• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelatihan Keahlian di SMK S. Nusantara Ulususua KTPS 2009

N/A
N/A
Hatizi Laia

Academic year: 2024

Membagikan " Pelatihan Keahlian di SMK S. Nusantara Ulususua KTPS 2009"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG.

Sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional, pendidikan menengah kejuruan merupakan pendidikan pada jenjang pendidikan menengah yang mengutamakan pengembang kemamapuan peserta didik untuk dapat bekerja dalam bidang tertentu, kemampuan beradaptasi dilingkungan kerja, dan mengembangkan diri di kemidian hari.

Untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, kuruklum disusun memperhatikan tahap perkembangan siswa dan kesesuaian dengan jenis pekerjaan,lungkungan sosial, pembangunan nasional,perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kesenian.

SMK S. Nusantara Ulususua menyelenggaran pendidikan dan pelatihan (DIKLAT) berbagai program keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan kerja. Program keahlian tersebut dikelompokkan menjadi bidang keahlian sesuai dengan kelompok bidang industri, usaha atau profesi.

Penamaan bidang keahlian dan program keahlian pada kurikulum SMK S. Nusantara Ulususua KTPS 2009 dikembangkan nama bidang dan program keahlian yang berlaku pada kurikulum SMK tahun 2009.

Jenis bidang dan program keahlian ditetapkan oleh Direktur jendral pendidikan Dasar dan menengah . Subtansi atau materi yang di ajarkan di SMK disajikan dalam bentuk berbagai kompetensi yang diniliai penting dan perlu bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan sesuai dengan Zamannya.

Kompetensi yang dibutuhkan untuk menjadi manusia Indonesia yang cerdas dan pekerja dan kompeten, sesuai dengan standar kompetensi yang ada pada Dunia Usaha/Industri , Asosiaso Profesi.

B. PETUNJUK TEKNIS 1.SISWA

a. Siswa harus membaca pedoman ini dengan baik.

b. Siswa diwajibkan mengisi data yang di butuhkan.

c. Siswa melakukan praktik di Dunia industri sesuai dengan ketentuan .

d. Siswa bertanggungjawab dalam melamporkan hasil-hasil yang di capai selama Prakerin melalui pembuatan laporan akhir.

2. GURU

a. Guru pembimbing membaca pedoman ini sebagai acuan.

b. Guru pembimbing siswa diwajibkan mengisi data sesuai dengan petunjuk yang ada.

c. Guru wajib memonitoring kemajuan siswa di tempat prakerin . d. Guru menjalin hubungan dengan baik dengan tempat prakerin .

e. Bersama sama dengan pembimbing tempat prakerin menetapkan nilai akhir siswa . f. Memimbing siswa dalam pembuatan laporan.

3. PEMBIMBING DI UNIT KERJA / DUNIA USAHA a. Guru pembimbing membaca pedoman ini sebagai acuan .

b. Guru pembimbing memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa c. Guru wajib memonitorin kemajuan siswa di tempat prakerin

d. Guru menjalin hubungan yang baik di tempat prakerin

e. Bersama dengan Guru SMK S.Nusantara Ulususua untuk memberikan nilai akhir siswa . f. membimbing siswa dalam membuat laporan .

4. TATA TERTIP DAN SANKSI.

SETIAP SISWA :

a. Mematuhi tata tertip yang berlaku di tempat prakerin b. Berperilaku baik dan jujur

c. Harus bekerja dengan pegawai / karyawan di tempat prakerin

d. Wajib hadir setiap hari senin s/d jumat sesua dengan jam kerja di tempat prakerin e. Harus melaksanakan tata tertib sekolah di tempat prakerin seperti :

- Bepakain rapi

- Tidak diperkenankan menggenakan perhiasan .

a. Menuaikan kewajiban dalam melunasi biaya pendidikan , seperti : - Uang sekolah

- Uang osis kepada bendahara setiap bulan dengan tanggal yang di tetapkan sekolah b. Tidak di perkenankan merokok dan minuman berakohol

c. Tidak di perkenankan meninggalkan tempat prakerin tanpa seijin pembimbing ditempat prakerin .

