Ilmu ekonomi secara sederhana didasarkan pada tiga (3) konsep penting yaitu kelangkaan, pilihan dan pengambilan keputusan. Faktanya, manusia, tanpa terlebih dahulu mempelajari ilmu ekonomi, secara sadar atau tidak sadar mengambil keputusan ekonomi setiap hari. Pada dasarnya ilmu ekonomi selalu dikaitkan dengan pengambilan keputusan ekonomi suatu entitas ekonomi.
Namun pada hakikatnya, ilmu ekonomi dikhususkan untuk memahami perilaku perekonomian rumah tangga, dunia usaha, dan pemerintah, baik secara individu maupun kolektif (secara keseluruhan). Sebagaimana kita ketahui, ilmu ekonomi merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang menggunakan pendekatan ilmiah dalam pembahasannya.
Pentingnya Kebijakan Ekonomi
Pemilihan kebijakan ekonomi yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas perekonomian, mencapai alokasi sumber daya yang efisien dan menciptakan distribusi pendapatan yang lebih merata. Oleh karena itu, pemilihan kebijakan ekonomi yang tepat memerlukan pertimbangan yang lebih matang, mengantisipasi dampak dari berbagai faktor eksternal, khususnya luar negeri. Oleh karena itu, kebijakan ekonomi terkadang bersifat proteksionis, dengan tujuan melindungi produsen dan konsumen dalam negeri.
Selain itu, diketahui bahwa kebijakan perekonomian suatu negara juga dapat dipengaruhi oleh situasi politik di negara tersebut. Kebijakan ekonomi yang dipengaruhi oleh situasi politik akan sangat berisiko karena biasanya dapat berdampak pada ketidakstabilan perekonomian. Setelah Anda mempelajari dasar-dasar ilmu ekonomi, pendekatan ilmiah untuk memahami ilmu ekonomi dan pentingnya kebijakan ekonomi, silakan jawab latihan dan tes formatif berikut jika Anda mengerti!
Ilmu ekonomi merupakan ilmu sosial yang mempelajari bagaimana masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan segala keterbatasan sumber daya yang dimilikinya. Namun tingkat keilmuan ilmu ekonomi dalam mengamati perilaku entitas ekonomi ditentukan oleh kemampuannya membedakan pernyataan positif dan pernyataan normatif.1 Kemampuan membedakan apa yang sebenarnya terjadi dengan apa yang diharapkan dari fakta yang ada. Pernyataan normatif didasarkan pada nilai-nilai yang diyakini tentang apa yang benar dan apa yang salah.
Anda akan belajar tentang berbagai istilah ekonomi, bagaimana membedakan ekonomi mikro dan makro, kemudian tentang berbagai aliran ekonomi dan pembangunan ekonomi.
BERBAGAI ISTILAH DALAM ILMU EKONOMI
Rasa dikategorikan sebagai variabel eksogen karena mempengaruhi permintaan apel, sedangkan permintaan apel tidak dapat mempengaruhi selera masyarakat. Contoh konkritnya adalah apa yang terjadi pada permintaan apel jika harga apel naik, dan harga barang lain diasumsikan tidak berubah. Namun asumsi ini digunakan oleh para ekonom untuk menganalisis dampak perubahan harga apel terhadap permintaan apel.
Hipotesis akan digunakan untuk menguji kebenaran pernyataan awal tentang hubungan antara dua variabel atau lebih.
Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro
Dampak yang dapat dicermati secara langsung adalah kenaikan harga BBM, seiring dengan besarnya penghapusan subsidi BBM oleh pemerintah. Bahan bakar sebagai suatu komoditi yang sangat erat hubungannya dengan penentuan tingkat harga komoditi lain tentunya akan menyebabkan kenaikan harga komoditi lain, misalnya barang kebutuhan konsumsi masyarakat dan barang kebutuhan produksi perusahaan. Akibatnya, perusahaan seringkali merespons kenaikan harga bahan bakar dengan mengurangi jumlah karyawan untuk mencegah kenaikan biaya produksi terlalu tinggi.
Rumah tangga juga merespons dengan mengurangi jumlah barang/jasa yang mereka konsumsi karena adanya keterbatasan anggaran untuk memenuhi kebutuhan yang sama seperti sebelum kenaikan harga BBM. Jika kita mempelajari dampak kenaikan harga BBM terhadap tindakan suatu perusahaan, misalnya perusahaan perorangan ekonomi. Sedangkan bila yang kita pelajari adalah pengaruh kenaikan harga BBM terhadap perilaku semua perusahaan dalam merasionalisasi karyawannya, atau pengaruh kenaikan harga BBM terhadap tindakan seluruh rumah tangga dalam mengatur konsumsinya, maka kita mempelajari makroekonomi karena kita mempelajarinya. Studi tentang perilaku ekonomi secara keseluruhan dalam suatu perekonomian. .
