• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB BUKU SYIFA.docx - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB BUKU SYIFA.docx - Spada UNS"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

BOLA SERBAGUNA Oleh : Wirdiyatusyifa

A. Pendahuluan

Pembelajaran yang menarik merupakan sebuah pembelajaran yang dapat membuat siswa merasa nyaman dan senang sehingga siswa menjadi tertarik atau terpancing dalam belajar. Rasa senang dan nyaman selama proses pembelajaran dapat membuat siswa tidak merasakan bahwa mereka sedang belajar suatu materi tertentu.

Pembelajaran menjadi lebih menarik bila menggunakan media pembelajaran seperti gambar, benda atau alat peraga dalam proses penyampaian materi pembelajaran. Media pembelajaran digunakan untuk mempermudah dalam penyampaian materi pembelajaran dan menggambarkan suatu kejadian atau fenomena pada materi pembelajaran. Selain itu, penggunaan media pembelajaran dapat menumbuhkan motivasi dan semangat siswa dalam belajar sehingga siswa lebih memahami materi pembelajaran.

Bola merupakan salah satu benda yang umum dimiliki oleh setiap orang. Bola dapat digunakan untuk bermain maupun berolahraga. Hampir semua orang pernah berolahraga dengan bermain bola. Ternyata, melalui permainan bola yang sederhana terdapat banyak konsep Fisika yang jarang diketahui oleh orang - orang khususnya siswa. Peristiwa ketika bola ditendang kemudian melambung tinggi di udara dapat menjelaskan suatu konsep Fisika dan ketika melakukan gerakan drible pada permainan bola basket juga dapat menjelaskan sebuah konsep Fisika sehingga melalui permainan bola dapat menjelaskan berbagai macam konsep Fisika. Bola dapat digunakan sebagai media pembelajaran Fisika. Pada bab ini akan dibahas lebih lanjut mengenai bola sebagai media pembelajaran Fisika.

(2)

B. Bola dan Kegunaannya

Setiap orang pasti sudah tidak asing lagi bila mendengar kata

“bola”. Bola merupakan sebuah benda padat yang berbentuk bulat yang didalamnya berisi gas. Bola pada umumnya terbuat dari karet dengan bungkus luar berbahan kulit atau bahan sejenisnya dan bersifat elastis.

Bola dapat digunakan sebagai alat untuk berolahraga maupun digunakan sebagai alat dalam permainan.

Bola pertama kali ditemukan saat peradaban kuno, 3000 tahun yang lalu. Di Tiongkok bola dibuat dari kulit hewan yang dibalut hingga berbentuk bundar. Pada zaman ini bola yang digunakan dalam permainan disebut cuiju. Bola yang dibuat oleh suku Maya dan suku Indian Aztec di Amerika Tengah terbuat dari karet yang dibentuk dari lateks. Sedangkan di Mesir, bola terbuat dari bahan dasar kain dan dari bahan dasar kulit hewan untuk meningkatkan daya pantulnya. Di Italia, bola dibuat menggunakan kantong kemih babi. Namun bola tersebut memiliki banyak kelemahan yaitu mudah tertusuk dan bentuknya tidak beraturan. Untuk mengatasi kelemahan itu, bola berbahan kantong kemih babi dilapisi oleh kulit agar berbentuk lebih bulat dan tidak mudah rusak. Pada tahun 1950, ditemukan bola yang tahan air, menggunakan cat sintesis dan jahitannya sudah lebih halus. Pada saat ini, bola sudah terbuat bahan karet namun bola berbahan kulit masih tetap ada.

Ada bermacam - macam jenis bola berdasarkan fungsinya, yaitu :

 Bola sepak

Gambar 1. Bola Sepak

(3)

Sumber: Valen Sibuea. 2013

Bola sepak adalah bola yang digunakan dalam permainan sepak bola. Bola yang digunakan ini memiliki sifat elastis dan dapat memantul. Bola sepak dimainkan dengan cara ditendang dengan kaki.

 Bola voli

Gambar 2. Bola Voli Sumber: Valen Sibuea. 2013

Bola voli adalah bola yang digunakan dalam permainan voli. Bola yang digunakan ini memiliki sifat elastis dan dapat memantul. Bola voli dimainkan dengan cara melambungkan bola ke atas dengan tangan.

