• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dasar-dasar Bertanam Secara Hidroponik

N/A
N/A
Hezzel Samuel

Academic year: 2023

Membagikan "Dasar-dasar Bertanam Secara Hidroponik"

Copied!
187
0
0

Teks penuh

Harapannya setelah mempelajari buku ini mahasiswa dapat memahami tentang sejarah hidroponik, pentingnya hidroponik, manfaat, kelebihan dan kekurangan hidroponik, media yang digunakan dalam hidroponik, metode hidroponik, sistem produksi, larutan nutrisi hidroponik, pedoman. untuk menanam tanaman secara hidroponik, faktor-faktor yang mempengaruhi budidaya tanaman hidroponik dan jenis tanaman yang dapat ditanam secara hidroponik. Tanaman Hidroponik Bayam 134 Gambar 42 Tanaman Hidroponik Bayam 135 Gambar 43 Budidaya Hidroponik Tanaman Sawi 137 Gambar 44 Budidaya Hidroponik Selada 140 Gambar 45 Tanaman Hidroponik Seledri 141 Gambar 46 Tanaman Hidroponik Pakcoy 142 Gambar 47 Tanaman Hidroponik Kailan 143 Gambar 48 Tanaman hidroponik lada dengan 145 Gambar 49 Tanaman cabai hidroponik 146 Gambar 50 Sistem pemupukan Tomat cherry 148 Gambar 51 Budidaya mentimun jepang secara hidroponik 151 Gambar 52 Tanaman melon dengan sistem NFT 155 Gambar 53 Tanaman melon dengan menggunakan 156 wadah.

PENDAHULUAN

Sejarah Hidroponik Dunia

Pada tahun 1804 Nicolas De Saussure mempublikasikan hasil penelitiannya bahwa tumbuhan menyerap mineral yang diperoleh dari air, tanah dan udara. Gericke menciptakan istilah "hidroponik" pada tahun 1936 (meskipun ia menekankan bahwa istilah tersebut diusulkan oleh WA Setchell, dari Universitas California) untuk menanam tanaman di air.

Sejarah Hidroponik Indonesia

  • Kebun Hidroponik Milik Kunto Heriwibowo

Kem Farm Indonesia merupakan perusahaan milik Bob Sadin yang bergerak di sektor ekspor sayuran dan buah-buahan (Gambar 4). Bob bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan Humberg, di kota inilah Bob Sadino juga menemukan pasangan hidupnya Soelami Soejoed.

Konsep Hidroponik

Metode yang paling umum dan banyak digunakan dalam teknik hidroponik menggunakan padatan berpori (batu, kerikil, dan bahan anorganik lainnya) untuk memungkinkan nutrisi tanaman menembus dan bersirkulasi. Konsep ini sama dengan “budidaya pertanian tak dinodai” dan mencakup budidaya di substrat dan air.

Arti Penting Hidroponik

  • Kegunaan Hidroponik
  • Argumen yang Mendukung
  • Keuntungan Hidroponik
  • Kekurangan Hidroponik

Dengan menggunakan hidroponik kita bisa mendapatkan hasil lebih banyak dengan biaya lebih sedikit dibandingkan bertani tradisional. Lebih banyak produk per satuan luas dan kualitas lebih baik dalam waktu lebih singkat berarti produktivitas lebih besar.

MEDIA HIDROPONIK

Media Tanam Hidroponik

Tidak mudah berubah bentuk atau cepat kering jika suhu ruangan berubah.

Macam-macam Media Tanam 1. Media Arang sekam

  • Media Batang dan akar pakis
  • Media Kerikil
  • Media Spons
  • Media Kapas
  • Media Gabus/styrofoam
  • Media Rockwool
  • Media Moss
  • Media Hydroton
  • Media Vermiculite
  • Hydrogel

Rockwool merupakan salah satu mineral fiber atau wol mineral yang sering digunakan sebagai media tanam hidroponik. Lumut biasanya digunakan sebagai media tanam pada masa penyemaian benih hingga masa pembungaan (Gambar 23).

