Berdasarkan latar belakang masalah, maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai “Bagaimana mengaudit Public Relations dalam kegiatan Humas Unisba berdasarkan apa yang “kita” pikirkan (ideal perusahaan) dan apa yang “mereka” pikirkan”. Sedangkan Public Relations (PR) menurut Frank Jefkins adalah segala bentuk komunikasi yang terencana, baik internal maupun eksternal, antara suatu organisasi dengan seluruh khalayaknya guna mencapai tujuan tertentu berdasarkan saling pengertian (Jefkins, 2004: 10). Kegiatan komunikasi dalam kehumasan ditujukan kepada publik di dalam organisasi (internal public) dan publik di luar organisasi (external public).
Komunikasi
Pengertian Komunikasi
Public Relations
Pengertian Public Relations
Fungsi Public Relations
Suatu unsur penting dalam manajemen untuk mencapai tujuan tertentu, sesuai harapan masyarakat, namun bersifat unik bagi organisasi/perusahaan. Upaya menjalin hubungan yang harmonis antara suatu organisasi atau perusahaan dengan masyarakatnya, baik secara internal maupun eksternal, melalui proses timbal balik, sehingga menimbulkan opini publik yang sangat bermanfaat sebagai masukan bagi organisasi/perusahaan yang bersangkutan. Keberhasilan Humas dalam menjalankan fungsinya terletak pada keterlibatan seluruh individu dalam organisasi, masing-masing dalam menjalankan tugasnya, mulai dari pimpinan dan personel manajemen hingga tingkat manajemen paling bawah.
Syarat Praktisi PR
Edwin Emery dalam bukunya Pengantar Komunikasi Massa menekankan pada upaya terencana dan terorganisir suatu perusahaan atau lembaga untuk menciptakan hubungan yang saling menguntungkan dengan publiknya yang beragam. Artinya, ia mampu menjelaskan segala sesuatu dengan jelas, jelas dan langsung, baik secara lisan, tulisan, bahkan secara visual (misalnya melalui foto atau gambar). Artinya, daya kreatifnya cukup baik untuk mampu membuat jurnal internal, menulis naskah film dan video, menyusun rencana kampanye PR yang detail dan jelas, serta mampu bertanya dan menemukan cara-cara yang tak terbayangkan sebelumnya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.
Internal Public Relations
Pengertian Internal Public Relations
Mampu melakukan penelitian dan mengevaluasi hasil kampanye PR serta belajar dari hasil tersebut. Public Relations menekankan keberadaan aktivitasnya pada penciptaan hubungan baik antara manajer dan karyawan sebagai pelengkap dalam perusahaan, namun karyawan merupakan aset yang sangat penting dan harus dilestarikan. Hal ini memungkinkan terciptanya lingkungan kerja yang kondusif dan keterbukaan manajemen mengenai pentingnya menjaga komunikasi timbal balik dengan karyawan.
Media Internal Public Relations
Manajemen tidak boleh memandang komunikasi karyawan bersifat monopoli, seperti menyiarkan program politik. Pertemuan-pertemuan resmi yang melibatkan staf dan karyawan, baik yang diadakan di kantor pusat maupun di kantor cabang, serta konferensi-konferensi di tingkat nasional, merupakan acara silaturahmi yang bermanfaat untuk menggalang persatuan dan keakraban serta menciptakan hubungan baik antara manajemen dan karyawan. Berbagai kegiatan dan acara tidak resmi, seperti pesta perusahaan, makan malam perayaan tahun baru dan ulang tahun perusahaan, olah raga dan piknik bersama keluarga, sangat bermanfaat dalam mempererat hubungan baik antara manajemen dan seluruh karyawannya.
Audit Public Relations
Pengertian Audit Public Relations
Secara morfologis, audit PR berarti audit komunikasi terkait PR, yang pada dasarnya berarti peninjauan dan kajian terhadap kebutuhan komunikasi saat ini (Hardjana, 2000: 161). Audit PR merupakan suatu kajian komprehensif untuk mengetahui kedudukan dan kondisi PR dalam suatu organisasi, baik internal maupun eksternal, termasuk pandangan masyarakat terhadap Public Relations (Kriyantono, 2006:297). Menurut Moore, audit PR adalah studi berskala besar yang terstruktur secara longgar yang menyelidiki hubungan masyarakat suatu perusahaan, baik secara internal maupun eksternal (Ritonga.
Fungsi Audit Public Relations
Audit kehumasan merupakan penelitian yang biasa digunakan untuk mendeskripsikan dan mengukur aktivitas kehumasan serta memberikan panduan bagi program kehumasan di masa depan.