 Bola basket

Gambar 3. Bola Basket Sumber: Valen Sibuea. 2013

Bola basket adalah bola yang digunakan dalam permainan basket.

Bola yang digunakan ini memiliki sifat elastis dan dapat memantul.

Bola basket dimainkan dengan cara melambungkan bola dan menggiring bola dengan tangan.

(4)

 Bola bekel

Gambar 4. Bola Bekel Sumber: Nurul Tryani. 2018

Bola bekel adalah bola yang digunakan dalam permainan bekel. Bola yang digunakan ini memiliki sifat elastis dan dapat memantul. Bola bekel dimainkan dengan cara melambungkan bola keatas dan memantulkannya sebanyak 1 kali.

 Bola teni s

Gambar 5. Bola Tenis Sumber: Ahmad. 2019

Bola tenis adalah bola yang digunakan dalam permainan tenis lapangan. Bola tenis dimainkan dengan cara melambungkan bola keatas dan memukul bola tersebut dengan raket.

C. Bola dan Hubungannya dengan Konsep Fisika :

 Konsep Gerak Parabola

(5)

Gambar 6. Orang Menendang Bola Sumber: Ramadhan. 2019

Pernahkah kalian bermain bola? Tentu pernah bukan? Bagaimana bentuk lintasan bola yang sudah ditendang ?

Gambar 7. Lintasan Bola

Sumber : Phydu (Physics Education). 2017 Seperti gambar diatas bukan lintasannya ?

Saat kita menendang bola, maka bola akan bergerak melengkung seperti sebuah parabola dengan sudut elevasi (kemiringan) tertentu. Gerakan melengkung ini disebabkan adanya gravitasi bumi. Jika tidak ada gravitasi bumi maka bola akan bergerak lurus keatas. Setelah mencapai titik tertinggi bola berhenti sejenak dan karena terdapat gravitasi bumi akan membuat bola bergerak jatuh ke bawah. Bentuk lintasan parabola tergantung pada kecepatan dan sudut elevasi (kemiringan) yang diberikan.

(6)

Gerak parabola gerak suatu benda yang membentuk sudut elevasi terhadap sumbu x dan sumbu y. sumbu x (horizontal) adalah gerak lurus beraturan (GLB) dan sumbu y (vertikal) adalah gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Kedua gerak ini membentuk suatu gerak parabola.

Gambar 8. Gerak Parabola Sumber : KSains. 2018.

Ketika kita menendang bola dengan kecepatan awal (V0) tertentu akan membentuk lintasan seperti gambar diatas dengan sudut elevasi (kemiringan) tertentu terhadap horizontal. Maka kecepatan awal (v0) bola saat ditendang sepanjang sumbu x dan sumbu y dapat diperoleh dengan trigonometri yaitu:

Berdasarkan perhitungan trigonometri diperoleh bahwa:

cosα=V0x

V0 dan sinα=V0y V0 Sehingga didapatkan:

voy = vo sinα vox = vo cosα

(7)

Gerakan bola pada sumbu x merupakan gerak lurus beraturan (GLB) sehingga kecepatan bola di sumbu x (horizontal) memiliki nilai yang sama pada setiap titik. Untuk gerakan bola pada sumbu y (vertikal) merupakan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) sehingga besarnya kecepatan bola pada sumbu y berbeda.

Kecepatan bola di sumbu y dipengaruhi oleh gravitasi bumi yang menarik bola menuju ke bawah. Dapat diperoleh kecepatan bola pada sumbu y :

vt = vo – at vy = voy - gt voy = vo sin α

Bagaimanakah posisi bola setelah ditendang ? Apakah posisi bola sebelum dan sesudah ditendang sama ? Tentunya berbeda bukan ?

Setelah bola ditendang, bola berpindah posisi dari posisi semula. Posisi bola saat berada diudara akan berbeda – beda.

