• Tidak ada hasil yang ditemukan

Belajar tentang Kuis 3

N/A
N/A
ASYVA ZAHRA

Academic year: 2024

Membagikan "Belajar tentang Kuis 3"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Kuis 3

Total points68/100

5 Agustus 2023 Good luck!

0 of 0 points

Nama *

Fauziah Azima

Selamat Menikmati

68 of 100 points

ALLAH MAHA MELIHAT!!

tidak boleh OPEN BOOK!!

Okupasi terapis melakukan terapi kelompok psikososial untuk

meningkatkan kemampuan problem solving pasien rehabilitasi medis RSJ.

Klien yang terlibat dalam terapi kelompok tersebut adalah geriatri dengan prioritas masalah pada komponen kognitif. Bagaimanakah urutan proses yang tepat dalam melakukan terapi kelompok tersebut?

*

4/4

Pembukaan, penyampaian tujuan, perkenalan anggota, problem solving, penutup.

Pembukaan, perkenalan, penyampaian tujuan, penyampaian masalah, problem solving, penutup.

Pembukaan, perkenalan, penyampaian masalah, penyampaian tujuan, problem solving, penutup

Pembukaan, penyampaian tujuan terapi, memberikan problem solving, penutup.

Perkenalan, pembukaan, penyampaian tujuan, penyampaian masalah, problem solving, penutup.

Kewenangan okupasi terapi diantaranya adalah melakukan tindakan terapi pada gangguan kinerja okupasional untuk kelompok kasus

musculoskeletal, neuromuscular, kardiopulmonal. Kewenangan tersebut diatur dalam perundangan apa?

*

4/4

a. UU No. 76 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan

b. Peraturan Menteri Kesehatan No 46 Tahun 2013 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan

c. UU No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit

d. Peraturan Menteri Kesehatan No 23 tahun 2013 tentang Pekerjaan dan Praktik Okupasi Terapis

(2)

e. Peraturan Menteri Kesehatan No 76 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Okupasi Terapi

Seorang anak usia 7 tahun menderita learning disability. Latihan yang diberikan oleh terapis adalah meronce manik manik berbagai macam ukuran. Pasien diminta untuk memasukkan manik-manik ke dalam

tali/benang sehingga anak lebih fokus dan teliti. Komponen apakah yang ingin ditingkatkan oleh terapis?

*

4/4

a. Visual Persepsi b. Motorik Kasar c. Vestibular d. Kognitif e. Sensorik

Seorang anak usia 2 tahun didiagnosis cerebral palsi mengalami

spastisitas. Sebelum proses terapi, terapis memeriksa tonus otot pasien yang hasilnya menunjukkan adanya tahanan minimal pada akhir lingkup gerak sendi daat lengan digerakkan fleksi atau ekstensi. Berapakah nilai spastisitas otot klien tersebut menurut skala ashworth?

*

0/4 a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 1+

Correct answer a. 1

Seorang perempuan mengalami osteoarthitis (OA) lutut. Pasien

mengalami kesulitan aktivitas pada kloset jongkok. Pasien mengalami nyeri saat jongkok, dan kesulitan aktivitas jongkok-berdiri, begitupun sebaliknya. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan mempertimbangkan

harapan pasien, OT memberikan rekomendasi untuk melakukan modifikasi lingkungan. Manakah strategi yang sesuai dan ekonomis untuk mengatasi permasalahan pada kasus tersebut!

*

0/4

(3)

a. memberi penerangan yang Full b. memakai pampers

c. membuat kursi kayu dengan diberi lubang di tengah d. memberi pegangan pada dinding toilet

e. mengganti keramik sauna tidak licin Correct answer

c. membuat kursi kayu dengan diberi lubang di tengah

Seorang klien dengan diagnosis osteoartritis Knee dirujuk ke unit Okupasi terapi. Setelah melakukan pemeriksaan, terapis menyarankan kepada pasien agar istirahat sebelum kehabisan tenaga, dan disarankan untuk istirahat sekitar 10-12 jam per harinya. Strategi edukasi apakah yang dilakukan oleh terapis?

*

4/4

a. Respect for pain

b. Rest And Work Balance c. Reduction of effort

d. Avoiding of positions of deformity e. Use of stronger

Seorang ibu rumah tangga mengalami kesulitan saat memotong sayur menggunakan pisau. Ia merasa bahwa jarak dan posisi pisaunya sudah tepat ternyata hasil potongannya banyak yang sangat tebal atau sangat tipis, tidak sesuai dengan yang diinginkannya. Tidak jarang jarinya terluka terkena oleh mata pisau. Apakah komponen kinerja okupasional yang paling berpotensi terganggu pada kasus ini?

