BIOGRAFI TOKOH
Pengertian Biograf
• Riwayat hidup seseorang (KBBI, 1999: 136) Buku yang menguraikan riwayat hidup seorang tokoh (KBBI, 1999:
136) riwayat hidup seseorang yang ditulis orang
lain.àStory of person’s life, written by somebody else
(Oxford, 2005: 37). Perbedaan biograf dan otobiograf
adalah pada siapa penulisnya. Biograf ditulis oleh orang
lain, sedangkan otobiograf ditulis oleh dirinya sendiri.
Unsur Biograf
a). Identitas tokoh, meliputi nama, tempat & tanggal lahir, profesi/ pekerjaan, dan riwayat pendidikan. Jika perlu sertakan informasi sekitar keluarga tokoh b). Pengalaman hidup tokoh, misalnya aktivitas keorganisasian sang tokoh c). Pandangan hidup tokoh, misalnya pendapat/ opini sang tokoh atas suatu masalah
d). Kebiasaan positif tokoh yang pantas diteladani dan telah membuatnya sukses Dari bacaan biograf, banyak hal yang dapat ditemukan seperti:
(a). Dunia sekeliling tokoh
(b). Di mana tokoh dilahirkan, hidup, tumbuh, dan berkembang;
(c). Pendidikan yang dilalui tokoh;
(d). Kendala-kendala yang dihadapi tokoh dalam memperoleh sesuatu;
(e). Kelebihan-kelebihan yang dimiliki dalam mencapai sukses dibandingkan orang lain;
(f). Penemuan-penemuan yang dihasilkan bermanfaat buat manusia dan dunia;
(g). Dan informasi lain tentang tokoh
Macam-macam biograf
A. Berdasarkan sisi penulis, terdiri dari:
a) autobiograf, ditulis sendiri oleh tokoh yang tercatat perjalanan hidupnya.
b) biograf, ditulis oleh orang lain, berdasarkan izin penulisan dibagi atas;
(1). Authorized biography, yaitu biograf yang penulisannya seizin atau sepengetahuan tokoh di dalamnya,
(2). Unauthorized biography, yaitu ditulis seseorang tanpa
sepengetahuan atau izin dari tokoh di dalamnya (biasanya karena telah wafat).
B. Berdasarkan Isinya, terdiri dari:
a) Biograf Perjalanan Hidup, isinya berupa perjalanan hidup lengkap atau sebagian paling berkesan.
b) Biograf Perjalanan Karir, isinya berupa perjalanan karir dari awal karir hingga karir terbaru, atau sebagian perjalanan karir dalam mencapai sukses tertentu.
C. Berdasarkan persoalan yang dibahas, terdiri dari:
a) Biograf politik, penulisan cerita hidup tokoh suatu Negara dilihat dari sudut pandang politik. Biograf semacam ini
mendapatkan bahan dari kumpulan berbagai riset. Akan tetapi,
biograf politik biasanya tidak lepas atau sarat akan kepentingan
penulis atau tokoh yang minta untuk ditulis.
• Biograf intelektual, biograf ini hampir sama dengan
biograf politik, persamaannya yaitu kumpulan bahannya yang didapatkan dari berbagai riset. Namun, penulisannya dituangkan dalam gaya bahasa ilmiah.
• Biograf jurnalistik, sebuah biograf yang penulisannya
didapatkan dari hasil wawancara dengan tokoh yang akan ditulis atau tokoh yang menjadi rujukan sebagai bahan
pendukung cerita.
D. Berdasarkan penerbitannya, terdiri dari:
• Buku sendiri, sebuah biograf tokoh yang dijadikan buku oleh
penerbit dengan biaya produksi mulai dari penulisan, percetakan dan pemasaran ditanggung sendiri. Penulisan biograf ini bertujuan untuk laku dijual dipasaran atau mendapatkan perhatian publik.
• Buku subsidi, penulisan biograf tokoh yang biaya produksinya
ditanggung oleh sponsor. Biasanya biograf seperti jika dilihat dari segi komersil tidak akan laku ataupun jika laku harga jualnya
terlalu tinggi sehingga tidak terjangkau.
D. Kuntowijoyo mengungkapkan bahwa setiap biograf seharusnya mengandung empat hal, yaitu
(1). kepribadian tokohnya,
(2). kekuatan sosial yang mendukung, (3). lukisan sejarah zamannya, dan
(4). keberuntungan dan kesempatan yang datang.
Ciri-Ciri Biograf
Berikut ciri-ciri biograf :
• Biograf memiliki struktur yang terdiri atas : orientasi, peristiwa atau masalah, serta reorientasi.
• Biograf memuat berdasarkan informasi fakta serta disajikan dalam bentuk narasi.
• Faktualnya (fakta) berdasarkan pengalaman hidup seseorang
yang diceritakan dalam tokoh biograf tersebut.
Empat hal yang harus dicermati dalam teks biograf, yaitu :
• Judul biograf
• Hal yang menarik serta mengesankan yang ditampilkan dalam kehidupan tokoh yang diceritakan.
• Hal yang mengagumkan serta mengharukan yang muncul dalam kehidupan tokoh yang diceritakan.
• Hal yang dapat dicontoh atau diteladani dari kehidupan tokoh.
Struktur Teks Biograf
Berikut struktur teks biograf yang terdiri dari orientasi, peristiwa dan masalah, reorientasi.
•
OrientasiOrientasi merupakan bagian dimana menjelaskan tentang pengenalan tokoh, berisi gambaran awal tentang tokoh yang diceritakan dalam biograf tersebut.
•
Peristiwa dan MasalahBagian peristiwa atau kejadian merupakan bagian yang berisi tentang sebuah peristiwa atau kejadian yang pernah dialami, termasuk di dalamnya memuat tentang masalah yang pernah dihadapinya dalam mencapai tujuan serta cita- citanya. Hal-hal yang menarik, mengagumkan, mengesankan, dan
mengharukan yang pernah dialami tokoh juga diuraikan dalam bagian ini.
• Reorientasi
Reorientasi merupakan bagian penutup. Bagian ini berisi
tentang pandangan penulis terhadap tokoh yang diceritakan tersebut. Reorientasi bersifat opsional, yang artinya pada
bagian ini boleh ada atau tidak.
Kaidah Kebahasaan Teks Biograf
•
Teks biograf menggunakan beberapa kaidah kebahasaan yang dominan.1. Menggunakan pronomina (kata ganti) orang ketiga tunggal ia atau dia atau beliau.Kata ganti ini digunakan secara bervarisi dengan
penyebutan nama tokoh atau panggilan tokoh.
2. Banyak menggunakan kata kerja tindakan untuk menjelaskan peristiwa-peristiwa atau perbuatan fsik yang dilakukan oleh tokoh.
Contoh: belajar, membaca, berjalan, melempar.
•
3. Banyak menggunakan kata adjektiva untuk memberikan informasi secara rinci tentang sifat-sifat tokoh. Kata-kata yang dimaksud.Contoh: kata sifat untuk mendeskripsikan watak tokoh antara lain
genius, rajin, ulet. Dalam melakukan deskripsi, sering kali penggunaan kata sifat didahului oleh kopulatif adalah, merupakan.
•
4. Banyak menggunakan kata kerja pasif untuk menjelaskan peristiwa yang dialami tokoh sebagai subjek yang diceritakan.Contoh: diberi, ditugaskan, dipilih.