

ِٰا َّز ٌَْا

A. Dan dia bepaling.

2.

ّٰٗن ََٕت َٔ

B. Dia melihat.

C. Dia serba cukup.

5. Apa lanjutan ayat di bawah ini?

. . . .

ْىَهْؼَٚ ْىَنَا

Jawab :

6. Bagaimana bunyi ayat ke 11 dari surah al-Alaq?

Jawab :

7. Pasangkanlah ayat di bawah ini dengan benar!

Ayat (kalimat) Kata

Jawaban contoh :

1-A 2-C

1.

ٌَبَك ٌِْا َتَْٚاَزَا

A.

ّٰٗن ََٕت َٔ

2.

َةَّرَك ٌِْا َتَْٚاَزَا

B.

ْة ِسَتْلا َٔ

C.

ُٖۙٓ ٰدُْٓنا َٗهَػ

8. Pilihlah salah atau benar dari pernyataan dibawah ini!

Ayat (kalimat) Benar Salah

ُٖۙٓ ٰدُْٓنا َٗهَػ ِْ٘رَّنا َتَْٚاَزَا ٖ ٰسَٚ َ ّٰاللّٰ ٌََّبِب ْىَهْؼَٚ ْىَنَا ٰٗؼْجُّسنا َكُّبَز َٔ ْأَسْلِا

Bacalah teks dibawah ini untuk soal nomor 9 – 11!

Memahami Isi Kandungan Surah Al-'Alaq

Surah Al-'Alaq terdiri atas 19 ayat dan merupakan surah yang ke 96 dalam Al-Qur'an. Surah Al-'Alaq termasuk golongan surah Makiyyah karena diturunkan sebelum Nabi Muhammad Saw, melakukan hijrah ke Madinah. Nama surah Al-'Alaq diambil dari kata Al-Alaq pada ayat kedua yang artinya segumpal darah.

Surah Al-Alaq disebut juga dengan "Igra". Terdapat kisah menarik pada turunnya ayat pertama sampai dengan kelima dari surah Al-Alaq yang dikenal sebagai wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.

Ayat tersebut turun pada saat Nabi Muhammad Saw. sedang berkhalwat atau menyendiri di Gua Hira yang berada di atas Jabal Nur. Ketika itu, datanglah malaikat Jibril A.S. kepada Nabi Muhammad Saw. dan berkata, "Iqra' (bacalah)!" Beliau menjawab, "Aku tidak bisa membaca." Malaikat Jibril A.S. mendekap beliau sehingga beliau merasa kesusahan.

Kemudian malaikat Jibril AS, mengulang perkataannya, "Bacalah Nabi Muhammad Saw. menjawab lagi.

"Aku tidak bisa membaca. Sampai tiga kali Nabi Muhammad Saw. menjawab seperti itu, lalu malaikat Jibril AS membacakan surah Al-Alaq ayat 1-5. Setelah selesai membacakan kelima ayat tersebut, malaikat Jibril pun pergi meninggalkan Nabi Muhammad Saw, seorang diri. Dengan perasaan takut, beliau langsung segera pulang menemui istrinya, yaitu Khadijah, sambil gugup dan berkata, Zammiluni, zammiluni (selimuti aku,

(3)

3 selimuti aku)."Sampai hilang rasa takut dan dinginnya. Demikian kisah singkat turunnya surah Al-'Alaq ayat 1-5.

9. Surah Al-Alaq terdiri atas 19 ayat yang diturunkan di kota Makkah, maka termasuk golongan surah ....

Pilihlah jawaban yang benar!

A. Arabiyah C. Madaniyah

B. Makkiyah D. Misriniyah.

10. Surah Al-Alaq ayat 1-5 diturunkan ketika Nabi Muhammad Saw. di Gua Hira sedang ....

Pilihlah dua jawaban yang benar!

A. berdoa C. berkhalwat

B. berzikir D. menyendiri.

11. Pilihlah benar atau salah dari pernyataan di bawah ini!

Pernyataan Benar Salah

Yang mengajarkan membaca kepada Nabi Muhammad Saw adalah Malaikat Jibril.

Gua Hira berada di atas Jabal Rahmah.

Surah Al-Alaq termasuk golongan surah Madaniyyah.

Bacalah teks dibawah ini untuk soal nomor 12– 16!

