• Tidak ada hasil yang ditemukan

Buku Pedoman Penulisan Dan Penyusunan Skripsi

N/A
N/A
zidniya irma

Academic year: 2024

Membagikan "Buku Pedoman Penulisan Dan Penyusunan Skripsi"

Copied!
122
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

SK PENYUSUNAN PEDOMAN

(3)

iii

(4)

TIM PENYUSUN

PEDOMAN PENULISAN DAN PENYUSUNAN SKRIPSI

Penanggungjawab : Dekan FKM UNEJ

Ketua : Dr. Anita Dewi Prahastuti Sujoso, S.KM., M.Sc

Anggota : 1. Andrei Ramani, S.KM., M.Kes

2. Citra Anggun Kinanthi, S.KM., M.Epid 3. Nur Fitri Widya Astuti, S.Gz., M.PH 4. Globila Nurika, S.KM., M.KL 5. Taufan Asrisyah Ode, S.KM., M.Kes 6. Ruli Bahyu Antika, S.KM., M.Gizi 7. Septy Handayani, S.TP., M.Sc

(5)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya penyempurnaan buku Pedoman Penulisan dan Penyusunan Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember dengan baik. Buku ini merupakan acuan bagi civitas akademika di Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat dalam penyusunan skripsi, dan atau penulisan karya ilmiah lainnya. Penyempurnaan buku pedoman ini bertujuan untuk memperbaiki pedoman yang lama serta menyesuaikan pedoman dengan kebijakan terkini terkait dengan prosedur dan proses penyusunan skripsi, terutama dengan adanya dukungan Sistem Informasi Terpadu (SISTER) Universitas Jember.

Saya selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Tim Penyusun yang telah berperan dalam perumusan dan penyusunan buku ini. Buku ini wajib digunakan sebagai acuan oleh seluruh civitas akademika di lingkungan Fakultas Kesehatan Masyakat Universitas Jember. Semoga buku pedoman ini dapat bermanfaat, khususnya bagi civitas akademika di lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember.

Jember, Agustus 2023 Dekan,

TTD

Dr. Farida Wahyu Ningtyias, S.KM., M.Kes.

NIP 198010092005012002

(6)

PRAKATA

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan hidayah dan inayah-Nya berupa kemampuan berpikir dan analisis sehingga dapat terwujud Pedoman Penulisan dan Penyusunan Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember ini. Buku ini merupakan penyempurnaan dari buku pedoman skripsi sebelumnya yang disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Buku ini disusun melalui beberapa tahap yaitu : Focus Group Discussion untuk menampung pendapat dari dosen, pembahasan intensif dan diakhiri dengan finalisasi oleh tim penyusun.

Buku ini telah disusun seoptimal mungkin dengan merujuk pada buku Pedoman Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Jember tahun 2023 serta referensi lain yang sesuai.

Buku pedoman ini tidak mungkin terwujud tanpa adanya komitmen dan kerja sama yang harmonis di antara para pihak yang terlibat. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini atas nama seluruh Tim Penyusun Pedoman Penulisan dan Penyusunan Skripsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak sebagai berikut:

1. Dekan FKM Universitas Jember beserta jajaran pimpinan 2. Segenap dosen FKM Universitas Jember

3. Tenaga kependidikan yang turut membantu proses pengadaan dan penggandaan 4. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya pedoman penulisan

skripsi ini.

Akhir kata, semoga buku pedoman ini bermanfaat terutama bagi seluruh civitas akademika di lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Kami sangat mengharapkan kritik, saran, dan masukan untuk perbaikan serta penyempurnaan lebih lanjut pada masa yang akan datang

Jember, Agustus 2023 Tim Penyusun

(7)

vii

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN SAMPUL... i

SK PENYUSUNAN PEDOMAN ... ii

TIM PENYUSUN... iv

KATA PENGANTAR ...v

PRAKATA ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ...x

DAFTAR LAMPIRAN ... xi

BAGIAN 1 ALUR DAN PROSEDUR PENYUSUNAN TUGAS AKHIR (SKRIPSI) .. . BAB 1. PENDAHULUAN ...1

1.1 Dasar Hukum ...1

1.2 Pengertian Skripsi ...2

1.3 Kedudukan Skripsi dan Bobot SKS...2

1.4 Tujuan Skripsi...2

1.5 Materi Skripsi ...3

1.6 Lingkup Penelitian ...3

a. Penelitian Kualitatif ...4

b. Penelitian Kuantitatif ...4

c. Penelitian Mixed Method ...4

d. Penelitian R&D...4

e. Penelitian Literature Review ...4

1.7 Komisi Bimbingan (KOMBI) ...5

1.8 Etika dan Plagiarisme ...5

BAB 2. PERSYARATAN PENYUSUNAN SKRIPSI ...7

2.1 Persyaratan Akademik ...7

2.2 Persyaratan Administrasi ...7

2.3 Persyaratan Pembimbing ...7

2.3.1 Persyaratan Pembimbing Utama ...8

2.3.2 Persyaratan Pembimbing Anggota ...8

2.4 Tugas Pembimbing ...8

2.5 Persyaratan Penguji ...9

2.5.1 Persyaratan Ketua Penguji (Penguji Utama) ...9

(8)

2.5.2 Persyaratan Sekretaris Penguji (Penguji Anggota 1) ...9

2.5.3 Persyaratan Penguji Luar (Penguji Anggota 1) ...10

BAB 3. PROSEDUR PENYUSUNAN SKRIPSI ...11

3.1 Prosedur Tahapan Penyusunan Skripsi ...11

3.1.1 Tahap 1 (Pengajuan Topik) ...11

3.1.2 Tahap 2 (Proses pembimbingan penyusunan proposal skripsi) ...12

3.1.3 Tahap 3 (Proses Seminar Proposal skripsi) ...15

3.1.4 Tahap 4 (Proses pasca seminar proposal skripsi) ...18

3.1.5 Tahap 5 (Proses pengajuan kaji etik penelitian) ...18

3.1.6 Tahap 6 (Proses penelitian) ...19

3.1.7 Tahap 7 (Proses sidang skripsi) ...20

3.1.8 Tahap 8 (Proses pasca sidang skripsi) ...24

3.1.9 Tahap 9 (Proses entry nilai sidang skripsi oleh KOMBI)...25

3.2 Prosedur Seminar Proposal dan Sidang Hybrid...27

3.3 Prosedur Penggantian Dosen Pembimbing ...27

3.4 Prosedur Penggantian Penguji ...28

3.5 Peran Dosen Pembimbing Akademik (Dosen Wali) dalam Tugas Akhir ...28

3.6 Mekanisme Penyampaian Hambatan/ Kendala oleh Mahasiswa yang Memprogram Skripsi ...29

BAB 4. EVALUASI ...30

4.1 Evaluasi Penilaian Proposal Skripsi Mahasiswa ...30

4.2 Evaluasi Penilaian Skripsi Mahasiswa ...30

4.3 Evaluasi proses penyusunan skripsi ...32

BAGIAN 2 SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI... . BAB 1. SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI ...34

1.1 Bagian Awal ...34

1.2 Bagian Inti/utama ...37

1.3 Bagian Akhir...40

BAB 2. FORMAT PENULISAN SKRIPSI ...41

2.1 Ketentuan Umum Penulisan Tugas Akhir ...41

2.2 Ketentuan Jumlah Maksimal Halaman Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi ... 45

2.3 Tatacara Penulisan Sumber Rujukan. ... 45 BAGIAN 3 LAMPIRAN... .

(9)

ix

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Aspek penilaian untuk seminar proposal ...30

2. Aspek penilaian pembimbing untuk sidang skripsi ...31

3. Aspek penilaian penguji untuk sidang skripsi ...31

4. Skor penilaian akhir skripsi mahasiswa...32

5. Jumlah maksimal halaman tugas akhir ...45

(10)

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

1. Tampilan SISTER mahasiswa untuk pemrograman skripsi ...13

2. Bagian yang diisi untuk pengisian judul dan unggah draft proposal ...13

3. Tampilan SISTER mahasiswa setelah mendapatkan persetujuan judul dan pembimbing dari KOMBI ...14

4. Tampilan SISTER mahasiswa setelah menyelesaikan proses tahap 2 ...14

5. Tampilan SISTER mahasiswa yang dibutuhkan untuk melaksanakan tahap ...15

6. Tahapan yang dibutuhkan di SISTER mahasiswa untuk proses sidang skripsi ...21

7. Tampilan langkah yang perlu dilakukan mahasiswa pasca sidang skripsi melalui SISTER ...25

8. Tampilan SISTER mahasiswa setelah dilakukan entry nilai oleh KOMBI ...26

9. Alur proses skripsi mahasiswa ...26

(11)

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. Daftar hadir audiens seminar proposal mahasiswa ...47

2. Formulir penilaian seminar proposal (komposisi lihat di BAB 4 Evaluasi) ...48

3. Formulir bukti persetujuan revisi proposal/skripsi oleh pembimbing dan penguji ... 49

4. Formulir Kendali Persyaratan Ujian Skripsi ...55

5. Formulir Kendali Persyaratan Pendaftaran Wisuda ...61

6. Formulir Pergantian Pembimbing Skripsi ...71

7. Surat Permohonan Pengunduran Diri/Pindah Ke Perguruan Tinggi Lain ...72

8. Template Penulisan Tugas Akhir ...73

(12)
(13)

BAB 1. PENDAHULUAN

Skripsi merupakan salah satu syarat penyelesaian studi program Sarjana pada Program Studi yang ada di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (FKM UNEJ) - Prodi S1 Kesehatan Masyarakat maupun Prodi S1 Gizi. Sebagaimana pada berbagai program studi lainnya, dasar pemikiran penyusunan skripsi adalah menjadikan proses penyusunan skripsi sebagai proses pembelajaran yang berguna bagi mahasiswa dalam mengkonstruksikan pemikirannya ke dalam suatu karya tulis ilmiah.

