• Tidak ada hasil yang ditemukan

BELAJAR ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI TK PGRI KULO KAB. SIDENRENG RAPPANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BELAJAR ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI TK PGRI KULO KAB. SIDENRENG RAPPANG "

Copied!
115
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Ditemukan bahwa anak kecil sudah melek dan sering menggunakan gadget, sedangkan orang tua terkesan membiarkan anaknya menggunakan gadget tersebut. 18Rispah Nurhalipah, Pengaruh perangkat terhadap minat belajar anak (Sukabumi: Universitas Nusa Puta Sukabumi, 2020), hal.173.

Rumusan Masalah

Ketika anak terlalu bergantung pada gawainya, maka anak akan malas belajar.

Tujuan Penelitian

Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Dampak Penggunaan Alat Terhadap Minat Belajar Anak Usia Dini 5-6 Tahun di TK PGRI Kecamatan Kulo.

Kegunaan Penelitian

Apa dampak positif penggunaan peralatan pada anak di TK PGRI Kulo terhadap minat belajar anak? Apa dampak negatif penggunaan gawai pada anak di TK PGRI Kulo terhadap minat belajar anak?

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Penelitian Relevan

21Ira Noverita, “Dampak Negatif Penggunaan Gadget Terhadap Minat Belajar Di Rumah Anak Usia Sekolah Dasar, (Skripsi, Fakultas Ilmu Pendidikan: Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Purwakarta, 2020). 23 Ince Prabu Setiawan Bakar,” The Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas V SD Inpres Tamanlanrea II Makassar, (Skripsi, Fakultas Ilmu Pendidikan: Universitas Islam Makassar, 2020).

Tinjauan Teori

  • Pengertian Dampak
  • Pengertian Gadget
  • Teori Tentang Perkembangan Anak Usia dini
  • Teori Perilaku Belajar
  • Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini
  • Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Gadget
  • Minat Belajar pada Anak Usia Dini
  • Indikator Minat Belajar
  • Faktor yang Mempengaruhi Minat Belajar Anak
  • Faktor yang Membangkitkan Minat Belajar Anak

Hal ini sangat mengkhawatirkan terhadap sifat konsumtif anak, sehingga penggunaan gadget pada anak memerlukan perhatian khusus dari orang tua. Anak yang senang bermain gadget juga akan merasa betah, sehingga menjadi nilai tambah bagi orang tua yang sibuk. Berbeda dengan orang dewasa, tubuh anak-anak, terutama anak di bawah usia lima tahun, sangat peka terhadap bahaya dari lingkungannya.

Untuk itu, sebaiknya orang tua mengawasi dan memilih dengan bijak alat bermain yang digunakan anak saat bermain. Namun pada kenyataannya tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan gawai saat ini sedang marak digunakan oleh anak-anak untuk bermain game online. Sebab, setiap anak dapat merasakan manfaat dari penggunaan alat-alat teknologi yang canggih sehingga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Kerangka Konseptual

Maksud minat belajar ialah kesungguhan pelajar untuk memfokuskan dirinya untuk mengikuti pelajaran dengan baik atau dengan kata lain terdapat kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu, ghairah dan keinginan Tahap minat yang ada pada seseorang itu akan tingkah lakunya.

Kerangka Pikir

Wawancara ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh informasi mendalam mengenai dampak penggunaan alat bantu terhadap minat belajar anak usia dini usia 5-6 tahun di TK PGRI KULO Kab. Pengaruh Penggunaan Alat Bantu Terhadap Minat Belajar Anak Usia Dini 5-6 Tahun di TK PGRI Kulo Provinsi Sidenreng Rappang, TK PGRI Kulo Provinsi Sidenreng Rappang. Dari wawancara di atas dampak penggunaan alat bantu terhadap minat belajar anak usia dini 5-6 tahun di TK PGRI KULO Kab.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1. Penggunaan gadget pada anak usia dini 5-6 tahun di TK PGRI KULO.

METODE PENELITIAN

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan temuan yang tidak dapat dicapai dengan menggunakan prosedur sistematis atau metode kuantifikasi lainnya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami fenomena atau gejala sosial dengan memberikan penjelasan dengan gambaran yang jelas tentang fenomena atau gejala sosial tersebut dalam bentuk rangkaian kata.

