• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

103

103

DAFTAR PUSTAKA

A. Buku

Abdurrahman, Muslan. Sosiologi dan Metode Penelitian Hukum. Malang: UMM Press,2009.

Ali, Achmad. Menguak Tabir Hukum: Sayu Kajian Filosofis dan Sosiologis.

Jakarta: PT Toko Gunung Agung,2002.

Darmodiharjo, Darji dan Shidarta. Pokok-Pokok Filsafat Hukum: Apa dan Bagaimana Filsafat Hukum di Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Utama, 2008.

Djohansah,J. Pengadilan Niaga Dalam Penyelesaian Utang Piutang Melalui Pailit.

Bandung: Alumni, 2001.

Fuady, Munir. Hukum Kepailitan 1998 (Dalam Teori dan Praktek). Bandung: PT Citra Aditya,2002.

Fuady, Munir. Hukum Kontrak: Dari Sudut Pandang Hukum Bisnis. Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 1999.

Hartono, Sri Redjeki. Hukum Kepailitan. Malang: UMM Press,2007

HR, Ridwan. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006.

Iriawan, Bagus. Aspek-aspek Hukum Kepailitan (Perusahaan dan Asuransi), Bandung: Alumni,2007.

Iriawan, Wawan. Cessie: Piutang Kredit, Hak dan Perlindungan Bagi Kreditur Baru. Jakarta: Djambatan,2005.

Kartini, Rahayu. Hukum Kepailitan. Malang: Universitas Malang,2007.

Khairandy, Ridwan. Pengantar Hukum Dagang. Yogyakarta: FH UII Press,2006.

Marzuki, Peter Mahmud. Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta: Kencana,2008.

Muljadi, Kartini dan Gunawan Widjaja. Pedoman Menangani Perkara Kepailitan.

Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2004.

Nating, Imran. Peranan dan Tanggung Jawab Kurator Dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada,2004.

Puang, Victorius M.H Randa. Penerapan Asas Pembuktian Sederhana dalam Penjatuhan Putusan Pailit. Bandung: PT Sarana Tutorial Nurani Sejahtera,2011.

Satrio, J. Cessie, Subrogasi, Novatie, Kompasatie, dan Pencampuran Hutang.

Bandung: Alumni, 2001

Shubban, Hadi. Hukum Kepailitan (Prinsip, Norma, dan Praktik di Pengadilan).Jakarta: Putra Grafika,2008.

Sjahdeini, Sutan Remy. Hukum Kepailitan (Memahami UU No. 37. tahun 2004 Tentang Kepailitan). Jakarta: Grafiti, 2010.

Sjahdeini, Sutan Remy. Hukum Kepailitan: Memahami Faillissement Verordening Juncto UU No.4 Tahun 1988. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti, 2010.

Soekanto,Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia, 1986.

Suharnoko, Endah Hartati. Doktrin Subrogasi, Novasi, dan Cessie. Jakarta:

Kencana,2005.

(2)

104

104

Suyudi, Aria,dkk. Kepailitan di Negeri Pailit. Jakarta: Pusat Studi Hukum dan Kebijaksanaan Indonesia, 2004.

Usman, Rahmadi. Dimensi Hukum Kepailitan di Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama,2004.

Widjaja, Gunawan dan Kartini Muljadi, Jual Beli, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2002.

Yani, Ahmad dan Gunawan. Seri Hukum Bisnis Kepailitan. Cetakan Ketiga.

Jakarta: PT RajaGrafindo Persada,2002.

B. Peraturan Perundang-undangan

Indonesia. Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 131: Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4443).

Indonesia. Undang-Undang Nomor 4o Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4756).

Tjitrosudibio, Subekti. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jakarta: Pradya Paramita,2008.

C. Majalah

Situmorang, Mosgan. “Tinjauan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1998 Tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 1998 menjadi Undang- Undang”. Majalah Hukum Nasional,No.1,1999.

Referensi

Dokumen terkait

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Bahwa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (selanjutnya disebut UU Nomor 37 Tahun

Undang - undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Undang-undang Nomor 19 Tahun 2000 Tentang Penagihan Pajak Dengan Surat

Berdasarkan Pasal 226 Undang Undang Nomor 37 tahun 2004 tentang kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang, pengurus wajib segera mengumumkan putusan penundaan

23 Berdasarkan ketentuan Pasal 2 ayat (5) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang menyebutkan bahwa: dalam

Undang-Undang Negara Repulik Indonesia Nomor 37 tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran utang. Siti Anisah, Perlindungan Kepentingan Kredior dan Debitor

6 November 2014: 218-228 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional 5 Oktober 2004 Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor

Yaitu bahan-bahan hukum yang bersumber dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban