PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Definisi Istilah
Wawancara disini dimaksudkan untuk mempertegas hasil observasi dan penelitian mengenai teknik Hypnoselling dalam strategi pemasaran produk di AJB Bumiputera 1912 cabang Balung. Berdasarkan data yang diperoleh melalui wawancara dijelaskan penerapan teknik Hypnoselling pada AJB Cabang Bumiputera 1912. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa teknik hipnosis konvensional yang dilakukan di AJB Bumiputera 1912 cabang Balung sangat menentukan keberhasilan proses hipnosis yang disebut dengan pola bahasa sugesti/hipnosis.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa teknik Handling Objection yang dilakukan di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung penolakan terjadi karena 3 faktor yaitu : 1. Penggunaan Hypnoselling dalam pemasaran produk di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember dengan menggunakan teknik yaitu : Rapport (menciptakan keakraban), percakapan hipnosis (pola sugesti bahasa), penanganan keberatan (cara mengatasi penolakan) dan self-hypnosis (menghipnotis diri sendiri). Strategi pemasaran yang digunakan pada AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember, sebelum melaksanakan kegiatan pemasaran, menentukan strategi bersaing yang tepat yaitu: segmentasi pasar, penentuan pasar sasaran (targeting), dan penentuan posisi pasar (positioning).
Bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung mulai dari langkah-langkah yang dilakukan, segmentasi pasar, target pasar dan posisi pasar. Bagaimana menyarankan seseorang untuk mempercayai produk yang dipasarkan oleh AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember.
Sistematika Pembahasan
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Kajian Teori
- Teknik Hypnoselling
Data tersebut antara lain transkrip bahan dan hasil wawancara, fotografi, survey dan catatan resmi di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember. Dengan demikian peneliti berkomunikasi langsung dengan pihak terkait yaitu AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember dengan mengajukan sejumlah pertanyaan untuk memperoleh data dan informasi yang jelas dan lengkap. Sebelum terjun ke lapangan, peneliti terlebih dahulu menyiapkan proposal penelitian untuk meminta izin kepada pimpinan AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember yang sesuai dengan sumber data yang dibutuhkan.
AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung misalnya, merupakan salah satu kantor cabang yang berdiri sejak Agustus 2008.53 beralamat di Jl. Dalam penelitian ini segmentasi pasar yang dilakukan oleh AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember sering dilakukan berdasarkan demografi pertama dalam hal pendapatan atau pendapatan, serta pekerjaan dan jumlah anggota keluarga. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa teknik Hypnoselling dalam teknik rapport building yang dilakukan di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung adalah untuk menciptakan kedekatan di bumiputera dengan menggunakan prinsip mengenal nasabah (PMN).
Menurut peneliti, teknik Rapport yang dilakukan di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung ini sejalan dengan teori Willy Wong dalam bukunya yang berjudul Hypnosis For Selling yang menyatakan bahwa rapport artinya menciptakan keakraban atau menciptakan hubungan. Menurut peneliti, teknik hipnosis konversi yang dilakukan di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung sejalan dengan teori Willy Wong dalam bukunya yang berjudul Hypnosis for Sales yang menyatakan bahwa dalam memberikan sugesti. Menurut peneliti, teknik Handling Objection yang dilakukan di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung ini sejalan dengan teori Darmawan Aji dalam bukunya yang berjudul Hypnosis Tactics yang menyatakan bahwa dalam kegiatan penjualan sering kali terjadi keberatan dari calon pembeli ketika menawarkan sesuatu.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa dalam teknik self hypnosis yang dilakukan di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember hendaknya setiap agen atau pemasar selalu berpikir positif dalam segala hal. Menurut peneliti, teknik Self-Hypnosis yang dilakukan di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung ini sejalan dengan teori Darmawan Aji dalam bukunya yang berjudul Hypnoselling Tactics yang menyatakan bahwa harga diri seorang sales merupakan kunci utama keberhasilan dalam penjualan. Oleh karena itu, sebelum AJB Bumiputera 1912 cabang Balung melakukan kegiatan pemasaran, AJB Bumiputera 1912 menentukan strategi bersaing yang tepat yaitu melalui segmentasi,targeting dan positioning.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa segmentasi pasar yang dilakukan AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung didasarkan pada demografi baik dari segi pendapatan atau pendapatan, serta pekerjaan dan jumlah anggota rumah tangga. Menurut peneliti strategi pemasaran dengan menggunakan teori segmentasi yang dilakukan pada AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung, hal ini sesuai dengan pendapat Fandy Tjiptono dalam bukunya yang berjudul Segmentasi Pasar yang menyatakan bahwa segmentasi pasar adalah suatu proses pengelompokan pasar secara keseluruhan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa teoritargeting yang dilakukan AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung terdiri dari pemilihan target pasar berdasarkan kompetensi karakteristik pribadi, serta keakraban agen dengan masyarakat, dan penyusunan KWJP (penjualan wajib). kunjungan janji temu). ) berencana untuk memudahkan agen dalam melakukan pemasarannya.
Menurut peneliti, strategi pemasaran dengan menggunakan teori target yang dilakukan oleh AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung sesuai dengan pendapat Fandy Tjiptono dalam bukunya Strategic Marketing yang menyatakan bahwa pasar sasaran mengevaluasi aktivitas setiap segmen kemudian memilih satu atau lebih pasar. segmen untuk dilayani. Bagi AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember, pada bagian pemasaran perlu adanya penambahan daftar nama-nama calon konsumen yang akan menjadi incaran perusahaan setiap harinya.