METODE HIDROPONIK

  • Sistem Rakit Apung (Water Culture System)
  • Sistem NFT (Nutrient Film Technique System)
  • Sistem Irigasi Tetes (Drip System)
    • Sistem Irigasi tetes ada dua cara tetes : 1. Rotating Drip System (sistem tetes putar)
  • Sistem Pasang surut (Ebb and Flow system)
  • Aeroponik

Sistem pelampung terapung hampir sama dengan sistem sumbu yaitu sistem statis dan sistem hidroponik sederhana. Sistem hidroponik pasang surut sangat bagus untuk menanam tanaman berukuran kecil hingga sedang. Proses fogging berasal dari pompa air yang ditempatkan pada reservoir dan disemprotkan menggunakan nozzle, agar unsur hara yang diperoleh tanaman lebih cepat terserap oleh akar tanaman yang digantung.Sistem aeroponik merupakan langkah yang tepat dan baik dalam budidaya tanaman. karena dengan teknik ini Tumbuhan akan mendapatkan dua hal yaitu nutrisi dan oksigen secara bersamaan.

SISTEM PRODUKSI

Substrate System

Gravel Culture adalah budidaya tanaman secara hidroponik dengan menggunakan kerikil sebagai media pendukung sistem perakaran tanaman. Kultur kantong adalah budidaya tanaman dengan menggunakan kantong plastik (polibag) yang diisi media tanam non tanah seperti: serbuk gergaji, kulit kayu, vermikulit, perlit dan arang sekam. Sistem tanam kantong cocok bagi pemula yang mempelajari teknologi hidroponik, karena sistem ini tidak menimbulkan resiko yang besar dalam menanam tanaman (Gambar 37).

Bare Root System

Aeroponik merupakan sistem hidroponik tanpa media tanam, namun menggunakan kabut larutan nutrisi kaya oksigen yang disemprotkan ke zona akar tanaman. Akar tanaman ditempatkan di udara dalam kondisi gelap dan disemprotkan secara berkala dengan larutan nutrisi. Sistem campuran merupakan teknologi hidroponik yang memadukan teknik aeroponik dan deep flow. Akar tanaman bagian atas terendam kabut unsur hara yang disemprotkan, sedangkan akar bagian bawah terendam.

LARUTAN NUTRISI HIDROPONIK

Air dan Peranan

Semakin rendah nilai mineral terlarut dalam air (mendekati nol), maka semakin baik pula air tersebut untuk tanaman hidroponik. Kestabilan air mineral untuk menghasilkan air dengan mineral terlarut rendah menggunakan teknologi filter air. Faktanya, air dengan kandungan mineral terlarut di bawah 50 ppm atau mendekati nol dapat diproduksi dengan menggunakan sistem penyaringan air tipe Reserve Osmosis (Sistem RO).

Nutrisi Hidroponik

  • Nitrogen (N)
  • Fosfor (P)
  • Kalium (K)
  • Magnesium (Mg)
  • Kalsium (Ca)
  • Belerang atau Sulfur (S)
  • Boron (B)
  • Tembaga (Cu)
  • Zinc/Seng (Zn)
  • Zat Besi (Fe)
  • Molibdenum (Mo)
  • Mangan (Mn)
  • Klorin (Cl)
  • Natrium (Na)
  • Kobalt (Co)
  • Silikon (Si)
  • Nikel (Ni)

Fosfor atau fosfat merupakan unsur hara hidroponik yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak, termasuk unsur hara makro. Makronutrien pada tanaman berikutnya yang termasuk dalam berbagai nutrisi hidroponik adalah magnesium. Molibdenum merupakan mineral hara tanaman yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

PEDOMAN BUDIDAYA TANAMAN SECARA HIDROPONIK

Dasar Penggunaan Sistem Hidroponik

Hidroponik bisa dilakukan dengan atau tanpa media tanam.Keterbatasan media tanam tanah bukan menjadi penghalang untuk mencoba menanam sayuran. Tanaman sayuran dapat ditanam dengan menggunakan kerikil tanam, pecahan batu bata hara dan unsur hara dari larutan unsur hara. Media tanam yang bisa digunakan untuk hidroponik antara lain sabut kelapa, ijuk, kerikil, arang, zeolit, dan air.

Tahapan Budi Daya Hidroponik

  • Pembibitan

Untuk mendapatkan media tanam yang baik dan sesuai dengan jenis tanaman yang ditanam, Anda perlu mengetahui karakteristik dari masing-masing jenis media tanam. Media tanam organik berasal dari komponen makhluk hidup, seperti bagian tumbuhan (daun, batang, bunga, buah atau kulit kayu). Beberapa jenis bahan organik yang dapat digunakan sebagai media tanam antara lain arang, pakis cincang, kompos, lumut, sabut, sekam padi, dan humus.

