• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB 1"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

Telkom Kabupaten Pati mengenai harga produk Indihome yang terlalu mahal dan kualitas produk Indihome PT.Telkom Kabupaten Pati yang memiliki jaringan internet tidak stabil, serta sinyal pada saluran TV yang terkadang tidak berfungsi atau tidak tersedia dengan baik. Berdasarkan latar belakang penelitian diatas maka peneliti tertarik untuk membahas penelitian yang berjudul “Pengaruh Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan Produk Indihome PT”. Keadaan kualitas produk Indihome banyak mengalami gangguan yang disebabkan oleh penurunan kualitas produk dan harga paket produk yang tidak sesuai kualitas sehingga dapat mengakibatkan berkurangnya kepuasan pelanggan.

Apakah harga dan kualitas produk berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan pelanggan produk Indihome PT? Bermanfaat untuk dapat mengaplikasikan ilmu dan teori yang diperoleh selama perkuliahan pada permasalahan yang sebenarnya terjadi pada perusahaan yang mempunyai hubungan pengaruh harga dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan produk Indihome PT. Kami berharap penelitian ini dapat bermanfaat sebagai referensi tambahan bagi mereka yang tertarik dengan permasalahan terkait pengaruh harga dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan terhadap produk Indihome PT.

Kerangka Teori .1 Pemasaran

Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen dapat dipengaruhi melalui pemasaran yang terampil karena dapat membangkitkan motivasi dan perilaku jika didukung oleh produk atau jasa yang dirancang paling menarik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Menurut Griffin dalam (Sangadji E.M, 2013), perilaku konsumen adalah seluruh aktivitas, tindakan dan proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum pembelian, ketika mereka membeli, menggunakan, membelanjakan produk dan jasa setelah melakukan hal-hal di atas atau mengevaluasi produk. kegiatan. Ada beberapa hal yang perlu dikaji dan diperhatikan untuk memahami perilaku konsumen yaitu apa yang mereka beli, mengapa mereka membeli, bagaimana mereka membeli, kapan mereka membeli, dimana mereka membeli dan seberapa sering mereka membeli.

Hasil definisi di atas menjelaskan bahwa perilaku konsumen adalah cara yang dilakukan konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian melalui perencanaan, pemilihan produk, sampai dengan proses pembelian dengan tujuan memuaskan kebutuhan dan aktivitas konsumen.

Kepuasan Pelanggan

Metode penetapan harga dapat dilakukan dengan memilih harga akhir dengan menambahkan dua faktor yaitu penetapan harga psikologis dan kebijakan penetapan harga perusahaan. Kebijakan penetapan harga perusahaan Secara umum, kebijakan penetapan harga dapat merujuk pada bagaimana perusahaan menentukan harga produk dan layanannya berdasarkan nilai, permintaan, biaya, dan persaingan. Harga adalah sesuatu atau instrumen yang dapat diserahkan dalam proses pertukaran untuk mendapatkan barang atau jasa.

Harga yang akan dilakukan oleh perusahaan dan ditawarkan kepada calon konsumen atau masyarakat biasanya mempunyai tujuan yang penting karena harga tersebut digunakan untuk kelanjutan pemasaran perusahaan dimasa yang akan datang. Seorang eksekutif atau manajer senior suatu perusahaan harus melakukan pendekatan agar mampu menentukan dan merumuskan harga suatu barang atau jasa berdasarkan tujuan yang ingin dicapai perusahaan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa perusahaan tidak mempunyai kendala atau hambatan dalam memberikan harga suatu barang atau jasa kepada pelanggan dan masyarakat.

Harga yang ditawarkan perusahaan sesuai dengan nilai produk yang akan diterima konsumen. Perusahaan menentukan kurva permintaan yang mewakili kemungkinan jumlah produk yang akan dijual per periode, pada tingkat harga alternatif. Perusahaan memilih salah satu metode penetapan harga, yang terdiri dari penetapan harga biaya-plus, analisis peluang utama dan penentuan target keuntungan, penetapan harga nilai yang diperoleh, penetapan harga persentase pengembangan, dan penetapan harga amplop tertutup.

Perusahaan akan memilih harga akhir, mengumumkannya dengan cara psikologis yang paling efektif dan memeriksanya untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebijakan penetapan harga perusahaan dan sejalan dengan dealer, grosir, penjual, pesaing, pemasok, dan pemerintah. Perusahaan hendaknya mempunyai tujuan yang jelas, karena hal ini dapat mempengaruhi keberlangsungan perusahaan di masa depan. Oleh karena itu, perusahaan harus mempunyai tujuan terencana yang akan dicapai melalui pemilihan harga produk yang sesuai dengan nilai produk dan dapat diterima dengan baik oleh pelanggan.

