• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

53 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang tentang Pengaruh Pemberian Leaflet, Poster dan Buku Saku terhadap Pengetahuan Kader Posyandu Balita Tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Balita, dapat disimpulkan sebagai berikut :

1. Ada perbedaan tingkat pengetahuan kader posyandu balita sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan tentang Pertumbuhan dan Perkembangan dengan menggunakan media leaflet, poster dan buku saku. Hasil pretest responden dengan kategori baik sebanyak 2 responden atau 9%, dan kategori kurang 4 responden meningkat pada nilai posttest responden dengan kategori baik sebanyak 3 responden atau sebesar 13 %, dan pada kategori kurang sebanyak 2 responden atau 9%. Rata – rata nilai pretest sebesar 52,8 dan rata – rata nilai posttest sebesar 79,5. nilai p- Value sebesar 0.000<0.05. Kesimpulannya terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dengan nilai posttest.

2. Pada media leaflet didapatkan hasil tingkat pengetahuan kader dengan kategori baik sebesar 3 responden atau 13%, dan pada kategori kurang menurun menjadi 2 responden atau 9%. Penyuluhan dengan penggunaan media dapat mempengaruhi pengetahuan, hal ini dapat dilihat dari nilai terendah pada posttest yaitu sebesar 55 dan nilai tertinggi yaitu 100

3. Pada pemberian media leaflet dan buku saku didapatkan hasil tingkat pengetahuan kader dengan kategori baik sebesar 5 responden atau sebesar 22%, pada kategori kurang sebanyak 5 responden atau sebesar 22%. Nilai terendah pada media buku saku ini yatu sebesar 55 dan nilai tertinggi sebesar 100.

4. Pada pemberian leaflet, buku saku dan juga poster. Didapatkan hasil tingkat pengetahuan kader dengan kategori baik sebesar 3 responden atau 13%, dan pada kategori kurang sebesar 2 responden atau 9%.

Penyuluhan dengan penggunaan media dapat mempengaruhi

(2)

54 pengetahuan, hal ini dapat dilihat dari nilai terendah pada posttest yaitu

sebesar 55 dan nilai tertinggi yaitu 100.

5. Terdapat pengaruh pemberian poster, leaflet dan buku saku terhadap pengetahuan kader posyandu balita tentang pertumbuhan dan perkembangan dengan hasil uji One Way Anova dengan nilai p-Value 0,047 < 0,05 yang artinya ada pengaruh pemberian media terhadap pengetahuan. Pada uji Duncan dengan hasil menunjukkan bahwa pemberian media yang paling berpengaruh adalah leaflet dan buku saku, karena nilai duncan (81,09) lebih besar dari pada Leaflet, juga pemberian leaflet, buku saku dan poster. Buku saku memiliki materi paling lengkap jika dibandingkan dengan media leaflet dan buku saku karena pada media leaflet umumnya hanya berisikan 200-400 kata dan pada media poster lebih banyak pada gambar. Saat pengambilan posstest untuk poster, poster ditempelkan pada posyandu sehingga tidak setiap saat dapat dilihat sedangkan buku saku dapat dibawa dan dilihat setiap saat.

Sehingga media yang paling berpengaruh adalah saat pemberian media leaflet dan buku saku dikarenakan leaflet dan buku saku dapat dibaca setiap saat dan juga dapat dibawa kemana saja.

B. Saran

Untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu balita sebagai upaya peningkatan mutu Posyandu perlu dilakukan beberapa cara sebagai berikut : 1. Bagi institusi apabila mengadakan penyuluhan dapat memanfaatkan

media poster, leaflet dan buku saku.

2. Bagi kader posyandu balita dapat meningkatkan penggunaan media leaflet poster dan buku saku dalam rangka memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

3. Bagi peneliti lain, perlu penelitian lebih lanjut tentang waktu yang paling efektif dalam pemberian media penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan tidak memberikan banyak media secara bersamaan.

4. Bagi peneliti lain apabila ingin mengetahui pengatuh dari masing – masing media responden tidak boleh menggunakan responden secara akumulasi, tetapi menggunakan masing – masing kelompok responden yang homogen.

Referensi

Dokumen terkait

Kesalahan kader dalam pelaksanan kegiatan posyandu untuk memantau pertumbuhan balita akan berdampak pada kesimpulan yang salah sehingga menghasilkan informasi

Penelitian sistem monitoring pertumbuhan balita berbasis web ini dirancang dan dibangun bertujuan jangka pendek untuk membantu tenaga medis maupun kader posyandu

Hubungan Pengetahuan dan Lama Kerja Dengan Ketrampilan Kader Dalam Menilai Kurva Pertumbuhan Balita di Posyandu Kelurahan.. Tegalsari Kecamatan Candisari Kota Semarang Hamariyana 1

peran serta kader kesehatan dalam upaya peningkatan status gizi balita

Kepuasan Kerja dengan Motivasi Kader dalam Pelaksanaan Posyandu Balita. di Desa Kembaran Kecamatan Kembaran

Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dengan pelaksanaan pemantauan pertumbuhan balita dengan kartu menuju sehat

Kader posyandu bertugas memberikan informasi tentang cara mengatasi masalah gizi balita, misalnya dengan meningkatkan asupan makanan balita, memberikan anak makan dengan porsi

5.2 SARAN 5.2.1 Bagi Posyandu dan Para Kader Posyandu Mengacu pada hasil yang didapatkan, maka disarankan posyandu untuk meningkatkan sumber informasi tentang penyelenggaraan