• Tidak ada hasil yang ditemukan

Belajar tentang Critical Journal Review

N/A
N/A
Enjel N7

Academic year: 2024

Membagikan "Belajar tentang Critical Journal Review "

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PENDAHULUAN

A. Rasionalisasi Pentingnya Critical Book Review

Critical Journal Review adalah tulisan tentang isi sebuah artikel, tetapi lebih menitikberatkan pada evaluasi (penjelasan, interpretasi dan analisis) mengenai keunggulan dan kelemahan artikel tersebut, apa yang menarik dari artikel tersebut, bagaimana isi artikel tersebut bisa mempengaruhi cara berpikir kita dan menambah pemahaman kita terhadap suatu bidang kajian tertentu.

Dengan kata lain, melalui critical journal review kita menguji pikiran pengarang/penulis berdasarkan sudut pandang kita berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang kita miliki. Salah satu alasan penulis juga melakukan critical journal review adalah mengembangkan budaya membaca, berpikir sistematis dan kritis serta mengekspresikan pendapat.

B. Tujuan Penulisan Critical Journal Review

Tujuan penulisan critical journal review sebagai berikut:

1. Mengembangkan budaya membaca, berpikir sistematis dan kritis serta mengekspresikan pendapat.

2. Mencari dan mengetahui informasi yang ada dalam jurnal.

3. Melatih diri untuk berpikir kritis dalam mencari informasi yang diberikan oleh jurnal terkait.

C. Manfaat Critical Journal Review

Manfaat dari critical journal review antara lain:

1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Statistika Inferensial 2. Mengembangkan pemikiran yang sistematis dan kritis.

3. Dapat mengekspresikan pendapat penulis.

4. Dapat menambah wawasan penulis.

(2)

BAB II

RINGKASAN ISI ARTIKEL

A. Identitas Jurnal Yang di Review

Judul: Perangkat Pembelajaran berbasis Discovery Learning berbantuan Microsoft Excel untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Statistika dan Soft Skills Siswa SMP

Edisi: 2020.

Pengarang: Ani Minarni, E. Elvis Napitupulu, dan Yaya S. Kusumah Penerbit: KREANO

Volume: 11

Nomor ISSN: 2442-4218 B. Ringkasan Artikel

Kriteria efektif bersandar pada teori intervensi pembelajaran yang meliputi adanya peningkatan capa-ian hasil belajar setelah intervensi, adanya respon positif siswa dan guru terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan, keterlibatan (engagement) siswa yang tinggi dalam pembelajaran, serta diperoleh lebih dari 65% siswa mencapai skor 65 dari skala 100 dalam tes KPMS. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang memiliki karakteristik efektif dalam meningkatkan KPMS dan soft skills siswa SMP sehingga siap untuk disebarluaskan.

Disarankan agar guru lebih diberi kesempatan untuk mengimplementasikan perangkat pembelajaran yang dikembangkan sesuai dengan tujuan pembelajaran matematika sehingga dapat di-harapkan siswa memperoleh kemampuan pemecahan masalah dan soft skills yang lebih tinggi lagi.Kata Kunci:

penelitian pengembangan; discovery learning; pemecahan masalah; soft skillsAbstractThis study aims to obtain discovery learning-based learning tools supported by Microsoft Excel that are ef-fective in increasing statistical problem solving abilities (KPMS) and soft skills of junior high school students.

(3)

lagi gap antara konten pendidikan dengan kebutuhan industri yang harus diselesaikan dengan link and match (keterkaitan dan kesepadanan) dan pemenuhan kebutuhan dunia real.Di sisi lain, bukan hanya keterampilan teknis dan aspek kognitif saja sebagai kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa sebagai produk pendidikan, tetapi juga aspek keterampilan lunak (soft skills).