Ayat 1-5 surah Al-'Alaq mengandung perintah Allah Swt. kepada kita untuk membaca. Membaca dan merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah Swt. dan alam semesta. Allah Swt. memerintahkan kita untuk belajar dan mencari ilmu pengetahuan agar kita mengetahui bahwa Allah Swt. Mahakuasa atas segala ciptaan- Nya dan menambah keimanan serta rasa syukur kita kepada-Nya, Allah Swt. juga menjelaskan bahwa manusia berasal dari segumpal darah dan pada dasamya manusia tidak mengerti apa-apa Allah Swt.

mengajarkan hal-hal yang tidak diketahuinya dengan perantaraan kalam.

Pada ayat selanjutnya dijelaskan bahwa perbuatan manusia banyak yang melampaui batas karena merasa dirinya cukup. Kemudian diceritakan tentang kebodohan yang dilakukan oleh Abu Jahal dan pengikutnya yang selalu menghalang-halangi Nabi Muhammad Saw. dan umat Islam dalam beribadah. Allah Swt.

memberi ancaman kepada orang yang melampaui batas dan menghalangi orang lain untuk beribadah serta berbuat baik. Seperti kisah Abu Jahal yang hendak mengangkat batu besar dan ditimpakan kepada Nabi Muhammad Saw. ketika beliau sedang sujud. Ancaman orang-orang seperti itu akan dimasukkan ke dalam neraka, bahkan mereka akan ditarik ubun-ubunnya. Na'użu billah min zalik.

Secara ringkas, isi pokok kandungan surah Al-'Alaq yaitu sebagai berikut.

1) Perintah Allah Swt. kepada hamba-Nya untuk membaca tanda-tanda kebesaran-Nya dan menuntut ilmu.

2) Allah Swt. menjelaskan asal mula penciptaan manusia.

3) Allah Swt. menjadikan kalam (baca tulis) sebagai alat untuk mendapatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

4) Dengan kemurahan, keagungan, dan kemahatahuan-Nya, Allah Swt. mengajarkan kepada manusia apa yang belum diketahuinya.

5) Ancaman Allah Swt. kepada manusia yang telah melampaui batas dan menghalangi orang lain untuk beribadah serta berbuat baik berupa neraka, bahkan mereka akan ditarik ubun-ubunnya.

12. Pasangkanlah dari isi pokok kandungan surah Al-„Alaq!

Pernyataan Kandungan

Jawaban contoh :

1-A 2-C

1. Ayat 2. A. Asal penciptaan manusia.

2. Ayat 5. B. Perintah untuk membaca.

C. Mengajarkan manusia apa yang belum diketahui.

13. Siapakah yang selalu menghalang-halangi Nabi Muhammad Saw. dan umat Islam dalam beribadah?

Jawab :

14. Apa ancaman Allah Swt. kepada orang yang menghalangi orang lain untuk beribadah?

(4)

4 Jawab :

15. Perbuatan manusia banyak yang melampaui batas karena merasa dirinya ....

Pilihlah jawaban yang benar?

A. benar C. angkuh

B. cukup D. sombong.

16. Allah Swt. mengajarkan kepada manusia apa yang belum diketahuinya, karena Allah Swt. Maha ....

Pilih dua jawaban yang benar!

A. Pemurah C. Agung

B. Melihat D. Kaya.

Bacalah teks dibawah ini untuk nomor 17 – 20!

Surah Al-Qadr

ِزْدَمْنا ِةَهَْٛن ِْٙف ُُّْٰنَصََْا ٓبََِّا (

ٔ َن بَي َكى ٰزْدَا ٓبَي َٔ ) ِزْدَمْنا ُةَهْٛ

(

ٕ ٍسَْٓش ِفْنَا ٍِّْي ٌسَْٛخ ِزْدَمْنا ُةَهَْٛن ) (

ٖ بَِْٓٛف ُح ُّْٔسنا َٔ ُةَكِٕى ٰٰۤهًَْنا ُلَّصََُت )

ٍسْيَا ِّمُك ٍِْي ْىِِّٓبَز ٌِْذِبِب (

ٗ ِسْجَفْنا ِغَهْطَي ّٰٗتَح َِْٙ ٌىٰهَس )

(

٘ :زدمنا )

ٔ

٘-

Bacalah dan perhatikan dengan baik arti per kata dan kalimat berikut.

