• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB III"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

A. Sejarah Singkat

Sebagai hasil dari pemekaran wilayah Kota Metro, sejarah Kelurahan Yosomulyo tidak terpisahkan dari sejarah berdirinya Kelurahan Yosodadi, dalam naskah ini akan diuraikan sebagian dari awal berdirinya Kelurahan tersebut.

Pada Tahun 1973 datang rombongan kolonisasi dari pulau Jawa yang ditempatkan di Bedeng 21 Polos sejumlah 91 KK dan di Bedeng No.

21 A sejumlah 86 KK sehingga jumlah keseluruhan 177 KK.

Rombongan Kolonisasi tersebut berasal dari Jogjakarta dan Ponorogo (Jatim) yang kemudian ditempatkan di tengah-tengah hutan, tepatnya di sebelah Timur Kota Metro (kurang lebih 3 KM dari Kota Metro sekarang).

Rombongan tersebut sebelum ditempatkan didaerah yang baru, terlebih dahulu dipondokkan di daerah yang sudah dibuka/digarap guna untuk mencari penghasilan daerah dengan cara derep/bawon. Kemudian setelah memperoleh bekal pangan lalu dipindahkan dari pondok menuju ketempat yang baru yaitu Bedeng N0. 21 A dan 21 Polos yang dipimpin oleh Saudara Kadiman.

Setelah ditempatkan yang baru, mereka mengadakan Gotng Royong menebang hutan guna dijadikan lahan pekarangan dan ditanami tanaman pangan, kemudia desa baru tersebut penduduknya sejumlah kurang lebih 177 KK.

Pada tahun 1983 datang lagi rombongan kolonisasi yang ke-2, yaitu dari Wonogiri, Sragen, dan Boyolali yang ditempatkan di Bedeng No. 21 B sejumlah 88 KK dipimpin oleh Saudara RAIS, di Bedeng No. 21 C sejumlah 150 KK dipimpin oelh Saudara Atmosentono dan di Bedeng No. 21 D sejumlah 151 KK dipimpin oleh Saudara Abdurahman. Sehingga jumlah keseluruhannya 389 KK.

(2)

Setelah menetap kurang lebih 3 bulan, rombongan tersebut dipekerjakan utnuk membuat Ledeng (saluran air sekunder) tanpa upah, hanya sekadar diberi 1 Kilogram beras sebagai bahan makanannya.

Setelah dipekerjakan membuat saluran tersebut hingga selesai, maka rombongan tersebut diberi bagian hutan sebagai calon lahan pekarangan dan sawah.

Wilayah kolonisasi ke-2 itulah yang sekarang ini menjadi Kelurahan Yosomulyo.

Pada tahun 1938 restant belum dibentuk/ditunjuk pamong desa, hanya baru dibentuk/ditunjuk Pimpinan Bedeng (Kepala Bedeng) dan dibantu tenaga administrasi serta Jagat Baya.

Kondisi sarana transportasi perhubungan masih cukup sulit, sedangkan jalan-jalan darurat yang ada baru jalan arah Metro ke Tanjungkarang. Sehingga wilayah ini masih merupakan Umbul/tertutup.

Tahap demi tahap rombongan kolonisasi mengalir terus sehingga Bedeng No. 21 menjadi luas wilayahnya. Kemudian pada tahun 1940 setelah memenuhi syarat untuk dijadikan desa dibentuklah susunan desa.

Menjelang menjadi Desa Vak. J. No. 21 masing-masing Kepala Bedeng diangkat menjadi Kepala Desa yang terdiri dari :

a. Bedeng No. 21 menjadi Desa Yosodadi b. Bedeng No. 21 A menjadi Desa Yosorejo c. Bedeng No. 21 B menjadi Desa Yosomukti d. Bedeng No. 21 C menjadi Desa Yosomulyo e. Bedeng No. 21 D menjadi Desa Yososari

Masing-masing Kepala Desa tersebut mempunyai tenaga pembantu, yauti seorang Carik, seornag Kebayan dan seornag Jaga Baya.

Kemudain setelah terbentuk/ditentukan kepala desa nya maka mulailah dirintis jalan untuk melancarkan hubungan lalu lintas.

Seiring dnegan bertambahnya penduduk dan perkembangan desa, sesuai dengan langkah Pemerintanh Belanda pada waktu itu maka Vak. J.

