PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat mengenai operasional rumah kreatif untuk meningkatkan daya saing UMKM khususnya bagi masyarakat yang mengembangkan usahanya, cara pemasaran dan pemesanan dengan menggunakan media internet merupakan solusi yang efisien dan efektif sehingga dapat dengan mudah meningkatkan pendapatan. perekonomian masyarakat.
Definisi Istilah
Diharapkan penelitian ini dapat menambah wawasan masyarakat mengenai pengelolaan usaha rumahan kreatif untuk meningkatkan daya saing UMKM khususnya bagi masyarakat yang sedang mengembangkan usahanya, cara pemasaran dan pemesanan dengan menggunakan media internet merupakan solusi yang efektif dan efisien sehingga dapat perekonomian masyarakat mudah meningkat. pemrakarsa awal suatu tindakan yang akan menguntungkan suatu organisasi atau perusahaan. Sebaliknya, sebagai suatu proses, manajemen diartikan sebagai suatu fungsi yang berkaitan dengan perencanaan, pengkoordinasian, penggerak dan pengendalian kegiatan suatu organisasi atau perusahaan usaha atau jasa.14. Salah satu alat untuk mengukur tingkat kemajuan suatu bangsa dalam format globalisasi adalah penerapan indeks daya saing global.
Bank Dunia berpendapat bahwa daya saing dan pertumbuhan ekonomi suatu negara akan mengurangi kemiskinan jika negara tersebut menciptakan dan melaksanakan kebijakan berdasarkan dua pilar pembangunan, yaitu a) membangun iklim investasi yang baik di mana pengusaha swasta akan berinvestasi, meningkatkan kesempatan kerja . dari produksi yang efisien secara ekonomi b) memberdayakan masyarakat miskin dan berinvestasi pada mereka sedemikian rupa sehingga mereka berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi. UMKM merupakan kegiatan ekonomi yang berbasis masyarakat dengan kemampuan modal yang minim. Namun, hal ini tidak berarti bahwa ketersediaan modal minimum tidak akan membawa perubahan cepat pada taraf hidup.
Banyak pengusaha yang memulai dengan modal kecil, namun dengan semangat dan kreativitas mereka mampu membangun kerajaan bisnisnya hingga mampu menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.16.
Sistematika Pembahasan
Namun yang membedakan penelitian ini dengan penelitian yang akan peneliti lakukan adalah pada penelitian ini lebih fokus pada sistem manajemen operasional yang diterapkan oleh Pamella Swalayan, sedangkan penelitian yang peneliti akan lakukan Manajemen Operasional Rumah Kreatif dalam Meningkatkan Daya Saing Rumah Kreatif UMKM. Strategi Peningkatan Daya Saing UMKM (Studi Kasus UMKM Industri Kerajinan Kain Tapis Bandar Lampung). Pusat perbelanjaan di banyuwangi ini merupakan bagian dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Banyuwangi dibawah naungan Bidang Usaha Mikro yang dikelola oleh tim Rumah Kreatif Banyuwangi.
Pelaku usaha mikro datang langsung ke kantor Banyuwangi Mall atau Rumah Kreatif Banyuwangi di Jl. Temuan dari penelitian wisuda ini adalah tentang manajemen operasional Rumah Kreatif dalam meningkatkan daya saing UMKM di banyuwangi, yaitu dengan adanya manajemen operasional Rumah Kreatif maka persaingan UMKM semakin meningkat, namun di banyuwangi. Strategi Manajemen Operasional Rumah Kreatif untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Banyuwangi Meningkatkan Daya Saing UMKM di Banyuwangi.
Penjelasan tersebut sesuai dengan keadaan di lapangan bahwa strategi pengelolaan operasional rumah kreatif sangat berguna dalam meningkatkan daya saing UMKM, terutama dalam hal kemasan produk yang awalnya kurang memadai dan masih belum memiliki izin dagang. dibantu untuk mendapatkan izin perdagangan. Pengelolaan operasional Rumah Kreatif untuk meningkatkan daya saing UMKM di Banyuwangi terbagi sesuai bidang dan keahlian masing-masing.