Proses penyusunan skripsi oleh mahasiswa telah diatur secara terpadu dan terpusat di tingkat universitas dengan memanfaatkan teknologi informasi. Namun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa hal yang dipandang perlu untuk diatur secara khusus di tingkat fakultas. Sejak tahun 2009 fakultas telah merumuskan pedoman penulisan skripsi bagi mahasiswa. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, fakultas juga secara berkala telah melaksanakan beberapa kali revisi terhadap pedoman tersebut. Pada proses revisi tahun ini tim penyusun berfokus untuk menyusun ulang dengan mengorganisasi pedoman secara terperinci ke dalam bab, sub bab, dan atau sub subbab agar mahasiswa dan dosen pembimbing serta pihak administratif bisa mendapatkan pedoman yang terarah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing pihak yang terlibat dalam proses penyusunan dan penulisan skripsi.

1.1 Dasar Hukum

Dikutip dari Pedoman Penulisan Tugas Akhir Universitas Jember 2023, menurut Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi - karya ilmiah merupakan salah satu bentuk tridharma perguruan tinggi yang dihasilkan oleh sivitas akademika serta wajib dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Secara tidak langsung, pernyataan tersebut juga mengikat bagi proses pendidikan S1 dalam hal ini salah satunya adalah skripsi.

Secara umum, pedoman penulisan tugas akhir juga diatur melalui pedoman universitas – yang mana hingga pedoman ini disusun, peraturan yang berlaku diatur pada Keputusan Rektor Universitas Jember 5157/UN25/EP/2023 tentang Pedoman Penulisan Tugas Akhir Universitas Jember. Hal-hal khusus yang bersifat keilmuan serta administratif yang berada diluar keputusan rektor tersebut diatas, selanjutnya dirasa perlu untuk diatur melalui Pedoman Penulisan dan Penyusunan Skripsi FKM UNEJ.

(14)

1.2 Pengertian Skripsi

Skripsi merupakan karya tulis ilmiah yang disusun berdasarkan hasil penelitian dan ditulis berdasarkan kaidah Bahasa Indonesia, di bawah pengawasan dan pengarahan dosen pembimbing sesuai dengan kaidah keilmuan masing-masing. Sebagai sebuah karya tulis ilmiah, skripsi diharapkan mampu merepresentasikan karya ilmiah produk Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember, sehingga skripsi yang dihasilkan memiliki ciri tertentu yang dengan mudah dikenali sebagai produk ilmiah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember.

Penelitian merupakan serangkaian kegiatan yang terencana, terarah, sistematis, dan terkendali dalam upaya memperoleh data dan informasi dengan menggunakan metode ilmiah untuk menjawab pertanyaan atau menguji hipotesis dalam bidang ilmu tertentu. Adapun sumber data yang digunakan dalam penyusunan skripsi dapat berupa data primer maupun data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh peneliti di lapangan, baik melalui proses wawancara maupun pengukuran langsung, dan/atau di laboratorium (wet laboratory). Sementara data sekunder adalah data yang diperoleh data dari pihak lain yang telah melakukan pengumpulan data, misalnya profil kesehatan kabupaten/kota, data survey kementerian/lembaga, rekam medis, dan lain-lain.

1.3 Kedudukan Skripsi dan Bobot SKS

Pada dasarnya skripsi memiliki kedudukan yang sama dengan mata kuliah lainnya. Namun proses pembelajaran dan penilaian skripsi berbeda dengan mata kuliah lainnya karena skripsi bersifat tugas akhir (final assignment). Sesuai dengan Pedoman Akademik FKM UNEJ, bobot skripsi ditetapkan sebesar 4 SKS pada Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat dan 6 SKS pada Program Studi S1 Gizi.

1.4 Tujuan Skripsi

Penyusunan skripsi oleh mahasiswa dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut:

1. Mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmu yang ditempuh;

2. Mahasiswa mampu melakukan penelitian mulai dari merumuskan masalah, mengumpulkan data, mengolah data, menganalisis data, dan menarik kesimpulan, serta merumuskan rekomendasi berdasarkan hasil penelitian;

(15)

3. Mahasiswa mampu menggunakan dan mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh ke dalam skripsi untuk mengembangkan ilmu sesuai dengan bidang ilmu yang ditempuh; dan

4. Mahasiswa mampu menggunakan dan mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh menjadi suatu sistem yang terpadu dalam mengembangkan ilmu sesuai dengan bidang ilmu yang ditempuh; dan

5. Mahasiswa mampu menyampaikan gagasan yang dituangkan dalam skripsi secara lisan dalam suatu sidang skripsi di hadapan dewan penguji.

1.5 Materi Skripsi

Permasalahan penelitian yang mendasari penyusunan skripsi dikembangkan dari bidang ilmu masing-masing, yang berasal dari tujuh bidang ilmu dalam rumpun Ilmu Kesehatan Masyarakat, serta bidang ilmu lainnya yang terkait. Ketujuh bidang ilmu dalam rumpun Ilmu Kesehatan Masyarakat adalah Epidemiologi, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Gizi Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Biostatistika dan Kependudukan, dan Administrasi Kebijakan Kesehatan. Sedangkan untuk Prodi Gizi dengan kompetensi keilmuan: Gizi Klinik, Gizi Masyarakat dan Manajemen Penyelenggaraan Makanan.

Materi skripsi didasarkan atas data dan/atau informasi yang berasal dari studi kepustakaan, penelitian laboratorium/klinik, dan/atau penelitian lapangan. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa memperoleh pengalaman penelitian, baik berupa hasil penelusuran pustaka, laboratorium/klinik, dan/atau lapangan, serta menuangkannya dalam bentuk karya tulis ilmiah.

1.6 Lingkup Penelitian

Jenis penelitian yang mendasari penyusunan skripsi oleh mahasiswa FKM terbagi menjadi penelitian dengan pendekatan kualitatif maupun kuantitatif. Masing-masing jenis penelitian memiliki kekhususan, baik dalam penyusunan maupun dalam penyajian. Oleh karena itu sub bab ini akan secara khusus menjelaskan mengenai lingkup penelitian menurut jenisnya:

(16)

a. Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang berlandaskan postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dimana peneliti sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi, analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi, grounded theory, etnografi, case studies, dan penelitian naratif.

b. Penelitian R&D

Penelitian R&D (atau bisa juga disebut RnD) merupakan metode penelitian populer yang biasanya digunakan pada penelitian berbasis produk (product based research) terutama pada topik penelitian yang beririsan dengan ilmu teknik. Lingkup metode penelitian R&D bisa salah satu atau keseluruhan dari: 1) perancangan produk, 2) pembuatan prototype, atau 3) uji efektifitas.

c. Penelitian Literature Review

Terjadinya pandemi Covid-19 pada tahun 2020-2021 berdampak salah satunya pada tahapan skripsi mahasiswa. Pada periode tersebut, hampir tidak dimungkinkan adanya penelitian skripsi terutama yang melakukan pengumpulan data primer. Penelitian literature review menjadi salah satu metode yang populer digunakan terutama pada skripsi di program studi ilmu kesehatan di Indonesia. FKM UNEJ telah membuat panduan terpisah untuk penelitian literature review yang dapat diunduh melalui web FKM UNEJ.

d. Penelitian Kuantitatif

Penelitian Kuantitatif adalah penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data yang dilakukan bisa berupa analisis deskriptif dan/atau analitik/inferensial dengan pengujian hipotesis.

Dalam perkembangannya, jenis metode penelitian selain dua tersebut di atas - dimungkinkan untuk digunakan pada penulisan skripsi di lingkungan FKM UNEJ.

(17)

e. Penelitian Mixed Method

Penggabungan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dapat dilakukan pada penelitian mixed method. Metode ini digunakan untuk mendapatkan kekuatan dan mengurangi/menutupi kelemahan dari masing-masing pendekatan kualitatif atau kuantitatif.

1.7 Komisi Bimbingan (KOMBI)

Komisi Bimbingan merupakan salah satu kelengkapan non-struktural dibawah program studi yang membantu tata kelola tugas akhir di lingkungan Universitas Jember.

Berdasarkan alur tugas akhir Universitas Jember, setidaknya terdapat 3 tugas pokok komisi bimbingan yaitu:

1. Penetapan judul dan penetapan pembimbing

2. Penetapan penguji seminar proposal dan penguji sidang skripsi 3. Entry nilai tugas akhir.

1.8 Etika dan Plagiarisme

Mengutip dari Pedoman Penulisan Tugas Akhir UNEJ 2023, keaslian penelitian/orisinalitas merupakah salah satu syarat wajib skripsi. Pertimbangan etis yang perlu dipenuhi oleh mahasiswa dalam penyusunan skripsi adalah:

1. Kejujuran akademik. Karya yang disusun merupakan karya sendiri dan bukan hasil menjiplak (baik sebagian ataupun keseluruhan karya orang lain).

2. Keterbukaan, yaitu kesediaan untuk menerima kritik, saran, dan masukan atas hasil penelitian dan kajian yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas skripsi.

Pemeriksaan plagiasi di Universitas Jember dilakukan melalui www.turnitin.com dengan similarity maksimum 30% dan 1 referensi tidak boleh lebih dari 25% (tidak termasuk daftar pustaka dan kemiripan kalimat yang <1%) dibuktikan dalam bentuk turnitin originality report.

