1 BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pada era globalisasi saat ini, banyak tantangan yang harus dihadapi oleh perusahaan dalam rangka memenangkan persaingan. Baik perusahaan kecil, menengah maupun besar di Indonesia, untuk dapat bertahan dan memenangkan persaingan dituntut memiliki keunggulan bersaing. Salah satu faktor yang dapat dijadikan pegangan perusahaan dalam menciptakan keunggulan bersaing adalah dengan keunggulan produk dan sumber daya manusia yang berkualitas yang akan memberikan kontribusi bagi penciptaan keunggulan bersaing di era globalisasi ini.
Menurut Islamiyah dan Lilis Widayanti (2016:41) menjelaskan bahwa
“seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar berbasis TI menjadi tidak terelakkan lagi”.
Konsep dan mekanisme belajar mengajar berbasis TI dalam hal ini adalah E-learning, dimana E-learning sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya implementasi E-learning di lembaga pendidikan (sekolah, training dan universitas) maupun industri (Cisco system, IBM, HP, Oracle, dsb).
E-learning merupakan sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan dalam bentuk dunia maya. Istilah E-learning lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat sebuah transformasi proses pembelajaran yang ada di sekolah atau perguruan tinggi ke dalam bentuk digital yang dijembatani teknologi internet.
Untuk mempersiapkan sumber daya manusia tidak hanya dilihat dari segi kuantitasnya saja, sebab tersedianya sumber daya manusia yang cukup banyak belum tentu merupakan jaminan bahwa hasil yang dicapai akan efesien dan efektif.
Sebagai langkah awal untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas adalah dimulai dengan menarik dan memilih tenaga kerja yang sesuai dengan standar personalia perusahaan. Standar ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi agar seorang karyawan bisa mengerjakan pekerjaan-pekerjaannya dengan baik, disamping itu langkah selanjutnya untuk terus meningkatkan sumber daya manusia yang terampil dan berkemampuan tinggi adalah dengan memberikan pelatihan atau training terhadap setiap pelaku organisasi yang secara berkesinambungan dengan metode yang sistematis.
Dengan dilaksanakan pelatihan atau training diharapkan karyawan akan semakin mampu memahami dan melaksanakan fungsinya dalam organisasi.
Disamping itu juga diharapkan pula adanya perbaikan atau pengembangan sikap, tingkah laku, pengetahuan serta keterampilan dari para pelaku organisasi agar tercapainya tujuan perusahaan.
Dan pada era modern seperti sekarang ini, teknologi informasi dikembangkan
sesuai dengan kebutuhan manusia agar dapat membantu serta memudahkan manusia dalam melakukan aktifitasnya. Salah satunya adalah banyaknya teknologi yang digunakan dalam memperoleh suatu informasi. Teknologi informasi sekarang ini dibutuhkan dalam berbagai bidang, baik itu bidang kesehatan, bisnis, pendidikan dan entertainment. Pengaruh teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia kerja terutama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) semakin terasa sejalan dengan adanya pergeseran pola pengembangan karyawan melalui training dari tatap muka ke arah training yang lebih terbuka dan bermedia.
Seiring perkembangan teknologi internet, e-learning mulai dikembangkan.
hakekat e-learning adalah bentuk pembelajaran konvensional yang dituangkan dalam format digital melalui teknologi internet. E-learning dapat digunakan dalam pelatihan jarak jauh atau pelatihan konvensional tergantung kepentingannya.
Mengembangkan model e-learning tidak sekedar menyajikan materi pelatihan ke dalam internet tetapi perlu dipertimbangkan secara logis dan memegang prinsip pelatihan. begitu pula desain pengembangan yang sederhana, personal, cepat, serta terdapat evaluasi online. Evaluasi online membantu karyawan agar tidak kewalahan dalam mengerjakan soal.
Meninjau berbagai hal di atas menurut Islamiyah dan Lilis Widayanti (2016:41) menjelaskan bahwa “pemanfaatan E-learning sebagai teknologi juga
diperlukan suatu rancangan agar dapat melaksanakan pembelajaran dengan efektif, serta meningkatkan hasil pembelajaran peserta didik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai”.
Untuk itu PT. Parastar Sukses Jaya menyadari bahwa manajemen sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting dalam kegiatan perusahaan, dan perusahaan menyadari betul bahwa mereka membutuhkan karyawan-karyawan yang berkualitas yaitu dengan melakukan pelatihan. Sehubungan dengan masalah yang diuraikan diatas, penulis tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai pelatihan atau training pada karyawan PT. Parastar Sukses Jaya dengan judul : Sistem E- Learning Training Karyawan pada PT. Parastar Sukses Jaya Jakarta.
1.2 Identifikasi Permasalahan
Dalam penelitian ini penulis membatasi pada E-Learning Training yang ada di PT. Parastar Sukses Jaya yang merupakan program pengembangan karyawan atau employee development.
