• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daftar Isi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Daftar Isi"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

ix DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

LEMBAR PERNSYARATAN GELAR ... ii

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING DAN KAPRODI ... iii

LEMBAR PENGESAHAN PANITIA PENGUJI ... iv

SURAT PERNYATAAN ... v

ABSTRAK ... vi

RINGKASAN ... vii

KATA PENGANTAR ... viii

DAFTAR ISI ... ix

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 6

1.3 Tujuan Penelitian ... 6

1.4 Manfaat Penelitian ... 6

1.5 Orisinalitas Penelitian ... 7

1.6 Tinjauan Pustaka ... 12

1.6.1 Konsep Akta Otentik ... 12

1.6.2 Konsep Perpajakan ... 14

1.6.3 Teori Tanggung Gugat ... 16

1.7 Metode Penelitian ... 18

1.7.1 Jenis Penelitian ... 18

(2)

1.7.2 Pendekatan Masalah ... 19

1.7.3 Sumber Bahan Hukum ... 20

1.7.4 Pengumpalan Bahan Hukum ... 22

1.7.5 Analisa Bahan Hukum ... 23

1.8 Sistematika Penelitian ... 24

BAB II KEABSAHAN AKTA JUAL BELI TANAH DAN BANGUNAN SEBELUM PEMBAYARAN PAJAK DILAKUKAN ... 25

2.1 Pajak Peralihan Hak Atas Tanah dan Bangunan Melalui Jual Beli ... 25

2.1.1 Pajak Penghasilan Peralihan Hak Atas Tanah dan Bangunan ... 29

2.1.2 Pengertian Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan ... 37

2.2 Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah Dalam Pembayaran Pajak Peralihan... 47

2.3 Tolok Ukur Keabsahan Akta Jual Beli Tanah Dan Bangunan Sebelum Pembayaran pajak Dilakukan ... 51

BAB III PENGENAAN SANKSI TERHADAP PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH YANG MEMBUAT AKTA JUAL BELI SEBELUM PEMBAYARAN PAJAK ... 56

3.1 Konsep Pejabat Pembuat Akta Tanah ... 56

3.2 Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah Sebagai Alat Bukti Otentik ... 65

3.3 Kewenangan Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam Pembuatan Akta Jual Beli ... 71

3.4 Bentuk Sanksi Bagi Pejabat Pembuat Akta Tanah ... 76

3.4.1 Sanksi Administrasi Perpajakan ... 77

3.4.2 Sanksi Perdata ... 81

(3)

3.5 Sanksi Pejabat Pembuat Akta Tanah Apabila Tidak Melalui

Prosedur Pembuatan Akta ... 85 BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan ... 92 4.2 Saran ... 93 DAFTAR BACAAN

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ruang lingkup kewenangan Pejabat Pembuat Akta Tanah terhadap akta jual beli hak atas tanah yang dibuatnya adalah guna memenuhi

Pejabat Pembuat Akta Tanah dalam melaksanakan tugasnya membuat akta jual beli tanah dilakukan di kantornya, dengan dihadiri oleh para pihak yang melakukan perbuatan

Dan Akibat Hukum Pembatalan Akta Jual Beli Tanah yang dibuat oleh pejabat pembuat akta tanah PPAT yaitu: akibat hukum atas akta yang mengandung cacat hukum itu dapat ditafsirkan

Abdul Rokman, “ Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam Pembuatan Akta Jual Beli Tanah Beserta Akibat Hukumnya”, Skripsi, Fakultas Hukum

Addien Iftitah, Kewenangan pejabat pembuat akta tanah (PPAT) dalam membuat akta jual beli tanah beserta akibat hukumnya , Jurnal Hukum Agraria. Lex Privatum

Kedudukan hukum peralihan tanah hak milik adat yang belum bersertipikat dengan menggunakan Akta jual beli yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)

Akta jual beli yang dibuat dan ditandatangani dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah PPAT membuktikan bahwa benar telah dilakukan perbuatan hukum pemindahan hak atas suatu tanah dan

43 BAB III BENTUK SANKSI BAGI NOTARIS ATAS PEMBUATAN PPJB DALAM PRE PROJECT SELLING YANG MENGANDUNG UNSUR PIDANA 3.1.Perjanjian Pengikatan Jual Beli Dalam Transaksi Jual Beli tanah