Secara khusus FKM UNEJ telah mengeluarkan Keputusan Dekan FKM UNEJ 3368/UN25.1.12/SP/2023 tentang Penegakan Etika Akademik pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, yang juga mengikat bagi mahasiswa sebagai penyusun skripsi. Pelanggaran terhadap etika akademik FKM UNEJ dapat dikenakan sanksi berupa:

a. Peringatan baik secara langsung/ lisan maupun tulisan oleh Tim Etika Akademik Fakultas Kesehatan Masyarakat yang mendapat kewenangan dari pimpinan

(18)

fakultas

b. Pemberian nilai maksimal B, jika terbukti melakukan pelanggaran pada saat proses penyusunan Tugas Akhir/ Skripsi

c. Pembatalan nilai yang telah diperoleh/ diberikan setelah terbukti melakukan pelanggaran etika akademik

d. Pemutusan beasiswa atau bantuan pendidikan lainnya

e. Pemberian skorsing dalam segala aktifitas akademik selama 6 bulan sampai 1 tahun.

(19)

BAB 2. PERSYARATAN PENYUSUNAN SKRIPSI

2.1 Persyaratan Akademik

Persyaratan akademik yang harus dipenuhi oleh mahasiswa yang melakukan penyusunan skripsi adalah:

a. Mahasiswa telah menempuh studi dengan bobot minimal 120 SKS

b. Mahasiswa sekurang-kurangnya telah memenuhi PP (Persentase Prestasi) = 90%.

c. Mahasiswa sekurang-kurangnya memiliki IPK sebesar 2,00 (skala 4)

d. Mahasiswa telah menempuh mata kuliah Metodologi Penelitian untuk PS Kesmas dan Metodologi Penelitian Gizi untuk PS Gizi dengan nilai mutu sekurang-kurangnya C.

2.2 Persyaratan Administrasi

Persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh mahasiswa yang akan menyusun skripsi adalah:

1. Memenuhi persyaratan akademik sebagaimana tertulis pada butir 2.1.

2. Memiliki kartu mahasiswa yang masih berlaku pada semester yang berjalan 3. Memprogram skripsi pada KRS semester berjalan yang ditandatangani oleh

Dosen Pembimbing Akademik; dan

4. Telah mengikuti pelaksanaan seminar proposal skripsi sekurang-kurangnya 5 kali yang dibuktikan dengan Formulir Menghadiri Seminar Proposal Skripsi.

2.3 Persyaratan Pembimbing

Selama proses penelitian, penyusunan, dan penulisan skripsi, mahasiswa harus dibimbing oleh tim pembimbing dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Tim Pembimbing terdiri dari dua dosen pembimbing, yaitu:

a. Satu orang pembimbing utama yang selanjutnya disebut dengan Dosen Pembimbing Utama (DPU) selaku penanggung jawab; dan

b. Satu orang pembimbing anggota yang selanjutnya disebut dengan Dosen Pembimbing Anggota (DPA).

(20)

2. DPU dan DPA ditetapkan oleh Komisi Bimbingan (KOMBI). KOMBI adalah tim yang dibentuk oleh fakultas serta bertugas untuk mengkoordinasikan penentuan pembimbing dan penguji skripsi, melakukan monitoring proses pembimbingan skripsi, serta mengunggah nilai skripsi mahasiswa melalui SISTER (Sistem Informasi Terpadu).

3. DPU dan DPA disahkan melalui SK Dekan

2.3.1 Persyaratan Pembimbing Utama

Persyaratan pembimbing utama bagi penyusunan skripsi diatur sebagai berikut:

1. Berstatus dosen tetap fakultas;

2. Memiliki jabatan fungsional serendah-rendahnya Lektor;

3. Memiliki kualifikasi pendidikan serendah-rendahnya S-2/Sp-1;

4. Mempunyai kompetensi yang sesuai dengan topik skripsi yang diajukan oleh mahasiswa; dan

2.3.2 Persyaratan Pembimbing Anggota

Pembimbing anggota adalah pembimbing bertanggungjawab dalam proses pembimbingan skripsi mahasiswa bersama dengan DPU. Adapun persyaratan bagi pembimbing anggota ditentukan sebagai berikut:

1. Berstatus dosen tetap fakultas atau dosen luar biasa yang mengajar di FKM;

2. Memiliki jabatan fungsional serendah-rendahnya asisten ahli;

3. Dosen non jabatan akademik dengan kualifikasi minimal Magister/Spesialis I dengan pengalaman kerja 2 (dua) tahun.

4. Memiliki kualifikasi pendidikan serendah-rendahnya S-2/Sp-1; dan

5. Mempunyai kompetensi yang sesuai dengan topik skripsi yang diajukan oleh mahasiswa.

2.4 Tugas Pembimbing

a. Tugas pembimbing utama (DPU) adalah bertanggung jawab atas substansi dan konsistensi penulisan skripsi serta pengambilan keputusan terhadap segala hal yang terkait dengan penulisan skripsi mahasiswa bimbingan.

(21)

b. Tugas pembimbing anggota (DPA) adalah bertanggung jawab atas sistematika penulisan skripsi yang sesuai dengan pedoman penulisan skripsi serta membantu pembimbing utama dalam pengambilan keputusan terhadap segala hal yang terkait dengan penulisan skripsi mahasiswa bimbingan.

2.5 Persyaratan Penguji

Setelah proses penyelesaian tugas akhir berupa rangkaian kegiatan yang terdiri dari: penyusunan proposal, seminar proposal, penelitian dan penulisan tugas akhir dibawah bimbingan DPU dan DPA, selanjutnya dilaksanakan sidang skripsi sebagai salah satu prasyarat kelulusan. Sidang skripsi dapat dilaksanakan setelah mahasiswa mendapatkan persetujuan dari kedua pembimbing dan memenuhi persyaratan dapat dilaksanakannya sidang skripsi. Sidang skripsi dihadiri oleh kedua atau salah satu pembimbing dan tiga penguji yang terdiri dari ketua penguji (Penguji Utama), sekretaris penguji (Penguji Anggota 1), dan penguji luar (Penguji Anggota 2). Ketua penguji dan sekretaris penguji berasal dari internal FKM UNEJ, sedangkan penguji anggota berasal dari luar FKM UNEJ atau institusi tempat penelitian mahasiswa minimal mempunyai gelar Strata 1 (S1).

2.5.1 Persyaratan Ketua Penguji (Penguji Utama)

Ketua penguji bertugas memimpin jalannya sidang skripsi dan juga melakukan konfirmasi, klarifikasi dan menguji mahasiswa untuk memutuskan kelulusan mahasiswa bersama tim penguji lainnya. Persyaratan ketua pengujipada sidang skripsi diatur sebagai berikut:

1. Berstatus dosen tetap fakultas;

2. Memiliki jabatan fungsional serendah-rendahnya Lektor;

3. Memiliki kualifikasi pendidikan serendah-rendahnya S-2/Sp-1;

4. Mempunyai kompetensi yang sesuai dengan topik skripsi yang akan diujikan;

2.5.2 Persyaratan Sekretaris Penguji (Penguji Anggota 1)

Sekretaris Penguji bertugas sebagai notulen dalam kegiatan sidang skripsi yang bertanggung jawab untuk kelengkapan berita acara. Selain itu juga melakukan konfirmasi, klarifikasi dan menguji mahasiswa untuk memutuskan kelulusan mahasiswa

(22)

bersama tim penguji lainnya. Adapun persyaratan bagi sekretaris penguji ditentukan sebagai berikut:

1. Berstatus dosen tetap fakultas atau dosen luar biasa yang mengajar di FKM;

2. Memiliki jabatan fungsional minimal asisten ahli atau dosen tetap non jabatan fungsional dengan minimal masa kerja 2 tahun

3. Memiliki kualifikasi pendidikan serendah-rendahnya S-2/Sp-1; dan

4. Mempunyai kompetensi yang sesuai dengan topik skripsi yang sedang diujikan

2.5.3 Persyaratan Penguji Luar (Penguji Anggota 1)

Penguji luar bertugas melakukan konfirmasi, klarifikasi dan menguji mahasiswa untuk memutuskan kelulusan mahasiswa bersama tim penguji lainnya. Adapun persyaratan bagi penguji anggota ditentukan sebagai berikut:

1. Berstatus dosen di luar FKM UNEJ atau berstatus sebagai Praktisi;

2. Memiliki kualifikasi pendidikan serendah-rendahnya S-1; dan

3. Mempunyai kompetensi yang sesuai dengan topik skripsi yang sedang diujikan 4. Penguji luar dapat diusulkan oleh DPU dan atau DPA dan mendapat persetujuan

dari Wakil Dekan 1

(23)

BAB 3. PROSEDUR PENYUSUNAN SKRIPSI

3.1 Prosedur Tahapan Penyusunan Skripsi

Prosedur penyusunan skripsi telah diatur oleh Universitas melalui SISTER dengan melibatkan mahasiswa, DPU, DPA, KOMBI, Operator Fakultas, dan UPA (Unit Pelayanan Akademik). Pada Bab 3 ini akan dijelaskan langkah – langkah yang wajib dilakukan oleh mahasiswa dalam proses penyusunan skripsi. Mahasiswa yang berhak untuk melakukan proses penyusunan skripsi merupakan mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan yang tercantum pada Bab 2 yang dibuktikan dengan pemrograman KRS. Pada proses pemrograman skripsi ini mahasiswa diharapkan sudah memiliki gambaran terkait topik/judul penelitian. Pada proses penyusunan skripsi terdapat beberapa prosedur yang harus dilakukan oleh mahasiswa, dosen pembimbing, dosen penguji, operator fakultas, dan KOMBI. Prosedur penyusunan skripsi pada Fakultas Kesehatan Masyarakat terdiri dari beberapa tahapan, yaitu:

3.1.1 Tahap 1 (Pengajuan Topik)

Pengajuan topik skripsi ini melibatkan Wakil Dekan 1, Kaprodi, Akademik, KOMBI, dan Mahasiswa. Tahap ini terdiri dari kegiatan sosialisasi sampai mahasiswa mengisi judul/topik pada aplikasi SISTER masing – masing. Berikut merupakan langkah – langkah kegiatan pada tahap ini, yaitu

1. Wakil Dekan 1 menyelenggarakan sosialisasi prosedur penyusunan skripsi dan memberikan formulir pengajuan topik/judul skripsi yang akan diisi oleh mahasiswa sampai batas waktu yang telah ditentukan.

