• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB II METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

21

BAB II

METODOLOGI PENELITIAN

Pada penelitian ini akan dianalisis nikotin pada tembakau rokok berpita cukai dan rokok tidak berpita cukai yang dijual di pasar tradisional dengan menggunakan KCKT. Metode penelitian yang dilakukan meliputi:pemilihan sampel, penyiapan alat serta pengujian kesesuaian sistem KCKT, penyiapan larutan baku, penentuan kondisi optimum KCKT, verifikasi metode KCKT, preparasi sampel dan penetapan kadar nikotin dalam sampel menggunakan KCKT.

Langkah pertama yang dilakukan adalah pengambilan sampel pada tanggal 25 November 2013. Sampel diperoleh dari pasar tradisional dengan mengambil beberapa sampel rokok berpita cukai dan tidak berpita cukai, kemudian dilakukan maserasi untuk memisahkan tembakau dan menghasilkan ekstrak nikotin. Setelah itu dilakukan penyiapan alat kromatografi cair kinerja tinggi. Sistem KCKT disesuaikan untuk memilih kondisi optimum kromatografi sehingga menghasilkan kromatogram dengan waktu retensi (tR), waktu analisis dan resolusi yang baik.

Langkah berikutnya dilakukan verifikasi metode. Verifikasi metode bertujuan untuk memastikan metode yang digunakan dalam penelitian ini memiliki keakurasian dan presisi yang baik. Verifikasi ini meliputi pembuatan kurva kalibrasi dan kepekaan metode, penentuan keseksamaan, dan penentuan perolehan kembali.

repository.unisba.ac.id

(2)

22

Analisis kualitatif dan kuantitatif pada rokok berpita cukai dan tidak berpita cukai dilakukan dengan metode KCKT. Analisis dilakukan menggunakan fase gerak air (dengan dapar amonium asetat) dan asetonitril. Sebelum penyuntikan sampel dilakukan uji terhadap baku pembanding (nikotin murni) dengan perbandingan eluen 95 : 5. Setelah itu dilakukan uji terhadap sampel dengan perbandingan eluen yang sama dengan yang digunakan pada baku pembanding. Laju alir yang digunakan yaitu 0,5 ml/menit, dan detector yang digunakan adalah detektor UV dengan fase diam kolom C18 dan volume penyuntikan 20 µl.

Penentuan akurasi dilakukan dengan cara menghitung nilai presentase perolehan kembali nikotin yang ditambahkan pada sampel pembanding nikotin dengan konsentrasi yang telah ditentukan, sedangkan penentuan linieritas dilakukan untuk mengetahui hubungan luas area (y) dengan 5 konsentrasi yang telah ditentukan (x) yakni dengan melihat nilai koefisien korelasi (r) dan koefisien variansi (VXO). Lalu dilakukan pengujian kesesuaian sistem dengan menggunakan larutan standar nikotin yang diinjeksikan sebanyak 7 kali pada KCKT, kemudian diliat luas area, waktu retensi, nilai resolusi, dan faktor ikutan (tailing factor) dan dihitung nilai simpangan baku residual (SBR).

repository.unisba.ac.id

Referensi

Dokumen terkait

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimenyang meliputi penyiapan biosorben, penentuan keasaman biosorben, penentuan pH optimum, penentuan waktu

Pembuatan pola diatas screen meliputi tahapan – tahapan sebagai berikut: 1) Pemilihan screen. Pemilihan screen dilakukan karena screen menentukan ketebalan pasta yang akan

Penentuan jumlah sampel yang dilakukan peneliti sesuai dengan pernyataan Brog dan Gall (1983) dalam Puslitjaknov (2008: 14), bahwa sampel yang diambil untuk uji coba lapangan utama

Sampel adalah bagian dari populasi yang dianggap mewakili untuk dijadikan sumber data atau subjek penelitian (Setiadi, 2010:39-40), proses penentuan sampel dari sejumlah

Begitu juga dengan Sugiyono (2013:124) menjelaskan bahwa “sampeling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel”. Untuk

Kemudian dilakukan penyiapan benda uji untuk tes Marshall sesuai tahapan berikut ini : a Tahap I Berdasarkan perkiraan kadar aspal optimum Pb dibuat benda uji dengan aspal jenis

Kemudian larutan baku asam retinoat dengan konsentrasi 10 ppm disuntikkan sebanyak 20 µl auto injector ke dalam sistem KCKT dengan komposisi fase gerak yang berbeda-beda, kemudian

Bahan Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sampel Saus, Aquades, Larutan NH4OH 25 %, Larutan Asam Asetat glacial, Eter, Etanol 70 %, Serbuk NaCl, serbuk Rhodamin B,