PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Mendeskripsikan, mengkaji dan menganalisis pelaksanaan Program Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember dalam pengelolaan dampak lingkungan hidup berwawasan Islam di desa Baratan Rt 02/Rw 04. Bentuk Program Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember terhadap kemurnian lingkungan hidup berperspektif Islam di desa Tentang Kemurnian Lingkungan dalam Perspektif Islam di Desa Baratan Rt 02/Rw 04 Jember”. Implementasi Program Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember Tentang Kemurnian Lingkungan Dalam Perspektif Islam di Jember Tentang Kemurnian Lingkungan Dalam Perspektif Islam di Kecamatan Baratan Rt 02/ Rw 04 Jember”.
Rancangan Program Bakti Lingkungan Kabupaten Jember Kaitannya dengan Kebersihan Lingkungan Berwawasan Islam di Desa Baratan Rt 02/ Rw 04 Kelurahan Jember.
Focus penelitian
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Bagi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, penelitian ini diharapkan dapat menjadi saran untuk selalu bekerja lebih keras dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menyadarkan masyarakat akan kebersihan lingkungan.
Definisi istilah
Sistematika pembahasan
BAB I Ketiga, bab ini membahas tentang metode penelitian yang memuat pendekatan dan jenis penelitian, objek penelitian dan subjek penelitian meliputi sumber data, teknik dan prosedur pengumpulan data, analisis data, validasi data, tahapan penelitian dan kehadiran peneliti. BAB EMPAT, Bab ini memuat hasil-hasil penelitian dan pembahasan yang meliputi : Kebijakan Pelayanan Lingkungan Hidup Kabupaten Jember tentang kebersihan dalam perspektif Islam serta berbagai temuan penelitian yang berkaitan dengan model, teori yang ada serta penafsiran dan penjelasan data penelitian. BAB LIMA Bab ini merupakan kesimpulan yang memuat simpulan, saran, kata penutup, daftar pustaka dan lampiran-lampiran yang berkaitan dengan penelitian.
KAJIAN PUSTAKA
Penelitian Terdahulu
Sedangkan kesamaan dari penelitian-penelitian tersebut adalah sama-sama menggunakan pendekatan kualitatif, dan terdapat keterkaitan dengan fokus penelitian yang sedang diteliti yaitu konservasi dan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengadakan program dan melaksanakan program tersebut. Perbedaannya dengan penelitian-penelitian sebelumnya adalah penelitian ini dilakukan di lembaga sekolah dan penelitian saat ini dilakukan di dinas lingkungan hidup dan di Desa Baratan tepatnya di Rt 02/ Rw 04 Jember. Persamaan penelitian ini terletak pada metode penelitiannya, keduanya menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.
Persamaan penelitian ini terletak pada metode penelitiannya, baik yang menggunakan metode kualitatif maupun penelitian pada lingkungan. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti saat ini adalah penelitian terdahulu lebih fokus pada upaya mengintegrasikan yurisprudensi lingkungan hidup ke dalam realitas sosial, sedangkan penelitian saat ini lebih fokus pada kebijakan.
Kajian Teori
2 Khaelany, Kependudukan dan Lingkungan Islam. pengelolaan dampak lingkungan hidup, yang meliputi pencegahan, pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, serta penetapan kualitas lingkungan hidup. Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat, lingkungan hidup yang lestari dan pemanfaatan sampah sebagai sumber daya, maka perlu dilaksanakan program Adipura di kabupaten/kota yang dalam hal ini merupakan amanat Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 6 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Adipura.14. Dalam Islam, permasalahan lingkungan hidup sendiri sebenarnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hukum Islam sebagai agama Rahmatan Lil A’lamin.
Kualitas lingkungan hidup sebagai indikator pembangunan dan ajaran Islam sebagai teknologi pengelolaan dunia jelas merupakan pesan strategis dari Allah SWT yang harus disadari secara serius oleh setiap umat Islam.24. Oleh karena itu, dalam komitmen inilah maka dibuatlah peraturan-peraturan yang disepakati bersama dengan mengutamakan kepentingan masyarakat, di antaranya Peraturan Daerah Kabupaten Jember No. dan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, kehidupan serta pemulihan mutu dan fungsi lingkungan hidup.
METODE PENELITIAN
Pendekatan dan Jenis Penelitian
Lokasi Penelitian
Subyek penelitian
Sumber Data
Teknik Pengumpulan Data
Menurut Arikunto, observasi adalah kegiatan memusatkan perhatian pada suatu objek dengan menggunakan indra.Ada 5 metode yang digunakan untuk melakukan observasi langsung dan pencatatan sistematis fokus pada masalah yang diteliti. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan observasi partisipan artinya peneliti terlibat langsung dalam kehidupan sehari-hari informan, dan observasi tidak terstruktur untuk mengumpulkan data. Wawancara merupakan pertemuan antara dua orang untuk bertukar informasi dan gagasan melalui tanya jawab sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu hal. topik tertentu.7 Teknik wawancara ini dilakukan untuk memperoleh data dari informan dan mencatat serta mencatat tanggapan atas pertanyaan yang diberikan kepada informan.