Kedudukan atau posisi bola pada sumbu x (horizontal) : x = vx . t

Kedudukan atau posisi bola pada sumbu y (vertikal) : y = vo.t – ½ gt2

Keterangan:

vo = kecepatan awal (m/s) vx = kecepatan ke x (m/s) x = jarak (m)

α = sudut elevasi ( ° )

vy =vo sinα – gt

x = vo cosα .t

y = vo sinα . t – ½ g t2

(8)

Bola yang semula diam ditendang dengan kecepatan awal Vo akan membentuk sudut elevasi (kemiringan) tertentu. Bola kemudian melambung diudara dan akan mencapai titik ketinggian maksimal (Hmaks). Kecepatan bola saat berada diudara dibagi menjadi dua yaitu kecepatan pada sumbu x horizontal (Vx) dan kecepatan pada sumbu y vertikal (Vy). Kecepatan di sumbu y (Vy) pada titik tertinggi memiliki nilai 0 karena bola pada bergerak secara GLBB sedangkan kecepatan benda di sumbu x (Vx) bernilai tetap pada posisi dimanapun karena bola bergerak secara GLB. Sehingga dapat diperoleh persamaan Hmaks adalah :

 Konsep Gerak Vertikal

Pernahkan kalian bermain bola tenis lapangan ? Dalam bermain bola tenis tentu membutuhkan raket bukan ?

Ya betul sekali permainan tenis merupakan salah satu olahraga yang menggunakan raket dalam permainan untuk memukul bola.

Gambar 9. Permaian Bola Tenis Sumber : Rio. 2016.

hmax =

vo2

sin2α 2g

(9)

Simaklah cerita dibawah ini!

Dani terpilih menjadi perwakilan sekolah untuk mengikuti Perlombaan Olahraga Tenis antar siswa se-Provinsi. Agar lebih siap dalam mengikuti perlombaan tenis, Dani dan teman – temannya melakukan latihan rutin bersama pelatih satu minggu sekali setiap akhir pekan. Pada hari pertama latihan rutin, pelatih mengajarkan Dani dan teman – temannya teknik – teknik dasar permainan tenis.

Bagaimanakah teknik – teknik dasar dalam permainan tenis ? Penasaran ? yuk simak penjelasan selengakpnya dibawah ini!

Teknik – teknik dasar dalam bermain tenis lapangan : 1) Servis

Gambar 10. Teknik Servis pada Permaian Bola Tenis Sumber: Venalosa.2016

Gerakan servis merupakan gerak melempar bola ke udara dan kemudian bola yang telah melambung di udara dipukul menggunakan raket. Ternyata tahapan melempar bola dari gerakan servis ini merupakan contoh konsep Fisika yaitu gerak vertikal keatas. Lho kok bisa seperti itu? Kenapa? Karena pada tahap ini, bola dilemparkan secara vertikal dengan kecepatan awal tertentu.

Saat bola dilemparkan ke atas dengan kecepatan awal tertentu. Bola akan melembung diudara dan bola akan dipukul kembali oleh pemain tenis agar bola dapat bergerak dan

(10)

melambung ke daerah lawan. Kecepatan awal saat bola dilempar memepengaruhi tinggi maksimum yang ditemput oleh bola tersebut. Kecepatan bola yang setelah dipukul dengan raket akan terus berkurang sampai mencapai titik nol yaitu pada titik tertinggi. Arah gerak bola adalah keatas sehingga a = - g karena a berlawanan arah dengan gravitasi bumi.

2) Lemparan bola ke bawah

Gerakan melempar bola tenis kebawah juga merupakan contoh dari konsep Fisika gerak vertikal ke bawah karena gerak vertikal ke bawah merupakan gerak suatu bola yang dilempar tegak lurus ke bawah dengan kecepatan awal tertentu. Jika arah gerak bola tenis ke bawah, maka a = g karena searah dengan gravitasi bumi dan bola tenis mengalami percepatan.

 Konsep Dinamika rotasi

Di sore hari yang cerah, Andika sedang bermain tenis lapangan bersama Ryan. Saat Ryan melakukan teknik servis dengan melambungkan bola tenis ke atas dan memukulnya dengan raket, Andika mengamati pergerakan bola tenis tersebut. Bola akan berputar diudara dan akan bergerak menuju arah Andika. Andika bertanya – tanya, mengapa setelah Ryan melakukan servis, bola tenis bergerak berputar (rotasi) ? dan Mengapa lintasan bola tenis itu berbentuk parabola ? Yuk simak penjelasannya dibawah ini!