Ruang Lingkup Kegiatan Audit Public Relations
Menurut Moore, audit hubungan masyarakat adalah studi yang terstruktur secara longgar dan komprehensif yang menyelidiki hubungan masyarakat suatu perusahaan, baik internal maupun eksternal (Ritonga, 2004: 120). Kekuasaan masyarakat dapat diketahui melalui kekuatan ekonomi dan politik yang dimilikinya, dan kekuasaan tersebut juga dapat mengukur sejauh mana pengaruhnya. Oleh karena itu, masyarakat dapat diklasifikasikan menurut kekuatan ekonomi dan politik yang dimilikinya dan akan mempengaruhi proses pengambilan keputusan atau kebijakan pemerintah (lembaga/organisasi).
Company Ideal
Pengertian Company Ideal
Tujuan Company Ideal
Padahal, untuk mengetahui apa yang (idealnya) dipikirkan oleh suatu perusahaan atau institusi, cukup mengacu pada tujuan dari bagian atau departemen PR-nya. Apabila sasaran tersebut dijabarkan dengan jelas dalam arsip atau dokumen, maka sasaran dimaksud dapat dijadikan acuan. Tujuan umum dan khusus yang dapat diperiksa melalui audit humas hanyalah yang berkaitan dengan pandangan internal suatu perusahaan.
Company Actual
Pengertian Company Actual
Konsep Penilaian
Metode Penelitian
Populasi Dan Sampel a. Populasi
Teknik Pengambilan Sampel
Teknik Pengumpulan Data
Teknik Analisis Data
Kedua rumus ini digunakan dalam perhitungan karena akan digunakan untuk mengetahui nilai U hitung mana yang lebih kecil. Jika harga U hitung ≤ U tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Apabila harga U hitung ≥ U tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak.
- Asas Unisba
- Visi Unisba
- Misi Instansi
- Tujuan Instansi
- Logo Universitas Islam Bandung
Berbagai sarana dan prasarana pembelajaran, praktik penelitian untuk menunjang proses pendidikan di Unisba, telah lengkap tersedia antara lain: laboratorium, perpustakaan, pusat pembinaan dan laboratorium bahasa, pusat pengolahan data, internet, serta berbagai pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Unisba merupakan salah satu perguruan tinggi yang berhasil meraih beberapa hibah kompetitif baik dari Departemen Pendidikan Nasional maupun Kementerian Agama. Unisba didukung oleh para guru yang telah banyak menerima dana hibah Penelitian dan Pengabdian Sukarela (PKM) yang kompetitif dari Departemen Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama, serta memiliki kualifikasi akademik rata-rata Magister.
Selain itu, berbagai prestasi yang diraih para mahasiswa antara lain; berhasil meraih juara pada MTQ Hafalan Hadits ASEAN, LKTI Beasiswa Djarum Regional dan MTQ Hafalan Al Quran tingkat nasional. Menjadi perguruan tinggi Islam terkemuka, pelopor pembaharuan, pemikiran dan penyelenggaraan kehidupan beragama, serta pembina akhlak mulia yang bermanfaat bagi diri sendiri, bangsa, masyarakat, bangsa dan negara yang baik. Unisba menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan nilai-nilai Islam, menumbuhkan dinamika kehidupan kampus keilmuan dan mengembangkan lingkungan fisik dan sosial berdasarkan nilai-nilai Islam.
Menghasilkan penemuan-penemuan baru di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara melalui berbagai kegiatan penelitian. Membina lingkungan fisik dan sosial yang tertib dan dinamis sebagai bagian dari masyarakat yang adil, makmur, dan diridhoi Allah SWT. Memelihara nilai-nilai Islam dan budaya Islam secara damai bagi individu, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Kedudukan Humas di Universitas Islam Bandung
Berbagai rencana strategis yang disusun oleh bidang kehumasan Unisba terbagi menjadi dua, antara lain: rencana strategis hubungan internal dan rencana strategis hubungan eksternal. Meningkatkan pelayanan informasi kepada publik internal secara profesional (mengoptimalkan peran humas sebagai pusat informasi internal organisasi). Pada dasarnya Humas Unisba berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan kepentingan Unisba dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan, memelihara, dan meningkatkan citra Unisba.
Ruang lingkup Humas Unisba meliputi publik internal (pegawai, dosen, dosen LB, mahasiswa, pimpinan 3IKB, pensiunan dan yayasan) dan publik eksternal (pers, pelajar SMA, orang tua siswa, alumni, pemerintah, komunitas, mitra kerja/ pemasok, dll). Pendistribusian materi promosi: VCD (film Unisba), serta CD interaktif (profil perusahaan), kepada khalayak internal yang membutuhkan. Salah satu hubungan eksternal yang dibangun Humas Unisba adalah hubungan media (media Relations), yang tujuan pertamanya adalah menjaga hubungan kemanusiaan dan komunikasi dengan para jurnalis media massa.