*

4/4

a. Kinestetik b. Fungsi sensorik c. Persepsi visual d. Fungsi propioceptif e. Motorik kasar

Seorang okupasi terapis menerapkan prinsip Joint Protection Technique (JPT) kepada klien perempuan berusia 50 tahun dengan kondisi

Rheumatoid Arthritis. Klien harus mengetahui mengapa nyeri timbul, dimana letak nyeri tersebut dan bagaimana memonitori nyeri. Prinsip JPT tersebut adalah

*

(4)

4/4

a. Rest and work balance b. Use of stronger point

c. Avoidanacae of positions of deformity d. Respect for pain

e. Reduction of effort

Intervensi terapi okupasi dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan pasien, dilakukan berdasarkan program perencanaan intervensi dan dapat dimodifikasi setelah melakukan evaluasi serta pertimbangan teknis dan melalui persetujuan pasien. Apakah

perundangan yang menjadi dasar tersebut?

*

4/4

a. UU No. 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan

b. Peraturan Menteri Kesehatan No 46 Tahun 2013 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan

c. UU No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit

d. Peraturan Menteri Kesehatan No 23 tahun 2013 tentang Pekerjaan dan Praktik Okupasi Terapis

e. Peraturan Menteri Kesehatan No 76 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Okupasi Terapi

Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun, mampu berjalan di dalam dan diluar ruangan dengan baik. Namun saat menaiki tangga anak harus berpegangan ke pinggir tangga atau dinding. Apabila berada pada permukaan yang tidak rata atau ada tanjakan, anak sedikit kesulitan untuk menjaga kestabilan jalannya. Anak bisa berlari dan melompat tapi kemampuan anak tidak maksimal. Berdasarkan nilai Gross Motor Function Classification System (GMFCS) anak berapa pada level berapa?

*

0/4 a. 1 b. 2 c. 3 d. 4

e. 5

Correct answer b. 2

(5)

Seorang klien dengan osteoartritis berusia 65 tahun dirujuk ke unit OT.

Terapis memberi edukasi kepada pasien terkait work simplification.

Apakah edukasi yang tepat pada kasus ini?

*

0/4

a. Gunakan alat bantu

b. Gunakan lingkungan yang tepat

c. Gunakan postur dan body mekanik yang benar d. Mengurangi frekuensi jalan

e. Rencanakan waktu istirahat Correct answer

d. Mengurangi frekuensi jalan

Seorang klien berusia 8 tahun mengalami gangguan learning disability, klien kesulitan berhitung dan menghafal urutan angka 1-10. Aset yang dimiliki pasien adalah bagus pada memori auditory. Apa strategi yang lebih efisien untuk melatih klien tersebut?

*

0/4

a. Dipasang poster angka 1-10 di dalam kamar

b. Sering mendengarkan lagu berhitung 1-10 melalui speaker di kamar c. Dibelikan puzzle angka 1-10

d. Menulis angka 1-10 di buku

e. Orangtua diberi pertanyaan angka setiap pulang dan pergi sekolah

Correct answer

b. Sering mendengarkan lagu berhitung 1-10 melalui speaker di kamar

Laki-laki berusia 35 tahun dirawat di rumah sakit jiwa dengan keluhan marah-marah tanpa sebab yang jelas. Pada saat berinteraksi dengan terapis klien mengatakan: “Saya tahu, semua orang akan meracuni saya,” Apakah gangguan psikososial yang dialami oleh pasien?

*

4/4

a. Waham agama b. Waham curiga c. Waham somatik d. Waham nihilistik e. Waham kebesaran

(6)

Anak usia 6 tahun mengalami masalah sensory yaitu tidak menyukai tekstur yang lembek atau basah. Orang tua hendak mengajak anak bermain sekaligus menstimulasi rangsangan sensori pada anak. Mainan apakah yang cocok untuk hal tersebut?

*

4/4

a. Puzzle balok b. Menempel stiker c. Finger Painting d. Main congklak e. Main sepeda

Laki-laki usia 60 tahun mengalami stoke hemiparese dextra. Terapis menilai adanya peningkatan oto yang sangat pada tonus otot sehingga lengan pasien sulit untuk digerakkan secara pasif. Berapakah nilai tonus otot menurut skala ashworth berdasarkan kondisi pasien?

*

0/4 a. 1 b. 2 c. 3 d. 4

e. 1+

Correct answer c. 3

Setiap tenaga kesehatan yagn akan menjalankan praktik atau pekerjaan keprofesian wajib memiliki izin dari pemerintah. Apakah perundangan yang mendasari peraturan tersebut?

*

0/4

a. UU No. 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan

b. Peraturan Menteri Kesehatan No 46 Tahun 2013 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan

c. UU No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit

d. Peraturan Menteri Kesehatan No 23 tahun 2013 tentang Pekerjaan dan Praktik Okupasi Terapis

e. Peraturan Menteri Kesehatan No 76 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Okupasi Terapi

Correct answer

(7)

b. Peraturan Menteri Kesehatan No 46 Tahun 2013 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan

Setelah dilakukan terapi atensi selama 3 minggu, seorang laki-laki pasca stroke, umur 45 tahun, mampu memfokuskan perhatiannya pada makan sehingga bisa habis. Sebelumnya ia tidak pernah bisa makan habis karena mudah sekali terdistraksi oleh rangsangan lain. Apakah atensi yang

meningkat pada pasien tersebut?

*

4/4

a. Divided b. Sustained c. Alternating d. Selective e. Interaktif

Seorang laki laki usia 69 tahun menderita stroke hemiparese sinistra.