Arti Kalimat Arti Kalimat

turun

ُلَّصََُت

Sesungguhnya kami

ٓبََِّا

Para malaikat dan Ruh(Jibril)

ُح ُّْٔسنا َٔ ُةَكِٕى ٰٰۤهًَْنا

Kami telah menrunkannya

ُُّْٰن َصََْا

Dengan izin Tuhannya

ْىِِّٓبَز ٌِْذِبِب

Pada malam kemuliaan

زْدَمْنا ِةَهَْٛن ِْٙف

Dari segala urusan

ٍسْيَا ِّمُك ٍِْي

Dan tahukah kamu

َكى ٰزْدَا ٓبَي َٔ

sejahteralah

ٌىٰهَس

apakah

بَي

Hingga/sampai

ّٰٗتَح

Lebih baik

سَْٛخ

Terbit fajar

س ْجَفْنا ِغَهْطَي

Dari seribu bulan

ٍسَْٓش ِفْنَا ٍِّْي

1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. 2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? 3. Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. 4. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. 5. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar. (Q.S. Al-Qadr/97: 1-5)

Bulan Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur'an. Al-Qur'an diturunkan sebagai pedoman hidup bagi manusia agar hidupnya terarah dan selamat dunia dan akhirat. Pada bulan Ramadhan juga, terdapat satu malam yang memiliki keutamaan lebih baik dari seribu bulan yang disebut lailatulqadar. Pada malam itu, atas izin Allah Swt. para malaikat yang dipimpin oleh malaikat Jibril A.S. turun ke bumi untuk mendoakan setiap orang yang beribadah pada malam tersebut dan membawa kesejahteraan serta keberkahan sampai terbitnya fajar.

17. Pilihlah benar atau salah dari pernyataan dibawah ini!

Pernyataan Benar Salah

ِزْدَمْنا ُةَهَْٛن بَي َكى ٰزْدَا ٓبَي َٔ

Al-Quran diturunkan di bulan Syawal.

ٍسْيَا ِّمُك ٍِْي

: Dan tahukah kamu.

18.

ِسْجَفْنا ِغَهْطَي ّٰٗتَح َِْٙ ٌىٰهَس

Apa Artinya?

Jawab :

19. Pasangkanlah kalimat dan arti surah Al-Qadar!

Kalimat Arti

Jawaban contoh :

1-A 2-C

(5)

5 1.

ٍسَْٓش ِفْنَا ٍِّْي

A. Sejahtera.

2.

ِسْجَفْنا ِغَهْطَي

B. Dari seribu bulan.

C. Terbit fajar.

20. Apa lanjutan ayat surah Al-Qadar dibawah ini?

....

ٌِْذِبِب بَِْٓٛف ُح ُّْٔسنا َٔ ُةَكِٕى ٰٰۤهًَْنا ُلَّصََُت

Jawab :

Bacalah teks dibawah ini untuk nomor 21 – 25!

Hukum Bacaan Tafkhim

Tafkhim berarti menebalkan. dalam ilmu tajwid, tafkhim adalah membaca huruf-huruf tertentu dengan suara atau bacaan tebal dengan menonjolkan mulut sedikit ke (mecucu). Di antara huruf yang dibaca tafkhim adalah huruf ra' dan lam. Huruf ra' (ز) dibaca tafkhim, apabila

1) Berharakat fathah, seperti lafal:

ل ُْٕسَز ،ٍةَٛ ِضاَّز ، َتَْٛػَزَأ ، َكِّبَز

2) Berharakat dhammah, seperti lafal:

،ْىُُْزبَصْبَأ ،ٌَ ُْٔسُطْسَٚ

3) Berharakat sukun dan didahului huruf berharakat fathah, seperti lafal:

ىُكبََ ْزَرََ ،َىَٚ ْسَي ٌَُٕج ْسَٚ

4) Berharakat sukun dan didahului huruf berharakat dhammah, seperti lafal:

سُظَْا َٔ ، ْسُجْْبَف ،ٌَٕلَش ْسُٚ ،بَََأَسُل

5) Berharakat sukun karena waqaf, didahului huruf berharakat sukun dan sebelum huruf berharakat sukun itu terdapat huruf berharakat fathah atau dhammah, seperti lafal:

ِزبَُّنا ٍَِي ، ِزُٕيُ ْلْا ُغَج ْسُت

6) Berharakat sukun, didahului huruf berharakat kasrah, dan setelah huruf ra (ز) sukun terdapat huruf isti'la' berharakat fathah, seperti lafal: ضبَط ْسِل ِدبَص ْسًِْنبِبَن

Sementara huruf lam dibaca tafkhim jika didahului oleh harakat fathah atau dhammah pada lafzul jalalah, yaitu : Contoh:

َّاللّٰ ُسْص َ

Selain huruf ra' dan lam, ada huruf-huruf lainnya yang dibaca tebal/ tafkhim yaitu huruf isti'la: Huruf isti'la' adalah huruf-huruf hijaiyyah yang cara membacanya ditebalkan dengan mengangkat pangkal lidah ke langit- langit atas. Di antara huruf hijaiyyah yang termasuk huruf istilah, yaitu:

ؽ ،ص ،ض ،خ ظ ،ق ،ط ،

Huruf isti'la' dikumpulkan dalam satu kalimat agar mudah dihafal, yaitu:

Hukum Bacaan Tarqiq

Tarqiq berarti menipiskan. Dalam ilmu tajwid, tarqiq adalah membaca huruf tertentu dengan suara atau bacaan yang tipis dengan bibir (mulut) agak mundur sedikit dan tampak agak meringis. Huruf yang dibaca tarqiq adalah huruf lam dan ra'. Huruf lam dibaca tipis jika didahului oleh harakat kasrah pada lafzul jalalah.

Sementara huruf ra' (ز) dibaca tarqiq apabila:

1) Berharakat kasrah, seperti lafal:

ْىِْ ِزب َصْبَأ َٔ

2) Berharakat sukun, didahului huruf yang berharakat kasrah, dan huruf setelahnya bukan huruf isti'la, seperti lafal :

ٌَ َْٕػ ْسِف

3) Berada di akhir kalimat dibaca sukun karena waqaf, didahului huruf berharakat sukun yang bukan huruf isti'la, dan sebelum huruf berharakat sukun itu terdapat huruf yang berharakat kasrah, seperti lafal:

4) Berada di akhir kalimat dibaca sukun karena waqaf dan sebelumnya terdapat huruf ya' (

٘

) yang berharakat sukun dan sebelum huruf ya' (

٘

) berharakat sukun, terdapat huruf yang berharakat fathah atau kasrah, seperti lafal:

5) Berada di akhir kalimat, berharakat sukun, didahului huruf berharakat kasrah, dan terdapat huruf isti'la' di kalimat/kata yang selanjutnya, seperti lafal:

َكَي َْٕل ُزِرََْأ ٌَْأ

Hukum Bacaan Jawazul Wajhain

Jawazul wajhain adalah cara membaca huruf ra' (ز) dengan dua cara, maksudnya boleh dibaca tafkhim atau tarqiq. Hukum bacaan jawazul wajhain berlaku pada huruf ra' (ز), apabila:

1) Berharakat sukun, didahului huruf berharakat kasrah, dan bertemu dengan huruf isti'la' yang berharakat kasrah, seperti lafal:

قسف

2)

Berharakat sukun yang didahului oleh huruf isti'la berharakat sukun dan sebelum huruf istila, terdapat huruf berharakat kasrah, seperti lafal:

ِ سَّطِمْنا ٍََْٛػ

6

(6)

6 3) Dibaca sukun karena waqaf dan setelahnya terdapat huruf ya' (٘) yang dibuang, seperti lafal:

سسٚاذا

21. Apa yang di maksud tafkhim dalam hukum bacaan ra (ز )?

Jawab :

22. Berapa bagian hukum bacaan ra ( ز )?

Pilih jawan yang benar?

A. Dua C. Empat B. Tiga D. Lima.

23. Apa contoh bacaan ra ( ز ) dibaca tarqiq?

Pilih dua jawaban yang benar?

A.

ٌَُٕج ْسَٚ

C.

ْىِْ ِزبَصْبَأ َٔ

B.

ٌَ َْٕػ ْسِف

D.

سَّطِمْنا ٍََْٛػ

24. Pilihlah benar salah pada pernyataan di bawah ini!

Pernyataan Benar Salah

ح ض ص ؽ ط ق ظ

adalah huruf hijaiyah.