2. Wakil Dekan 1 memastikan bahwa topik/ judul yang diusulkan selaras dengan visi dan misi fakultas, program studi, atau kelompok riset di FKM UNEJ.

3. Wakil Dekan 1 menyerahkan daftar topik/judul skripsi kepada KOMBI.

4. KOMBI menetapkan usulan topik/judul dan pembimbing yang telah diajukan oleh mahasiswa.

5. Wakil Dekan 1 menyampaikan Rancangan Pembelajaran Semester (RPS) Skripsi

6. Wakil Dekan 1 menetapkan daftar ploting bimbingan skripsi dan menyerahkan kepada bagian akademik untuk diinformasikan kepada mahasiswa

(24)

7. Bagian akademik memberikan informasi ploting bimbingan skripsi kepada mahasiswa.

3.1.2 Tahap 2 (Proses pembimbingan penyusunan proposal skripsi)

Mahasiswa dapat memulai proses pembimbingan skripsi dengan pembimbing (baik DPU dan DPA) yang sudah ditetapkan oleh KOMBI dengan langkah - langkah sebagai berikut:

1. Mahasiswa menghubungi pembimbing untuk berdiskusi hal-hal terkait topik/

judul dan proses pembimbingan yang akan disepakati oleh kedua belah pihak 2. Mahasiswa menyusun draft naskah proposal skripsi dan mendiskusikan dengan pembimbing sampai mendapatkan persetujuan terkait topik/judul penelitian skripsi.

3. Mahasiswa menyusun proposal penelitian sesuai dengan sistematika penulisan yang ditentukan pada Buku Pedoman Penyusunan dan Penulisan Skripsi (selengkapnya dibahas pada BAGIAN 2)

4. Mahasiswa dapat melakukan proses pembimbingan secara simultan (bersama – sama) sesuai dengan jadwal yang telah disepakati antara mahasiswa dan pembimbing serta menjunjung etika berkomunikasi yang baik dan profesional pada saat proses pembimbingan. Pembimbing diberikan waktu maksimal selama 2 minggu untuk memberikan koreksi atau masukan terkait naskah proposal skripsi mahasiswa, sedangkan mahasiswa diberikan waktu maksimal 1 minggu untuk melakukan perbaikan naskah skripsi yang telah dikoreksi oleh pembimbing.

5. Selama proses penyusunan skripsi mahasiswa WAJIB untuk mengisi logbook bimbingan di aplikasi SISTER. Panduan pengisian logbook dapat dilihat melalui link https://kawanda.unej.ac.id/s/PanduanLogBimbinganTA

6. Lama waktu yang diberikan dalam proses pembimbingan maksimal adalah 2 bulan setelah penetapan dosen pembimbing oleh fakultas dan mahasiswa diharapkan sudah dapat melaksanakan Seminar Proposal.

7. Naskah proposal skripsi dianggap layak untuk dipaparkan dalam seminar proposal setelah mahasiswa memenuhi syarat – syarat berikut :

a. Proses bimbingan minimal sebanyak 3 kali yang dibuktikan dengan cetak

(25)

riwayat bimbingan pada logbook bimbingan aplikasi SISTER .

b. Naskah proposal skripsi telah disetujui oleh pembimbing dengan menunjukkan bukti persetujuan untuk melaksanakan Seminar Proposal dari pembimbing.

c. Naskah proposal telah melalui uji turnitin oleh DPA dengan nilai maksimal 30% (tidak termasuk daftar pustaka dan kemiripan kalimat yang <1%).

8. Setelah mendapatkan persetujuan naskah proposal, mahasiswa mengajukan penetapan judul dan pembimbing kepada KOMBI dengan melakukan 2 hal berikut :

a. Mahasiswa membuka aplikasi SISTER lalu masuk ke bagian perkuliahan

→ bimbingan → tugas akhir (Gambar 1)

Gambar 1. Tampilan SISTER mahasiswa untuk pemrograman skripsi b. Mahasiswa melakukan pengisian judul pada bagian tugas akhir dan

mengunggah naskah proposal (Gambar 2) lalu klik Simpan.

Gambar 2. Bagian yang diisi untuk pengisian judul dan unggah draft proposal

(26)

c. Mahasiswa mengisi formulir pengajuan penetapan judul dan pembimbing skripsi (GFORM 1) kepada KOMBI melalui link https://unej.id/form1taskm (prodi kesmas) dan https://unej.id/PengajuanJudulSkripsi (prodi gizi)

9. KOMBI akan mendapatkan notifikasi pengajuan penetapan judul dan pembimbing melalui email dan kemudian KOMBI akan melakukan pengisian data pembimbing pada aplikasi SISTER. Jika telah disetujui akan muncul tanggal persetujuan oleh KOMBI (Gambar 3)

Gambar 3. Tampilan SISTER mahasiswa setelah mendapatkan persetujuan judul dan pembimbing dari KOMBI

10. Mahasiswa menghubungi Operator Fakultas untuk dilakukan cetak Surat Tugas Pembimbing. Batas waktu cetak Surat Tugas Pembimbing oleh Operator Fakultas adalah tanggal 15 Desember untuk Semester Gasal dan 15 Juni untuk Semester Genap.

11. Mahasiswa menyerahkan Surat Tugas Pembimbing kepada pembimbing.

12. Mahasiswa mengunggah naskah proposal skripsi final pada aplikasi SISTER.

13. Dosen pembimbing (DPU) melakukan persetujuan naskah proposal final melalui aplikasi SISTER (Gambar 4)

(27)

3.1.3 Tahap 3 (Proses Seminar Proposal skripsi)

Tahapan yang dilakukan pada saat seminar proposal adalah sebagai berikut : 1. Mahasiswa mengajukan permohonan jadwal seminar proposal kepada KOMBI

dengan cara mengisi formulir pengajuan penetapan jadwal seminar proposal (GFORM 2) kepada KOMBI melalui link https://unej.id/form2taskm (prodi kesmas) dan https://unej.id/PengajuanSemproSkripsi (prodi gizi).

2. Mahasiswa menyiapkan file KRS, Transkrip Nilai, dan Formulir Menghadiri Seminar Proposal Skripsi minimal sebanyak 5 kali sementara untuk diunggah di G. FORM 2

3. KOMBI melakukan pengisian data penguji seminar proposal pada aplikasi SISTER. Setelah itu, KOMBI akan menyusun jadwal seminar proposal untuk mahasiswa tersebut setelah melakukan cek kelengkapan administrasi seminar proposal melalui GFORM2 yang sudah diajukan oleh mahasiswa.

4. KOMBI menyerahkan jadwal seminar proposal kepada akademik untuk diinformasikan kepada mahasiswa, dosen pembimbing, dosen penguji, dan pelayanan kelas. Seminar proposal akan dilaksanakan secara terjadwal.

5. Operator fakultas mencetak surat tugas penguji seminar proposal dosen penguji dan memberikan kepada dosen penguji. Batas waktu cetak Surat Tugas Penguji oleh Operator Fakultas adalah tanggal 15 Desember untuk Semester Gasal dan 15 Juni untuk Semester Genap.

6. Mahasiswa WAJIB mencetak lembar berita acara seminar proposal pada aplikasi SISTER dan lembar penilaian pada lampiran 2 yang nantinya dibawa oleh mahasiswa pada saat jadwal seminar proposal yang nantinya ditandatangani oleh Ketua Penguji dan Sekretaris Penguji.

Gambar 5. Tampilan SISTER mahasiswa yang dibutuhkan untuk melaksanakan tahap

(28)

7. Mahasiswa menggandakan naskah proposal skripsi sejumlah pembimbing dan penguji dan didistribusikan secara mandiri oleh mahasiswa kepada dosen pembimbing dan dosen penguji.

8. Naskah proposal dijilid dengan mika putih untuk cover depan dan buffalo ungu muda untuk cover belakang.

9. Seminar proposal dilakukan secara luring sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh KOMBI. Pada saat jadwal seminar proposal, mahasiswa wajib datang maksimal 30 menit sebelum jadwal seminar proposal dilaksanakan untuk melakukan persiapan.

10. Dosen pembimbing dan penguji wajib datang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Apabila ketua penguji terlambat lebih dari 30 menit tanpa adanya konfirmasi, maka seminar proposal otomatis dibatalkan dan akan dilakukan re-schedule. Jadwal re-schedule dan ruangan ditentukan oleh kesepakatan antara dosen pembimbing dan penguji. Setelah mendapatkan kesepakatan, maka mahasiswa menginformasikan kepada KOMBI.

11. Seminar proposal WAJIB dihadiri oleh:

a. Mahasiswa yang akan melakukan seminar proposal

b. Moderator dan notulen yang ditunjuk oleh mahasiswa yang akan melakukan seminar proposal

c. Dosen pembimbing skripsi (DPU dan DPA). Apabila seluruh dosen pembimbing (DPU dan DPA) tidak bisa hadir pada jadwal yang telah ditentukan, maka akan dilakukan re-schedule sesuai dengan kesepakatan dosen pembimbing dan dosen penguji. Kemudian, setelah mendapatkan kesepakatan maka mahasiswa melaporkan jadwal re-schedule kepada KOMBI maksimal H-1 seminar proposal.

d. Dosen penguji seminar proposal, terdiri dari ketua penguji dan sekretaris penguji. Apabila dosen penguji (Ketua atau Sekretaris) tidak dapat menghadiri pada jadwal yang telah ditentukan, maka dosen penguji dapat menginformasikan kepada KOMBI maksimal H-2, kemudian KOMBI akan mencari pengganti dosen penguji untuk mahasiswa tersebut.

e. Audiens dari kalangan mahasiswa minimal sebanyak 10 orang di luar moderator dan notulen. Hal ini ditujukan untuk memberikan ruang diskusi

(29)

terkait topik penelitian yang diseminarkan. Kehadiran audiens dibuktikan dengan pengisian Form Daftar Hadir dan wajib memberikan masukan/saran (Lampiran 1).