No. 21 diganti menjadi desa Yosodadi No. 21 yang dipimpin oleh Saudara

(3)

Ciptowiyono dengan membawahi wilayah Yosodadi, Yosorejo, dan Yososari. Adapun susunan pamong desa sebagai berikut :

a. Kepala Desa : Cipto Wiyono b. Kami Tuo : Kadiman

Rais

Atmo Sentono Abudurahman c. Carik : Cipto Sudarmo

Sarip Yoso Sumarmo Prawioro Sumarmo Darmo Suwito

Sarjo Prawiro Sukarto

d. Kebayan : Ada 7 orang Kebayan dan 2 orang Polisi Desa.

Setelah disempurnakan, susunan Pamong desa Yosodadi No. 21 mempunyai batas-batas desa sebagai berikut :

a. Sebelah Utara : Dengan Desa Karang Rejo

b. Sebelah Timur : Dengan Desa Adirejo (Kecamatan Pekalongan) c. Sebelah Selatan : Dengan Desa Metro dan Batanghari

d. Sebelah Barat : Dengan Desa Hadimulyo dan Metro

Pada tahun 1982 desa Yosodadi statusnya berubah menjadi Kelurahan yang berpedoman pada UU No. 5 tahu 1979 yaitu dengan struktur pemerintahan Keluragan sebagai berikut :

a. Kepala Desa : R. Sumali Wiryo Hartono b. Sekretaris Kelurahan : Ridwan

c. Kaur : 5 orang

d. Kepala Lingkungan : 12 orang (12 Lingkungan)

Adapun pejabat-pejabat Kepala Desa/Kelurahan yang pernah melaksanakan tugas dikelurahan ini sebagai berikut :

a. Tahun 1937 s.d 1946 : Cipto Wiyono b. Tahun 1946 s.d 1948 : Pjs. Cipto S.

c. Tahun 1948 s.d 1949 : Sumardi Marto P

(4)

d. Tahun 1949 s.d 1950 : Pjs. Atmo S.

e. Tahun 1950 s.d 1981 : R. Sumali Wiryo Hartono f. Tahun 1981 s.d 1995 : Lurah Nasir Cipto Gunarto g. Tahun 1995 s.d 1998 : Lurah Wagiyo

h. Tahun 1998 s.d 2000 : Plt. Lurah Asrori

Sesuai dengan peningkatan Kota Administratif menjadi Kota Madya (sekarang disebut Kota) berdasarkan UU No.12 Tahun 1999 tetang Pembentukan Kabupaten Daerah Tk, II Way Kanan, Kabupaten Daerah Tk.II Lampung Timur dan Kota Madya Daerah Tk.II Metro dan ditindaklanjuti dengan Perda Kota Metro No. 25 tahun 2000 tentang Pemekaran Wilayah Kota Metro yang menjadi 5 Kecamatan dengan 22 Kelurahan. Adapun Kelurahan Yosodadi dimekarkan menjadi 3 Kelurahan dengan masing-masing wilayah sebagai berikut :

a. Kelurahan Yosodadi meliputi Bedeng No. 21 dan Bedeng No. 21 A wilayah timur.

b. Kelurahan Yosorejo meliputi Bedeng No. 21 dan Bedeng 21 A wilayah barat

c. Kelurahan Yosomulyo meliputi Bedeng No. 21 B (Desa Yosomukti), Bedeng 21 C (Desa Yosomulyo), dan Bedeng 21 D (Desa Yososari).

Secara struktural hierarkis, Kelurahan Yosodadi dan Yosorejo berada dalam satu wilayah yaitu Kecamatan Metro Timur, sedangkan Kelurahan Yosomulyo dalam wilayah Kecamatan Metro Pusat.