1.3 Perumusan Masalah
Dari uraian latar belakang masalah diatas, maka rumusan permasalahan adalah bagaimanakah pelaksanaan sistem E-learning training karyawan di PT.
Parastar Sukses Jaya untuk peningkatan fungsi media training ?
1.4 Maksud dan Tujuan
Penulisan skripsi ini mempunyai maksud dan tujuan yang diharapkan dapat terlaksana dengan baik adapun maksud penulisan skripsi ini antara lain :
1. Menganalisa permasalahan yang ada serta memperoleh solusinya dan menjadikan acuan dalam mengembangkan sistem E-learning Training berbasiskan web.
2. Memberikan sumbangan pemikiran dalam menggunakan sistem E-learning, yang ditujukan untuk training karyawan dan mempunyai efisiensi waktu, yaitu dapat diakses dimana saja dan kapan saja dibutuhkan sehingga pihak yang berwenang dan membutuhkan informasi tidak mengalami kesulitan untuk memperolehnya.
Sedangkan tujuan dari penulisan skripsi ini adalah, sebagai salah satu syarat kelulusan program Strata Satu (S1) untuk program studi Sistem Informasi diSekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Nusa Mandiri (STMIK NUSA MANDIRI).
1.5 Metode Penelitian
Metode penelitian adalah kegiatan atau cara untuk mendapatkan data atau informasi dari beberapa objek yang diteliti. Disini penulis menggunakan beberapa penelitian diantaranya adalah sebagai berikut :
1.5.1 Analisa Penelitian
Menganalisa permasalahan yang terjadi untuk mendapat nememukan jawaban apa penyebab masalah – masalah yang timbul. Kegiatan yang dilakukan dalam tahap ini antara lain :
1. Planning
Perencanaan (planning) adalah pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
Pembuat keputusan banyak yang terlibat dalam fungsi ini. Dalam tahap ini penulis mencoba merancang sebuah sistem informasi E-learning yang dijadikan sebagai media Training di PT. Parastar Sukses Jaya Jakarta.
2. Analisa
Analisis adalah kajian yang dilaksanakan terhadap sebuah bahasa guna meneliti struktur bahasa tersebut secara mendalam. Analisis kebutuhan fungsional sistem terdapat beberapa fungsi diantaranya melakukan Login dan Logout untuk admin, melakukan pengolahan data karyawan oleh admin meliputi fungsi update dan delete ,melakukan view dan update data penilaian e-learning. Analisa penggunakan User dimana User yang menggunakan aplikasi ini merupakan karyawan atau peserta e-learning .
Analisa pengguna admin yaitu bisa melakikan semua fungsi – fungsi terkait dengan pegolahan data karyawan, data penilaian dan data admin.
3. Desain
Desain adalah proses yang memang harus dilaui dari awal sampai akhir.
Dan tidak ada proses yang tiba – tiba tanpa ada kritik dan ujian. Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan bahasa pemrograman PHP yang merupakan salah satu program yang banyak digunakan dalam pembangunan web, karena efisien dan mudah dimengerti dengan database yang dipakai adalah MYSQL, berdasarkan data yang diperoleh dari kegiatan yang berjalan, dapat dianalisis dan diproses. Alat yang digunakan untuk menunjukan proses dan aliran data yaitu spesifikasi basis data dan UML.
4. Implementasi
Implementasi adalah proses untuk memastikan terlaksananya suatu kebijakan dan tercapainya kebijakan tersebut. Beralih dari sistem lama kesistem baru, melakukan pelatihan dan panduan seperlunya dan mempresentasikan hasil desain.
1.5.2 Pengumpulan Data
Metode penelitian adalah kegiatan atau cara untuk mendapatkan data atau informasi dari beberapa objek yang diteliti. Disini penulis menggunakan beberapa penelitian diantaranya :
1. Observasi
Observasi adalah pengamatan langsung para pembuat keputusan berikut lingkungan fisiknya dan atau pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang berjalan. Selama penelitian penulis melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan yang terjadi pada PT. Parastar Sukses Jaya Jakarta
2. Wawancara
Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu. Percakapan itu dilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancara (interviewer) yang mengajukan pertanyaan dan terwawancara (interview) yang memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut. Penulis melakukan tanya jawab langsung dengan Karyawan.
3. Studi Pustaka
Studi pustaka adalah teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelitian terhadap buku – buku, literatur – literatur, catatan – catatan, dan laporan – laporan yang ada hubungannya dengan masalah yeng dipecahkan.
Dengan metode studi pustaka ini penulis mendapat sumber data dari buku – buku dan makalah – makalah yang berhubungan dengan studi literature pada buku atau referensi yang berkaitan dengan website.
1.4 Ruang lingkup
Adapun ruang lingkup yang akan dibahas dalam penulisan skripsi ini beberapa kegiatan pelatihan karyawan seperti pembangunan sistem E-learning untuk pelatihan karyawan yang meliputi penyampaian materi produk, melakukan pre-test dan post-test serta laporan training.