Pendekatan deskriptif adalah penelitian yang memberikan gambaran tentang fenomena atau gejala sosial yang diteliti dengan cara mendeskripsikan nilai-nilai variabel bebas, baik satu variabel atau lebih (independen), berdasarkan indikator dari variabel yang diteliti, tanpa perbandingan atau korelasi antar variabel. variabel. yang dipelajari untuk keperluan penelitian dan klarifikasi menguraikan sejumlah variabel yang relevan dengan permasalahan variabel yang diteliti.

Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang yang diamati. Oleh karena itu, dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan atau menggambarkan peristiwa atau peristiwa yang terjadi di lapangan selama proses penelitian, baik dalam bentuk tertulis maupun naratif. Peneliti akan melakukan penelitian di lokasi ini karena lokasinya cukup memadai dan akibat meluasnya wabah covid-19, banyak sekolah yang tidak buka sehingga sulit mencari lokasi penelitian, oleh karena itu peneliti memilih sekolah yang terletak di Sidrap ini karena sekolah tersebut menerima pembelajaran tatap muka dengan peraturan harus mematuhi protokol kesehatan.

Untuk memperoleh data yang akurat dan nyata mengenai subjek dan objek yang ingin diteliti, maka kegiatan penelitian ini akan dilaksanakan dalam waktu kurang lebih 1 bulan (disesuaikan dengan kebutuhan penelitian) dan berkaitan dengan kalender pengajaran sekolah (pendidikan).

Fokus Penelitian

Jenis dan Sumber Data

Data primer yang diperoleh peneliti berasal dari orang tua siswa, kepala sekolah dan guru. Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui pengumpulan atau pengolahan data berupa studi dokumentasi (analisis dokumentasi) berupa telaah pribadi, dokumentasi resmi lembaga, referensi atau peraturan, laporan literatur, tulisan dan lain-lain yang relevan dengan fokus penelitian. riset. masalah. Sumber data sekunder dapat digunakan untuk mengkaji, menafsirkan bahkan memperkirakan organisasi tempat penelitian, data yang berkaitan dengan subjek yang diteliti dan dokumen yang berkaitan dengan penelitian.59.

Data sekunder dalam penelitian ini dapat berupa dokumen-dokumen yang ditemukan oleh peneliti di TK PGRI Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang.

Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data

Peneliti akan terjun langsung ke lokasi penelitian untuk mengamati dan mengamati dirinya sendiri, kemudian mencatat perilaku dan kejadian yang terjadi di taman PGRI KULO. Peneliti melakukan penelitian, mencatat dan memahami peristiwa-peristiwa dalam situasi yang berkaitan dengan pengetahuan yang diperoleh langsung dari kata-kata yang sesuai dengan fokus yang diamati, dan nantinya data yang diperoleh akan dianalisis kembali. Penggunaan foto sebagai pelengkap data yang diperoleh melalui wawancara, observasi bertujuan untuk mengabadikan peristiwa yang terjadi di lapangan yang berkaitan dengan penelitian.

Pemeriksaan dokumen dalam penelitian kualitatif merupakan pelengkap dari metode observasi dan wawancara, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dokumentasi dan data-data yang diperlukan untuk permasalahan penelitian kemudian menganalisisnya secara intensif sehingga dapat mendukung dan menambah keyakinan dan bukti-bukti suatu peristiwa.63.

Uji Keabsahan Data

Dengan meningkatkan daya observasi, penulis dapat kembali memeriksa apakah data yang ditemukan salah atau benar. Triangulasi diartikan sebagai teknik pengujian keabsahan data yang memadukan berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang ada. Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara memeriksa data yang diperoleh dari berbagai sumber.

Triangulasi teknis melibatkan pengujian kredibilitas data dengan cara memeriksa sumber yang sama dengan teknik yang berbeda.

Teknik Analisis Data

Ibu Parida (orang tua siswa) dari TK PGRI KULO menyampaikan bahwa terdapat pengaruh positif dan negatif terhadap anak jika menggunakan gadget yaitu. Dari wawancara di atas terlihat bahwa penggunaan gadget pada anak TK PGRI KULO paling banyak digunakan untuk bermain game dari total kegunaannya. Dampak negatif penggunaan gadget pada anak di TK PGRI KULO terhadap minat belajar anak, ujar Ibu Nurbayani selaku Direktur TK PGRI KULO.

Apakah anak-anak TK PGRI Kulo mengetahui fungsi dan manfaat menggunakan gadget?