Setelah bola dipukul dengan raket, bola akan bergerak berputar (berotasi) dan bola akan mendapat gaya hambat dari gravitasi bumi dan hambatan udara sehingga walaupun bola bergerak dengan melingkar maka akan menghasilkan gerakan yang mirip dengan gerak parabola. Bola yang berputar akan menimbulkan aliran udara di sekitar bola, semakin cepat udara yang mengalir semakin kecil tekanannya. Sehingga menimbulkan perbedaan

(11)

tekanan yang dapat menyebabkan gaya dapat menekan bola untuk berbelok ke bawah.

 Konsep Hukum Newton

Basket merupakan salah satu olahraga maupun permainan yang digemari oleh setiap kalangan dari mulai anak – anak sampai dewasa. Cara memainkannya pun cukup mudah dengan mendrible (menjatuhkan) bola ke lantai dan memasukkan bola ke dalam ring basket. Permainan basket hanya membutuhkan bola basket dan ring basket. Tahukah kamu jika dalam permainan basket dapat menjelaskan suatu konsep Fisika Hukum Newton ? Simak lebih lanjut penjelasan dibawah ini!

1. Hukum I Newton

Dalam permainan bola basket, ada teknik yang dinamakan dribbling. Dribbling merupakan cara membawa bola basket menuju ke daerah dekat ring basket dengan memantul – mantulkan bola basket ke lantai menggunakan satu tangan atau dengan tangan yang bergantian dengan berlari atau berjalan.

Selama teknik dribbling, bola dijatuhkan ke bawah sehingga bola basket akan memantul ke atas dan akan terus begerak atau berputar jika bola dipantul – pantulkan menggunakan tangan.

Pada saat bola basket di tangkap, secara otomatis bola basket akan berhenti bergerak atau berputar. Fenomena ini sesuai dengan bunyi Hukum I Newton.

Hukum pertama Newton menyatakan bahwa sebuah benda dalam keadaan diam atau bergerak dengan kecepatan konstan akan tetap diam atau akan terus bergerak dengan kecepatan konstan kecuali ada gaya eksternal yang bekerja pada benda itu (Tipler,1998: 88).

(12)

Untuk memasukan bola ke dalam ring basket, pemain basket mula – mula melakukan gerakan drible hingga mendekati daerah ring basket. Setelah mendekati daerah ring, pemain basket melakukan lompatan dan melepaskan bola ke atas menuju ring basket. Gerakan melompat dan melepaskan bola basket ke atas meuju ring basket dinamakan lay up. Kecepatan bola basket saat gerakan dribling dan lay up sama dengan kecepatan pemain basket saat berlari menggiring bola dan melompat. Bola basket yang bergerak akan terus bergerak dengan kecepatan semula sehingga ketika bola basket dilepaskan, bola bergerak meluncur masuk ke dalam ring basket.

2. Hukum II Newton

Pernahkah kalian menonton pertandingan basket ? Pasti pernah bukan ? Bagaimana cara pemain basket memasukan bola basket ke dalam ring ? Tepat sekali, pemain bola basket memasukkan bola basket ke dalam ring dengan cara melompat dan melepaskan bola basket sehingga bola basket akan bergerak menuju ring basket. Gerakan memasukan bola basket ke dalam ring disebut dengan gerakan shooting.

Pada saat melakukan shooting, pemain basket memerlukan gaya untuk memasukkan bola ke dalam ring. Agar bola basket masuk dengan tepat ke dalam ring harus memperhatikan jarak antara ring dengan pemain basket saat melempar bola. Apabila jarak ring dan pemain basket dekat maka gaya yang diperlukan untuk memasukan bola ke dalam ring harus kecil sehingga percepatan bola menjadi lambat. Sebaliknya jika jarak ring dan pemain basket jauh maka gaya yang dibutuhkan untuk memasukan bola ke dalam ring besar sehingga percepatan bola menjadi besar. Peristiwa ini dapat menjelaskan konsep Hukum II Newton. Hukum II Newton berbunyi “Percepatan sebuah benda

(13)

berbanding lurus dengan gaya total yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya”.