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Dalam penelitian ilmiah ini yang akan diteliti adalah mengenai lokasi penelitian, Dalam penelitian ini peneliti melakukan penelitian di AJB Bumiputera 1912 Balung Jember yang beralamat di Jl. Alasan penulis memilih tempat ini karena letaknya yang cukup jauh dari pusat kota Jember. Meski cukup jauh dari kota Jember, namun cabang Balung AJB Bumiputera masih tetap eksis hingga saat ini.
Subyek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Wawancara Moleong adalah percakapan dengan tujuan tertentu, percakapan tersebut dilakukan oleh dua pihak yaitu pewawancara yang mengajukan pertanyaan dan orang yang diwawancarai yang menjawab pertanyaan.47. Literatur merupakan teknik pengumpulan data yang saat ini semakin banyak digunakan, yaitu pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Berbagai penelitian telah dilakukan oleh berbagai institusi, artinya sudah tersedia cukup banyak data dalam banyak aspek.
Analisis Data
Ketika peneliti mulai melakukan penelitian, tentu saja mereka akan menerima banyak data yang relatif beragam bahkan sangat rumit. Laporan yang disusun berdasarkan data yang diterima direduksi, dirangkum, hal-hal pokok dipilih, dan hal-hal penting dipusatkan. Menganalisis dan memilah data berdasarkan unit konsep, tema, dan kategori tertentu akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai hasil observasi dan juga memudahkan peneliti untuk mencari data kembali selain data yang telah diperoleh sebelumnya jika diperlukan.
Teknik penyajian data dalam penelitian kualitatif dapat dilakukan dalam berbagai bentuk seperti tabel, grafik dan sejenisnya. Selain itu penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, grafik, hubungan antar kategori, diagram alur dan sejenisnya. Namun apabila kesimpulan yang disampaikan pada tahap awal didukung dengan bukti-bukti yang valid dan konsisten pada saat peneliti kembali ke lapangan untuk mengumpulkan data, maka kesimpulan yang disampaikan merupakan kesimpulan yang dapat diandalkan.
Temuan dapat berupa gambaran atau gambaran suatu objek yang sebelumnya tidak jelas atau kabur, namun setelah diteliti menjadi jelas, dapat berupa hubungan sebab akibat atau interaktif, hipotesis atau teori.50.
Keabsahan Data
Tahap-tahap Penelitian
Didirikan 107 tahun lalu untuk memenuhi kebutuhan spesifik masyarakat Indonesia, AJB Bumiputera 1912 telah berkembang mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat. AJB Bumiputera 1912 mempelopori industri asuransi jiwa di Indonesia dan tetap menjadi perusahaan asuransi jiwa nasional terbesar di Indonesia hingga saat ini. Setelah mengetahui karakteristik calon nasabah melalui program PMN, AJB Bumiputera 1912 cabang Balung membangkitkan perasaan emosional pada calon nasabah. Agen biasanya membangun hubungan terlebih dahulu untuk menggali informasi dari calon klien, setelah mengetahui informasi dari klien, misalnya saja mengenai hobi.
Berdasarkan data yang diperoleh melalui wawancara dijelaskan bahwa strategi pemasaran pada `\AJB Bumiputera 1912` Cabang Balung adalah dengan melakukan pemilahan berdasarkan karakteristik, sifat dan kebutuhan masing-masing pasar, sehingga dengan ini akan ditentukan segmentasi pasar yang dijadikan sasaran. pasar yang menjadi target penjualannya. , dengan memenuhi kebutuhan produk yang dirancang sedemikian rupa agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau pelanggan. Setelah itu AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung melakukan pengenalan pasar, kemudian melakukan identifikasi dan analisa untuk membuat rencana bagaimana cara membina dan mendapatkan pelanggan sehingga dapat memberikan hasil yang terbaik. Dengan berkembangnya masyarakat dan semakin meningkatnya tuntutan akan perlindungan, AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung Kabupaten Jember sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar terutama untuk menunjang adanya pelayanan yang mampu memenuhi kebutuhannya.
PENYAJIAN DATA
Penyajian dan Analisis
Pembahasan Temuan
- Penerapan Teknik Hypnoselling dalam pemasaran produk di
- Strategi pemasaran di AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung
Dan masih ada program lain yang dilakukan AJB Bumiputera untuk menjalin silaturahmi yaitu penjualan kelompok dan acara silaturahmi atau seminar. Setelah mengetahui faktor-faktor penyebab penolakan calon konsumen, pemasar kemudian menawarkan solusi dan terus melakukan sosialisasi atau pendekatan, karena menurut AJB Bumiputera 1912, penolakan hanyalah pertanda kurangnya pendekatan, kurangnya pemahaman. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa teori positioning yang dilakukan pada AJB Bumiputera 1912 Cabang Balung adalah menjelaskan keunggulan dibandingkan perusahaan lain dan keunggulan produk perusahaan dibandingkan produk perusahaan lain sehingga calon konsumen akan berpikir dua kali untuk menolak. ikut.
Menurut peneliti, teori positioning yang dilakukan oleh AJB Bumiputera 1912 Cabg Balung sejalan dengan pendapat Fandi Tjipton dalam bukunya yang berjudul Strategic Marketing yang menyatakan bahwa positioning dalam konteks pemasaran adalah cara suatu produk, merek atau organisasi mempersepsikan perusahaan dalam perbandingan relatif. produk pesaing di mata pelanggan saat ini atau masa depan. Masih banyak kekurangan dalam penelitian ini, sehingga kami berharap agar peneliti selanjutnya dapat memperbaiki kekurangan dan kesalahan dalam penelitian ini. Analisis strategi pemasaran produk mesin mobil berupa segmentasi,targeting dan positioning serta dampaknya terhadap pembelian konsumen di semarang.