• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

59

Instutut Teknologi Nasional

DAFTAR PUSTAKA

Apriyanto, D., & Kusnandar, K. (2020). Kajian Potensi Dan Strategi Pengembangan Wisata Alam Di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (Khdtk) Gunung Bromo. Jurnal Belantara, 3(1), 80.

https://doi.org/10.29303/jbl.v3i1.432

Buhalis, D. (2000). Marketing the Competitive Destination of the Future. Journal of Tourism Management, 97-116.

Cooper et, all. (1993). Tourism Principles & Practice. England: Longman Group Limited.

Darmawan, D. (2016). Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap Pelestarian Lingkungan Dengan Perilaku Wisatawan Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan. Geografi.

Diarto, B. H. (2012). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Lingkungan Kawasan Hutan Mangrove Kota Semarang. Ilmu Lingkungan .

Erika Revida, S. G. (2020). Pengantar Pariwisata. Medan: Yayan Kita Menulis.

Fandeli, C. dan M. Nurdin (2005). Pengembangan Ekowisata Berbasis Konservasi di Taman Nasional Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada, Pusat Studi Pariwisata UGM dan Kantor Kementrian Lingkungan Hidup.

Yogyakarta: UGM.

Fandeli, C. dan Mukhlison. (2000). Pengusahaan Ekowisata. Yogyakarta: UGM.

Faustina, C. (2019). Analisis kelayakan pengembangan ekowisata pada kawasan wisata alam sipinsur di desa peraung kecamatan paranginan humbang hasundutan.

Flamin, A. (2013). Potensi Ekowisata dan Strategi Pengembangan Tahura Nipa, Kota Kendari. Penelitian Kehutanan Wallacea.

Karsudi, R. S. (2010). Strategi Pengembangan Ekowisata di Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua. Artikel Ilmiah.

Komarani, U., Satjapradja, O., & Salampessy, M. L. (2015). Identifikasi dan Penilaian Obyek Daya Tarik Wisata Alam (Studi Kasus di Taman Nasional Ujung Kulon). Jurnal Nusa Sylva, 15(2), 35–41.

Mauluni Nurindra Putri, J. N. (2014). Penilaian Obyek dan Daya Tarik Riam Asam Tegolah Kecamatan Noyan Kabupaten Sanggau Untuk Wisata Alam. Jurnal Ilmiah Universitas Tanjungpura.

Muaz Haris, R. S. (2017). Potensi Daya Tarik Ekowisata Suaka Margasatwa Bukit Batu Kabupaten Bengkalis. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 39-56.

Muh. Taufik Suni, D. H. (2019). Efektivitas peranan pemerintah daerah dalam merevitalisasi potensi objek wisata di Kabupaten Jeneponto. Journal of tourism, 14-17.

Muttaqin, T. (2011). Kajian Potensi dan Strategi Pengembangan Ekowisata di Cagar Alam Pulau Sempu Kabupaten Malang. G.A.MM.A.

Pangesti, T. (2007). MODUL IDENTIFIKASI OBJEK WISATA ALAM. Bogor:

Balai Diklat Kehutanan Bogor.

(2)

60

Institut Teknologi Nasional

Parma, I. P. (n.d.). Kontribusi Pariwisata Alternatif Dalam Kaitannya Dengan Kearifan Lokal dan Keberlangsungan Lingkungan Alam. Media Komunikasi FIS.

Pearce, D. (1989). Tourist Development. Longman Scientifict and Technical. New York: Wiley.

Salah Wahab. (1975). Tourism Management. Tourism International Press.

Satria, D. (2009). Strategi pengembangan ekowisata berbasis ekonomi lokal dalam rangka program pengentasan kemiskinan di wilayah kabupaten malang.

Journal of Indonesian Applied Economics, 37-47.

Siam Romani. (2006). Penilaian potensi obyek dan daya tarik wisata alam serta alternatif perencanannya.

Singkawang, K., & Kota, U. (2018). (Valueable of Potential Objects to Natural Tourism Potency (ODTWA) Mangrove Regions Setapuk at Big Setapuk Sub District North Singkawang Singkawang City). 6, 25–29.

Siti Nurisjah, F. Y. (2012). Kajian Potensi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Untuk Pengembangan Ekotwisata Pesisir Nuhura. Jurnal Lanskap Indonesia.

Sukmana, O. (2010). Model Pengembangan Lingkungan Kota ekowisata di Kota Batu. Humanity.