3. Hukum III Newton

Gambar 11. Gerakan Dribbling Bola Basket Sumber: Jasmani Pedia. 2019

Gerakan dribble juga dapat menjelaskan konsep Hukum III Newton yaitu tentang gaya aksi – reaksi. Ketika pemain basket melakukan gerakan dribble, bola akan dilepaskan dan bergerak menuju ke lantai. Gerakan bola menuju ke lantai disebabkan adanya gaya gravitasi bumi. Ketika bola bertumbukan dengan lantai bola memberikan gaya pada lantai, gaya ini disebut gaya aksi. Akibatnya lantai memberikan reaksi dengan memberikan gaya yang melawan gaya aksi bola. Gaya yang diberikan lantai disebut gaya reaksi. Gaya aksi dan gaya reaksi yang diberikan lantai memiliki nilai yang sama. Gaya reaksi yang diberikan lantai menyebabkan bola dapat memantul ke atas namun besarnya ketinggian pantulan bola lebih rendah dari ketinggian semula karena sebagian energi pada bola diserap oleh lantai. Untuk mengganti energi yang telah diserap oleh lantai maka pemain basket harus memberikan gaya dorongan yang lebih besar pada bola ke arah bawah. Gaya dorongan pada bola ini akan diteruskan pada lantai. Karena gaya dorongan yang lebih besar

(14)

maka lantai akan memberikan gaya reaksi yang lebih besar pula sehingga bola akan memantul ke atas lebih keras.

Konsep Hukum III Newton juga dapat dijelaskan melalui peristiwa menendang bola dalam permainan sepak bola. Ketika pemain sepak bola menendang bola menuju ke gawang, kaki pemain memberikan gaya kepada bola sehingga bola memiliki percepatan dan bola dapat bergerak menuju gawang. Pada saat yang bersaman, bola juga memberikan gaya yang sama besar kepada pemain tersebut dengan arah yang berlawanan. Gaya yang diberikan oleh bola kepada pemain akan menimbulkan perlambatan sehingga kecepatan pada kaki pemain berkurang.

Gaya yang diberikan oleh kaki pemain terhadap bola dapat disebut dengan “gaya aksi” dan gaya yang diberikan bola terhadap kaki pemain disebut dengan “gaya reaksi”. Gaya aksi dan reaksi ini memiliki nilai yang sama besar namun berlawanan arah.

 Gaya Gesek

Simaklah cerita dibawah ini!

Gambar 12. Bola Basket yang Membentur Papan Ring Sumber : Surya. 2018

Arya merupakan seorang atlet basket. Hampir setiap hari, Arya dan teman – temannya latihan basket. Pada suatu hari, saat permainan basket berlangsung, Arya akan melemparkan bola basket ke dalam ring. Padahal jarak antara posisi Arya dan ring basket

(15)

cukup jauh. Arya melemparkan bola ke dalam ring basket dengan penuh tenaga dan bola basket tersebut berputar searah arah gerakkannya. Akibatnya bola basket tersebut membentur papan ring basket. Ajaibnya setelah membentur papan ring, bola basket akan memantul kemudian jatuh dan bergerak masuk menuju ke dalam ring. Lho kok bisa begitu ? Aneh sekali bukan ? Apakah ini sihir atau kekuatan supranatural ?

Tentu saja bukan, hal ini dapat terjadi karena adanya konsep gaya gesek. Bola yang dilemparkan oleh Arya berputar searah dengan arah gerak bolanya. Hal ini disebut juga dengan backspin.

Ketika bola basket berputar secara backspin, bola akan membentur papan penyangga ring basket, sehingga timbulah gaya gesekan antara bola basket dengan papan penyangga ring. Gaya gesekan ini memiliki arah yang berlawanan dengan arah gerak bola basket sehingga gaya gesekan antara bola basket dengan papan penyangga ring akan menghambat pergerakan bola. Hal tersebut akan menyebabkan kecepatan bola basket berkurang dan pergerakan bola basket menjadi lambat.