12. Pelaksanaan seminar proposal dilaksanakan selama 90 menit dan dipimpin oleh ketua penguji. Susunan acara seminar proposal adalah sebagai berikut:

a. Pembukaan

b. Pemaparan proposal penelitian oleh mahasiswa c. Tanya jawab dan diskusi dengan audiens

d. Tanya jawab dan diskusi dengan sekretaris penguji e. Tanya jawab dan diskusi dengan ketua penguji

f. Tanya jawab dan diskusi dengan dosen pembimbing (DPU dan DPA) g. Penilaian dan pemberian keputusan seminar proposal oleh ketua penguji h. Penutup

13. Setelah seminar proposal selesai, ketua penguji, dan sekretaris penguji mengisi dan menandatangani lembar berita acara seminar proposal.

14. Penilaian untuk kelulusan seminar proposal ditentukan oleh dosen pembimbing dan dosen penguji yang ketentuannya dapat dilihat pada BAB 4. Form penilaian seminar proposal di cetak oleh mahasiswa yang akan diisi oleh sekretaris penguj pada saat seminar proposal berlangsung. Form penilaian seminar proposal terlampir pada lampiran 2.

15. Jika mahasiswa dinyatakan LULUS oleh ketua penguji maka mahasiswa dapat melakukan tahapan selanjutnya. Namun, jika mahasiswa dinyatakan TIDAK LULUS oleh ketua penguji, maka sekretaris penguji mengisi form pemberitahuan kepada KOMBI untuk penjadwalan sempro ulang pada link https://unej.id/formkeputusantimpenguji. Mahasiswa melakukan seminar proposal ulang dengan waktu maksimal 1 bulan pasca seminar proposal dan mengikuti jadwal reguler yang ditetapkan oleh KOMBI. Susunan tim penguji pada saat sempro ulang sama dengan susunan tim penguji pada sempro sebelumnya.

Sempro ulang akan diseleggarakan berdasarkan:

a. Keputusan tim penguji yang menyatakan mahasiswa TIDAK LULUS pada seminar proposal sesuai dengan penilaian yang telah diatur pada BAB 4 b. Mahasiswa yang sudah memprogram skripsi dan seminar proposal, namun

(30)

belum melakukan pengambilan data hingga masa entri nilai semester 8.

c. Pelaksaan sempro ulang dilaksanakan tanpa dihadiri oleh audiens dari kalangan mahasiswa.

16. Mahasiswa menyerahkan Berita Acara Seminar Proposal kepada operator akademik.

17. Proses seminar proposal ulang dapat dilakukan maksimal sebanyak 2 kali.

3.1.4 Tahap 4 (Proses pasca seminar proposal skripsi)

1. Mahasiswa melakukan perbaikan proposal skripsi sesuai dengan masukan dan kesepakatan antara dosen pembimbing dan dosen penguji pada saat seminar proposal. Pada proses revisi ini mahasiswa dapat berdiskusi dengan dosen pembimbing.

2. Mahasiswa menyerahkan hasil perbaikan proposal skripsi kepada pembimbing dan penguji untuk mendapatkan persetujuan lembar revisi proposal. Lembar revisi terlampir (Lampiran 3 dan 4)

3. Lembar Persetujuan Revisi Seminar Proposal yang sudah ditandatangani oleh pembimbing dan penguji diserahkan ke bagian akademik, sebagai salah satu syarat untuk pengajuan surat ijin pengambilan data.

3.1.5 Tahap 5 (Proses pengajuan kaji etik penelitian)

Kaji etik penelitian adalah suatu instrumen untuk mengukur penerimaan secara etik suatu rangkaian proses penelitian. Selain itu, digunakan sebagai acuan peneliti untuk menjunjung tinggi nilai integritas, kejujuran, dan keadilan dalam melakukan penelitian.

Setiap penelitian kesehatan yang melibatkan manusia (makhluk hidup) sebagai subjek penelitian wajib dilakukan kaji etik penelitian, baik penelitian yang melakukan pengambilan specimen ataupun yang tidak melakukan pengambilan spesimen. Kaji etik dilakukan oleh mahasiswa yang telah lulus tahap seminar proposal. Pengajuan kaji etik dilakukan pada lembaga yang menyediakan layanan kaji etik dengan sertifikasi kaji etik nasional, seperti KEPK FKM UNEJ. Kaji etik WAJIB dilakukan sebelum mahasiswa melakukan penelitian atau pengambilan data di lapangan. Surat kaji etik ini juga merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan surat ijin pengambilan data.

(31)

3.1.6 Tahap 6 (Proses penelitian)

Mahasiswa akan mendapatkan surat ijin penelitian dari Fakultas setelah mahasiswa menyerahkan lembar persetujuan revisi seminar proposal dan sertifikat kaji etik. Mahasiswa dapat mengajukan surat ijin penelitian ke bagian akademik dengan mengisi GFORM pada link http://bit.ly/Permohonan-FKM-UNEJ.

1. Selama proses penelitian mahasiswa wajib melaporkan kemajuan /progress penelitiannya data kepada pembimbing, termasuk jika terdapat kendala teknis maupun administratif. Progress pengumpulan data dilaporkan kepada pembimbing melalui pengisian logbook di aplikasi SISTER. Panduan pengisian logbook dapat dilihat melalui link https://kawanda.unej.ac.id/s/PanduanLogBimbinganTA

2. Naskah skripsi dianggap layak untuk dipaparkan dalam sidang skripsi setelah mahasiswa memenuhi syarat – syarat berikut:

a. Mahasiswa sudah menempuh semua mata kuliah dengan PP 90%

b. Tidak memiliki nilai E, dan nilai D maksimal 4 mata kuliah.

c. Proses bimbingan minimal total sebanyak 12 kali yang dibuktikan dengan cetak riwayat bimbingan dalam logbook bimbingan skripsi yang diunduh pada Aplikasi SISTER (Sebagai pengganti KARTU KENDALI SKRIPSI).

d. Naskah skripsi telah disetujui oleh pembimbing dengan menunjukkan bukti persetujuan untuk melaksanakan sidang dari pembimbing.

e. Naskah skripsi telah melalui uji turnitin oleh DPU dengan nilai maksimal 30% (tidak termasuk daftar pustaka dan kemiripan kalimat yang <1%)

f. Telah mengusulkan penguji anggota/ penguji eksternal. Mahasiswa mengajukan surat permohonan penguji anggota/penguji luar di sebuah instansi yang memiliki kompetensi yang sudah dijelaskan pada BAB 2. Prosedur permohonan surat penguji anggota yaitu:

1. Mahasiswa menghubungi Operator Akademik FKM untuk pembuatan Surat Tugas penguji luar untuk sidang dengan persyaratan :

a. Mahasiswa menyerahkan biodata penguji luar/ Form via WA

(32)

dan Surat Kesediaan Penguji Luar (hardfile)

b. Menyerahkan berkas ke bagian akademik fakultas paling lambat 1 atau 2 minggu sebelum sidang

c. Keterlambatan dalam proses penyerahan data Penguji Luar, akan menyebabkan penundaaan Jadwal Sidang, dan jadwal sidang akan ditunda 2 pekan berikutnya dengan urutan waktu mengikuti daftar pengajuan yang sudah masuk sebelumnya.

2. Bagian akademik melakukan proses surat

3. Paraf oleh Wakil Koordinator Bagian Akademik FKM 4. Paraf oleh koordinator Pokja TU FKM

5. Memproses tanda tangan Wakil Dekan I

6. Penomeran di bagian Persuratan bagian Umum FKM

7. Surat selesai di stempel dan langsung di serahkan ke bagian kepegawaian FKM

8. Surat dikirim ke bagian Kepegawaian FKM

3.1.7 Tahap 7 (Proses sidang skripsi)

1. Mahasiswa sudah mengisi dan melengkapi berkas persyaratan sidang skripsi di bagian Akademik yang ditandatangani oleh Wakil Koordinator Pokja Akademik Mawa dan Alumni (Lampiran 5) yaitu:

a. Mendaftar sidang dengan mengisi Formulir Pendaftaran Ujian Skripsi dan mencantumkan tanggal sidang, yang ditandatangani oleh Koprodi

b. Menyerahkan bukti bebas tanggungan alat – alat laboratorium yang menunjukkan bahwa mahasiswa tidak mempunyai beban tanggungan alat-alat laboratorium

c. Menyerahkan bukti bebas tanggungan SPP semester berjalan

d. Menyerahkan bukti KRS yang menunjukkan bahwa mahasiswa telah memprogramkan skripsi pada PRS semester berjalan

e. Menyerahkan cetak logbook bimbingan skripsi dari aplikasi SISTER f. Menyerahkan surat tugas pembimbing skripsi

g. Menyerahkan surat tugas penguji skripsi

(33)

h. Menyerahkan transkrip nilai terakhir yang menunjukkan mahasiswa telah lulus semua mata kuliah tanpa nilai E

IPK ≥ 2,00, PP ≥ 90%

i. Menyerahkan foto copy ijazah SMA rangkap (tiga) lembar

j. Menyerahkan Pas Foto ukuran 3 x 4 hitam putih: 8 lembar dan Pas Foto ukuran 4 x 6 hitam putih: 4 lembar

2. Form lampiran 5 nantinya akan di unggah pada GFORM 3 3. Mahasiswa mengunggah draft skripsi final melalui SISTER

4. Dosen pembimbing utama (DPU) memberikan persetujuan naskah skripsi mahasiswa melalui SISTER

5. Mahasiswa mengisi G.FORM 3 (Pengajuan Sidang Skripsi dan Usulan Penguji Anggota) untuk pengajuan jadwal sidang skripsi dan penguji anggota kepada KOMBI melalui link https://unej.id/form3taskm (prodi kesmas) dan https://unej.id/PengajuanSidangSkripsi (prodi gizi).

