• Tidak ada hasil yang ditemukan

BELAJAR TENTANG PENGANTAR ILMU TEOLOGI

N/A
N/A
cendy LP

Academic year: 2024

Membagikan "BELAJAR TENTANG PENGANTAR ILMU TEOLOGI"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

DOSEN : OLGA KOMALING M.Teol

PENGANTAR ILMU

TEOLOGI

(2)

KELOMPOK 7 1. AVRIL GERUNGAN

2. PUTRI TOREH 3. MARIA

MALONDA

4. VALENTINO

RATU

(3)

TEOLOGI

KONTEKSTUAL?

(4)

Enter title

Definisi Teologi Kontekstual

Secara etimologi, teologi kontekstual adalah refleksi dari individu dalam

konteks hidupnya atas Injil Yesus Kristus, maksudnya ialah tentang

bagaimana Injil yang sudah ada dan utuh itu dibubuhi sampul yang baru yang bertujuan untuk memberikan keseimbangan melalui refleksi

teologis dari penerima Injil (individu)

(5)

Enter title

Setiap individu yang merefleksikan proses teologi kontekstual akan memperoleh

pemahaman, penerimaan, pendirian dan

keseimbangan terhadap kejadian atau peristiwa dari kenyataan yang dikondisikan berdasarkan kebudayaan dan sejarah manusia dengan situasi yang dialami saat ini (Y. Tomatala, Teologi

Kontekstual (suatu pengantar), (Malang:

Yayasan Penerbit Gandum Mas, 1996), 2) Teologi kontekstual merupakan dasar dari semua

teologi yang ada, diantaranya; teologi feminis, teologi hitam, teologi pembebasan dan teologi Filipina. Untuk memahami teologi kontekstual dibutuhkan upaya yang bersumber dari sudut pandang refleksi objektif, yang berdasarkan;

iman, kitab, kebiasaan atau tradisi dan pengalaman masa kini.

(6)

Dalam penerapannya Teologi Kontekstual mengalami proses kontekstualisasi. Proses

tersebut tampak dengan timbulnya keyakinan

individu terhadap sesuatu yang diperoleh melalui proses berpikir, sehingga memperoleh

pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menalar dan analisa (Tomatala, Teologi

Kontekstual , 73.) Pengalaman kontekstualisasi merupakan sumber dalam berteologi, perbedaan cara berpikir dalam memahami fenomena yang

ada menjadikan teologi kontekstual hadir sebagai penutup atau pelindung yang bersifat subjektif

juga bersifat relatif.

(7)

Akan tetapi pada kenyatannya setiap individu pasti akan tetap terikat dengan tradisi karena secara historis hal tersebut merupakan asal-usul dan sumber sejarah. Yang terekam dalam Kitab Suci; disimpan, dibelah dalam tradisi

Pengalaman masa sekarang.

Pengalaman personal/komunal Kebudayaan

Lokasi sosial

Perubahan sosial

pengalaman masa lampau dan masa kini memiliki dua potensi, yang pertama saling bertabrakan karena pengalaman masa lampau dan masa kini tidak dapat dipaksakan untuk menjadi sama; yang kedua pengalaman masa lampau merupakan pembentukan sedangkan

pengalaman masa kini lebih berperan untuk memberikan nyawa atau wadah realitas agar sesuai dengan konteks masa kini. Namun,

interaksi diantara keduanya tetap tidak dapat dipisahkan karena

adanya dialog kritis timbal balik yang membuat pengalaman masa lalu dan masa kini harus berdampingan agar seimbang

(8)

Faktor-faktor yang mempengaruhi Teologi Kontekstual Faktor Internal (merujuk berdasarkan teks/tradisi)

Aspek inkarnasi

Aspek sakramen realitas Aspek katolisasi

Faktor Eksternal (kenyataan diluar teks/tradisi)

Ketidakpuasan terhadap ketidakselarasan konteks Menyadari ciri opresif

Mengakui keberadaan konteks

Manfaat Teologi Kontekstual adalah sebagai berikut:

Orang percaya ditolong untuk memahami konteks atau persoalan hidup sebaik- baiknya, karena teologi kontekstual biasanya menukik dengan tajam kedalam isu-isu yang konkret.

Orang percaya dibimbing untuk tidak menolak atau menerima dengan begitu saja warisan gereja yang sudah turun-temurun, termasuk temuan-temuan

sesama orang percaya dari komunitas yang sama maupun yang lain.

Memperlengkapi pada praktisnya untuk bersikap kritis terhadap kebudayaan sendiri dengan semua perangkatnya, termasuk budaya dan gaya hidup modern.

(9)

Mendorong manusia untuk menjalani kehidupan

percaya bukan dengan

melihat ke dalam Alkitab, melainkan melihat melalui Alkitab otoritas Alkitab

sebagai Firman Allah tidak

disangkal atau ditolak

(10)

Enter title

Sumber Buku

Bevans, Stephen B, 2002, Model-model Teologi Kontekstual. Maumere: Ledalero Bevans, Stephen B, 2010, Teologi Dalam Perspektif Global

(11)

SEKIAN PRESENTASI KAMI MENGENAI TEOLOGI

KONTEKSTUAL

TUHAN MEMBERKATI� �

� I

I

Referensi

Dokumen terkait

Pada sisi yang lain, Paulus juga menekankan bahwa orang percaya adalah buatan Allah yang diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan perbuatan baik. Dengan demikian teologi

UCAPAN TERIMA KASIH Saya mengucapkan terima kasih kepada... Tuhan Yesus Kristus yang sudah menjadiOrang Tua, Sahabat, dan Kekasih hati untuk saya, trimakasih untuk

Puji dan Syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah melimpahkan berkat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan skripsi

Sebab pemberitaan Injil adalah memberitakan dan menyaksikan Yesus Kristus yang telah berkarya dan tetap berkarya untuk membebaskan dan menyelamatkan manusia dan

Puji dan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas berkat, karunia, bimbingan dan penyertaanNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul

Copyright© 2020; SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen|109 Dengan demikian dalam memahami konteks Injil Matius 5:11dan 12 maka Yesus merujuk pada 2Tawarikh 36:16