Gambar 13. Arah Gaya Gesekan Sumber : Surya. 2018

 Konsep Tumbukan

Tumbukan merupakan peristiwa bertemunya dua buah benda yang bergerak. Sebagai contohnya dua bola yang sedang bergerak dengan kecepatan tertentu, bola pertama bergerak ke arah kanan dan bola kedua bergerak ke arah kiri. Setelah beberapa detik

(16)

bola tersebut akan bertemu dan bertumbukan (bertabrakan).

Tumbukkan tersebut dapat mengubah kecepatan benda dan arah gerak bola. Saat terjadi tumbukan selalu berlaku hukum kekekalan momentum. Konsep tumbukan ini dapat dijelaskan dalam permainan bola yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari – hari.

Berdasarkan koefisien restitusinya, jenis – jenis tumbukan yang perlu kita ketahui ada 3, yaitu:

1. Tumbukan Lenting Sempurna

Tumbukan lenting sempurna merupakan tumbukan yang memiliki koefisien restitusi e = 1. Dalam tumbukan lenting sempurna, kecepatan benda sebelum dan sesudah tumbukan nilainya sama. Contoh peristiwa tumbukan lenting sempurna yaitu saat permainan bola bekel. Bola bekel dapat dimainkan dengan cara menjatuhkan bola bekel ke lantai dan pada saat yang bersamaan kita harus mengambil biji – biji bekelnya. Saat bola bekel dijatuhkan ke lantai dengan kecepatan tertentu maka bola bekel akan memantul kembali dengan besar kecepatan yang sama.

2. Tumbukan Lenting Sebagian

Tumbukan lenting sebagian merupakan tumbukan yang memiliki koefisien restitusi antara 0 sampai 1 (0 e 1).

Dalam tumbukan lenting sebagian, kecepatan benda sesudah tumbukan nilainya lebih kecil daripada kecepatan sebelum tumbukan. Contoh peristiwa tumbukan lenting sebagian yaitu saat bermain bola basket. Dalam permainan bola basket, terdapat gerakan menggiring bola atau sering dikenal dengan nama gerakan drible. Gerakan drible merupakan gerakan dalam permainan bola basket dimana bola basket akan dilepaskan atau dijatuhkan kebawah dan memantul – mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan.

(17)

Ketika kita melakukan gerakan drible bola basket dengan satu tangan secara berulang – ulang, lama kelamaan kecepatan bola basket akan berkurang. Peristiwa ini merupakan contoh tumbukan lenting sebagian karena ketika kita melakukan gerakan drible bola basket akan bertumbukkan dengan lantai.

Jika gerakan drible ini dilakukan berulang – ulang maka lama kelamaan kecepatan bola basket akan berkurang.

3. Tumbukan Tidak Lenting Sama Sekali

Tumbukan tidak lenting sama sekali merupakan tumbukan yang memiliki koefisien restitusi e = 0. Dalam tumbukan tidak lenting sama sekali menyebabkan benda – benda bersatu setelah terjadi tumbukan sehingga kecepatan kedua benda sesudah tumbukan nilainya sama. Contoh peristiwa tumbukan tidak lenting sama sekali yaitu saat bermain sepak bola. Ketika seorang pemain sepak bola menendang bola menuju ke gawang. Bola tersebut ternyata ditangkap atau dihentikan oleh penjaga gawang. Ketika bola sedang bergerak kemudian bola dihentikan penjaga gawang dengan kaki maka terjadilah tumbukan antara kaki dengan bola. Setelah kaki dan bola bertumbukkan, kaki dan bola memiliki kecepatan yang sama besar.

Permainan tenis juga dapat menjelaskan peristiwa tumbukan tidak lenting sama sekali. Pemain memukul bola tenis menggunakan raket agar bola dapat menuju ke daerah lawan.

Pemain tenis lawan juga akan memukul bola tenis yang menuju ke daerahnya. Saat pemain lawan memukul bola tenis, bola tenis akan menempel pada raket dan menyebabkan peristiwa tumbukan tidak lenting sama sekali. Sehingga kecepatan setelah tumbukan antara raket dan bola tenis memiliki nilai yang sama.

(18)

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad. 2019. Tenis Lapangan: Pengertian, Sejarah, Kejuaraan, Teknik.

Diakses dari https://www.yuksinau.id/tenis-lapangan/ tanggal 28 November 2019.