Oleh karena itu, topik utama yang dibahas dalam ilmu ekonomi mikro adalah bagaimana perilaku individu rumah tangga dan perusahaan dalam menghadapi kondisi perekonomian yang menentukan penawaran dan permintaan, bagaimana pasar diciptakan, termasuk berbagai penyebab kegagalan pasar (pasar tidak bekerja dengan sempurna); sementara di makroekonomi, topik. Namun sebenarnya ekonomi mikro dan ekonomi makro bukanlah hal yang dapat dipisahkan satu sama lain. Jika kita melihat ilustrasi kasus kenaikan harga BBM di atas, kita dapat melihat bahwa perilaku masing-masing pelaku ekonomi yang dianalisis dalam ekonomi mikro akan merupakan perilaku agregat dari keseluruhan perilaku ekonomi yang menjadi bahan analisis dalam perekonomian makro.
Jadi, landasan teori ekonomi mikro dan makro sangat erat kaitannya dan tidak dapat dipisahkan atau bertentangan satu sama lain.
Berbagai Aliran Pemikiran dalam Ilmu Ekonomi
Oleh karena itu pemikiran ekonomi klasik disebut juga sistem ekonomi pasar/liberal/kapitalis. Perkembangan pemikiran ekonomi yang dikembangkan Marx mendapat reaksi dari berbagai pakar ekonomi, tidak hanya pendukung liberalisme, namun juga kaum sosialis sendiri. Pemikiran para ekonom, khususnya pendukung liberalisme, dikelompokkan ke dalam aliran pemikiran ekonomi neoklasik.
Pemikiran ekonomi Ekonom Universitas Wina ini juga dikenal dengan aliran aliran neoklasik Austria. Dengan adanya perbedaan pandangan antara kalangan Klasik dan Neoklasik, Marshall tidak menyalahkan kedua konsep tersebut, melainkan menggabungkannya. Di bawah tangan kaum Klasik dan Neoklasik kemudian terjadi persaingan produksi barang oleh perusahaan-perusahaan, karena mengikuti prinsip-prinsip J.B.
Ilmu ekonomi klasik dan neoklasifikasi tidak dapat menjelaskan fenomena yang terjadi dan tidak dapat memberikan solusi. Berbagai pemikiran ekonomi modern saat ini merupakan kelanjutan dari pemikiran ekonomi neoklasik dan ekonomi Keynesian. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa saat ini terdapat dua mazhab penting dalam ilmu ekonomi, yaitu mazhab klasik dan mazhab Keynesian.
Pemikiran ekonomi pada awalnya didominasi oleh tokoh-tokoh yang berasal dari Inggris, terutama sebelum dan pada awal-awal Perang Dunia II.
Berbagai Isu Utama dalam Ekonomi Makro
Baik ekonom pasca-Keynesian maupun neoklasik, yang dianggap sebagai ekonom arus utama terkenal, umumnya tinggal di Amerika Serikat. Contoh di atas memberikan kita gambaran nyata mengenai hubungan antar variabel dalam makroekonomi, yang bisa mengarah pada terciptanya pertumbuhan ekonomi, bisa juga tidak. Jika pertumbuhan ekonomi tinggi, hal ini juga berarti peningkatan besar dalam aktivitas tambahan dalam perekonomian.
Pertumbuhan ekonomi adalah persentase perubahan aktivitas perekonomian yang diukur (dalam satu cara) dengan persentase perubahan produksi barang dan jasa. Permasalahan yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi adalah segala sesuatu yang memberikan kontribusi terhadap terciptanya pertumbuhan ekonomi. Meskipun pertumbuhan ekonomi dihitung setiap tahunnya, pertumbuhan ekonomi sebenarnya tidak bisa terjadi secara instan dalam jangka pendek.
Permasalahannya adalah produksi barang bergantung pada kapasitas produksi perusahaan, dan perubahan kapasitas produksi tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Para ekonom percaya bahwa dalam perekonomian yang sepenuhnya diatur oleh mekanisme pasar, siklus aktivitas ekonomi sangat tidak stabil. Dalam jangka panjang, ketidakstabilan perekonomian dapat menimbulkan ketidakpastian yang dapat berdampak negatif terhadap pembangunan ekonomi.
