Ayu anak baik
Dibawah lereng gunung terdapat suatu perkampungan yang sangat indah ,damai,tentram dan udaranya segar. Kampung itu terdapat kampung bunga, disana hiduplah sebuah keluarga yang sangat bahagia. Keluarga itu dikaruniai seorang anak bertubuh kecil,berambut keriting. Dia bernama Ayu. Dia sangat rajin membantu orang tuanya membersihkan kandang. Mereka mempunyai sapi yang sangat banyak juga ternak ayam. Hasil ternaknya dijual untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Ayu juga mempunyai nenek yang sangat baik kepadanya. Setiap pagi jam 6 ketika ayam berkokok, Ayu sudah bangun dari tempat tidurnya.
Suatu kali, pada saat ayu membersihkan kandang , tiba- tiba saja ada benda yang mengenai kepalanya Ayu, aduhh.. hmm siapa ini yang melempar kepala aku? Ayu menoleh kekanan dan kekiri, ko tidak ada orang? au,, sakit, benda ini datang dari atas sana. Tiba- tiba ayu mendengar anak - anak tertawa sambil menutup hidungnya berkata :"kamu bau.. haha kami gak mau main sama kamu blee,, ". Anak - anak itu mengejek ayu ,sambil menjulurkan lidahnya.
Ayu sangat sedih sekali , Ia pun pulang kerumah, dengan wajah yang sedih dan merintih kesakitan ,ayu mengadu kepada neneknya , huuu huuu, nenek nenek.... ayu,, kamu kenapa ayu?? kata neneknya . Hiks hiks , kepalaku sakit nenek.., kenapa kepalamu ayu, kenapa kepalamu , siapa yang buat terluka? tanya nenek. Teman - teman ayu yang buat seperti ini nenek ,jawab Ayu. Sudahlah nak, nenek obatin dulu ya, sebentar ya . Nenek mengambil obat dan mengobati kepala ayu. Ayu, cepat sembuh ya,, kamu tidak usah membalas kejahatan mereka ya nak,biarlah Tuhan yang membalas mereka, Ucap Nenek .Ia nenek, trimakasih ya nenek jawab Ayu sedih.
Lalu Ayu duduk didepan teras rumah, sambil melihat tanaman yang ada didepan rumah. Ada tanaman anggrek, melati mawar hmm harum semua , tiba - tiba ada sesuatu yang jatuh tepat didepan ayu,, dan terdengar minta tolong . Tolong ...tolong aku, wah ayu mendengar suara minta tolong itu, ternyata apa yang dilihat ayu,burung kecil yang sangat cantik, yang sayapnya tersangkut di pohon mawar berduri, lalu ayu menolong burung itu , ia sangat terkejut mendengar burung bisa bicara. Trimakasih kamu baik sekali, kamu namanya siapa ? tanya burung itu kepada ayu.Aku bernama ayu ,kamu kenapa bisa bicara? kan kamu burung? bukan manusia? jawab Ayu. Aku adalah burung ajaib, aku dan ibuku terbang jauh, namun ketika angin kencang sayapku tersangkut di pohon mawar. oh... kasian sekali ya kamu ucap Ayu .
Lalu ayu membawa burung kecil itu dan ayu mengobati lukanya .Beberapa hari burung kecil itu tinggal diumah ayu. Nah suatu hari burung berkata pada ayu, hai ayu.. coba lihat sayapku, nih aku sekarang sudah bisa terbang ye.. ucap burung sambil mengepakkan sayapnya senang. Suatu hari saat ayu membersihkan kandang sapi itu, burung itu mengikuti ayu,tiba- tiba burung itu melihat ada anak kecil 2 orang , yang bertubuh kecil, dan yang satu lagi bertubuh besar.Mereka kelihatannya akan melakukan hal tidak baik.
Burung memperhatikan anak - anak kecil itu, mereka sedang apa ya? hah,, anak -anak itu lagi apa ya? sepertinya mereka mau melakukan hal yang tidak baik pada ayu, aku harus menolong ayu, ucap burung dalam hatinya . Burung itu sedang merencanakan sesuatu. Sebelum anak - anak kecil itu hendak melempar ayu dengan benda kecil berupa bola dari daun pisang kering , burung itu memberi pelajaran kepada kedua anak kecil itu. Teryata wajah mereka terkena kotoran sapi , au,,,,, bau,,, iss, wajah kamu,, mereka saling tertawa dan mengejek, Ayu mendengar suara itu, lalu ayu menghampirinya. Ada apa ini?
hiks hiks ayu .. ayu.. maafkan kami ya, kami sudah sering berbuat tidak baik kepada kamu, ucap anak bertubuh kecil. Ia ayu, maafkan kami ya, kami berjanji tidak menjahili kamu lagi, tadi kami mau melemparkan benda ini ke kamu , tapi sebelum kami lakukan itu, kami terjatuh muka kami kena kotoran sapi . Ia ayu maafkan kami ya . Ayu melihat nya tidak berpikir panjang ia langsung menjawab mereka : "ia teman teman aku memaafkan kalian". Maukah kamu menjadi teman kami ? ucap anak yang bertubuh besar itu, tentu saja, dengan senang hati jawab ayu .
Nah anak -anak demikian ceritanya,. tetaplah berbuat baik jauhi perbuatan yang tidak baik dan jangan membalas kejahatan dengan kejahatan.