Sabun, cuka dan bawangputih), proses pembuatan

Ekstrak bawang putih), proses pembuatan

Ekstrak kemangi), proses pembuatan

Penyakit utama yang menyerang tanaman hidroponik disebabkan oleh kontaminasi substrat, pengelolaan yang buruk dan kurangnya tindakan pencegahan.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN TANAMAN SECARA

HIDROPONIK

Air baku

Air baku dapat berupa air tanah, air sumur, air AC dan air hujan Air hujan biasanya mempunyai kualitas yang baik dengan EC/PPM yang rendah.

Mineral dan Nutrisi/Pupuk

Berbagai jenis garam pupuk dapat digunakan untuk larutan nutrisi, pilihannya biasanya didasarkan pada biaya dan kelarutan garam pupuk (lihat Bab V).

Media Tanam

Oksigen terlarut dalam larutan nutrisi/pupuk hidroponik harus tersedia dalam jumlah yang cukup. Jika Anda menggunakan hidroponik sistem sumbu atau kolam, sering-seringlah mengaduk larutan nutrisi setiap hari (minimal setiap pagi dan sore hari) agar nutrisi tidak mengendap dan meningkatkan kandungan oksigen di dalamnya. Pemberian oksigen dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti: memberikan gelembung udara pada larutan (kultur air) menggunakan pompa akuarium + batu udara, mengganti larutan nutrisi berulang kali, mencuci atau menyemprot akar yang terkena larutan. sediakan lubang ventilasi pada area tanaman untuk budidaya agregat. Jika menggunakan rumah kaca, harus dibuat ventilasi yang baik dan cukup agar terjadi pertukaran udara. Cara sederhana untuk menciptakan lebih banyak oksigen terlarut adalah dengan mengaduk larutan nutrisi dengan tangan atau alat. .

Pembibitan

Metode dan sistem hidroponik memungkinkan tanaman tumbuh di dalam ruangan dan tidak terkena sinar matahari langsung, namun tanaman yang ditanam di dalam ruangan tetap perlu memperhatikan kebutuhan cahayanya. Kebutuhan cahaya tanaman dapat dipenuhi dengan menempatkan tanaman pada ruangan yang mempunyai jendela besar atau lampu LED, HID atau neon yang interaksinya diatur sesuai kebutuhan tanaman. Begitu pula dengan matahari yang mulai meredup sejak sore hari, intensitas cahayanya berkurang sehingga fotosintesis pun berkurang.Tanaman yang kurang mendapat sinar matahari akan tumbuh kurang maksimal. Tentunya jika Anda menggunakan bibit tanaman yang berkualitas dan memberikan perawatan yang maksimal, maka peluang Anda untuk mendapatkan manfaat dari hidroponik akan semakin besar.

Tanaman Sayuran Daun 1. Tanaman Kangkung

  • Tanaman Bayam
  • Tanaman Sawi
  • Tanaman Selada
  • Tanaman Seledri

Tanaman seledri mempunyai aroma yang khas dan merupakan sayuran tambahan penambah rasa alami yang ditanam secara hidroponik. Bibit yang sudah mempunyai 2 hingga 3 helai daun ditanam pada media hidroponik yang telah disiapkan sebelumnya. Bibit yang sudah mempunyai 4 hingga 5 helai daun ditanam pada media hidroponik yang telah disiapkan sebelumnya.

Tanaman Sayuran Buah 1. Tanaman Paprika

  • Tanaman Cabai
  • Tanaman Tomat Cherry
  • Tanaman Mentimun

Jika benih sudah berkecambah, benih dipindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari, dan bila sudah berdaun, benih ditanam pada wadah hidroponik. Bibit selanjutnya ditanam pada pot plastik kecil yang berisi media tanam, setelah tanam pot plastik kecil tersebut dimasukkan kembali ke dalam tabung paralon yang sudah dilubangi. Pemberian pupuk hidroponik cair yang sebelumnya dilarutkan dalam air bersih, ke dalam lubang pipa.

Tanaman Buahan 1. Tanaman Melon

  • Tanaman Semangka
  • Tanaman Stroberi

Kemudian dipasang tiang atau tiang sebagai media perbanyakan tanaman melon, dan tanaman melon diikatkan pada tiang tersebut. Saat tanaman melon dipindahkan ke media tanam hidroponik hingga berumur 2 minggu: unsur hara pupuk yang dibutuhkan ± 800 ppm. Menanam stroberi dengan cara ini terbukti menghasilkan buah lebih banyak karena tanaman dapat menyerap unsur hara dalam jumlah lebih banyak (Gambar 55).