(2)

d. Tidak diperkenankan mengambil atau merusak peralatan yang ada di tempat prakerin , apa bila ada siswa yang melakukanya baik secara langsung maupun tidak langsung , maka akan di kenankan sanksi .

e. Dilarang berkelahi dan melanggar norma norma susila

f. Apa bila ada sisws melanggar tata tertib di atas , maka kepadanya di beri sanksi : - Peringatan dari guru pembimbing tempat prakerin dan sekolah .

- Penundaan pelaksanan prakerin - Pemecatan dari sekolah

1) LANDASAN .

Pelaksanaan praktik industri , didasarkan pada :

a. UU RI 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan nasional.

b. UU RI no.32tahun 2004 tentang pemerintah derah.

c. PP no.29 tahun 1992 tentang pendidikan menengah

d. Keputusan mndikbud ri no.122/v/1992 tentang renstra depdikna

e. PP no.39 tahun 1992 tentang peran serta masyarakat dalam pendidikan nasional f. keputusan mendikbud ri no.0490/v/1992 tentang sekolah menengah kejuruang g. keputusan mendikbud ri no.080/v/1993 tentang komite sekolahh

h. keputusan ketua umum MPKN No.04/KU/MPKN/1995 tentang realisasi program konsep praktik kerja industri.

TUJUAN SEKOLAH

a. Melaksanakan kebijaksanaan sekolah dalam rangka otonomisasi daerah.

b. Melaksanakan program penataan ,pembinaan dan pengembangan sekolah.

c. Menyiapkan siawa untuk memasuki lapangan kerja .

d. Menyiapkan konpetensi siswa sesuai dengan perkembangan IPTEK . e. Menyiapkan ketrampilan siswa yang sesuai dengan bakat dan minat.

f. Menyiapkan siswa dalam menghadapi tantangan hidup di masa depan . g. Membantu siswa dalam penuntasan program pembelajaran .

h. Membantu siswa dalam mencari kerja dengan menjalin hubungan kerja sama dengan dunia usaha dan industri.

B.TUJUAN

Berdasarkan latar belakang diatas maka tujuan pelaksanaan prakerin adalah penguatan kemampuan daya siswa dan kemandirian diri siswa. Selain itu diarahkan untuk mencapai standar kompentensi yang ada pada dunia usaha dan industri, asosiaso profesi, supsidi diklat dikemas dalam berbagai mata diklat yang dikelompokkan dan diorganisasikan menjadi program nonnatif, adaptif dan produktif.

Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) harus menganut prinsip pembelajaran tuntas (mastery learning) untuk dapat menguasai sikap (attitude), ilmu pengetahuan (knowledge), dan keterampilan (skill) agar dapat bekerja sesuai dengan profesinya seperti yang dianut oleh suatu kompetensi.

(3)

Pendidikan di SMK dapat menerapkan berbagai pola penyelenggaraan pendidikan yang dapat dilaksanakan secara terpanduk antara lain: pola pendidikan system gandang (PSG) yaitu prakti kerja industri, multy enrty – multy exit (meme) dan pendidikan jarak jauh.

Prakerin adalah pola penyelenggaraan diklat yang dikelolah bersama sama antara SMK dengan dunia usaha industry, asosiasi profesi, pemerintah sebagai insitusi pasangan (IP) mulai dari tahap perencanaan hingga tahap efaluasi dan sertifikasi yang merupakan satu kesatuan program. Durasi prakerin ini di laksanakan selama 4 (empat) bulan sampai dengan satu tahun. Pola prakti kerja industri (prakerin) diterapkan dalam prosese penyelenggaraan SMK dalam rangka lebih mendekatkan lulusan dengan kemampuan yang diminta oleh dunia usaha dan industri

Adapun fisi dan misi dan tujuan SMK SWASTA NUSANTARA ULUSUSUA untuk mensukseskan tujuan pendidikan nasiaonal antara lain:

VISI Dan MISI SEKOLAH.