Sejak terselenggaranya pemerintah sampai sekarang, telah terjadi dua kali pergantian pemimpin yakni :

a. Sdr. Drs. Madnur Arifin dari bulan Januari s.d Oktober tahun 2001 b. Sdr. Drs. Sya’ban dari bulan November 2001 s.d Oktober 2006 c. Sdr. Dasim Saputra, SH dari bulan Oktober 200 s.d Januari 2012 d. Sdr. Heru Budiyanto, SSTP dari Januari 2012 s.d Februari 2013 e. Sdr. Musringatun dari Februari 2013 s.d Juli 2014

f. Sdr. Syaifullah, SE dari Juli 2014 s.d Februari 2018

g. Sdr. Muslim, S.Sos dari Februari 2018 s.d 30 November 2020 h. Sdr. Tri Hartono, S.IP dari bulan Desember 2020 s.d sekarang

(5)

i. Sdr. Haris Munandar, S.STP, M.Si

Setelah diberlakukannya Undang-undnag Nomor : 07 Tahun 2008, personil perangkat dan pamong Kelurahan Yosomulyo sampai dengan saat ini adalah sebagai berikut :

Lurah : Tri Hartono, S.IP (Plt) Sekretaris Kelurahan : Tri Hartono, S.IP Kasi Pemerintahan : Tri Gunarti, SE Kasi Ekbang : Siti Aminah, SE Kasi Kesra : Munurul Ihwan, S.IP

Staf : Murtiana

Staf : Fahreza Surya D, A.Md

Staf : Mislawati

Tenaga Honorer : Suprapti Ningsih Tenaga Honorer : Abdu Arsya Fadhilla

Ketua RW 01 : Paimin Ketua RW 02 : Busro, S.AG Ketua RW 03 : Supriyadi Ketua RW 04 : Budiyanto Ketua RW 05 : Budi Bangkit Ketua RW 06 : Suryo Reksono Ketua RW 07 : Sutimin

Ketua RW 08 : Ka Asep Hidayat Ketua RW 09 : Mohammad Jaeni Ketua RW 10 : Insya’ani Prasetya Ketua RW 11 : Kisworo

Ketua RW 12 : Muhammad Arif Rahman Ketua RW 13 : Rudi Sarwono

Ketua RW 14 : Burhanudin Ketua RW 15 : Ganda Suganda

(6)

B. Lokasi Penelitian 1. Letak Kelurahan

Kelurahan Yosomulyo terletak didataran rendah termasuk dalam wilayah Kecamatan Metro Pusat Kota Metro provinsi Lampung yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Lampung Timur.

2. Sarana Perhubungan

Sarana perhubungan untuk mencapai keluarahn Yosomulyo ditempuh dengan kendaraan melalui jalan aspal.

Jarak antara Kelurahan Yosomulyo ke Ibu Kota Kecamatan berjarak 3 KM

Jarak antara Kelurahan Yosomulyo ke Ibu Kota Metro berjarak 3 KM Sedangkan jarak ke Ibu Kota Provinsi Lampung berjarak 50 KM.

3. Batas Kelurahan

a. Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Karangrejo dan Kelurahan Hadimulyo Timur.

b. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kelurahan Yosodadi.

c. Sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Yosorejo dan Kelrahan Imopuro.

d. Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Adirejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur.

(7)

4. Luas Wilayah

Keluarah Yosomulyo seluas 337 Ha dengan perincian sebagai berikut :

a. Pekaangan/pemukiman : 170,146 Ha b. Sawah dan Ladang : 138 Ha c. Sarana Umum : 21,5 Ha

d. Lapangan : 2 Ha

e. Kuburan :1,6 Ha

f. Jalan : 29,35 KM

g. Lain-lain : - Ha

5. Kependudukan

Jumlah penduduk Kelurahan Yosomulyo berjumlah 9.780 jiwa (2972 Kepala Keluarga), terdiri dari :

a. Jumlah penduduk menurut Jenis Kelamin : 1 Laki-laki = 5.083 orang 2 Perempuan = 4.937 orang

3 Jumlah KK = 3.025 KK (sampai Oktober 2021 Tabel 1 Jumlah penduduk menurut Jenis Kelamin b. Jumlah Penduduk menurut Agama

1 Islam = 9255 Orang 2 Kristen = 230 Orang 3 Katholik = 275 Orang 4 Hindu = 30 Orang 5 Budha = 20 Orang

Tabel 2 Jumlah Penduduk menurut Agama

C. Sistem Manajemen

Kecamatan : Kelurahan Yosomulyo Nomor Kode : -

Pemerintah Kota : Metro Provinsi : Lampung

Keadaan Data : Bulan : Desember Tahun : 2021

(8)

1. BIDANG PEMERINTAHAN UMUM

a. Luas dan Batas Wilayah

1) Luas Kelurahan : 337 Ha

2) Batas Wilayah : Kelurahan Hatim dan Karang Rejo a) Sebelah Utara : Hatim dan Karang Rejo

b) Sebelah Selatan : Yosodadi dan Yosorejo c) Sebelah Barat : Yosorejo dan Imopuro d) Sebelah Timur : Desa Adirejo Lam-Tim b. Kondisi Geografis

