CERAMAH SINGKAT TENTANG ILMU: ISLAM AGAMA ILMU
Ikhwani fiddin a’azza kumullah,
Kepada kaum muslimin dan muslimat, kepada pemirsa TV Rodja dan pendengar Radio Rodja yang mudah- mudahan dirahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang Allah karuniakan kepada kita dan kita bersyukur diberikan nikmat Islam.
Yang saya akan bahas dalam ceramah singkat ini, yaitu kita harus mengetahui bahwa agama Islam ini adalah agama ilmu. Sebab kita tidak akan tahu tentang agama ini kecuali dengan ilmu.
Yang pertama, dengan wahyu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Nabi Muhammad Shallallahu
‘Alaihi wa Sallam mendapatkan wahyu dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang Allah turunkan Al-Qur’an selama 23 tahun. Kemudian Nabi menyampaikan kepada para sahabat Radhiyallahu ‘Anhum Ajma’in, kemudian sahabat menyampaikan kepada Tabi’in, sampai kepada kita.
Kita harus belajar tentang agama ini. Karena pada hakikatnya manusia mempunyai sifat bodoh, tidak tahu agama. Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan di dalam surah Al-Ahzab, surah 33 ayat 72, Allah berfirman:
اَهَنْلِم ْحَي نَأ َنْيَبَأَف ِلاَبِجْلاَو ِضْرَ ْلاَو ِتاَواَمّسلا ىَلَع َةَناَمَ ْلا اَنْضَرَع اّنِإ
﴿ للوُهَج الموُلَظ َناَك ُهّنِإ ۖ ُناَسنِ ْلا اَهَلَمَحَو اَهْنِم َنْقَفْشَأَو ٧٢
﴾
“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh,” (QS. Al-Ahzab[33]: 72)
Allah menyebutkan di dalam surat Al-Ahzab ayat 72 ini bahwa manusia sangat dzalim dan sangat bodoh. Kalau manusia sangat dzalim, manusia sangat bodoh, maka dia harus belajar tentang agama ini. Supaya hilang
kebodohan. Begitu juga dia harus mentauhidkan Allah, supaya hilang kedzaliman. Karena kalau kita bicara soal keadilan, keadilan yang paling adil adalah tauhid. Sedangkan kedzaliman yang paling dzalim adalah syirik.
Maka manusia disuruh belajar.
Yang pertama kali belajar tentang agama ini. Karena manusia dilahirkan dalam keadaan tidak tahu apa-apa, jahil. Allah menyebutkan:
للوُهَج
Bodoh, nggak ngerti apa-apa manusia ini.
Tidak ada seorangpun yang dilahirkan dalam keadaan dia berilmu. Dia harus belajar. Jadi kita harus memperbaiki cara beragama kita dengan dalil. Ilmu ini maksudnya kita belajar ilmu syar’i, Al-Qur’an dan Sunnah menurut pemahaman Salafush Shalih. Karena banyak kita lihat umat Islam yang tidak belajar, tidak ngaji, tidak menuntut ilmu. Mereka sibuk dengan dunianya, sibuk dengan kerja, dengan dagangan, dengan usaha, dengan kuliah dan yang lain. Tapi agama mereka tidak mempelajari. Soal dunia, mereka tahu -kata Allah- tapi mereka lalai tentang akhirat. Allah menyebutkan dalam surah Ar-Rum ayat 7:
“Mereka tahu tentang apa yang tampak dari kehidupan dunia, tetapi mereka lalai dari akhirat.” (QS. Ar- Rum[30]: 7)
Dunia mereka tahu. Tentang berbagai disiplin ilmu dunia mereka tahu. Tentang masalah keuangan, tentang masalah teknologi dengan segala macamnya mereka tahu. Tapi tentang agama tidak tahu.