• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh Skripsi Perbankan Syariah di Institut Agama Islam Negeri Jember

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Contoh Skripsi Perbankan Syariah di Institut Agama Islam Negeri Jember"

Copied!
98
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Definisi Istilah

Sistematika Pembahasan

KAJIAN PUSTAKA

Penelitian Terdahulu

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Wirolegi Cabang Jember", hasil dari skripsi ini adalah Implementasi Kredit Umum Perdesaan Skala Mikro (KUPEDES) pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Probolinggo Unit Plaza Skripsi Tahun Maulana Malik Ibrahim Universitas Islam Negeri Probolinggo, 2013).Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Kasiyan Cabang Jember Jawa Timur”, hasil dari skripsi ini adalah PT.

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Kasiyan Cabang Jember Jawa Timur”, (Skripsi Universitas Jember, Jember, 2015). Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Cabang Semarang Pattimura)”, hasil dari penelitian ini adalah faktor-faktor penyebab kredit bermasalah pada PT. 15 Deera Natasha Warganegara, “Implementasi Perjanjian Kredit Mikro Kupedes di Bank Rakyat Indonesia (Studi Kasus di Kantor Cabang BRI Kendali),” (Skripsi, Universitas Diponegoro Semarang, Semarang, 2005).

Implementasi Perjanjian Kredit Mikro Kupedes di Bank Rakyat Indonesia (Studi kasus di Kantor Cabang BRI Kendali). Objek yang diteliti adalah implementasi perjanjian kredit mikro Kupedes pada Bank Rakyat Indonesia (Studi Kasus pada Kantor Cabang BRI Kendali) 10 Rita.

Tabel 2.1  Penelitian Terdahulu
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu

Kajian Teori

  • Analisis Kredit
  • Kredit Umum Pedesaan (KUPEDES)

Kredit menurut Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan Pasal 1 Angka 11 adalah “penyediaan uang atau rekening yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan suatu perjanjian atau perikatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain, yang mewajibkan pihak yang meminjam untuk membayar sejumlah uang.” berhutang pada waktu tertentu dengan memberikan bunga.” Kreditur memberikan keyakinan kepada peminjam (debitur) bahwa debitur akan memenuhi kewajibannya membayar pinjaman dalam jangka waktu tertentu yang disepakati. Istilahnya adalah waktu yang dibutuhkan debitur untuk melunasi pinjamannya kepada kreditur. g) Pembayaran.

Keuntungan tersebut diterima dalam bentuk bunga yang diterima bank sebagai imbalan atas jasa dan biaya administrasi pinjaman yang dibebankan kepada nasabah. Bagi pemerintah, semakin banyak kredit yang disalurkan perbankan semakin baik, mengingat semakin banyak kredit berarti masuknya dana untuk mendorong pembangunan di berbagai sektor, terutama sektor riil. Jenis pinjaman dibedakan berdasarkan sudut pendekatan yang kami miliki, yaitu berdasarkan tujuan penggunaan, jangka waktu, jenis, sektor ekonomi, agunan, kelas ekonomi, serta penarikan dan pengembaliannya.

Biasanya kredit ini diberikan masa tenggang, misalnya untuk kredit perkebunan, kelapa sawit, dan lain-lain. a) Kredit jangka pendek, yaitu kredit yang jangka waktunya paling lama satu tahun. Misalnya Usance L/C. c) Kredit pembeli adalah pembayaran yang dilakukan kepada penjual, namun barangnya diterima kemudian atau dibeli dengan cara dicicil. a) Kredit pertanian adalah kredit yang diberikan kepada perkebunan, peternakan, dan perikanan. Kredit jaminan barang harus memperhatikan Hukum Perdata pasal 1132 sampai dengan pasal 1139. d) Kredit agunan dokumen adalah kredit yang diberikan sebagai jaminan atas dokumen transaksi, seperti letter of credit (L/C). a) Kelompok ekonomi lemah adalah kredit yang disalurkan kepada pengusaha kelas ekonomi, seperti KUK, KUT, dan lain-lain.

Agar kredit yang diberikan berkualitas maka harus dilakukan evaluasi agar risiko kredit dapat diantisipasi sejak awal. Merupakan penilaian bank terhadap kondisi pasar dalam dan luar negeri, baik masa lalu maupun masa depan, sehingga dapat mengetahui prospek pemasaran hasil usaha debitur yang dibiayai dengan kredit dari bank. e) Agunan. Agunan adalah suatu benda berwujud dan/atau tidak berwujud yang calon debitur mengalihkan hak dan wewenangnya kepada bank untuk menjamin pelunasan utang debitur, apabila kredit yang diterima tidak dapat dilunasi sesuai dengan waktu yang ditentukan dalam perjanjian kredit baik addendumnya belum telah disepakati.23 g.