1) Ketinggian Tanah dan Permukaan Laut : 52 Mdl

2) Banyaknya Curah Hujan : 2000 MM

3) Topografi (Dataran Rendah, Tinggi, Dll) : Dataran Rendah

4) Suhu Udara Rata-rata : 28C

c. Orbitasi (Jarak dari Pusat Pemerintahan Kelurahan) 1) Jarak dari Pusat Pemerintahan Kecamatan : 3 Km 2) Jarak dari Pusat Pemerintahan Kota : 3 Km 3) Jarak dari Ibu Kota Provinsi : 60 Km PERTANAHAN

1. Status

a. Sertifikat Hak Milik : 3.128 Buah b. Hak Guna Usaha : 0

c. Hak Guna Bangunan : 0 d. Sertifikat Hak Pakai : 0 e. Tanah yang dikelola :

Pemerintah Kelurahan : 1) Tanah Bangkok : 6,5 Ha 2) Tanah Makam : 1,5 Ha 3) Tanah Lainnya : 0 2. PERUNTUKAN

a. Jalan : -

b. Sawah dan Ladang : 146,4 Ha c. Bangunan Umum : 4,5 Ha

(9)

d. Kolam : 0

e. Pemukiman Umum : 25,00 Ha f. Jalur Hijau : ¼ Ha g. Perkuburan : 1,5 Ha h. Lain-lain : 0,5 Ha 3. PENGGUNAAN

a. Industri : 0 b. Pertokoan : 0,6 Ha c. Perkantoran : 1 Ha d. Pasar Pagi : 0 e. Tanah Wakaf : 1,0 Ha f. Tanah Sawah :

1) Irigasi Teknis : 112,00 Ha 2) Irigasi Setengah Teknis : 0

3) Tadah Hujan : 0 g. Tanah Kering :

1) Pekarangan : 33,00 Ha

2) Tegalan : 34,40 Ha

3) Tempat Rekreasi : 0,250 Ha h. Tanah yang belum dikelola :

1) Rawa : 5,30 Ha

2) Lain-lain : 0,25 Ha KEPENDUDUKAN

1. Jumlah Penduduk Menurut : a. Jenis Kelamin :

1) Laki-laki : 5.095 Orang 2) Perempuan : 4.939 Orang 3) Jumlah seluruhnya : 10.034 Orang b. Kepala Keluarga : 3.047 KK c. Kewarganegaraan :

1) WNI :

a) Laki-laki : 5.095 Orang

(10)

b) Perempuan : 4.939 Orang c) Jumlah Seluruhnya : 10.034 Orang

2) WNA :

a) Laki-laki : 0 b) Perempuan : 0 c) Jumlah Seluruhnya : 0 2. Jumlah Penduduk Menurut Agama

No Agama L P Jumlah (Orang)

a Islam 4.750 4.506 9.346

b Kristen 176 168 344

c Katholik 153 163 316

d Hidnu 6 5 11

e Budha 10 7 17

f Konghucu - - -

Jumlah 5095 4939 10.034

Tabel 3 Jumlah Penduduk Menurut Agama

3. Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

No Kelompok Umur (Tahun) L P Jumlah (Orang)

1 00 – 04 334 290 432

2 05 – 06 149 178 327

3 07 – 12 522 552 1074

4 13 – 15 240 269 509

5 16 – 18 230 260 490

6 19 – 26 615 645 1260

7 27 – 40 1060 1090 2151

8 41 – 55 1108 113 2246

9 56 60 235 265 500

10 60 tahun keatas 443 552 995

Jumlah 5095 4939 10034

Tabel 4 Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

(11)

4. Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan

No. Pendidikan L P Jumlah (Orang)

a. Lulusan Pendidikan Umum

1) Sekolah Dasar 1074

2) SMP/SLTA 509

3) SMA/SLTA 490

4) Akademi (DI-DIII) 464

5) Sarjana (S1-S3) 984

B Lulusan Pendidikan Khusus

1) Pondok Pesantren 76

2) Madrasah 247

3) Pendidikan Keagamaan 2

4) Sekolah Luar Biasa 9

5) Kursus Keterampilan 17

6) Lain-lain 12

Tabel 5 Jumlah Penduduk Menurut tingkat Pendidikan 5. Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian

No. Mata Pencaharian L P Jumlah (Orang) a. Pegawai/Karyawan

1) Pegawai Negeri Sipil 698

2) TNI/Polri 8

3) Karyawan

(swasta/BUMN/BUMD) 72

b. Wiraswasta/Pedagang 198

c. Tani 179

d. Pertukangan 17

e. Buruh 752

f. Pensiunan 88

g. Industri Kecil/Rumah Tangga 37

h. Sektor Informal

i. Jasa 17

(12)

Jumlah

Tabel 6 Jumlah Penduduk Munurut Mata Pencaharian 6. Jumlah Penduduk Menurut Suku Bangsa

No. Suku Bangsa L P Jumlah (Orang)

a. Lampung 175

b. Jawa 9.378

c. Sunda 49

d. Palembang 75

e. Padang 72

f. Bali 25

g. Tapanuli 96

h. Lain-lain 164

Jumlah 1.034

Tabel 7 Jumlah Penduduk Menurut Suku Bangsa 7. Jumlah Penduduk Menurut Mobilitas/Mutasi Penduduk

No. Mutasi Penduduk karena L P Jumlah (Orang)

a. Lahir 24 26 50

b. Mati 18 21 39

c. Datang 36 29 65

d. Pergi/Pindah 15 17 32

Jumlah 93 93 186

Tabel 8 Jumlah Penduduk Menurut Mobilitas/Mutasi Penduduk JUMLAH PERANGKAT KECAMATAN

No. Perangkat L P Jumlah (Orang)

a. Camat

b. Sekretaris Kecamatan c. Kasi

d. Kasubsi

Jumlah

Tabel 9 Jumlah Perangkat Kecamatan

(13)

PEMBINAAN KEWILAYAHAN

No. Lembaga L P Jumlah (Orang)

1. Pengurus RW

a. Ketua 15 0 15

b. Sekretaris 15 0 15

c. Bendahara 15 0 15

2 Pengurus RT

a. Ketua 48 1 49

b. Sekretaris 43 6 49

c. Bendahara 38 11 49

Tabel 10 Pembinaan Kewilayahan PAJAK/RETRIBUSI

1. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) a. Jumlah Wajib Pajak (WP) b. Jumlah SPT

c. Jumlah Ketetapan d. Jumlah Relasi 2. Pajak Penerangan Jalan

a. Jumlah Wajib Pajak (WP) : 3.489 Orang b. Jumlah SPT : 3.489 Buah c. Jumlah Ketetapan : Rp. 297.348.512 d. Jumlah Relasi : Rp. 206.306.963 SURAT KEPUTUSAN CAMAT

1. Jumlah Keputusan Camat : 2. Jumlah Keputusan Camat yang

Bersifat Mengatur :

3. Jumlah Keputusan Camat yang

Bersifat Tinjak Lanjut Ops. :

(14)

A. KEUANGAN PEMERINTAH KECAMATAN

No. Jenis Rutin Pembangunan Jumlah

1. Bantuan Pemerintah Kota Metro

2. Swadaya Masyarakat

3. Usaha Ekonomi

Kecamatan 4. Lain-lain

Tabel 11 Keuangan Pemerintah Kecammatan KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM 1. Pembinaan Linmas

No. Pembinaan Linmas L P Jumlah (Orang)

a. Jumlah Anggota 24 0 24

b. Jumlah Linmas Terlatih 12 0 12

c.

Jumlah Linmas Ber-KTA (Memiliki Kartu Tanda Anggota)

10 0 10

Jumlah

Tabel 12 Pembinaan Linmas 2. Ketentraman dan Ketertiban :

a. Jumlah Kejadian Kriminal : 2 Kali b. Jumlah Kejadian Bencana Alam : 1 Kali c. Jumlah Operasi Penertiban : 2 Kali d. Jumlah Penyuluhan Masyarakat : 2 Kali e. Jumlah Kenakalan Remaja : 2 Kali f. Jumlah Pos Kamling : 16 Buah g. Alat Pemadam Kebakaran : 2 Buah h. Jumlah Tim Ronda Malam :

i. Jumlah SATPAM : 2 Orang

(15)