Susanti, A. D., & Mandaka, M. (2019). Evaluation on Sumber Seneng Natural Park, Rembang As Tourism Object Using Ado-Odtwa Analysis. Modul, 19(1), 25.

https://doi.org/10.14710/mdl.19.1.2019.25-32

Wall, A. M. (1982). Tourism: Economic, physical, and social impacts. New York:

Longman.

Warpani, S. P. (2007). Pariwisata Dalam Tata Ruang Wilayah. Bandung: ITB.

Woersok, P., Manusawai, J., & Sinery, A. (2019). Median Volume 11 Nomor 3 Bulan Oktober 2019 Kajian Kelayakan Potensi Dan Strategi Pengembangan Median Volume 11 Nomor 3 Bulan Oktober 2019. Kajian Kelayakan Potensi Dan Strategi, 11, 1–12.

Yoeti, O. A. (1996). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa.

Daftar Pustaka dari Peraturan:

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kuningan. (2011). Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kuningan (RTRW 2011-2026). Kuningan.

Departemen Kehutanan, Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam. (2003). Analisis Daerah Operasi Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA). Bogor.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. (2015). Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Jawa Barat (RIPPARPROV 2015- 2025). Bandung.

Direktorat. (2009). Undang-undang No. 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Jakarta.

Menteri Sekretaris Negara. (1990). Undang-undang No. 9 tahun 1990 tentang Kepariwisataan. Jakarta.

(3)

61

Instutut Teknologi Nasional

Republik Indonesia, P. (1998). Peraturan Pemerintah No. 68 tahun 1998 tentang Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam. Jakarta.

Republik Indonesia, P. (1990). Undang-undang No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Jakarta.

Daftar Pustaka dari Internet (website):

Airy. (2018, Januari 24). 5 Destinasi Ekowisata Paling Spektakuler di Indonesia.

Data diperoleh dari Airy Blog: https://blog.airyrooms.com/destinasi/5- destinasi-ekowisata-indonesia-spektakuler/. Diakses pada tanggal 13 Oktober 2019

Isa Wahyudi. (2017, November 1). PENGEMBANGAN SARANA DAN PRASARANA DAYA TARIK WISATA. Data diperoleh dari cvinspireconsulting: https://cvinspireconsulting.com/pengembangan- sarana-dan-prasarana-daya-tarik-wisata/. Diakses pada tanggal 2 Oktober 2020

Pemerintah Kabupaten Kuningan. (2010). Taman Nasional Gunung Ciremai. Data diperoleh dari kuningankab: https://www.kuningankab.go.id/sumber-daya- alam/taman-nasional-gunung-ciremai. Diakses pada tanggal 20 Oktober 2020

Pemerintah Kabupaten Kuningan. (2019, Januari 17). Infrastruktur menuju Obyek Wisata Kuningan Belum Optimal. Data diperoleh dari kuningankab:

https://www.kuningankab.go.id/berita/berita-mc-ikp/infrastruktur-menuju- ow-kuningan-belum-opti. Diakses pada tanggal 20 Oktober 2020

Referensi

Dokumen terkait

yang menjadi daya tarik obyek wisata Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Apabila perbaikan daya tarik tersebut sudah

Potensi internal berupa daya tarik dari masing-masing destinasi obyek wisata, seperti Pantai Pasar Bawah memiliki daya tarik pantai yang indah, Taman Remaja Rekreasi memiliki

Dalam UU No.09 Tahun 1990, ada tiga hal pokok yang diatur, antara lain:  Obyek Wisata Obyek Wisata.. Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam Obyek dan

Obyek wisata Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dengan fasilitas yang ada memiliki daya tarik utama sebagai tempat konservasi satwa.Dengan daya tarik yang dimiliki

Hubungan Daya Tarik Wisata Terhadap Minat Berkunjung Kembali Daya tarik wisata sebenarnya yaitu kata lain dari obyek wisata, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) pada tahun

Strategi Pengembangan Obyek Wisata Bumi Perkemahan Palutungan Berdasarkan Analisis Daya Dukung Lingkungan Wisata Di Taman Nasional Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan

2016 ‘Daya Dukung Lingkungan Fisik Terhadap Kelayakan Daya Tarik Wisata Taman Tirta Gangga Desa Ababi Kabupaten Karangasem’, Jurnal Destinasi Pariwisata, 41.. 2015 ‘Ketersediaan

Berdasarkan hasil penilaian terhadap potensi dan daya tarik yang terdapat pada obyek wisata pantai Saliper Ate Kabupaten Sumbawa menggunakan indikator daya tarik wisata, aksesibilitas