Dalam perekonomian terbuka, perdagangan antar negara memegang peranan penting dalam membentuk aktivitas perekonomian di suatu negara.
Pembangunan Ekonomi
Seluruh transaksi tersebut tercatat dalam neraca pembayaran, baik transaksi barang dan jasa, serta arus modal antar negara. Pada dasarnya pembangunan ekonomi mempunyai tiga kriteria dasar yang harus dicapai, yaitu pengentasan kemiskinan, penanggulangan pengangguran, dan pemerataan pendapatan. Ada satu pertanyaan penting yang sangat sederhana dalam kajian pembangunan ekonomi, yaitu: mengapa suatu negara atau wilayah bisa maju dalam hal pembangunan (well-developed), sedangkan negara atau wilayah lain tidak.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah negara atau kawasan berkembang mampu mengejar kemajuan negara maju. Dimulai dari karya Robert Solow (1956), paradigma dominan beberapa dekade terakhir yang diambil alih oleh tradisi neoklasik adalah akan adanya konvergensi antar negara atau kawasan ekonomi. Ide dasarnya adalah, dengan berlakunya hukum pengembalian input yang semakin berkurang, negara-negara yang tidak banyak menggunakan sumber daya modal (masyarakat miskin) harus mencapai tingkat pengembalian modal yang lebih tinggi.
Akibatnya, dengan asumsi tingkat tabungan dan pertumbuhan penduduk seimbang, pendapatan per kapita akan tumbuh lebih cepat di negara-negara miskin dan standar hidup antar negara akan menyatu. Argumen berikutnya adalah bahwa perbedaan antara negara-negara miskin dan kaya dalam suatu periode waktu pasti disebabkan oleh faktor-faktor lain, seperti tingkat tabungan yang tidak setara dan pertumbuhan penduduk. Agar pembangunan ekonomi berhasil, setiap negara atau wilayah sebagai entitas ekonomi harus mampu mengidentifikasi variabel-variabel endogen dan eksogen yang akan mempengaruhi kecepatan pembangunan.
Oleh karena itu, diperlukan perencanaan, pengetahuan mengenai karakteristik masing-masing variabel dan kemampuan menganalisis kebijakan publik untuk pembangunan ekonomi, baik dalam konteks nasional maupun regional.
Hadiah Nobel di Bidang Ekonomi
Karya Leontief yang memenangkan Hadiah Nobel adalah penemuan model ekonomi yaitu tabel input-output. Stone dari Universitas Chambide Inggris terpilih untuk Hadiah Nobel atas kontribusinya terhadap pengembangan model ekonomi, khususnya dalam penciptaan sistem akuntansi pendapatan nasional. Allais meraih Hadiah Nobel bidang Ekonomi atas tulisannya yang berjudul In Seacrh of An Economic Discipline sebanyak 900 halaman (1943) dan Economic and Interest (1947) sebanyak 800 halaman.
Coase, sebagai profesor emeritus di Universitas Chicago, memenangkan Hadiah Nobel atas karyanya dalam mengajukan teori hak milik, teori perusahaan, biaya transaksi, dan teori eksternalitas, khususnya yang berkaitan dengan polusi. Misalnya teori perusahaan yang dikemukakannya, teori ini dapat menghancurkan landasan teori mikro ekonomi neoklasik. Teori mikroekonomi neoklasik masih banyak digunakan dalam pengajaran di Indonesia.
Louis (Missouri) memenangkan Hadiah Nobel atas karyanya tentang hubungan antara pertumbuhan dan proses ekonomi serta perubahan dalam institusi sosial. Lucas meraih penghargaan Nobel atas teori ekspektasi rasional yang berasal dari John Muth yaitu teori ekspektasi adaptif. Setelah mempelajari ilmu ekonomi sebagai ilmu sosial, jika sudah paham silahkan mengerjakan latihan dan tes formatif berikut ini. . bulan depan akan berada di bawah dua digit karena berdasarkan level bulan lalu yang juga berada di bawah dua digit.
Istilah dalam ilmu ekonomi adalah teori dan model ekonomi, variabel, asumsi dan hipotesis. Ekonomi mikro mempelajari perilaku setiap individu atau entitas ekonomi, seperti konsumen, pekerja, investor, pemilih lahan, dan pemilik bisnis. Sedangkan ilmu ekonomi makro mempelajari perilaku sekelompok entitas ekonomi secara agregat (secara keseluruhan).