Sehingga penetapan harga ini dapat menjadi prioritas bagi perusahaan dalam menjalankan kebijakan pengelolaan perusahaan agar dapat bertahan dalam persaingan dan perusahaan dapat lebih unggul dibandingkan perusahaan lainnya.

Kualitas Produk

Biaya yang diperlukan untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi tidak jauh lebih tinggi dibandingkan biaya produk berkualitas rendah. Konsumen akan mengambil keputusan dalam membeli suatu produk apabila produk yang dibutuhkannya mempunyai mutu dan mutu. Kualitas produk yang tinggi bagi konsumen yaitu produk yang menurut konsumen dapat memenuhi keinginan dan kebutuhan yang sesuai dengan harapan atau melebihi harapan konsumen terhadap suatu produk.Setiap produsen atau perusahaan pasti mempunyai produk yang berkualitas agar mampu untuk mendukung peningkatan dan perlindungan posisi produk di pasar.

Barang habis pakai adalah barang atau produk yang dapat dikonsumsi satu kali atau lebih oleh konsumen. Misalnya beras, garam dan sabun, produk tersebut cepat dikonsumsi oleh konsumen dan diperlukan dalam aktivitas konsumen sehari-hari, sehingga banyak masyarakat yang membeli produk tersebut. Strategi yang tepat dalam menggunakan produk tersebut adalah dengan memperbanyak produk tersebut di tempat yang berbeda, menggunakan margin yang kecil dan melakukan kegiatan promosi yang besar-besaran untuk dapat menarik masyarakat untuk mencoba produk tersebut dan membangun preferensi.

Barang tahan lama merupakan barang yang mempunyai bentuk dan tidak dapat digunakan hanya sekali atau beberapa kali saja. Produk yang mempunyai keistimewaan dan dapat dibandingkan satu sama lain berdasarkan kesesuaian, kualitas, harga dan gaya pada saat proses pemilihan dan pembelian produk. Produk dengan ciri khas dan pengenalan merek bagi sekelompok pembeli yang selalu bersedia melakukan upaya khusus untuk membeli produk tersebut.

Seperti membeli produk yang memiliki merek terkenal dan mencakup jenis barang mewah, logam mulia, perlengkapan video, dan jam tangan mewah. Produk yang jenisnya tidak diketahui konsumen atau diketahui konsumen, namun konsumen tidak mempunyai akal sehat untuk membeli produk tersebut. Jenis-jenis barang yang akan dibeli oleh perusahaan termasuk dalam barang industri, dapat diklasifikasikan berdasarkan cara barang tersebut masuk dalam proses produksi dan mempunyai harga yang relatif.

Barang yang seluruhnya akan masuk ke dalam produk sehingga terbagi menjadi dua bagian yaitu bahan baku dan bahan baku serta bagian produksi.

Pengaruh Antar Variabel

Pengaruh Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan

Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan

Kualitas produk yang dapat memenuhi harapan pelanggan dalam kegiatan pembelian produk akan membuat pelanggan merasa puas karena membeli produk tersebut. Menciptakan kualitas produk yang baik dapat membawa manfaat, diantaranya adalah hubungan antara perusahaan dan pelanggan akan menjadi harmonis. Kualitas produk mempunyai hubungan positif dengan kepuasan pelanggan karena kualitas produk dapat dinilai dari kemampuan produk dalam menciptakan kepuasan pelanggan (Philip Kotler & Gary Armstrong, 2011).

Hal ini serupa dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Nathalia, 2020) dalam penelitiannya yang berjudul Pengaruh Kualitas Produk dan Harga Terhadap Kepuasan Konsumen Layanan Internet Wifi Id di PT.

Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan Kepuasan pelanggan merupakan tingkat persepsi, harapan, dan perilaku konsumen

Pelanggan mempunyai pandangan yang berbeda-beda mengenai persepsi harga, seringkali persepsi harga dijadikan sebagai indikator nilai untuk mencocokkan harga dengan manfaat yang diterima pelanggan atas suatu produk. Hal ini sesuai dengan temuan penelitian yang dilakukan oleh (Chairuna, 2017) dalam penelitiannya yang berjudul Pengaruh Harga dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Pelanggan Produk Indihome PT.

Penelitian Terdahulu

Telkom Indonesia Pekanbaru sekaligus sehingga dengan meningkatkan kualitas produk dan harga dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Kualitas produk, kualitas pelayanan dan harga tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen pengguna operator XL di Manado.

Hipotesis

Harga

Harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atas suatu produk atau jumlah nilai yang ditukarkan pelanggan untuk memperoleh manfaat dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa (Philip Kotler & Gary Armstrong, 2011).