BIDANG PEMBANGUNAN A. AGAMA

Jumlah Sarana Peribadatan :

1. Masjid : 8 Buah

2. Mushola : 15 Buah

3. Gereja : 1 Buah

4. Vihara : 0 Buah

5. Pura : 1 Buah

6. Kapel : 0 Buah

B. KESEHATAN

1. Rumah Sakit Umum Pemerintah : 0 2. Rumah Sakit Swasta : 0 3. Rumah Sakit Bersalin : 0

4. Poliklinik/Balai Kesehatan : 3/2 Buah

5. Laboratorium : 0

6. Apotek/Depot Obat : 2/1 Buah C. PENDIDIKAN

1. Pendidikan Umum N

o .

Jumlah Pendidikan

Negeri Swasta

Gedung Guru Murid Gedung Guru Murid Buah Orang Orang Buah Orang Orang 1

.

Kelompok

Bermain 6 11 14 7 13 74

2 .

Taman

Kanak-Kanak 1 11 113 8 22 184

3 .

Sekolah

Dasar 4 71 954 0 0 0

4

. SMP/SLTP 0 0 0 0 0 0

5

. SMA/SLTA 0 0 0 0 0 0

6 SMK 0 0 0 1 15 52

(16)

. 7

. Akademi 0 0 0 0 0 0

8 .

Perguruan

Tinggi 0 0 0 0 0 0

Jumlah 11 93 1084 16 50 310

Tabel 13 Pembinaan Umum 2. Pendidikan Khusus

No. Jenis Pendidikan Gedung (Buah)

Guru/Pelatih (Orang)

Murid (Orang)

a. Pondok Pesantren 6

b. Madrasah 4 24 397

c. Sekolah Luar Biasa

1) SLB “A” 0 0 0

2) SLB “B” 0 0 0

3) SLB “C” 5 11 54

d. Sarana Pendidikan Non Formal

1) BLK (Balai Latihan

Kerja) 0 0 0

2) Kursus : a) Bengkel

Mobil/Motor 0 0 0

b) Bengkel Radio 0 0 0

c) Menjahit 0 0 0

d) Salon Kecantikan 0 0 0

e) Setir Mobil 0 0 0

f) Lain-lain 1 5 35

3) LPK (Lembaga

Pelatihan Kerja) 0 0 0

Jumlah

Tabel 14 Pembinaan Khusus

(17)

SARANA OLAHRAGA/KESENIAN/KEBUDAYAAN DAN SOSIAL 1. Olahraga

a. Lapangan Sepak Bola : 2 Buah b. Lapangan Basket : 0 Buah c. Lapangan Voli : 4 Buah d. Lapangan Bulu Tangkis : 1 Buah e. Lapangan Tenis Meja : 1 Buah f. Lapangan Tenis : 0 Buah g. Lapangan Atletik : 0 Buah h. Kolang Renang Untuk Umum : 0 Buah i. Rumah Bilyard : 0 Buah j. Lapangan Futsal : 1 Buah 2. Kesenian/Kebudayaan

a. Sarana Krida : 1 Buah b. Gelanggang Remaja : 0 Buah c. Gedung Kesenian : 0 Buah d. Gedung Bioskop : 0 Buah 3. Sosial

a. Panti Asuhan : 0 Buah

b. Panti Wreda : 1 Buah

c. Panti Laras : 0 Buah

d. Panti Pijat : 0 Buah

e. Rumah Jompo : 1 Buah PRASARANA PERHUBUNGAN

1. Jalan

a. Lingkunagn/Gang : 5,7 Km

b. Tanah : ½ Km

c. Batu/Underlagh : 1,0 Km

d. Aspal : 13,5 Km

e. Hotmix : 11 Km

f. Propinsi : 6 Km

(18)

2. Jembatan : 10 Buah 40 Km

3. Terminal : 0 Buah

SARANA KOMUNIKASI

1. Kantor Pos : (ada/tidak ada) 2. Kantor Pos Pembantu : (ada/tidak ada) 3. Kantor Telkom : 0 Buah

4. Pemancar Radio : 0 Buah SARANA TRASPOTASI

1. Sepeda :

2. Becak : 5 Buah

3. Sepeda Motor :

4. Oplet/Mikrolet : 0 Buah 5. Mobil Dinas : 8 Buah 6. Mobil Pribadi :

7. Truk : 7 Buah

8. Lain-lain : 0 Buah INDUSTRI

1. Besar : 0 Buah

2. Sedang : 3 Buah

3. Kecil : 5 Buah

4. Rumah Tangga : 10 Buah PARIWISATA

1. Tempat Rekreasi/Hiburan : 1 Buah

2. Hotel : 0 Buah

3. Losmen : 0 Buah

4. Restoran : 0 Buah

5. Karaoke : 0 Buah

6. Diskotik : 0 Buah

(19)