G.FORM 3 (Pengajuan Sidang Skripsi dan Usulan Penguji Anggota) baru bisa diisi setelah semua persyaratan berkas sidang dilengkapi.

6. KOMBI akan menyusun jadwal sidang skripsi untuk mahasiswa tersebut.

7. KOMBI menyerahkan jadwal sidang skripsi kepada akademik untuk diinformasikan kepada mahasiswa, dosen pembimbing, ketua penguji, sekretaris penguji, penguji anggota, dan pelayanan kelas. Sidang skripsi akan dilaksanakan secara terjadwal.

Gambar 6. Tahapan yang dibutuhkan di SISTER mahasiswa untuk proses sidang skripsi

(34)

8. Mahasiswa menggandakan naskah skripsi sejumlah pembimbing, ketua penguji, sekretaris penguji, dan penguji anggota, kemudian naskah dikumpulkan di bagian akademik. Naskah untuk penguji anggota didistribusikan secara mandiri oleh mahasiswa. Naskah skripsi dicetak dan dijilid soft cover warna ungu (kode: sakura spotlite no 12).

9. Mahasiswa mencetak Berita Acara Sidang Skripsi melalui aplikasi SISTER yang nantinya akan ditandatangani oleh Ketua Penguji dan Sekretaris Penguji.

10. Sidang skripsi dilakukan secara luring (jika Penguji Anggota berada di dalam Jember) dan boleh secara hybrid (jika Penguji Anggota berada di luar Jember). Pada saat jadwal sidang skripsi, mahasiswa wajib datang minimal 30 menit sebelum jadwal sidang skripsi dilaksanakan untuk melakukan persiapan.

11. Dosen pembimbing dan penguji diharapkan datang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Apabila ketua penguji terlambat lebih dari 15 menit tanpa adanya konfirmasi, maka sidang skripsi otomatis dibatalkan dan akan dilakukan re-schedule. Jadwal re-scedule dan ruangan ditentukan oleh kesepakatan antara dosen pembimbing dan penguji. Setelah mendapatkan kesepakatan, maka mahasiswa menginformasikan kepada KOMBI.

12. Sidang skripsi WAJIB dihadiri oleh:

a. Mahasiswa yang akan melakukan sidang b. Dosen pembimbing skripsi (DPU dan DPA).

Apabila seluruh dosen pembimbing (DPU dan DPA) tidak bisa hadir pada jadwal yang telah ditentukan, maka akan dilakukan re-schedule sesuai dengan kesepakatan dosen pembimbing dan dosen penguji.

Kemudian, setelah mendapatkan kesepakatan maka mahasiswa melaporkan jadwal re-schedule kepada KOMBI maksimal H-1 sidang skripsi.

c. Dosen penguji sidang, yang terdiri dari ketua penguji, sekretaris penguji dan penguji luar. Apabila Ketua atau Sekretaris Penguji tidak dapat menghadiri pada jadwal yang telah ditentukan, maka dosen

(35)

penguji dapat menginformasikan kepada KOMBI maksimal H-2, kemudian KOMBI akan mencari pengganti dosen penguji untuk mahasiswa tersebut. Jika penguji anggota/penguji luar tidak dapat hadir pada jadwal yang telah ditentukan, maka jadwal akan di re- schedule sesuai dengan kesepakatan antara dosen pembimbing, dosen penguji, dan penguji anggota. Kemudian, setelah mendapatkan kesepakatan maka mahasiswa melaporkan jadwal re-schedule kepada KOMBI maksimal H-2 sidang skripsi.

13. Pelaksanaan sidang skripsi dilaksanakan selama 90 menit dan dipimpin oleh ketua penguji. Susunan acara sidang skripsi adalah sebagai berikut :

a. Pembukaan

b. Pemaparan skripsi oleh mahasiswa

c. Tanya jawab dan diskusi dengan Penguji Anggota d. Tanya jawab dan diskusi dengan Sekretaris Penguji e. Tanya jawab dan diskusi dengan Ketua Penguji

f. Tanya jawab dan diskusi dengan dosen pembimbing (DPU dan DPA) g. Penilaian dan pemberian keputusan sidang skripsi oleh ketua penguji

melalui link yang dibagikan oleh operator akademik H-1 jadwal sidang h. Penutup

14. Komponen penilaian untuk kelulusan skripsi dapat dilihat pada BAB 4.

Form penilaian sidang skripsi diisi oleh pembimbing dan penguji melalui link berikut ini:

a. Pembimbing utama (DPU): https://bit.ly/nilaidpu b. Pembimbing anggota (DPA) : https://bit.ly/nilaidpa

c. Ketua Penguji : https://unej.id/LembarPenilaianKetuaPenguji

d. Sekretaris penguji : https://unej.id/LembarPenilaianSekretarisPenguji 15. Setelah sidang skripsi selesai, Sekretaris penguji mengisi berita acara

sidang skripsi melalui link

https://unej.id/BeritaAcaraSidangSkripsiOnline . Kemudian Ketua Penguji dan Sekretaris Penguji juga menandatangani Berita Acara Sidang Skripsi yang sudah di cetak oleh Mahasiswa.

16. Jika mahasiswa dinyatakan LULUS oleh ketua penguji maka mahasiswa dapat melakukan tahapan selanjutnya, dan Sekretaris Penguji mengisi link

(36)

Berita Acara Sidang yang telah dikirimkan oleh operator akademik pada H-1. Namun jika mahasiswa dinyatakan TIDAK LULUS oleh ketua penguji, maka sekretaris penguji mengisi form pemberitahuan kepada KOMBI untuk penjadwalan sidang ulang pada link https://unej.id/formkeputusantimpenguji. Mahasiswa melakukan sidang skripsi ulang dengan waktu maksimal 1 bulan pasca sidang skripsi dan mengikuti jadwal reguler yang ditetapkan oleh KOMBI. Susunan tim penguji pada saat sidang ulang sama dengan susunan tim penguji pada sidang sebelumnya. Sidang ulang akan diselenggarakan berdasarkan keputusan tim penguji pada saat sidang skripsi jika nilai <C (kurang dari 65)

17. Proses sidang skripsi ulang dapat dilakukan maksimal sebanyak 1 kali.

18. Mahasiswa memberikan Berita Acara Sidang Skripsi kepada operator fakultas

3.1.8 Tahap 8 (Proses pasca sidang skripsi)

1. Mahasiswa memperbaiki draft skripsi sesuai dengan semua masukan dan saran yang disampaikan ketua penguji, sekretaris penguji, penguji anggota serta dosen pembimbing dalam pelaksanaan sidang skripsi selama maksimal 1 bulan setelah jadwal sidang skripsi yang dibuktikan dengan lembar persetujuan perbaikan naskah skripsi dari pembimbing dan penguji (Lampiran 3 dan 4).

2. Mahasiswa menyusun artikel ilmiah berdasarkan hasil skripsi sekaligus mendiskusikannya dengan DPU dan DPA.

3. Artikel ilmiah yang digunakan sebagai salah satu syarat kelulusan yang disubmit di jurnal, wajib memperhatikan susunan penulis yaitu Penulis 1 mahasiswa, Penulis 2 DPU, Penulis 3 DPA. Afiliasi wajib mencantumkan FKM Universitas Jember.

4. Mahasiswa mengunggah file skripsi akhir dan bukti submit artikel melalui SISTER

5. DPU menyetujui file revisi skripsi akhir dan bukti submit artikel melalui SISTER

(37)

Gambar 7. Tampilan langkah yang perlu dilakukan mahasiswa pasca sidang skripsi melalui SISTER

6. Mahasiswa melakukan cetak hard copy dan soft copy skripsi sesuai persyaratan yang ditentukan yaitu:

a. Hardcover berwarna ungu (kode: sakura spotlite no 12).

b. Kertas HVS A4 80 gram.

7. Mahasiswa mendistribusikan naskah skripsi yang sudah tercetak kepada pembimbing dan penguji

8. Mahasiswa menyerahkan naskah skripsi kepada Ruang Baca FKM dan Perpustakaan Universitas Jember

3.1.9 Tahap 9 (Proses entry nilai sidang skripsi oleh KOMBI)

1. Mahasiswa mempersiapkan persyaratan untuk entry nilai sidang yaitu a. Lembar ACC DPU, DPA, ketua penguji, sekretaris penguji, dan penguji

anggota

b. Berkas persyaratan kelulusan yang meliputi: bukti penyerahan bendel skripsi (perpustakaan universitas, ruang baca, dosen penguji, dosen pembimbing dan tempat penelitian), bukti sumbangan buku, dan bukti submit artikel pada jurnal.

c. Persyaratan tersebut tertera pada Formulir Persyaratan Pendaftaran Wisuda yang ditandatangani oleh Wakil Koordinator Akademik dan Wakil Dekan 1 (Lampiran 6). Form ini yang nantinya akan diunggah pada GFORM 4.