Kualitas Produk

Kepuasan Pelanggan

Definisi Operasional

Harga

Kualitas Produk

Kepuasan Pelanggan

Metode Penelitian

  • Tipe Penelitian
  • Populasi Dan Sampel .1 Populasi
    • Sampel
  • Teknik Pengambilan Sampel
    • Jenis Data
    • Sumber Data
  • Skala Pengukuran Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Pengolahan Data
  • Analisis Data
    • Analisis Kualitatif
    • Analisis Kuantitatif
    • Analisis Regresi Sederhana Dan Berganda 1. Analisis Regresi Sederhana

Meski begitu, sampel yang diambil dari populasi harus benar-benar representatif atau mampu mewakili suatu populasi (Sugiyono, 2014). Jika besarnya populasi dalam penelitian ini telah diketahui data populasinya, maka pengambilan jumlah sampel ditentukan dengan mencari rumus sampel (Lemeshow, S., Hosmer Jr, D.W., Klar, J., & Lwanga, 1990). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 18.158 orang berdasarkan data pengguna produk Indihome PT Telkom Kabupaten Pati tahun 2021. Berdasarkan perhitungan sampel diatas maka responden dalam penelitian ini disesuaikan yaitu sebanyak 100 responden yang membeli dan menggunakan produk Indihome di Kabupaten Pati , hal ini dilakukan untuk memudahkan pengolahan data dan untuk hasil pengujian yang lebih baik.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah probabilitas sampling dengan teknik cluster sampling. Tahapan penentuan cluster sampling pada penelitian ini, dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Pati, akan diambil secara acak 4 kecamatan dengan menggunakan produk Indihome untuk dijadikan sampel. Tahapan pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan memilih 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Pati.

Dengan menentukan jumlah sampel yang akan diteliti berdasarkan karakteristik yang ditentukan oleh peneliti yaitu pengguna produk Indihome, sehingga dalam penelitian ini terdapat 100 sampel. Berdasarkan tabel data diatas maka penelitian ini mempunyai jumlah sampel sebanyak 100 responden yang terbagi dalam 4 kecamatan di. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrumen kuisioner yang membahas tentang pengaruh harga dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan produk Indihome , PT Telkom, Kabupaten Pati.

Dalam penelitian ini untuk mengukur variabel independen yaitu harga dan kualitas produk terhadap variabel dependen yaitu kepuasan pelanggan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi variabel independen yaitu harga dan kualitas produk terhadap variabel dependen yaitu. Dalam penelitian ini terdapat 2 variabel independen yaitu harga (X1) dan kualitas produk (X2) yang akan mengalami kenaikan atau penurunan nilai untuk memprediksi variabel kepuasan pelanggan.

Ha : Β = 0 artinya tidak terdapat pengaruh antara variabel independen yaitu harga (X1) dan kualitas produk (X2), secara terpisah terhadap variabel dependen yaitu kepuasan konsumen (Y). Apabila f angka ≤ f tabel maka ho ditolak sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan seluruh variabel independen terhadap variabel dependen. Jika f hitung > f tabel maka ho diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan seluruh variabel independen terhadap variabel dependen.

Gambar 1. 2 Kurva Hasil Uji t (one tail)
Gambar 1. 2 Kurva Hasil Uji t (one tail)

Gambar

Tabel 1. 3   Penelitian Terdahulu  Nama Dan Judul Penelitian  Variabel
Gambar 1. 1   Model Hipotesis
Gambar 1. 2 Kurva Hasil Uji t (one tail)
Gambar 1. 3 Kurva Uji F

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Saladin (2003), harga adalah sejumlah uang sebagai alat tukar untuk memperoleh produk atau jasa atau dapat juga dikatakan penentuan nilai suatu produk dibenak pelanggan.

Harga dalam arti sempit adalah uang yang ditagihkan untuk suatu produk atau jasa, sedangkan dalam arti luas harga adalah jumlah dari nilai yang dipertukarkan konsumen untuk

Sedangkan menurut Kotler dan Amstrong dalam Herdiana (2015:109) mendefinisikan harga secara lengkap, yaitu sejumlah uang yang ditagihkan, atas suatu produk atau

Definisi konseptual: Harga adalah sejumlah nilai yang ditukarkan pelanggan dengan manfaat memiliki atau menggunakan produk yang nilainya ditetapkan oleh pembeli dan

Menurut Daryanto (2011:57), harga adalah jumlah uang yang ditagihkan untuk suatu produk atau sejumlah nilai yang dipertukarkan konsumen untuk manfaat memiliki

Menurut Saladin (2003), harga adalah sejumlah uang sebagai alat tukar untuk memperoleh produk atau jasa atau dapat juga dikatakan penentuan nilai suatu produk dibenak pelanggan.

2.3.1 Hubungan Antara Persepsi Harga Terhadap Keputusan Pembelian Harga adalah sejumlah nilai yang ditukarkan pelanggan dengan manfaat dari memiliki atau menggunakan produk atau

Harga adalah sejumlah nilai yang ditukarkan pelanggan dengan manfaat dari memiliki atau menggunakan produk atau jasa yang nilainya ditetapkan oleh pembeli atau penjual dan