Tanaman Hias 1. Anggrek

Manajemen nutrisi dalam resirkulasi budaya hidroponik Proc. http://anekaplanta.wordpress.com hidroponik / 27 September di Singaraja. http://technology.news.viva.co.id/news/read/461476-terkuak-mesin-taman-ganti-babylonia. http://tanamtanaman.com/media-tanam-hydroponics/. http://caratanam.com/Jenis-media-tanam/. http://farmhidoponik.blogspot.com/2016/05/kebesaran-dan-tidak-sebuah-tidak.html. http://www.mediahidoponik.com/media-tanam hidroponik.html/. https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-hidoponik-dengan-media-arang-sekam. https://www.tanamania.com/cara-buat-cocopeat. http://kampoengilmu.com/media-tanam-hidoponik/media-plant-hidoponik-batu-kerikil/. https://www.kolomsatu.com/menanam-hydroponik-dengan-spon-cepat-mudah.html. http://villagerspost.com/todays-feature/meutilkan-. bekas-styrofoam-untuk-medium-hidroponik-pondok/. https://bibitbunga.com/rockwool-as-media-tanam-hydroponics/. http://urbanina.com/hidoponik/kebesaran-dan-kekurangan-hydroton/. http://farmhidoponik.blogspot.com/2016/05/kebesaran-dan-tidak-sebuah-tidak.html. https://www.petanihebat.com/peranan-air-bagi-tanaman/. http://klinikodoponik.com/dasar-sistem-hidoponik-dan-. bagaimana-cara-kerja-sistem-hidroponik-4.bagian-pasang surut-aliran-banjir-dan-drain/. https://klinikodoponik.com/Classification-hydroponics-based-media-atau-substrate. Diakses 7 Januari 2018 http://klinikodoponik.com/dasar-sistem-hidoponik-dan-. bagaimana-cara-kerja-sistem-hidroponik-4.bagian-pasang surut-aliran-banjir-dan-drain/. http://agrotechnology.id/pengertian-dan-definiti-nutrition. https://tamaninsspira.com/hidoponik-pengertian-benefits-dan-production-nutrition. http://www.mediahidoponik.com/hidoponik-sistem- Pasang-kurang-flow-and-drain.html/. Tanggal akses. http://faunaflorainfo.blogspot.com/2013/09/aglaonema-hydroponik.html. Diakses pada 20 Februari 2018 http://www.mediahidoponik.com/hidoponik-sistem-angkat-. http://www.sistemhidoponik.com/hydroponik-sistem-wick/. http://www.sistemhidoponik.com/sistem-hidoponik-drip/. https://ilmubudidaya.com/cara-buat-hidoponik-sistem- tetes. https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-hidoponik-anggrek. http://hidoponikuntukall.com/shop faktor-yang-influence-plant-pada-sistem-tanam-hydroponik/. http://www.alathidroponiksurabaya.com/2017/08/6-factor-yang-membesari-perkerjaan.html. http://www.sistemhidoponik.com/menanam-melon-hydroponik/. https://bibitonline.com/article/teknik-budidaya-dan-mememai-semangka-hidroponik. http://tanamtanaman.com/besar-besar-nutrition.

INDEKS

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian kinerja jaringan irigasi tetes untuk budidaya Bunga Kastuba (Euphorbia phulcherrima) dengan sistem hidroponik di PT Saung

RANCANG BANGUN DAN UJI TEKNIS SISTEM KENDALl BERBASIS PLC (PROGRAMMABLE LOGIC COTROLLER) PADA JARINGAN IRIGASI TETES HIDROPONIK SUBSTRA.UNTUK BERBAGAI JENIS DAN

Judul Kegiatan : Pemanfaatan Limbah Baglog Jamur Tiram dengan Penambahan Arang Sekam pada Hidroponik Substrat Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Baby Kailan

Teknik budidaya green butterhead secara hidroponik sistem NFT dengan media tanam rockwool yang dilakukan yakni dimulai dari pemilihan lokasi, pembersihan instalasi

Perubahan Pola Penyebaran Kadar Air Media Arang Sekam dan Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat Pada Pemberian Air Secara Sinambung dan Terputus-Putus Dengan Irigasi Tetes..

Hal ini sejalan dengan penelitian Kirani (2011) yang menyatakan bahwa media arang sekam memberikan hasil paling baik pada pertumbuhan dan hasil tanaman bayam secara

Kegiatan pengolahan sekam menggunakan metode praktik langsung proses pembuatan sekam menjadi arang sekam (Gambar 1) Arang sekam merupakan materi penting yang sering dipakai

Kegiatan pengolahan sekam menggunakan metode praktik langsung proses pembuatan sekam menjadi arang sekam (Gambar 1) Arang sekam merupakan materi penting yang sering dipakai