PENGAIRAN

1. Saluran Irigasi : 3 Buah 2. Gorong-gorong : 13 Buah 3. Pompa Air : 0 Buah 4. Pembagi Air : 15 Buah PERTANIAN

1. Padi dan Palawija

a. Padi : 20 Ha, 120 Ton b. Jagung : 0 Ha, 0 Ton c. Ketela Pohon : 0 Ha, 0 Ton d. Kacang Tanah : 0 Ha, 0 Ton e. Ketela Rambat : 0 Ha, 0 Ton f. Kedelai : 0 Ha, 0 Ton 2. Sayuran : 0 Ha, 0 Ton 3. Buah-Buahan

a. Pisang : 0 Ha, 0 Ton b. Pepaya : 0 Ha, 0 Ton c. Semangka : 0 Ha, 0 Ton d. Rambutan : 0 Ha, 0 Ton e. Salak : 0 Ha, 0 Ton f. Lain-lain : 0 Ha, 0 Ton PERKEBUNAN

1. Empon-empon : 0 Ha, 0 Ton 2. Lain-lain : 0 Ha, 0 Ton PERIKANAN

1. Empang/Kolam : 1,0 Ha, 0 Ton PERTERNAKAN

1. Ayam Kampung : 650 Ekor 2. Ayam Ras : 0 Ekor 3. Ayam Arab : 0 Ekor 4. Itik : 29 Ekor

(20)

5. Sapi Biasa : 85 Ekor 6. Kerbau : 12 Ekor 7. Burung Puyuh : 0 Ekor 8. Lain-lain : 0 Ekor

PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN 1. Pasir : 0 Mp

2. Lain-lain : 0 Mp PERDAGANGAN / JASA 1. Perdagangan

a. Pasar Pagi : 0 Buah b. Toko : - c. Warung : - d. Kaki Lima : 0 Buah e. Pasar Swalayan : 0 Buah 2. Jasa

a. Bank : 0 Buah b. Travel : 0 Buah c. Notaris : 3 Orang d. Pengacara : 3 Orang e. Psycholog : 2 Orang LINGKUNGAN HIDUP

a. Lokasi Pembuangan sampah Sementara : 0 Buah b. Lokasi Pembuangan Sampah Akhir : 0 Ha c. Sarana Angkutan Sampah : 3 Orang d. Personil Kebersihan : 3 Orang e. Sanitasi (Saluran Got) :

PERKOPRASIAN

1. Koperasi Simpan Pinjam : 3 Buah 2. Koperasi Pegawai Negeri : 0 Buah 3. Koperasi Pertanian : 0 Buah 4. Usaha Ekonomi Rakyat : 0 Buah 5. Koperasi Lainnya : 14 Buah

(21)

PERUMAHAN DAN JENIS KOMPLEK PEMUKIMAN 1. Perumahan

a. Rumah Permanen : 2.908 Buah b. Rumah Semi Permanen : 64 Buah c. Rumah Darurat : 0

2. Komlek Pemukiman

a. BTN : 0 Unit, 0 Ha

b. PERUMNAS : -

c. Swadaya : -

KEJUARAAN LOMBA KECAMATAN YANG PERNAH DIDAPAT 1. Tingkat Kota : Juara -, Tahun -

2. Tingkat Provinsi : Juara -, Tahun - 3. Tingkat Nasional : Juara -, Tahun – KELEMBAGAAN

1. Jumlah Forum Muscam : - Buah

2. Jumlah LPM : - Buah

3. Jumlah Kader Pembangun : - Orang 4. PKK

a. Jumlah Tim Penggerak : - Orang b. Jumlah Kader PKK : - Orang BIDANG KEMASYARAKATAN