ُغَج ْسُت

: Contoh bacaan “ra” tarqiq.

Lafzul jalalah

الله

“lamnya” bisa dibaca tebal dan tipis dan tebal.

25. Apakah jawazul wajhain itu?

Jawab :

Bacalah teks di bawah ini untuk nomor 26 – 30!

Keutamaan Memberi

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, bahwa memberi merupakan salah satu akhlak terpuji yang diperintahkan dalam ajaran Islam. Berikut hadits yang berisi keutamaan memberi.

ا ٍَ ِي ٌسَْٛخ بٛهُؼْنا ُدَْٛنا : َلبَل َىَّهَس َٔ َِّْٛهَػ ُالله َّٗهَص ِ َّاللّٰ َلُٕسَز ٌََّأ َسًَُػ ٍِْبا ِ َّاللّٰ ِدْبَػ ٍَْػ َهْفُّسنا َٔ ُةَمِفًُُْْنا بَْٛهُؼْنا ُدَْٛنا َٔ َٗهْفُّسنا ِدَْٛن

ٗ

)ّٛهػ كفتي( ُةَهِئبَّسنا

Artinya: Dari Abdullah bin Umar R.A. berkata, bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda, "Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Tangan di atas adalah yang menafkahkan (memberi) dan tangan di bawah adalah yang meminta." (H.R. Bukhari dan Muslim)

Arti Kalimat Arti Kalimat

Dari

ٍَْػ

Di atas

بٛهُؼْنا

Bahwasanya

ٌََّأ

Lebih baik

ٌسَْٛخ

Rasulullah

الله لُٕسَز

Di bawah

َٗهْفُّسنا

Bersabda

َلبَل

Menafkahkan

ُةَمِفًُُْْنا

Tangan

ُدَْٛنا

Yang meminta

ُةَهِئبَّسنا

Hadits tentang keutamaan memberi menjelaskan bahwa dalam harta/ rezeki yang diberikan oleh Allah Swt., pada hakikatnya ada hak mereka yang membutuhkan. Harta/rezeki tersebut harus kita berikan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan, baik dengan cara diberikan langsung kepada yang membutuhkan atau pun melalui lembaga penyalur amal. Allah Swt. dan Rasul-Nya memerintahkan kita menjadi orang yang dermawan, suka memberi bantuan atau pertolongan kepada orang yang lemah atau tidak mampu.

"Tangan di atas itu lebih baik daripada tangan yang di bawah: Begitulah arti dari hadits tentang keutamaan memberi. Maksud "tangan di atas" adalah orang yang memberi, sedangkan "tangan di bawah"

adalah orang yang meminta/penerima.

(7)

7 Nabi Muhammad Saw. sangat menyukai orang yang gemar memberi dan tidak menyukai orang yang pelit/enggan untuk memberi. Nabi Saw. juga tidak menyukai orang yang meminta- minta dan malas bekerja.

Apalagi dengan berpura-pura mengenakan baju yang kumal, berpenampilan kotor dan meminta-minta kepada setiap orang, padahal dia masih mampu untuk bekerja.

26. Pasangkanlah arti dan kalimat hadis keutamaan memberi!

Kalimat Arti

Jawaban contoh :

1-A 2-C

1.

ُةَمِفًُُْْنا

A. Peminta.

2.

ُةَهِئبَّسنا

B. Lebih baik.

C. Menafkahkan.

27. Apakah yang dimaksud tangan di atas?

Pilihlah jawaban yang benar!

A. Peminta C. Penolong B. Pemberi D. Penyabar.

28. Kenapa Nabi Muhammad SAW. tidak menyukai orang yang meminta-minta?

Jawab:

29. Siapakah orang yang

ُةَهِئبَّسنا

itu?

Pilihlah jawaban yang benar!

A. Memberi C. Meminta B. Penolong D. Penerima.

30. Siapa yang menyuruh kita menjadi orang dermawan?

Jawab:

Referensi

Dokumen terkait

Soal Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Akidah Akhlak Kelas 3

Soal Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Akidah Akhlak Kelas 4

Soal Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Akidah Akhlak Kelas 5

Soal Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Akidah Akhlak Kelas 6

Soal Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) Kelas 4

Soal Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) Kelas 6

Soal Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil Bahasa Inggris Kelas 6

Soal Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Ganjil Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas 6