• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh Proposal Bisnis

Riski Pratama

Academic year: 2023

Membagikan "Contoh Proposal Bisnis"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN BISNIS

Kopi Genggam

Disusun Oleh :

Adika Akbar Kurniawan (4612422030)

JURUSAN ILMU KOMPUTER

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2023

(2)

A. Ringkasan Eksekutif

1. Visi dan Misi

a. Visi

Menjadi kedai kopi terdepan dalam menyajikan kopi berkualitas dengan cita rasa yang unik.

b. Misi

• Menyediakan kopi berkualitas dengan cita rasa yang unik.

• Memberikan pelayanan yang prima kepada pelanggan.

• Menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi pelanggan.

2. Produk

Kopi telah menjadi bagian integral dari budaya sehari-hari dan gaya hidup di seluruh dunia. Di UNNES sendiri, kami telah melakukan survei kuisioner yang luas untuk mendapatkan wawasan tentang potensi pasar dan preferensi pelanggan dalam upaya membuka Kopi Genggam. Kami akan menawarkan beberapa jenis kopi yaitu latte, cappuccino, kopi susu, kopi hitam, americano, dan non-kopi.

3. Analisis SWOT

Strengths (Kekuatan):

1. Desain dan Konsep yang Unik: Tema industrial akan memberikan kafe Anda keunikan dan daya tarik visual yang kuat.

2. Lokasi Strategis: Kafe terletak di lokasi dekat UNNES sehingga tempatnya strategis yang bisa menjadi keuntungan besar.

3. Kualitas Produk: Menyajikan kopi berkualitas tinggi dan makanan yang lezat dapat menjadi kekuatan utama.

4. Kemudahan Mobilitas: Terdapat kemasan dalam botol yang membuat produk mudah dibawa kemana-mana oleh pelanggan. Ini memungkinkan konsumen untuk menikmati kopi di tempat lain selain di kafe, seperti saat bepergian atau bekerja di luar.

5. Pemasaran yang Lebih Fleksibel: Kemasan dalam botol dapat menjadi sarana pemasaran yang kuat. Kami dapat menjual produk kopi di berbagai lokasi, seperti toko kelontong, kantor, atau acara khusus.

6. Durabilitas Produk: Pada Kemasan botol biasanya lebih tahan lama daripada kemasan sekali pakai, sehingga dapat mengurangi pemborosan dan menciptakan citra produk yang lebih tahan lama.8

(3)

Weaknesses (Kelemahan):

1. Tema yang Terbatas: Tema industrial mungkin terlalu khusus dan tidak akan menarik semua orang.

2. Ketergantungan pada Desain: Keberhasilan bisnis mungkin terlalu tergantung pada konsep dan desain kafe.

3. Kompetisi yang Sengit: Industri kafe di UNNES bersaing sangat ketat, sehingga mungkin sulit untuk mencapai pangsa pasar yang signifikan.

4. Biaya Kemasan: Produksi kemasan dalam botol bisa lebih mahal daripada kemasan sekali pakai atau kertas. Ini dapat meningkatkan biaya produksi.

5. Dampak Lingkungan: Penggunaan botol plastik dapat menciptakan dampak negatif pada lingkungan jika tidak didaur ulang dengan baik, ditambah lagi dengan lingkungan UNNES yang mengedepankan

konservasi. Hal ini mungkin menjadi perhatian bagi pelanggan yang peduli dengan lingkungan.

Opportunities (Peluang):

1. Pengembangan Produk: Anda bisa terus mengembangkan menu dengan menambahkan minuman dan makanan baru yang sesuai dengan tema dan mengikuti tren.

2. Kemitraan Lokal: Bekerjasama dengan produsen lokal atau seniman untuk menampilkan dan menjual produk mereka bisa menjadi cara untuk

memperluas pelanggan dan meningkatkan keterlibatan komunitas.

3. Harga Terjangkau: Menjual produk kopi dengan harga yang bisa dijangkau kalangan mahasiswa.

4. Peningkatan Kesadaran Lingkungan: Dengan fokus pada daur ulang dan penggunaan botol yang ramah lingkungan, dapat menarik pelanggan yang lebih peduli dengan lingkungan.

Threats (Ancaman):

1. Persaingan yang Kuat: Persaingan dalam industri kafe bisa sangat sengit, terutama dengan pemain lama yang sudah terkenal di area UNNES.

2. Perubahan Tren Konsumen: Tren konsumen dalam makanan dan minuman bisa berubah dengan cepat, sehingga perlu tetap terdepan dalam hal menu dan layanan.

3. Fluktuasi Harga Bahan Baku: Harga kopi dan bahan baku lainnya dapat berfluktuasi, yang dapat mempengaruhi biaya operasi kafe.

(4)

B. Latar Belakang Perusahaan

Kopi Genggam adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang kuliner, khususnya minuman kopi. Kami menawarkan tempat berkumpul, bersantai, dan menikmati minuman kopi berkualitas. Saat ini, kafe tidak hanya menjadi tempat untuk mengisi energi dengan kopi, tetapi juga destinasi sosial dan budaya yang penting.

Kopi Genggam adalah lingkungan yang hidup dan beragam dengan komunitas yang aktif. Namun, kami telah mengidentifikasi kebutuhan yang mungkin belum terpenuhi dalam pasar kafe di wilayah ini. Dengan melihat peluang untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda, kami memutuskan untuk mendirikan Cafe Kopi Genggam yang akan mengusung tema industrial.

Dengan mengusung tema industrial kami akan memanfaatkan estetika pabrik dan ruang kerja yang diubah menjadi ruang yang nyaman dan unik untuk pelanggan kami. Kami akan mendekorasi kafe dengan elemen-elemen seperti pipa-pipa ekspos, lampu gantung berdesain industri, dinding batu bata, dan furnitur yang terinspirasi oleh desain industri. Hal ini akan menciptakan atmosfer yang berbeda dari kafe konvensional dan menarik pelanggan yang mencari pengalaman yang unik.

C. Rencana Manajemen

Cafe Kopi Genggam memiliki tim manajemen yang berpengalaman dan kompeten dibidangnya. Tim manajemen terdiri dari:

CEO : Adika Akbar Kurniawan

Manajer Operasional : Wigar Sofian Manajer Keuangan : Irenius Pradipta Manajer Sumber Daya Manusia : Arul Hidayat

CEO Adika Akbar

Manajer Operasional Wigar Sofian

Manajer Keuangan Irenius Pradipta

Manajer SDM Arul Hidayat

Referensi

Dokumen terkait

SKEMA PENDANAAN SKEMA PENDANAAN TAHUN 2016 TIDAK DITAWARKAN Insentif Riset SINAS Insentif Pengembangan Teknologi Industri Insentif Penerapan Teknologi di Industri

9% SIMILARITY INDEX 4% INTERNET SOURCES 1% PUBLICATIONS 5% STUDENT PAPERS 1 2% 2 2% 3 1% 4 1% 5 1% 6 1% 7 < 1% ORIGINALITY REPORT PRIMARY SOURCES Submitted to Udayana