KAJIAN KEPUSTKAAN
Kajian Teori
- Manajemen Operasional
- Peningkatan Daya Saing UMKM
Dari wawancara di atas dapat disimpulkan bahwa pengelolaan operasional Rumah Kreatif terbagi berdasarkan bidang dan keahlian terkait, seperti penanggung jawab media sosial, desain grafis, administrasi, dan pengemasan. Rumah Kreatif Banyuwangi juga akan mendampingi dan mendorong para pelaku UMKM dalam menjawab tantangan utama pengembangan produk UMKM. Dengan adanya tim manajemen operasional Rumah Creative, tugas melakukan pemasaran dan penjualan serta menindaklanjuti feedback pelanggan dapat ditangani oleh tim Rumah Creative.
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Rumah Kreatif ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara produsen dan konsumen sehingga dapat bertransaksi secara langsung tanpa perantara.
Subjek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama penelitian adalah memperoleh data.44 Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Dalam hal ini peneliti akan menggunakan observasi tidak terstruktur, yaitu observasi yang dilakukan tanpa menggunakan pedoman observasi, sehingga peneliti akan menggunakan observasinya berdasarkan perkembangan di lapangan. Alasan peneliti menggunakan observasi tidak terstruktur karena peneliti tidak melakukan observasi dan persepsi yang mana peneliti terlibat dalam kehidupan sehari-hari informan.
Jenis wawancara yang digunakan dalam penelitian adalah wawancara tidak terstruktur dimana wawancara berlangsung secara bebas. Dokumen biasanya berupa tuturan lisan, gambar, dan karya monumental seseorang. 47 Pengumpulan dokumen-dokumen tersebut dapat dilakukan untuk memverifikasi kebenaran atau keakuratan informasi yang diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam. 48. Dokumen-dokumen lain yang relevan diperoleh dari berbagai sumber, yang keabsahannya dilakukan untuk memperkuat analisis pokok bahasan.
Analisis Data
Kesimpulan awal yang disampaikan masih bersifat sementara dan akan berubah apabila tidak ditemukan pada tahap awal, didukung dengan bukti-bukti yang valid dan konsisten, ketika peneliti kembali ke lapangan untuk mengumpulkan data, maka kesimpulan yang disampaikan merupakan kesimpulan yang kredibel.
Keabsahan
Membandingkan apa yang orang katakan tentang situasi pasokan dengan apa yang mereka katakan sepanjang waktu.
Tahap – Tahap Penelitian
Di dalam rumah kreatif terdapat kegiatan pengembangan produk mulai dari administrasi, penanganan pesanan, pendistribusian barang, hingga kegiatan kreatif seperti fotografi produk dan desain grafis untuk usaha mikro. Mas Fatah selaku Koordinator Rumah Kreatif memberikan keterangan tambahan mengenai persiapan dan kesiapan operasional pengelolaan Rumah Kreatif pada tanggal 09 Mei 2018 yang menyatakan bahwa: 61. Di Rumah Kreatif, para pelaku UMKM mendapatkan pelatihan sesuai modul yang dibutuhkan. di akhir pelatihan, para pelaku UMKM akan diajak berdiskusi.
Ide kreatif membangun rumah sangat bermanfaat untuk pengembangan produk UMKM terutama untuk promosi produk.
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Sejarah Berdirinya Rumah Kreatif
Dan berkat dibangunnya Rumah Kreatif, UMKM mampu menembus pasar dengan baik, termasuk kemungkinan ekspor, misalnya UMKM yang menjual makanan olahan, yang sebelumnya hanya bisa melakukan hal tersebut.
Lokasi/ Letak Geografis Rumah Kreatif
Visi dan Misi Rumah Kreatif
Struktur Organisasi Rumah Kreatif
Penyajian Data Dan Analisis
- Manajemen Operasional Rumah Kreatif dalam
- Strategi Manajemen Operasional Rumah Kreatif dalam
Manajemen Operasional Rumah Kreatif dikelola oleh 5 orang, dua orang berperan sebagai operator, dan dua orang sebagai ahli IT, kemudian ditambah satu orang yang bertugas khusus memberikan bantuan pengemasan, karena produk ini perlu diberi merek dengan kemasan yang baik, sehingga bisa lebih baik dan menarik, maka kesepakatannya bisa lebih baik dan seterusnya. Manajemen Operasional di Rumah Kreatif terdiri dari tenaga ahli di bidang pengemasan, admin, humas, hingga pengelola, karena untuk melayani permintaan UMKM yang tidak bisa datang ke Rumah Kreatif, maka yang bekerja di manajemen Rumah Kreatif ada lima orang, dan tiga orang adalah pembersih dan pengemudi. ”58. Operations Management di Rumah Kreatif ini mempunyai tugas tersendiri, saya adminnya jadi saya mengelola website Banyuwangi Mall untuk menata konten dan mengunggah foto produk, selain itu untuk mengedukasi UMKM, memantau dan lain sebagainya.
