• Tidak ada hasil yang ditemukan

BIODIVERSITAS SKALA GLOBAL

N/A
N/A
Nana Nini

Academic year: 2024

Membagikan "BIODIVERSITAS SKALA GLOBAL "

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

BIODIVERSITAS SKALA GLOBAL 1. PENGERTIAN BIODIVERSITAS

Keanekaragaman hayati merujuk pada

keanekaragaman semua jenis tumbuhan, hewan dan jasad renik (mikroorganisms), serta proses ekosistem dan ekologis dimana mereka menjadi bagiannya.

Keanekaragaman genetik (didalam jenis) mencakup keseluruhan informasi genetik sebagai pembawa sifat keturunan dari semua makhluk hidup yang ada.

Keanekaragaman jenis berkaitan dengan keragaman organisme atau jenis yang mempunyai ekspresi

genetis tertentu. Sementara itu, keanekaragaman ekosistem merujuk pada keragaman habitat, yaitu tempat berbagai jenis makhluk hidup melangsungkan kehidupannya dan berinteraksi dengan faktor abiotik dan biotik lainnya. Keanekaragaman hayati lebih dari sekedar jumlah jenis-jenis flora dan fauna.

(2)

2. BIODIVERSITAS SKALA GLOBAL

Tabel 1. Rekapitulasi Taksiran Jumlah Jenis Kelompok Utama Flora Secara Global

KINGDOM DIVISI DUNIA/GLOBAL

Monera Bacteria dan Cyanophyceae

2.700

Fungi Myco dan Mycota 100.000

Plantae Algae

Bryophyte Pteridophyta Spermatophyta

21.000 16.000 13.000 300.000 Sumber : Biologi Lingkungan (1997)

Tabel 2. Rekapitulasi Taksiran Jumlah Jenis Fauna Secara Global

DUNIA DIVISI DUNIA/GLOBAL

Animalia Protozoa

Metozoa rendah Acoelomata

Vermes Arthropoda

Mollusca Vertebrata

Pisces Amphibi

Reptil

30.000 10.000 10.000 23.000 1.250.000

50.000

20.000 6.000 8.000

(3)

Aves Mamalia

8.900 4000

3. CONTOH CONTOH HEWAN ENDEMIK SKALA GLOBAL

4. BIODIVERSITAS SKALA ASIA

5. ANCAMAN DAN UPAYA PELESTARIAN BIODIVERSITAS

1. Pengertian biodiversitas skala global

(4)

Biodiversitas skala global merujuk pada

keanekaragaman hayati atau kehidupan yang ada di seluruh dunia atau di seluruh planet Bumi. Ini

mencakup semua bentuk kehidupan, baik makhluk hidup besar seperti hewan dan tumbuhan, maupun makhluk hidup mikroskopis, seperti bakteri dan protista. Biodiversitas global mencakup beragam ekosistem, lingkungan, dan habitat di seluruh dunia, termasuk darat, perairan tawar, dan lautan.

2. Ancaman yang terjadi pada keanekaragaman hayati skala global

Perubahan iklim, aktivitas manusia seperti deforestasi dan perburuan liar, serta degradasi habitat merupakan beberapa faktor yang dapat mengancam biodiversitas global.

3. Contoh kerusakan ekosistem -kebakaran hutan amazon

(5)

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.idntimes.com%2Fscience%2Fdiscovery

%2Fnena-zakiah-1%2Fsituasi-terkini-kebakaran-hutan-

amazon&psig=AOvVaw35P2xDBYNPep68fOJ7yyEU&ust=1695906416082000&source=images&cd=vfe&opi=

89978449&ved=0CBIQjhxqFwoTCICQ2uztyoEDFQAAAAAdAAAAABAE

Monyet merah adalah hewan endemik

asal Hutan Amazon di wilayah Bolivia,

dicatat dalam Animal Diversity

(6)

Lumba-lumba endemik Amazon ini juga

dikenal dengan nama boto atau lumba-

lumba merah muda

(7)

Ini adalah Pteronura brasiliensis alias

berang-berang raksasa yang jadi spesies

terbesar di dunia, ditulis dalam National

Geographic

(8)

Monkey brush vines merupakan tanaman

endemik Amazon dan bisa dijumpai di

wilayah hutan hujan, dicatat dalam Bio

Explorer

(9)

-pemanasan global pinggiran pantai dan antartika

-land sparing untuk pemenuhan kebutuhan pangan, tapi mengorbankan hutan

4. Apa solusi atau upaya

-edukasi agar meningkatkan kesadaran manusia

-membuat tempat konservasi Dll

(10)

5. Kesimpulan

Jadi sebenarnya alam itu tidak membutuhkan manusia, tapi manusia membutuhkan alam Jadi kenapa kita merusak alam

sedangkan alam memberikan kita sarana untuk hidup

Menurut anda darimana kita bisa bernafas tanpa biaya?

Bukankah dari tumbuhan?

Jadi mari kita lestarikan keanekaragaman hayati agar keberlangsungan kehidupan tetap terjaga

-faktor penyebab kerusakan habitat atau ekosistem

Referensi

Dokumen terkait

Dampak pemanasan global adalah terjadinya perubahan iklim yang selanjutnya akan mempengaruhi kehidupan di bumi, namun para ahli masih sulit memprediksi

Tulisan ini menguraikan seluk beluk berbisnis di pasar global yang mencakup : karakteristik bisnis global, beberapa kesepakatan perdagangan antar negara, peta perdagangan

Dalam kehidupan global yang pertama kali harus menganalisa konsep bahwa manusia adalah merupakan warga Negara global, sebagai penduduk dunia yang memiliki hak dan kewajiban

memelihara (mempertahankan) integrasi tatanan lingkungan, dan keanekaragaman hayati; b. memelihara integrasi tatanan lingkungan agar sistem penunjang kehidupan bumi

kota besar di dunia adalah 70% penyebab emisi gas. Apalagi kehidupan kota besar tersebut hanya menempati 2% dari planet bumi. Maka, fenomena tersebut merupakan

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan observasi keanekaragaman hayati (flora dan fauna), kanalisasi lahan gambut, kehidupan sosial ekonomi masyarakat desa, perubahan

World Conservation Monitoring Committee (1994) melaporkan kekayaan bumi Indonesia di bidang keanekaragaman hayati diantaranya mencakup sekitar 27.500 species tumbuhan

Keanekaragaman hayati yang ditemukan dalam gen, spesies, ekosistem, dan proses ekosistem sangat penting untuk mempertahankan kehidupan di muka bumi dan untuk mempertahankan kehidupan