Misalnya surat jaminan pribadi karantina, surat rekomendasi kenyamanan, tanda tangan sebagai avalist dan lain sebagainya. d) Dari fungsinya dalam kegiatan perkreditan yang bersangkutan dapat dibedakan pula sebagai berikut: Dengan tujuan sebagai alat jaminan atas penarikan kredit yang dilakukan oleh debitur. e) Jaminan juga dapat dibedakan dari jumlah kreditur: Dalam hal ini pemohon menentukan jumlah kredit yang ingin diperolehnya dan jangka waktu kredit. d) Cara pemohon mengembalikan kredit, menjelaskan secara rinci cara-cara yang dilakukan nasabah. dapat mengembalikan kredit tersebut, baik dari hasil penjualan atau cara lainnya.

Hal ini untuk menentukan apakah pinjaman akan dikabulkan atau ditolak, jika diterima barulah dipersiapkan administrasinya, biasanya keputusan pinjaman akan meliputi :. Kupedes juga merupakan fasilitas kredit yang diberikan oleh BRI Unit (bukan Cabang BRI atau bank lain), untuk mengembangkan atau meningkatkan usaha kecil yang berkelanjutan.

(6) Foto copy sertifikat jaminan.
(6) Foto copy sertifikat jaminan.

METODE PENELITIAN

  • Pendekatan Dan Jenis Penelitian
  • Lokasi Penelitian
  • Subyek Penelitian
  • Tehnik Pengumpulan Data
  • Analisis Data
  • Keabsahan Data
  • Tahap-Tahap Penelitian
    • Visi Dan Misi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
    • Letak Geografis PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
    • Legalitas Lembaga PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk
    • Pelaksanaan Tata Kelola PT. Bank Rakyat Indonesia
    • Struktur Organisasi BRI Unit Tapen Bondowoso
  • Penyajian Data Dan Analisis
    • Kebijakan Pemberian Kredit Kupedes pada PT. BRI Unit
    • Prosedur Pemberian Kredit Kupedes pada PT. BRI Unit
    • Bagian-Bagian yang Terlibat dalam Pemberian Kredit Kupedes
    • Dokumen yang Digunakan dalam Pemberian Kredit Kupedes
  • Pembahasan Temuan
    • Analisis Kebijakan Pemberian Kredit Kupedes pada PT. BRI Unit
    • Analisis Prosedur Pemberian Kredit Kupedes pada PT. BRI Unit

Bank Rakyat Indonesia Unit Tapen Bondowoso, banyak masyarakat yang belum memahami sistem penyaluran kredit Kupedes. Prosedur ini dimulai dari calon debitur yang ingin mengajukan kredit Kupedes di Unit BRI Taping. Bank Rakyat Indonesia Unit Tapen Bondowoso mengacu pada Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Mikro (PPK-BM) PT.

Bank Rakyat Indonesia Unit Tapen Bondowoso sesuai dengan pedoman pelaksanaan kredit bagi usaha mikro PT (PPK-BM). Bank Rakyat Indonesia Tapen Unit dan mempercepat pelunasan angsuran sehingga mengurangi timbulnya kredit macet. BANK RAKYAT INDONESIA UNIT TAPEN BONDOWOSO” benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang mencantumkan sumber.

PENUTUP

Kesimpulan

Sedangkan BRI Unit Tapen Bondowoso didirikan pada tahun 1970 dengan tujuan mencapai tujuan yang belum tercapai. BRI Unit Tapen Bondowoso mempunyai letak yang sangat strategis yaitu berada disebelah utara Polsek Tapen Bondowoso dan di depannya terdapat kecamatan Tapen lebih tepatnya Unit BRI Tapen Bondowoso di Jln. Tugas masing-masing jabatan di Unit BRI Tapen Bondowoso berdasarkan struktur organisasi di atas adalah sebagai berikut. a) Pimpinan Kantor BRI Unit untuk menjamin kelancaran fungsi BRI Unit.

Jaminan kupedes yang dapat diterima oleh unit BRI Tapen antara lain BPKB, sertifikat tanah/rumah dan tidak perlu bersertifikat. Dari hasil wawancara dengan Nanong Hardono selaku Kepala Unit Tapen BRI dan Prasetia Rusanto, kebijakan pemberian kupedes didasarkan pada perhitungan dan pertimbangan bisnis yang matang untuk menjamin keberlanjutan operasional dan pertumbuhan BRI Unit. Pemberian kredit merupakan salah satu usaha bank, termasuk usaha yang dilakukan oleh unit BRI Tapen, yaitu menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan, deposito, dan giro yang selanjutnya melalui pemberian kredit adalah didistribusikan kembali kepada masyarakat.