Jadi dimulai dari Rumah Kreatif, daya saing produk UMKM semakin meningkat, mempunyai potensi pasar tersendiri, misalnya kemasan makanan olahan yang semula hanya dibungkus plastik kini diubah menjadi seperti bunga mawar berdiri. atau mungkin mereka menggunakan kotak. dengan desain seperti itu dan menjadikan pasarnya semakin tinggi sehingga mampu bersaing dengan produk di luar daerah Banyuwang.”59. Namun ada juga yang berperan sebagai driver, tujuannya untuk mengakomodir permintaan para pelaku UMKM yang tidak bisa datang ke Rumah Kreatif sehingga Rumah Kreatif menjadi jembatan informasi dari pelanggan untuk memberikan masukan inovasi produk bagi UMKM agar lebih baik dan berdaya saing serta memberikan pelatihan khususnya bagi UMKM masa depan.Nah berdasarkan hasil wawancara yang telah dijelaskan diatas, kami dapat disimpulkan bahwa manajemen operasional rumah kreatif telah siap dan siap menghadapi persaingan saat ini, sehingga persiapan dan kesiapan tersebut dapat meningkatkan efektivitas produk.
Dalam konteks ini, tim Rumah Kreatif berperan sebagai konsultan produk UMKM agar berdaya saing dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi UMKM. Sebelum berdirinya Rumah Kreatif, daya saing UMKM di Banyuwangi tidak begitu penting karena keterbatasan informasi. teknologi yang mereka ketahui dan tidak memiliki saluran yang luas. Dan berkat adanya gedung Rumah Kreatif, para pelaku UMKM mampu melakukan penetrasi pasar dengan baik, termasuk adanya peluang untuk melakukan ekspor, misalnya para pelaku UMKM yang berjualan makanan olahan yang sebelumnya hanya bisa berjualan di warung terdekat, kini bisa mengakses toko-toko modern seperti Indomart, Alfamart dan juga Krisna (Pusat Oleh-Oleh Bali).
Pembahasan Temuan
Sementara itu, untuk meningkatkan daya saing UMKM di Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendorong pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) dalam berbagai kegiatan di masyarakat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa strategi pengelolaan operasional Rumah Kreatif ditujukan untuk meningkatkan daya saing UMKM di Banyuwangi, yakni meningkatkan daya saing UMKM. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memfasilitasi pembangunan Rumah Kreatif. diperuntukkan bagi UMKM yang belum mempunyai modal untuk membuka toko, dapat mendaftar ke Rumah Kraetif dan membuat kemasan lebih menarik serta memudahkan perizinan produk. Dan Pemkab Banyuwangi juga membangun Rumah Keatif untuk memperkuat daya saing para pelaku UMKM dan memberikan solusi kepada masyarakat yang awalnya belum memiliki usaha, kini dengan adanya pelatihan dengan syarat memiliki usaha sendiri.
Pemangku kepentingan lainnya harus meningkatkan kerja sama dengan UMKM karena dukungan pemangku kepentingan dalam bentuk pendidikan, pelatihan, promosi dan fasilitas lainnya telah terbukti dapat mendorong upaya peningkatan daya saing UMKM secara signifikan73. 73Sri Susilo, Strategi Peningkatan Daya Saing UMKM Dalam Menghadapi Penerapan Cafta dan Mea Vol.8 No.2 (Agustus 2010), 8. Strategi Manajemen Operasional Rumah Kreatif Dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM yaitu dengan membangun rumah kreatif dan daya saing UMKM Yaitu dengan membangun rumah kreatif dan memfasilitasi para pelaku UKM agar mampu menembus pasar dengan baik, yang sebagian sudah ekspor, dan kemasan yang awalnya hanya menggunakan plastik kini didesain sebaik mungkin.
Membantu pihak-pihak yang membutuhkan agar rezeki yang didapat menjadi berkah dan terus mencari peluang strategis untuk memajukan Rumah Kreatif. Peningkatan Daya Saing UKM Alas Kaki di Ciomas Kabupaten Bogor dan Implikasinya Terhadap Strategi Pemasaran Skripsi: Institut Pertanian Bogor, Bogor.