• Tidak ada hasil yang ditemukan

bab iii metodologi penelitian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "bab iii metodologi penelitian"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

41 BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.

B. Tempat dan Waktu Penelitian

Tempat penelitian dilakukan di Desa Pandanajeng Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

Untuk waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari dan Februari 2019.

C. Subyek Penelitian

Subyek penelitian ini adalah balita yang mempunyai status gizi kurang.

D. Definisi Operasional Variabel

1. Variabel bebas (independent variabel) yakni pendampingan makanan tambahan .

2. Dependent Variabel (variabel terikat) berupa tingkat konsumsi energi dan protein serta perubahan berat badan.

Penjelasan secara rinci terkait definisi operasional variabel ini seperti tertera pada tabel dibawah ini.

Variabel Definisi Alat ukur Skala

Pengukuran Pendampingan

pemberian makanan tambahan

Kegiatan dukungan dan layanan bagi keluarga agar dapat mengenal, mencegah dan mengatasi masalah gizi kurang pada anggota keluarga.

- Ordinal

(2)

42 Berat Badan Keadaan tubuh contoh

yang

ditentukan berdasarkan perhitungan Indeks Masa Tubuh menurut Umur (IMT/U) mengacu pada WHO 2007.

Timbangan Ordinal

Tingkat Konsumsi Energi

Hasil dari pola makan yang dikonsumsi berdasarkan perhitungan klasifikasi kategori tingkat konsumsi kelompok/rumah

tangga atau perseorangan

Formulir recall

Ordinal

Tingkat Konsumsi Protein

Hasil dari pola makan yang dikonsumsi berdasarkan perhitungan klasifikasi kategori tingkat konsumsi kelompok/rumah

tangga atau perseorangan

Formulir recall

Ordinal

E. Instrumen Penelitian

Alat yang digunakan dalam pengukuran antara lain : a. Kuesioner karakteristik balita

b. Formulir recall

c. Formulir FFQ (Food Frequency) d. Timbangan digital

e. Microtoice f. Bolpoin g. Kalkulator

F. Teknik Pengumpulan dan Pengukuran Data

1. Pengumpulan data untuk subyek penelitian anak balita dengan mengingat dan mempertimbangkan karakteristiknya, maka dilakukan dengan metode observasi dan pencatatan. Dari hasil pencatatan ini, kemudian dilakukan rekapitulasi data penelitian.

2. Teknik pengukuran data

(3)

43 a. Tingkat konsumsi, dalam teknik ini digunakan pengukuran data yang

diambil dari pengisian lembar kuesioner dan formulir recall 24 jam.

b. Perubahan berat badan, pada teknik ini digunakan pengukuran data yang diambil dari data berat badan balita.

G. Pengolahan dan Analisis Data

Pengolahan data penelitian dilakukan dengan tahapan seperti berikut ini. Tahap pertama dilakukan penyuntingan atau penyortiran kumpulan data. Data terkumpul kemudian dikaji dan diteliti untuk dipisahkan yang memenuhi kriteria yaitu yang sesuai atau relevan data yang lengkap. Yang selanjutnya diberi tanda tertentu. Sedangkan bagian data yang tidak sesuai dan tidak lengkap peneliti diabaikan. Tahap kedua dilakukan atau pemberian tanda tertentu khususnya dari yang diterima dan diperlukan oleh peneliti guna analisis data. Tahap ketiga yaitu pembuatan tabel atau tabulasi yang artinya kumpulan data yang sudah disortir dan diberi tanda tertentu dituangkan dalam tabel-tabel yang diperlukan sesuai kebutuhan.

Berdasarkan data yang sudah disajikan baik bentuk tabel maupun catatan, kemudian di analisis secara deskriptif.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini memfokuskan pada penggambaran yang diambil dari data yang berupa VCD film TAKEN, yang nantinya melalui potongan-potongan gambar, dapat memaparkan tanda

Editing, yaitu memeriksa kembali validitas seluruh data yang masuk (daftar pertanyaan yang disebarkan). Tabulasi, yaitu mengubah semua jawaban yang diterima ke dalam bentuk

Kariadi Semarang dengan uji validitas dalam rentang 0,652 – 0,821 artinya kuesioner keyakinan tersebut valid karena nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,632).. 4)

Analisis semiotika ini bertujuan untuk mencari makna yang tersembunyi dari suatu tanda yang bersifat kontekstual dalam teks, iklan, dan berita.. Sifat tanda

Pengukuran adalah proses pengumpulan data/informasi dari suatu obyek tertentu, dalam proses pengukuran diperlukan suatu alat ukur. Alat ukur ini berupa; a) tes dalam

Dengan pendekatan korelasional dapat dilihat hubungan antara variabel bebas (citra merek) yang diberi simbol X 1 dengan variabel terikat (keputusan pembelian) yang diberi simbol

Pada tabel tersebut ada kode „a‟ yang artinya tanda untuk Measure of Sampling Adequacy (MSA). Berdasarkan teori, variabel layak untuk dianalisis adalah nilai MSA

Data disajikan dalam bentuk tabulasi dengan mencantumkan presentase kemudian dianalisis secara deskriptif dan analitik menggunakan software SPSS versi 23 dengan jenis uji yang digunakan