Menempel Unit Bondowoso sebagai bukti debitur telah mengambil pinjaman kredit BRI. f) Tanda Terima Pinjaman (UM-01). Bank Rakyat Indonesia adalah kupedes, kredit mikro yang dikelola oleh unit BRI dan diberikan dalam mata uang rupiah. Sehubungan dengan hal tersebut, Unit Taping BRI yaitu pimpinan dan perawat BRI Unit berusaha mengidentifikasi berbagai jenis perusahaan di wilayah kerjanya dan membatasi diri pada perusahaan yang berhak memberikan fasilitas kupedes.

Keputusan akhir atas permohonan kupedes ditetapkan oleh BRI Unit sesuai dengan pertimbangan kebijakan dan kewenangan BRI Unit. Berdasarkan analisis data di atas terlihat bahwa untuk mendapatkan fasilitas kredit, debitur harus mengajukan permohonan pinjaman di Unit BRI Tape dan melengkapi dokumen Kupedes. Bank Rakyat Indonesia Unit Tapen Bondowoso mengikutsertakan setiap debitur dalam program asuransi kredit, sehingga apabila debitur meninggal dunia maka sisa pinjaman akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Bank Rakyat Indonesia adalah kupedes, kredit mikro yang dikelola oleh unit BRI dan diberikan dalam mata uang rupiah. Jika syarat terpenuhi, Unit Mantri BRI Tapen akan menyelidiki dan memberikan pinjaman langsung kepada debitur, termasuk perusahaan debitur.

Saran

Faktor-Faktor Yang Dipertimbangkan Nasabah Saat Mengambil Kredit Umum Perdesaan (KUPEDES) di Bank Rakyat Indonesia Unit Kersana Brebes. Analisis manajemen kredit terhadap efektivitas penyaluran kredit KUPEDES (kredit umum di pedesaan) (Studi kasus pada PT. Pemberian kredit umum di pedesaan dengan menggunakan surat kuasa untuk memasang hak gadai dan akibat hukum apabila terjadi kredit macet di PT.

Analisis pengelolaan risiko kredit secara umum di perdesaan dengan menggunakan simulasi program komputer (Studi Kasus BRI Unit Ciampea, Bogor). Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “ANALISIS SISTEM PENYEDIAAN KREDIT KUPEDES DI PT.

Foto profil Bank BRI Unit Tapen Bondowoso
Foto profil Bank BRI Unit Tapen Bondowoso

Gambar

Tabel 2.1  Penelitian Terdahulu
(6) Foto copy sertifikat jaminan.
Foto profil Bank BRI Unit Tapen Bondowoso

Referensi

Dokumen terkait

jika saat menaksir barang gadai seperti emas.57” Hal serupa juga katakan oleh bapak Muhammad Affandi selaku Kasir di UPC Patrang Jember : “Yang saya tau jika menaksir barang gadai

Data yang akan digali yaitu tentang teknik Hypnoselling dalam strategi pemasaran produk di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember maka berikut merupakan data-data diperoleh

Disini untuk periode tabungan 5 tahun sampai 10 tahun, usia anggota penabung 21 tahun dan maksimal 55 tahun, serta maksimal umur 60 tahun saat jatuh tempo, ketentuannya juga harus

Manfaat pertama perusahaan bisa menghindari atau mengurangi dampak negatif kinerja keuangan yang berasal dari peristiwa atau kejadian negatif atau dari isu eksternalitas di luar kendali

BMT dalam mengeksekusi jaminan dilakukan sendiri karena pihak nasabah harus mengetahui berpa harga barang yang dijual oleh pihak BMT, dari penjualan tersebut, pihak BMT bisa mengambil

Mega Syariah penelitian - Fokus penelitian Syariah - Kesesuaian pelaksanaan gadai emas di Bank Mega Syariah dengan Fatwa DSN-MUI tentang Rahn dan Rahn Emas - Pelaksanaan gadai

Pemasaran merupakan usaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan para nasabahnya terhadap produk dan jasa.9 Pemasaran sebagai kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan

Manfaat teoritis Penelitian ini diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan bagi peneliti dan pembaca, khususnya dalam penelitian yang berkaitan dengan analisis kompetensi