Hal tersebut perlu segera dibenahi sebab sering muncul keluhan dari dunia industri bahwa karyawan minim inisiatif, tak dapat bekerja dalam tim, tak percaya diri dalam mengambil keputusan, tidak komunikatif dalam mengemukakan gagasan, dan tidak disiplin waktu, dimana semua hal tersebut merupakan kunci profesionalisme.Pernyataan Mendikbud tersebut memberi harapan pada guru sebagai aset bangsa untuk memperoleh kebebasan dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan ide pakar pendidikan Indonesia pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, bahwa sistem pendidikan harus bersifat kritis dan membebaskan.

Dalam dunia pendidikan ada terminologi terkait kreatif, yaitu kemampuan berpikir kreatif. Dalam MHOTS terlibat juga kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Kompetensi lain yang termasuk MHOTS meliputi kemampuan pemahaman dan kemampuan representasi matematis, dan kemampuan pemecahan masalah (Minarni et al., 2016), serta kemampuan penalaran (Napitupulu, 2011) yang juga dapat dikembangkan melalui pembelajaran berbasis konstruktivisme.

Dalam penelitian ini dipilih pendekatan pembelajaran Discovery learning yang merupakan pembelajaran berbasis konstruktivisme dengan tujuan siswa menemukan sendiri pengetahuannya dengan bimbingan guru (Bruner, 1961).

Dengan cara menemukan sendiri, maka pengetahuan akan bertahan lama dalam struktur kognitif siswa (Hiebert & Carpenter, 1992). Pengetahuan seperti ini merupakan pondasi ketika siswa terlibat dalam problem solving (Minarni &

Napitupulu, 2019).

(4)

C. Deskripsi Isi

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 17 Kota Medan. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Maret hingga Juni 2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan yang berorientasi pada pengembangan produk yang harus dirancang dengan teliti dan dievaluasi (Gall et al, 2003). Produk penelitian ini berupa perangkat pembelajaran matematika untuk topik statistika yang telah diujicobakan pada siswa SMP, meliputi: RPP, Buku Siswa, LKS, tes KPMS, angket soft skills, pedoman wawancara, dan lembar pengamatan. Data KPMS dijaring melalui Tes I dan II, data mengenai soft skills dijaring melalui angket dimana setiap pernyataan dalam angket ini memiliki 4 pilihan pada skala Likert.

Hasil wawancaran dan angket juga menunjukkan bahwa implementasi perangkat pembelajaran berbasis discovery terintegrasi Microsoft Excel membuat siswa tertarik dan termotivasi untuk menyelesaikan masalahmasalah statistik yang diberikan dalam LKS. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa keterlibatan ICT, dimana Microsoft Excel merupakan salah satu unsur ICT, membuat siswa tertarik untuk belajar dan banyak memberi manfaat yang antara lain membuat siswa aktif, energik, kreatif, teliti, dan konsentrasi dalam belajar (Becta, 2003).

Hasil analisis juga menunjukkan bahwa: (1) implementasi perangkat pembelajaran ini dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan soft skills siswa; (2) Respon siswa dan guru terhadap perangkat pembelajaran bersifat positif; (3) Skor KPMS individu maupun kelompok telah mencapai skor minimum yang telah ditetapkan, yaitu 65, (4) Keterlibatan (engagement) siswa dalam pembelajaran cukup tinggi. Hasil tersebut merupakan karakteristik efektivitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Dengan demikian, perangkat pembelajaran berbasis discovery terintegrasi Microsoft Excel telah memiliki karakteristik valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah statistic siswa SMP.

(5)

PEMBAHASAN

A. Kelebihan Jurnal

1. Dari aspek ruang lingkup isi jurnal sudah baik karena menurut saya jurnal telah memaparkan poin-poin penting yang seharusnya ada dalam jurnal seperti telah memaparkan mengenai tujuan dari penelitiannya, menjelaskan latar belakang dari penelitiannya, yakni memaparkan apa yang menjadi masalah yang ingin diteliti olehnya. Itu dapat dilihat dalam pemaparannya didalam pendahuluan dalam jurnal ini. Jika dilihat dari segi isinya sudah baik dimana penulis menyertakan metode penelitian dengan jelas, serta teknik analisis serta pengumpulan data dengan jelas.