Visi :“terwujudnya sumber daya manusia yang cerdas., Terampil, Produktif, Dan berakhlak mulia”

Misi : 1. Mewujudkan kualitas pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan hidup masyarakat pada umumnya dan pada pasar tenaga kerja khususnya.

2. Menciptakan sekolah menjadi kebanggaan masyarakat, Karena sekolah mampu memberikan keterampilan (life skill) yang memadai bagi peserta didik.

C.HASIL YANG DIHARAPKAN.

Setelah siswa /SMK SWASTA NUSANTARA ULUSUSUA melaksanakan prakerin,hasil yang diharapkan adalah;

a. mampu mengaplikasikan perolehan ilmu didunia usaha/idustri secara tepat b. bertambahnya keterampilan bagi siswa

c. adanya kemandirian dan jiwa kewiraswastaan dalam diri sendiri

D. STRATEGI PLAKSANAAN

Sebelum siswa melaksanakan prakerin selama ini guru mata diklat telah membekali siswa sesuai diarahkan praktik ini pada semua unit kerja antara lain

1. Dinas / badan /kantor pemerintah 2. Dunia usaha dan Industri.

Dalam pengertian bahwa unit kerj secara bersama – sama dengan SMK SWASTA NUSATARA ULUSUSUA memberikan SKILL kepada siswa.

E.WAKTU DAN TEMPAT

1.waktu : 01 Februari 2024 s/d 30 mei 2024 2.tempat : a.unit kerja pemerintahan

b.Dunia usaha dan industry

(4)

F. PANITIA PELAKSANAAN

Prakerin ini di koordinator oleh panitia PRAKERIN SMK SWASTA NUSANTARA ULUSUSUA TAHUN PELAJARAN 2024/2025 sesui dengan surat keputusan kepala sekolah SMK SWASTA NUSANTARA ULUSUSUA .

G.PENUTUP

Demikian pedoman pelaksanaan prakerin SMK SWASTA NUSANTARA ULUSUSUA tahun pelajaran 2023/2024 dibuat untuk dijadikan sebagaiacuan.

BAGIAN

PELAKSANAAN PRAKERIN (PRAKTIK KERJA INDUSTRI) LEMBARAN KERJA

N O

ASPEK YANG DINILAI ANGKA HURUF

01. Pekerjaan / keterampilan a.

b.

c.

d.

e.

f.

02 .

Kepribadian

a.disiplin waktu b.kemauan kerja

c.prestasi dan mutu kerja d.insiatif dan kreatif e.sikap dan penilaian

f.kerjasama dan tanggung jawab g.kerajinan

jumlah ……….

Rata – rata…….

60 – 75 = C (lulus baik) 76 – 89 =B (lulus amat baik) 90 - 100 =A(lulus istimewa)

(5)

Pembimbing I pembimbing II

……….…… ………..

Referensi

Dokumen terkait

MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/SEKOLAH MENENGAH

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu jenjang pendidikan menengah yang mempersiapkan siswa menjadi lulusan yang siap terjun ke dunia kerja sesuai bidang

Menurut keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan tentang sekolah menengah kejuruan Nomor 0490/U/1992 Bab 1 Pasal 1 Ayat 1 menyebutkan bahwa SMK adalah bentuk satuan

4 Modul Guru Pembelajar Paket Keahlian Dental Asisten Sekolah Menengah Kejuruaan (SMK) Modul Guru Pembelajar Paket Keahlian Dental Asisten Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

dan Keterampilan Bola Voli di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) (Studi eksperimen terhadap siswa SMK-TI Garuda Nusantara

Struktur kurikulum pendidikan kejuruan dalam hal ini Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. Kurikulum

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang menetapkan struktur kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) di

Dokumen ini berisi kurikulum mata pelajaran Bahasa Inggris untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) kelas X di