A. KESEHATAN

1. Rumah Sakit Umum (RSU)

a. RSU Pemerintah : 0 Buah

b. RSU Swasta : 0 Buah

2. Rumah Sakit Bersalin/Balai Kesehatan

Ibu dan Anak (BKIA) : 1 Buah 3. Posyandu

a. Jumlah Posyandu : 9 Buah b. Jumalah Anggota : 53 Orang c. Jumlah Pasien/Bulan : 672 Orang

(22)

4. Puskesmas

a. Jumlah Puskesmas : 1 Buah

b. Jumlah Dokter : 2 Orang

c. Tenaga Perawat : 7 orang

d. Tenaga Bidan : 6 Orang

OLAHRAGA

1. Sepakbola : 2 Kesebelasan 2. Basket : 0 Perkumpulan 3. Voli : 3 Perkumpulan 4. Bulu Tangkis : 5 Perkumpulan 5. Tenis Meja : 0 Perkumpulan 6. Beladiri : 1 Perkumpulan 7. Tenis : 0 Perkumpulan 8. Renang : 0 Perkumpulan 9. Futsal : 0 Perkumpulan KESENIAN / KEBUDYAAN

1. Paduan Suara : 0 Kelompok 2. Orkes Melayu : 0 Perkumpulan 3. Kesenian Daerah : 0 Perkumpulan 4. Band : 0 Perkumpulan 5. Keroncong : 0 Perkumpulan 6. Qosidah : 1 Perkumpulan 7. Wayang Kulit : 1 Perkumpulan ORGANISASI SOSIAL

1. Pramuka : 0 Anggota

2. Karang Taruna : - Anggota

3. PSM : 1 Anggota

4. Dasa Wisma : 147 Anggota 5. Kelompok PKK : 49 Anggota 6. Penyandang Cacat/Tuna

a. Tuna Netra : 0 Anggota

(23)

b. Tuna Rungu : 4 Anggota c. Tuna Grahita : 0 Anggota d. Tuna Daksa : 0 Anggota e. Tuna Susila : 0 Anggota f. Tuna Wisma : 0 Anggota 7. Nikah, Talak, Cerai, Rujuk

a. Nikah : 34 Orang

b. Talak : - Orang

c. Cerai : 13 Orang

d. Rujuk : 1 Orang

8. Zakat, Infak, Shadakah : - TENAGA KERJA

1. Penyalur Pembantu Rumah Tangga : 0 Buah 2. Penampung Pekerja Ke Luar Negeri : 0 Buah

(24)

D. Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat Kota Metro.

Gambar

Tabel 3 Jumlah Penduduk Menurut Agama
Tabel 4 Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur
Tabel 5 Jumlah Penduduk Menurut tingkat Pendidikan  5.  Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian
Tabel 6 Jumlah Penduduk Munurut Mata Pencaharian  6.  Jumlah Penduduk Menurut Suku Bangsa
+7

Referensi

Dokumen terkait

⚫ Kelurahan Penggaron Lor dalam kecamatan Genuk, terletak di paling pinggir kecamatan yang sudah berbatasan dengan kabupaten Demak dengan Luas Wilayah kelurahan Penggaron

Kecamatan Tanjung Karang Pusat merupakan salah satu Kabupaten di Kota Bandarlampung dengan luas wilayah 4.05 km2.. Berbatasan dengan Kecamatan Kedaton di

Desa Adi Dharma merupakan sebuah Desa yang terletak di wilayah Kabupaten Cirebon yang memiliki wilayah yang strategis selain berbatasan langsung dengan wilayah

Batas wilayah sebelah utara berbatasan dengan Kelurahan Hilir Sper, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Danau Sadar, sebelah timur berbatasan dengan Desa

Berdasarkan letak administratif, terletak di kabupaten Semarang dengan 4 (empat) kecamatan 16 desa/kelurahan yakni: 1) Kecamatan Ambarawa meliputi Kelurahan Bejalen,

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru secara langsung berbatasan dengan 72 desa yang terletak di 18 Kecamatan yang termasuk dalam empat wilayah kabupaten

Wilayah kecamatan yang terletak disepanjang pantai utara Pulau Jawa termasuk pada dataran rendah yang memiliki letak ketinggian antara 0-10 m dari permukaan laut terdiri

Kecamatan Sungai Apit ini terletak lebih kurang 202 km dari pusat ibukota provinsi dan lebih kurang 60 km dari pusat ibukota kabupaten Siak, yang mana luas wilayah Kecamatan Sungai Apit