Media massa yang bekerjasama dengan Humas Unisba antara lain: Tempo, Kompas, Pikiran Rakyat, Republika, Media Indonesia, Galamedia, Metro Bandung, Radar Bandung, Bandung Pos, RRI, MQ FM, Ardan FM, OZ FM, Mara FM, GNS FM , Ninetyniners FM, Paramuda FM, PRSSNI, TVRI, Metro TV, AnTV, SCTV, RCTV, Trans TV, Bandung TV, dll. Selanjutnya secara informal dapat mengundang jurnalis untuk meliput berbagai kegiatan Unisba dan terakhir bersama jurnalis Humas Unisba mengelola kegiatan wawancara untuk keperluan publikasi Unisba. Humas Unisba mempunyai tiga program kerja antara lain: program kerja rutin, program kerja terpadu/koordinasi dan program kerja lepas.
Yang terakhir adalah program casual yaitu program yang dijalankan oleh Humas Unisba dengan syarat-syarat tertentu, antara lain:
Pelaksanaan Pengumpulan Data
Proses Pengolahan Data
Pada tahap ini, data dari FC sheet dimasukkan ke dalam tabel yang dibagi menjadi tabel individual dan tabel silang. Proses pengolahan data selesai apabila data penelitian yang akan dianalisis telah diuraikan secara lengkap dalam tabel.
Analisa Tabel Tunggal
COMPANY IDEAL (Pihak Humas Unisba)
Dari responden yang berjumlah 7 orang (46,67%) terlihat bahwa menurut responden forum ini sangat membantu pegawai dalam mendapatkan informasi dan 2 orang responden (13,33%) menyatakan bahwa forum ini sangat membantu pegawai dalam mendapatkan informasi. Dari responden yang berjumlah 5 orang (33,33%) dan 4 orang (26,67%), terlihat bahwa responden merasa mengetahui dan sangat mengetahui Unisba mengadakan rapat umum. Dari responden yang berjumlah 10 orang (66,67%) dan 4 orang (26,67%), terlihat bahwa responden bersama dengan karyawan dan dosen mengadakan rapat bagian di bagiannya masing-masing.
Dari responden yang berjumlah 12 orang (80%) dan 2 orang (13,33%), terlihat bahwa rapat divisi mampu menyelesaikan permasalahan pekerjaan yang terjadi di Unisba. Dari responden yang berjumlah 9 orang (60%) dan 6 orang (40%), terlihat pentingnya untuk terus mengadakan rapat divisi. Dari responden yang berjumlah 13 orang (86,67%), diketahui bahwa guru dan pegawai pernah mengikuti pelatihan keterampilan yang diadakan Unisba.
Dari responden yang berjumlah 10 orang (66,67%) dan 2 orang (13,33%), dapat disimpulkan bahwa pelatihan dapat meningkatkan keterampilan karyawan. Dari total 13 orang (86,67%) yang disurvei, dapat disimpulkan bahwa pelatihan keterampilan dapat menjamin pemahaman kerja karyawan. Dari responden sebanyak 14 orang (93,33%) dan 1 orang lainnya (6,67%) mengikuti kegiatan informal Unisba seperti rekreasi, olah raga, kegiatan kerohanian dan kegiatan sosial.
Dari responden yang berjumlah 11 orang (73,33%) dan 4 orang lainnya (26,67%) dapat diketahui bahwa kegiatan informal bermanfaat bagi karyawan.
COMPANY AKTUAL (Pihak Karyawan Unisba)
Uji Validitas
Uji Reliabilitas
Berdasarkan perhitungan berdasarkan koefisien Spearman-Brown menunjukkan bahwa pertanyaan pada instrumen tersebut reliabel karena nilai yang diperoleh lebih besar dari 0,6.
Uji Hipotesa Mann-Whitney Test
Berdasarkan tabel pemeringkatan diatas diketahui jumlah rangking pada sampel kegiatan Humas (n1) sebesar 88,50 dan jumlah rangking pada sampel pegawai (n2) sebesar 4097,50 dan berapakah modal hipotetis dalam hal ini? riset. Ho : Tidak ada perbedaan antara perusahaan ideal dan perusahaan sebenarnya Ha : Ada perbedaan antara perusahaan ideal dan perusahaan sebenarnya. Jadi sesuai kriteria keputusan, dimana jika nilai Asymp > α = 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak.
Hal ini menunjukkan bahwa apa yang dipikirkan oleh Humas sama dengan apa yang dipikirkan oleh pegawai, yaitu kegiatan Humas dinyatakan berhasil.
Pembahasan
Berdasarkan uraian diatas maka dapat dianalisis bahwa tidak terdapat perbedaan antara kegiatan kehumasan Unisba dengan apa yang dipikirkan oleh kehumasan terhadap apa yang dipikirkan oleh pegawai. Dari uji hipotesis ditemukan bahwa tidak terdapat perbedaan antara apa yang dipikirkan Humas Winsba dengan apa yang dipikirkan oleh karyawan.
Kesimpulan
Saran