Jasmani Pedia. 2019. Pengertian Dribbling dalam Permainan Basket dan Cara Melakukannya. Diakses dari

https://jasmanipedia.blogspot.com/2019/03/pengertian-dribbling- dalam-bola-basket.html tanggal 28 November 2019.

KSains. 2018. Gerak Parabola. Diakses dari

https://www.kantinsains.tech/2018/12/gerak-parabola.html tanggal 28 November 2019.

Phydu (Physics Education). 2017. Gerak Parabola. Diakses dari http://phydu99.blogspot.com/2017/06/gerak-parabola.html tanggal 28 November 2019.

Ramadhan, R. 2019. Ingin Jago Sepak Bola ? Pelajari Teknik Dasar Sepak Bola. Diakses dari https://sarungan.net/teknik-dasar-sepak- bola/ tanggal 28 November 2019.

Rio. 2016. Ingin Jago Main Tenis ? Ketahui Dulu Istilah Dasar Tenis Berikut ini. Diakses dari https://www.blibli.com/friends/blog/ingin- jago-main-tenis-ketahui-dulu-istilah-dasar-tenis-berikut-ini/ tanggal 28 November 2019.

Sibuea. 2013. Sepak Bola, Bola Basket dan Bola Voli serta Peraturannya.

Diakses dari http://valensibuea99.blogspot.com/2013/08/sepak- bola-bola-basket-dan-bola-voli.html tanggal 28 November 2019.

(19)

Surya, Y. 2018. Fisika VS Yohanes Surya. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Tryani, N. 2018, bola bekel, permainan jadul yang mulai terlupakan.

Diakses dari https://www.kabarsidia.com/bola-bekel-permainan- jadul-yang-mulai-terlupakan/ tanggal 28 November 2019.

Venalosa.2016. Tenis Lantai/Tenis Lapangan. Diakses dari http://venasport.blogspot.com/2016/08/tenis-lantai-tenis-

lapangan.html tanggal 28 November 2019.

(20)

KOMENTAR DARI HAZRINA NUR HANIFATI S081908009 1. Ukuran margin, kertas, fontsize, fonttype sudah sesuai aturan.

2. Judul sudah menarik, atau juga bisa diganti judulnya menjadi CAKRAWALA BOLA

3. Kata belum sesuai EYD : a. diudara : di udara

b. Lho kok bisa seperti itu? Kenapa? : mengapa bisa terjadi demikian ? c. Kata hubung seperti “dan” tidak digunakan dalam awal kalimat d. backspin : backspin

4. Kata typo atau salah ketik atau kurang tanda : a. sumbu : Sumbu karena setelah titik b. meuju : menuju

5. Kalimat yang perlu dibenahi :

a. berolahraga dengan bermain bola : berolahraga dengan menggunakan bola.

b. Gambar 6 Orang Menendang Bola : Seseorang sedang Menendang Bola

c. sudut elevasi (kemiringan), sumbu x (horizontal), sumbu y (vertikal) ditulis satu kali saja. Kalimat selanjutnya jika menggunakan kata tersebut tinggal menuliskan sudut elevasi saja, atau perlu ditambahkan definisi operasional mengenai sudut elevasi, supaya orang awamnpun paham apa itu sudut elevasi.

d. Perlu dijelaskan apa itu koef restitusi apa, supaya orang awam juga mengerti apa yg kamu tulis

(21)

e. Kecepatan di sumbu y (Vy) pada titik tertinggi memiliki nilai 0 karena bola pada bergerak secara GLBB : ditambahi, ketika benda mencapai ketinggian maksimum, benda akan diam sesaat sebelum akhirnya jatuh kembali sehingga bernilai 0. Jadi perlu ada alasan mengapa nilai kecepatannya 0 pada vy.

f. Jika arah gerak bola tenis ke bawah, maka a = g karena searah dengan gravitasi bumi dan bola tenis mengalami percepatan. : Perlu ditambahi dengan sehingga tanda percepatan gravitasi bernilai postif (+).

g. Perlu definisi operasional mendrible drible atau dribbling. Karena terdapat perbedaan kata didalam bukumu. Ada yang menuliskan menjatuhkan ada juga terdapat tulisan memantul-mantulkan.