2. Mahasiswa mengisi GFORM 4 (Permohonan Entry Nilai Skripsi) untuk pengajuan input nilai sidang kepada KOMBI melalui link https://unej.id/form4taskm (Prodi Kesmas) dan https://unej.id/PengajuanEntryNilaiSkripsi (Prodi Gizi)

(38)

3. KOMBI akan melakukan entry nilai setelah melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas pada GFORM 4.

Gambar 8. Tampilan SISTER mahasiswa setelah dilakukan entry nilai oleh KOMBI

Gambar 9. Alur proses skripsi mahasiswa Pengajuan Topik Skripsi

Proses pembimbingan penyusunan proposal skripsi

Proses seminar proposal

Proses pasca seminar proposal skripsi

Proses kaji etik Proses penelitian

Proses sidang skripsi

Proses pasca sidang skripsi

Proses entry nilai sidang

(39)

3.2 Prosedur Seminar Proposal dan Sidang Hybrid

Pelaksanaan seminar proposal dan sidang hybrid dapat dilakukan atas beberapa pertimbangan. Beberapa ketentuan seminar proposal atau sidang daring/hybrid adalah sebagai berikut:

1. Seminar proposal atau sidang skripsi hybrid dapat dilakukan jika salah satu pembimbing atau penguji tidak dapat hadir luring karena alasan tugas dinas 2. Jika penguji anggota dari Kabupaten Jember maka diharapkan sidang dapat

dilaksanakan secara luring.

3. Mahasiswa wajib menginformasikan kepada pembimbing dan penguji terkait pelaksanaan seminar proposal dan sidang yang dilakukan secara daring/hybrid.

4. Fasilitas pendukung untuk seminar proposal dan sidang dibantu umum (perlengkapan meliputi laptop/PC, audio, video, setting ruangan, dll)

5. Dalam pelaksanaan seminar proposal maupun sidang yang dilakukan secara hybrid menggunakan aplikasi video teleconference (aplikasi zoom dll).

Sehubungan dengan hal ini, maka Ketua Penguji menyiapkan tautan seminar proposal atau sidang hybrid yang selanjutnya disampaikan kepada mahasiswa.

Selanjutnya mahasiswa menyampaikan tautan tersebut kepada tim pembimbing dan penguji.

3.3 Prosedur Penggantian Dosen Pembimbing

Selama proses pembimbingan berlangsung, baik mahasiswa maupun dosen pembimbing berhak mengajukan penggantian pembimbing. Adapun kondisi yang memungkinkan untuk penggantian pembimbing antara lain:

1. Mahasiswa tidak dapat bekerja sama dengan dosen pembimbing, demikian sebaliknya. Selanjutnya mahasiswa atau dosen pembimbing berhak mengajukan surat permohonan penggantian pembimbing (Lampiran 7) yang selanjutnya diserahkan kepada KOMBI. Selanjutnya KOMBI akan mengevaluasi surat permohonan tersebut serta memberikan keputusan selambat-lambatnya dua minggu setelah tanggal pengajuan surat.

2. Dosen pembimbing mendapatkan tugas untuk melaksanakan Tugas Belajar dengan Beasiswa. Terkait hal ini, mahasiswa yang telah melaksanakan seminar proposal, proses pembimbingan masih dapat dilanjutkan maksimal 6 bulan.

(40)

Jika melebihi batas waktu tersebut maka mahasiswa akan mendapatkan pembimbing pengganti yang ditetapkan oleh KOMBI

3. Dosen pembimbing mendapatkan tugas lain yang dalam tugas tersebut memakan waktu lebih dari 4 (empat) bulan yang dikhawatirkan dapat mengganggu proses pembimbingan;

4. Mahasiswa yang belum melakukan sidang skripsi dalam jangka waktu satu tahun sejak pengumuman plotting pembimbing, maka KOMBI berhak mengganti pembimbing.

5. Apabila pengajuan pergantian pembimbing sudah disetujui oleh KOMBI, maka Mahasiswa WAJIB melaporkan pergantian tersebut kepada Operator Fakultas untuk dilakukan cetak surat tugas pembimbing yang baru.

3.4 Prosedur Penggantian Penguji

Prosedur penggantian penguji baik ketua penguji, sekretaris penguji dan penguji anggota dapat dilakukan jika memenuhi kondisi-kondisi sebagai berikut:

1. Penguji yang telah ditetapkan tidak boleh menolak dengan alasan apapun.

2. Penguji berhak mengajukan penggantian penguji dengan alasan dinas dan cuti kepada KOMBI maksimal H+1 setelah jadwal seminar proposal dan sidang skripsi dirilis.

3. Apabila terdapat pengantian penguji, maka Mahasiswa WAJIB melaporkan pergantian penguji tersebut kepada Operator Fakultas untuk dilakukan cetak surat tugas penguji yang baru dan kemudian mahasisnya menyerahkan kepada penguji pengganti.

3.5 Peran Dosen Pembimbing Akademik (Dosen Wali) dalam Tugas Akhir

1. Mengarahkan mahasiswa yang telah memenuhi syarat menempuh skripsi, untuk memprogram skripsi

2. Melakukan monitoring penyelesaian Tugas Akhir mahasiswa perwaliannya, dan memberikan motivasi untuk selalu menjalin komunikasi yang baik dengan pembimbing dan melaporkan tahapan skripsi kepada Pembimbing Skripsi

3. Apabila pada proses monitoring skripsi ditemukan kendala yang dihadapi oleh mahasiswa baik secara akademik maupun non akademik, maka Dosen Wali

(41)

4. Dosen Wali dapat berkoordinasi secara langsung dengan Dosen Pembimbing Utama (DPU), Dosen Pembimbing Anggota (DPA) dan Kombi untuk mengetahui progres penyelesaian tugas akhir

5. Dosen Wali dapat menyampaikan kendala kepada KoProdi untuk mencari solusi terkait kendala yangdihadapi oleh mahasiswa

6. KoProdi menyampaikan ke Wakil Dekan 1 dan bersama-sama mencari solusi atas kendala yang dihadapi oleh mahasiswa

3.6 Mekanisme Penyampaian Hambatan/ Kendala oleh Mahasiswa yang Memprogram Skripsi

1. Mahasiswa WAJIB mengkomunikasikan setiap tahap penyelesaian skripsi kepada DPU dan DPA

2. Apabila terdapat kendala dalam komunikasi dengan DPU atau DPA, mahasiswa dapat menyampaikan kepada Dosen Wali. Selanjutnya Dosen Wali dapat menyampaikan ke KoProdi untuk memberikan jalan keluar atas kendala yang dihadapi oleh mahasiswa

3. KoProdi menyampaikan ke Wakil Dekan 1 dan bersama-sama mencari solusi atas kendala yang dihadapi oleh mahasiswa

(42)

BAB 4. EVALUASI

4.1 Evaluasi Penilaian Proposal Skripsi Mahasiswa

Penilaian proposal skripsi mahasiswa dilaksanakan pada saat seminar proposal.

Penilaian ini dilakukan oleh pembimbing dan penguji dengan komponen aspek penilaian sebagai berikut:

Tabel 1. Aspek penilaian untuk seminar proposal

No. Aspek yang dinilai

1. Urgensi masalah penelitian pada bagian latar belakang 2. Relevansi landasan teori yang digunakan

3. Ketepatan penggunaan metode penelitian

4. Kesesuaian dan kerapian penulisan dengan pedoman 5. Performance presentasi proposal oleh mahasiswa

Hasil penilaian (Tepat/ tidak tepat)

jika tepat mohon diberi tanda centang ( √ )

Hasil seminar proposal diklasifikasikan sebagai berikut:

a. Mahasiswa dinyatakan LULUS jika minimal ada 3 aspek yang dinilai tepat oleh tim Pembahas (Pembimbing dan Penguji)

b. Mahasiswa dinyatakan TIDAK LULUS jika > 3 aspek dinyatakan tidak tepat oleh tim Pembahas (Pembimbing dan Penguji)

c. Apabila ada perbedaan pendapat di dalam tim Pembahas, maka keputusan akhir ditentukan oleh Ketua Pembahas (dengan memperhatikan pertimbangan pembimbing dan kemampuan mahasiswa).

4.2 Evaluasi Penilaian Skripsi Mahasiswa

Penilaian skripsi mahasiswa dilaksanakan pada saat sidang skripsi yang dilakukan oleh pembimbing dan penguji dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Pembimbing

Pembimbing memiliki porsi bobot penilaian sebesar 60% dari total nilai skripsi.

Bobot nilai ini merupakan hasil dari rata – rata nilai dari DPU dan DPA.

(43)

Tabel 2. Aspek penilaian pembimbing untuk sidang skripsi

No. Aspek yang dinilai Bobot (%)

1. Konsultasi 15

2. Pencarian data 10

3. Penyusunan skripsi 20

4. Kejujuran / kesungguhan 15

b. Penguji

Penilaian dari penguji memiliki bobot penilaian total sebesar 40% dari total nilai skripsi mahasiswa. Nilai ini merupakan rata – rata nilai yang diberikan oleh ketua penguji, sekertaris penguji, dan penguji anggota. Komponen yang dinilai oleh penguji yaitu:

Tabel 3. Aspek penilaian penguji untuk sidang skripsi

1. Ketajaman perumusan masalah, tujuan penelitian dan 5 originalitas

2. Relevansi dan kemutakhiran pustaka 5

3. Ketepatan metode penelitian yang digunakan 5 4. Kesesuaian pembahasan dengan tujuan penelitian dan 5

kedalaman pembahasan

5. Pengambilan kesimpulan dan saran 5

6. Pemahaman landasan teori 5

7. Kemampuan menjawab pertanyaan 5

8. Presentasi 5

c. Nilai skor akhir skripsi

Kedudukan skripsi tidak berbeda dengan mata kuliah lain sehingga hasil penilaian skripsi yang diperoleh dari ujian skripsi sama dengan penilaian mata kuliah.