Gejala yang dialami oleh pasien sekarang adalah ia tidak mengingat nama anaknya, tidak nyambung kalau diajak bicara, tidak tahu dia sedang

berada di mana, tidak mengenal benda benda di sekitarnya. Indikasi gangguan apakah yagn terjadi pada pasien?

*

4/4

a. Emotion regulation skill b. Cognitive skill

c. Motor skill

d. Behaviour management skill e. Communication skill

Setiap fasilitas publik yang bagus harus memenuhi syarat wajib yang dapat digunakan oleh semua penggunanya, tak terkecuali pasien

penyandang disabilitas. Apakah strategi yang digunakan pada kasus di atas?

*

4/4

a. rehabilitative frame of reference b. psychodinamic frame of reference c. temporal adaptation

d. environmental adaptation e. ergonomic intervention

(8)

Seorang perempuan usia 22 tahun mengalami gangguan psikososial. Klien sering merasa hidupnya tidak berguna, menyalahkan diri sendiri terhadap masalah yang terjadi dalam hidupnya dan tidak jarang juga mempunyai perasaan ingin bunuh diri. Saat dirujuk ke unit okupasi terapi, terapis mengajak klien untuk menonton film pendek dan setelah itu meminta pasien untuk memberikan sudut pandangnya terhadap film tersebut.

Kerangka acuan apakah yang sedang diterapkan oleh terapis?

*

4/4

a. Cognitive Behaviour Therapy

b. Cognitive Disability Frame of reference c. Psychodinamic Theoretical Model d. Behavioral Theoretical Models e. Ocupational Adaptation

Anak usia 10 tahun saat ditanya sesuatu selalu menjawab iya dan kadang pasien membeo kata kata dari terapis dengan tidak jelas. Apakah masalah pada klien tersebut?

*

4/4

a. Emotion regulation skill b. Cognitive skill

c. Motor skill d. Process skill

e. Communication skill

Klien berusia 30 tahun, skizofrenia afektif sering mengalami gejala seperti sering mendengar ada orang yang berbicara kepadanya, padahal

sebenarnya tidak ada siapapun yang berbicara. Apakah gejala psikiatri yang muncul pada klien tersebut?

*

4/4

a. Halusinasi auditory b. Halusinasi visual c. Asosiasi longgar d. Flight of idea e. Circumstansial

Seorang anak laki-laki suspect muscular dystrophy, usia 8 tahun, telah mengikuti program okupasi terapi selama setahun. Saat dilakukan reevaluasi fungsional, menunjukkan kemampuan anak mengalami penurunan, membutuhkan alat bantu untuk berjalan di dalam ruangan,

(9)

dan kesulitan kegiatan di luar ruangan. Transfer mandiri namun memerlukan teknik khusus. Berapakah nilai Gross Motor Function Classification System (GMFCS) anak tersebut ?

*

0/4 a. 4 b. 5 c. 2 d. 3

e. 1

Correct answer a. 4

Di desa X terdata terdapat banyak anak yang mengalami keterlambatan perkembangan dikarenakan kurangnya stimulasi pada anak. Karena tingkat ekonomi yang rendah, orangtua tidak membawa anak ke terapi ataupun rumah sakit, sehingga tidak ada perubahan pada kondisi yang terjadi pada desa tersebut. Seorang okupasi terapis berinisiatif

mengadakan pelatihan selama 1 bulan untuk 15 remaja yang sudah tamat SMA di desa X tersebut tentang cara stimulasi perkembangan anak usia dini. Harapannya remaja yang sudah mengikuti pelatihan tersebut dapat membantu masyarakat sehingga tidak terjadi lagi kasus keterlambatan perkembangan pada anak di desa tersebut. Strategi promosi kesehatan apakah yang dilakukan oleh terapis?

*

4/4

a. Seminar

b. Dukungan sosial c. Pemberdayaan d. Advokasi e. Penyuluhan

Klien perempuan berusia 40 tahun menderita skizofrenia. Salah satu gejala yang dialami pasien adalah merasa bahwa dirinya mempunyai kekuatan khusus dan dia merupakan seorang ratu laut selatan. Gangguan psikososial yang dialami klien adalah..

*

4/4

a. Halusinasi b. Waham

(10)

c. Perseverasi d. Ekolalia

e. Asosiasi longgar

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 10 tahun 2012 menjelaskan tentang standar pelayanan minimal berbasis jalan. Standar pelayanan minimal meliputi keamanan,

diterbitkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 19 tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Lingkungan Hidup Daerah Provinsi dan Daerah

Dalam penelitian ini, karakterisik dari populasi adalah seluruh konsumen baik laki-laki atau perempuan, berusia 16 tahun ke atas, yang datang dan makan ke Restaurant Prime Steak

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 91 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah.. Inkompatibilitas Dalam

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 59 Tahun 2014 Tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 114 TAHUN 2018 TENTANG STANDAR TEKNIS PELAYANAN DASAR PADA STANDAR PELAYANAN MINIMAL

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah.. Menteri Kesehatan

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, 2016.. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 889 Tahun