h. Pasti pernah bukan ? : belum tentu semua pernah melakukannya maka diganti hamper semua orang pernah melakukannya.

i. Gaya aksi dan gaya reaksi yang diberikan lantai memiliki nilai yang sama. : ditambahi namun arah gaya reaksi berlawanan dengan aksi sehingga gaya reaksi diberi tanda negatif (-)

j. Padahal ; namun atau sementara itu

k. berulang – ulang, lama kelamaan : secara berulang, lama-kelamaan 6. Gambar untuk benda yang mudah ditemui seperti bola sepak, bola voli

akan lebih baik jika gambar diambil langsung sendiri oleh penulis, seperti yang dilakukan oleh saudara Asep. Atau kalau mau mengambil, pilih gambar yang nyata bukan gambar hasil animasi komputer.

7. Gambar 8 perlu diperjelas tulisannya, karena penulisan y maks vo, x maks terlalu kecil

8. Pada materi gerak parabola akan lebih baik dibuta dengan penyajiannya melalui percobaan dahulu, lalu didapatkan data kemudian baru didapatkan persamaan, seperti yang dijelaskan oleh Pak Sarwanto supaya penjelasannya tidak melulu persamaan yang akhirnya hanya dihafalkan saja tanpa dipahami konsepnya.

9. Pada keterangan perlu ditambahii vt itu apa karena persamaan sebelumnya terdapat vt.

(22)

10. Pada materi gerak vertical sudah bagus, di awali dengan cerita. Inilah yang membuat nilai tambah dan membuat siswa lebih mengerti. Untuk itu konsep gerak parabola bisa dijelaskan dengan cara konsep gerak vertikal,konsep dinamika rotasi, sehingga siswa akan lebih tertarik.

11. Akan lebih baik diberi kalimat penutup pada bab bola, karena diwal diberi kalimat pembuka. Kalimat penutup bisa berisi ajakan menggunakan media pembelajaran yg mudah dikehidupan sehari-hari.

12. Dapus akan lebih baik dibuat secara otomatis supaya bisa seragam, bisa pakai aplikasi mendeley atau pada word (reference-insert citation-add new source)

terimakasih dan maaaf syifa kalau ada yang masih kurang sempurna. semangat

Gambar

Gambar 8. Gerak Parabola      Sumber :  KSains. 2018.
Gambar 9. Permaian Bola Tenis Sumber :  Rio. 2016.
Gambar 11. Gerakan Dribbling Bola Basket Sumber: Jasmani Pedia. 2019

Referensi

Dokumen terkait

 Ketika kamu bermain futsal di lapangan kamu pasti menendang bola,  Pada saat kamu menendang bola dengan kencang pasti bolanya. bergerak kencang,sebaliknya,kalau bola ditendang

Pemain sepak bola harus mampu melakukan gerakan menendang bola dengan baik dan benar sesuai dengan fungsi atau bagaian kaki yang akan digunakan. Pada dasarnya cara menemdang bola

Salah satu fungsi menendang bola yaitu untuk mengumpan bola kepada teman satu tim, hal ini memudahkan temen satu tim dalam mencetak gol ke gawang lawan, pemain yang

Danny Mielke (2007: 2) mengatakan bahwa :”dribbling adalah keterampilan dasar dalam sepak bola karena semua pemain harus mampu menguasai bola saat sedang

bola (v C 2 ) pada saat jatuh di lantai adalah ... menuju seorang pemain. Kemudian pemain menendang bola searah gerak bola semula sehingga kecepatan bola menjadi 5 m/s. Kedua

Siswa sudah bisa menerapkan media bola karet dalam pembelajaran menendang menggunakan kaki bagian dalam, dalam permainan sepak bola pada saat peneliti mengevaluasi

Namun ketika terlebih dahulu yang dipegang panci bagian bawah yang dekat dengan sumber api maka akan terasa lebih panas daripada pada bagian panci yang jauh dari sumber api.. Berangkat

Gaya hambatan yang disebabkan oleh gesekan udara Jika pesawat hendak bergerak mendatar dengan suatu percepatan, maka gaya ke depan harus lebih besar daripada gaya hambatan dan gaya