No. Aspek yang dinilai Bobot (%)

(44)

1. Skor akhir evaluasi skripsi diperoleh dari hasil rata-rata angka mutu tim pembimbing dan angka mutu tim penguji.

2. Skor akhir ini dialihkan menjadi huruf mutu, sesuai cara penilaian sebagai berikut:

Tabel 4. Skor penilaian akhir skripsi mahasiswa

KURANG

DE 0,5 45 ≤DE< 50 SANGAT

E 00 < 45 KURANG

3. Huruf mutu skripsi adalah huruf mutu yang diperoleh oleh mahasiswa dalam sidang ujian skripsi.

4. Mahasiswa dinyatakan lulus sidang ujian sarjana apabila skripsi sekurang- kurangnya memperoleh huruf mutu C dan apabila mahasiswa dinyatakan tidak lulus maka mahasiswa wajib melaksanakan sidang ulang dengan mempertimbangkan masukan dari para pembimbing serta penguji.

5. Hasil penilaian yang diberikan tim penguji pada sidang ujian skripsi bersifat final. Artinya, apabila mahasiswa diharuskan memperbaiki, huruf mutunya tidak akan berubah setelah skripsi tersebut diperbaiki.

4.3 Evaluasi proses penyusunan skripsi

KOMBI, Bagian Akademik, dan Wakil Dekan 1 akan melakukan monitoring dan evaluasi proses penyusunan skripsi mahasiswa setiap semester. Komponen monitoring dan evaluasi yang dilakukan yaitu waktu penyusunan skripsi mahasiswa. Jika mahasiswa yang telah memprogram Skripsi pada semester 7 namun belum menyelesaikan penyusunan skripsi hingga batas akhir entry nilai semester 8, maka Wakil Dekan 1 akan

HURUF NILAI ANGKA KATEGORI

A 4 ≥80 ISTIMEWA

AB 3,5 75 ≤AB< 80 SANGAT BAIK

B 3 70 ≤B< 75 BAIK

BC 2,5 65 ≤BC< 70 CUKUP BAIK

C 2 60 ≤C< 65 CUKUP

CD 1,5 55 ≤CD< 60

D 1 50 ≤D < 50

(45)

menerbitkan SURAT PERINGATAN pada mahasiswa tersebut. Surat peringatan ini akan diberikan hingga 3 kali pemberitahuan yaitu pada awal semester 9, 10, dan 12. Apabila mahasiswa belum sidang skripsi hingga surat peringatan ke-2 diberikan, maka mahasiswa tidak akan mendapatkan nilai A. Mahasiswa yang belum menyelesaikan skripsi setelah diberikan surat peringatan ke 3, maka akan diminta untuk mengajukan SURAT PERMOHONAN PENGUNDURAN DIRI / PINDAH KE PERGURUAN TINGGI LAIN yang ditujukan kepada Dekan FKM. (Lampiran 8)

(46)
(47)

BAB 1. SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI

Format penulisan tugas akhir terdiri atas tiga bagian pokok yaitu bagian awal, inti/utama, dan akhir. Masing-masing bagian terdiri atas:

1.1 Bagian Awal

Bagian awal terdiri atas:

a. Halaman Sampul b. Halaman Judul c. Persembahan d. Motto

e. Pernyataan Orisinalitas f. Halaman Persetujuan g. Ringkasan

h. Summary i. Prakata j. Daftar Isi k. Daftar Tabel l. Daftar Gambar m. Daftar Lampiran n. Daftar Notasi

o. Daftar Istilah dan Singkatan

A. Halaman Sampul Depan

Halaman Sampul harus memberikan informasi berupa logo UNEJ, judul, maksud penelitian, jenis karya ilmiah (skripsi/tesis/disertasi), identitas mahasiswa, nama institusi, dan tahun diterbitkan.

1. Logo Universitas Jember (berwarna) dengan diameter 5.0 cm.

2. Warna Sampul mengikuti pedoman FKM UNEJ (contoh dapat dilihat di bagian akademik).

3. Judul: ditulis dengan huruf kapital (UPPERCASE), singkat, jelas dan tidak multi tafsir tentang masalah yang diteliti.

(48)

4. Maksud Penelitian: diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Diploma, Sarjana, Magister, atau Doktor pada masing- masing program studi.

5. Identitas Mahasiswa: nama lengkap mahasiswa (tanpa gelar kesarjanaan) dan Nomor Induk Mahasiswa.

6. Nama Institusi: nama kementerian, nama universitas, fakultas, program studi, Nama Peminatan, Jember, tahun.

7. Tahun penerbitan adalah tahun diterbitkan dalam Rapat Yudisium. Tahun ditempatkan di bawah kata Jember.

B. Halaman Judul (sub cover)

Halaman judul berisi tulisan yang persis sama dengan tulisan di halaman sampul depan.

C. Persembahan

Halaman persembahan berisi ucapan kepada siapa tugas akhir dipersembahkan dengan menggunakan bahasa baku dan tidak terkesan berlebihan. Contoh Halaman Persembahan dapat dilihat pada https://unej.id/templatetugaskakhir.

D. Motto

Halaman untuk menuliskan penyemangat mahasiswa dalam penyelesaian skripsi. Moto bisa dikarang sendiri oleh penulisan atau dikutip dari kitab suci atau kata-kata dari tokoh yang menginspirasi.

E. Pernyataan Orisinalitas

Halaman berisi pernyataan tertulis bermaterai 10.000 dari penulis bahwa tugas akhir yang disusun adalah hasil karyanya sendiri dengan mengikuti kaidah penulisan ilmiah dan belum pernah diajukan untuk memperoleh derajat kesarjanaan dari perguruan tinggi lain.

(49)

F. Halaman Persetujuan

Halaman persetujuan memuat judul penelitian, nama dan NIM penyusun dengan tanggal persetujuan, serta nama tandatangan dosen pembimbing dan dosen penguji.

G. Summary/Ringkasan

Halaman yang memberikan gambaran singkat poin-poin utama dari naskah tugas akhir dengan penjelasan tentang ikhtisar/inti sari tugas akhir yang meliputi urgensi permasalahan, tujuan, metodologi penelitian, hasil, dan kesimpulan. Ringkasan dituliskan dalam Bahasa Indonesia dan Summary di tulis dalam Bahasa Inggris

H. Prakata

Prakata berupa uraian singkat tentang maksud dari penulisan tugas akhir sekaligus ucapan terima kasih atau penghargaan kepada berbagai pihak yang telah membantu penyelesaian penyusunan tugas akhir, terutama ditujukan kepada dekan, direktur pascasarjana, ketua program studi, dosen penguji dan dosen pembimbing, dan dosen pembimbing akademik serta sponsor beasiswa apabila ada.

I. Daftar Isi

Daftar isi terdiri atas urutan bab, subbab, dan anak subbab beserta nomor halaman yang disesuaikan dengan isi penyusunan tugas akhir.

J. Daftar Tabel

Daftar tabel memuat nomor urut, judul, dan nomor halaman tabel. Penulisan judul tabel menggunakan huruf kapital di awal kata (sentence case).

K. Daftar Gambar

Daftar gambar berisi nomor urut, judul dan nomor halaman gambar.

L. Daftar Lampiran

Daftar lampiran berisi nomor urut dan judul lampiran yang berhubungan dengan penelitian.

(50)

M. Daftar Notasi

Daftar notasi berisi keterangan singkatan notasi yang digunakan dan diurutkan berdasarkan abjad.

N. Daftar Istilah dan Singkatan

Daftar istilah memuat istilah dan singkatan yang dipergunakan dalam naskah berisi definisi dan penjelasan istilah-istilah teknis.

Gambar

Gambar 2. Bagian yang diisi untuk pengisian judul dan unggah draft proposal
Gambar 1. Tampilan SISTER mahasiswa untuk pemrograman skripsi  b.  Mahasiswa  melakukan pengisian  judul  pada  bagian  tugas  akhir  dan
Gambar 3. Tampilan SISTER mahasiswa setelah  mendapatkan persetujuan judul dan pembimbing dari KOMBI
Gambar 5. Tampilan SISTER mahasiswa yang dibutuhkan untuk  melaksanakan tahap
+7

Referensi

Dokumen terkait

(5) Apabila dosen pengasuh mata kuliah tidak menyerahkan nilai sesuai dengan batas waktu yang ditentukan setelah ujian akhir semester, maka keputusan akan ditentukan oleh ketua

Seminar I Skripsi atau Tugas Akhir harus dipresentasikan oleh mahasiswa yang bersangkutan pada sebuah seminar terbuka yang dihadiri oleh: Dosen pembimbing dan dosen penguji (

a. Uji normalitas, untuk data primer dan sekunder. Uji reliabilitas dan validitas, untuk data primer. g) Analisis statistik kualitatif, menggunakan statistik deskriptif. h) Pada

Judul tabel diketik dengan huruf kapital pada huruf awal kata pertama dimulai 3 ketukan setelah tanda titik yang mengikuti nomor tabel dan berakhir 1 ketukan sebelum huruf

Seminar hasil dinilai oleh Tim Dosen penguji yang ditunjuk oleh Ketua Program Studi, dengan komposisi Tim Dosen penguji adalah Dosen Penguji 1, Dosen Penguji 2 dan Pembimbing

NO WAKTU NIM NAMA MAHASISWA JUDUL SKRIPSI DOSEN PEMBIMBING SEKRETARIS KETUA PENGUJI UTAMA. 1 12.00-13.00 12110077

Setelah sidang, mahasiswa wajib mengerjakan revisi dari masing-masing Dosen penguji dengan dibimbing oleh Dosen pembimbing. Pengerjaan revisi sidang proposal maksimal

Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus ujian, harus memperbaiki kembali berkonsultasi dengan tim penguji berdasarkan masukan atau saran dewan penguji dibawah bimbingan dosen