2. Dilihat dari aspek tata bahasa jurnal tersebut menurut saya jurnal tersebut cukup mudah dipahami karena menggunakan bahasa yang sederhana.

B. Kekurangan

Cukup banyak kesalahan pengetikan, misalnya:

o meningkattkan o Kreatifitas o Perangakat o hasilhasil, halhal,

ratarata,

masalahmasalah, sebesarbesarnya (tanpa pemisah)

o bahwa bahwa(pengetikan double)

o leaming o pondasi o pemebelajaran o nampak o soa-soal o memelukan o wawancara

(6)

BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan

Jurnal Perangkat Pembelajaran berbasis Discovery Learning berbantuan Microsoft Excel untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Statistika dan Soft Skills Siswa SMP yang ditulis oleh Ani miinarni, E. Elvis Napitupulu, danm Yaya S. Kusumah telah mencakup secara umum informasi yang diperlukan, yaitu seperti:

 Topik dalam jurnal

Topik dalam jurnal tersebut menarik

 Judul jurnal sudah spesifik karena sudah menunjukkan maksud dan tujuan penelitian yaitu untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa.

 Abstrak dalam jurnal tersebut singkat, padat dan jelas dan di dalam abstrak tersebut terdapat tujuan, metode penelitian dan hasil penelitian.

 Bahasa yang digunakan mudah dipahami.

 Penjelasan dasar dari setiap materi disajikan dengan sangat baik dan jelas.

 Penyajian data hasil penelitian model pembelajaran berbasis masalah disajikan dengan jelas dalam bentuk tabel sehingga memudahkan pembaca melihat hasil dari penerapan model pembelajaran tersebut.

B. Saran

Makalah CJR ini masih sangat jauh dari kesempurnaan, baik dari segi penyajian bahan maupun dalam segi penulisan. Oleh sebab itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran pembaca agar pembuatan maklah ini bisa berguna bagi pembaca hususnya bagi pendidikan di indonesia.

(7)

https://www.researchgate.net/profile/AniMinarni/publication/341753669_Per angkat_Pembelajaran_berbasis_Discovery_Learning_berbantuan_Microsoft_

Excel_untuk_Meningkatkan_Kemampuan_Pemecahan_Masalah_Statistika_d an_Soft_Skills_Siswa_SMP/links/5ed1ce67299bf1c67d275863/Perangkat- Pembelajaran-berbasis-Discovery-Learning-berbantuan-Microsoft-Excel- untuk-Meningkatkan-Kemampuan-Pemecahan-Masalah-Statistika-dan-Soft- Skills-Siswa-SMP.pdf

Referensi

Dokumen terkait

Kepada guru, khususnya guru matematika diharapkan untuk dapat melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran, dan disarankan kepada guru untuk dapat menggunakan

Pada tahap perancangan (design) dilakukan pemilihan perangkat pembelajaran serta format pembelajaran yang akan dikembangkan antara lain perancangan Lembar Kegiatan

Pada tahap ini, peneliti mengimplementasikan hal yang terkait dengan pengembangan perangkat pembelajaran yaitu mengujicobakan perangkat pembelajaran matematika yang berupa

Penilaian perangkat pembelajaran oleh guru matematika bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran draft III. Guru matematika melakukan validasi RPP, Bahan Ajar,

Dengan adanya bimbingan yang baik dari guru pamong, praktikan diberi kesempatan untuk menguasai kelas, media serta perangkat pembelajaran sehingga praktikan lebih efektif

Mengingat masalah-masalah matematika yang disajikan dalam perangkat pembelajaran matematika selama ini tidak realistik, maka perangkat pembelajaran yang perlu dikembangkan

bersedia mengimplementasikan perangkat pembelajaran yang dikembangkan pada semester gasal 2017/2018 pada program studi yang melaksanakan pengembangan perangkat

Hasil penelitian menunjukkan: perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid dengan skor rataan 4.14; perangkat pembelajaran yang dikembangkan praktis karena respon positif siswa