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun

Di sinilah peran orang tua dalam memberikan arahan dan pengawasan terhadap penggunaan gadget oleh anak sangat diperlukan. Pengaruh positif dan negatif anak dalam menggunakan gadget dibahas oleh para orang tua. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Ibu Hestiawati (orang tua dari salah satu siswa TK PGRI KULO) yaitu ada pengaruh positif dan negatif bagi anak jika menggunakan gadget.

Dari wawancara diatas, dampak positif dan negatif penggunaan gadget pada anak di TK PGRI KULO yang saat ini peneliti amati mempunyai dampak positif dan negatif pada anak.

Minat Belajar pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun di TK

Dari hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa minat belajar anak di TK PGRI KULO sebagian ada yang meningkat dan ada pula yang kurang karena dapat terdampak pembelajaran kelompok bergilir karena masih dalam masa pandemi sehingga anak hanya bersekolah dua kali dalam seminggu. . Pengaruh penggunaan perangkat terhadap minat belajar dan perilaku siswa kelas VI MI Roudlotut Tholibin Banjarejo Rejotangan. Dari wawancara di atas menurut para orang tua dapat disimpulkan bahwa minat belajar anak saat mengenal gadget jauh berkurang, namun ada juga yang mengalami peningkatan.

Pengaruh Penggunaan Alat Bantu Terhadap Minat Belajar Anak Usia Dini 5-6 Tahun di TK PGRI Kulo Kecamatan Sidenreng Rappang.

Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Minat Belajar

Berdasarkan hasil analisis penelitian yang diuraikan dalam skripsi ini yang membahas tentang dampak penggunaan gadget terhadap minat belajar anak usia dini 5-6 tahun di TK PGRI KULO. Dampak penggunaan gadget terhadap minat belajar anak memberikan dampak yang sangat buruk bagi anak, karena dengan adanya gadget anak menjadi malas belajar dan anak sulit dikendalikan. Dampak Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini, Tesis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung.

Analisis Penggunaan Gadget Terhadap Keterampilan Interaksi Sosial Pada Anak Usia Dini, Journal of Obsession: Journal of Early Childhood Education.

PENUTUP

Simpulan

Memang penggunaan gadget pada anak usia 5-6 tahun memberikan pengaruh yang besar terhadap anak karena saat ini anak lebih mementingkan bermain gadget dibandingkan belajar dan beberapa keluarga dari anak tersebut memberikan gadget pribadi kepada anaknya. Minat belajar anak di TK PGRI KULO ada yang meningkat dan ada pula yang menurun karena mungkin terdampak pembelajaran kelompok, karena masih pandemi yang membuat anak bersekolah hanya dua kali dalam seminggu. Akibat penggunaan gadget, anak hanya ingin bermain game dan menonton youtube, sehingga ketika anak mendapat tugas dari sekolah, anak menjadi malas untuk menyelesaikannya dan sangat mempengaruhi kesehatan anak jika sering bermain gadget.

Mengenai dampak negatif dan positif dari penggunaan alat, ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang dapat timbul dari alat itu sendiri tergantung dari penggunaan media alat itu sendiri.

Saran

2019, Pengaruh Intensitas Penggunaan Gadget Terhadap Minat Belajar Siswa, el-Midad: Jurnal PGMI, Vol.11 No.2 Desember. Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas V di SD Inpres Tamanlanrea II Makassar, Skripsi, Fakultas Ilmu Pendidikan: Universitas Islam Makassar. Hadiwidjodjo, Dampak Positif Penggunaan Gadget Bagi Anak, diunduh pada 20 April 2019 dari http://www.satu Harapan.come/life/8-dampak-positif-using-gadget-bafi-anak.

Analisis Penggunaan Gadget Terhadap Semangat Kerja Anak, Studi Kasus di SDN 01 Kebonharjo Klaten, Skripsi Universitas Islam Indonesia. Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Pendidikan Guru Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, (Disertasi Fakultas Tarbiyah dan Pendidikan Guru: Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Bagaimana guru dan orang tua meningkatkan minat anak belajar di TK PGRI Kulo melalui gadget.

Referensi

Dokumen terkait

Bimbingan dan konseling di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bandung dilaksanakan ketika ada jam kosong di kelas, kecuali untuk kelas 12 adanya waktu khusus 1 jam dalam seminggu tentang