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan wawancara terstruktur yaitu pertanyaan-pertanyaan yang telah ditentukan sesuai dengan tujuan penelitian. 7Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif dan Litbang (Bandung: CV ALFABETA memfasilitasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dokumentasi merupakan catatan peristiwa yang telah berlalu. Dokumen biasanya berupa tuturan lisan, gambar dan karya monumental seseorang.
Analisis Data
Apabila setelah dilakukan analisis, jawaban orang yang diwawancarai dirasa kurang memuaskan, maka peneliti akan terus mengajukan pertanyaan kembali hingga diperoleh data yang dianggap dapat dipercaya. Miles dan Hubermen (1984), menyatakan kegiatan dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus menerus hingga selesai sehingga datanya jenuh. Mereduksi data berarti merangkum, memilah hal yang paling penting, memusatkan perhatian pada hal yang penting, mencari tema dan pola.
Dengan demikian, data yang direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti dalam mengumpulkan data lebih lanjut dan mencarinya bila diperlukan. Reduksi data dapat dibantu dengan alat elektronik seperti komputer mini yang memberikan kode-kode pada aspek tertentu. Setelah data direduksi, langkah selanjutnya adalah menampilkan data.Pada penelitian kuantitatif, penyajian data dapat berupa tabel, grafik, diagram lingkaran, piktogram, dan sejenisnya.
Dengan penyajian data tersebut maka data akan terorganisir, tersusun dalam pola relasional, sehingga akan lebih mudah untuk dipahami. Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles dan Hubermen adalah menarik dan memverifikasi kesimpulan. Kesimpulan awal yang diambil masih bersifat tentatif, dan akan berubah apabila tidak ditemukan bukti-bukti pendukung yang kuat pada tahap pengumpulan data berikutnya.
Namun kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung dengan bukti-bukti yang valid dan konsisten pada saat peneliti kembali ke lapangan pengumpulan data, sehingga kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel. Oleh karena itu, kesimpulan dalam penelitian kualitatif dapat memberikan jawaban terhadap rumusan masalah yang telah dirumuskan di awal, namun bisa juga tidak, karena sebagaimana telah dikemukakan, permasalahan dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian selesai. telah selesai. .
Keabsahan Data
Hal ini merupakan salah satu bentuk Mauidhoh Hasanah yang dapat disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa begitu pentingnya menjaga lingkungan. “Melalui pemutakhiran program kerja dari Dinas Lingkungan Hidup hingga petugas kebersihan Cipta Karya merupakan upaya yang dapat kami berikan kepada masyarakat sebagai tolok ukur dan tokoh masyarakat untuk mewujudkan ekspresi uswatun hasanah dalam bidang kebersihan lingkungan di Kabupaten Jember.” 7. Dengan tetap membuang sampah langsung ke Tempat Pengolahan Akhir dan dikenakan biaya yang cukup mahal dari Dinas Lingkungan Hidup.
Bentuk-bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dapat dikelompokkan ke dalam beberapa bidang yang masing-masing mempunyai subbidang, seperti yang disampaikan oleh Bapak Chairudin sebagai berikut. Untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan kepala departemen lingkungan hidup dalam rangka audit lingkungan hidup, dapat melihat hal-hal berikut ini. Upaya pertama sekaligus program unggulan dilakukan Kepala Badan Kebersihan Lingkungan Hidup dengan menerapkan kebijakan dan berupaya mengembalikan harumnya citra Kabupaten Jember yang lima tahun terakhir tidak menunjukkan eksistensinya sebagai kota.
Untuk mewujudkan pelaksanaan Program Pelayanan Lingkungan Hidup Kabupaten Jember yang bertujuan untuk mengurangi kerusakan dengan menghadirkan inovasi-inovasi yang inovatif, maka perlu diterapkan langsung pada lingkungan masyarakat, sesuai pernyataan Bapak Chairudin yang mengatakan bahwa. Untuk memantapkan pelaksanaan program Adipura maka dinas lingkungan memerlukan program pendukung berupa program Adiwiyata dengan mengintegrasikan sikap peduli lingkungan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan mata pelajaran sekolah, hal tersebut disampaikan oleh Bapak Chairudin sebagai berikut. Instansi SMAN 5 Jember merupakan lembaga formal dari 3 lembaga formal lainnya yang diberi nama lembaga sekolah Adiwiyata dan menjadi sorotan Dinas Lingkungan Hidup untuk selalu membantu mewujudkan program-program Dinas terkait kebersihan lingkungan dan Hortikultura. 24.
Dari data yang diperoleh peneliti dapat disimpulkan bahwa bentuk program Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember mengenai kebersihan lingkungan adalah dengan mengadakan program kerja unggulan untuk mencapai kota Adipura yang melibatkan kerjasama antara aparat dan masyarakat. Selain itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan Lingkungan mendukung penuh kegiatan yang dilakukan oleh lembaga formal, lembaga nonformal atau masyarakat yang berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Dinas lingkungan hidup melakukan upaya pemantauan lingkungan hidup di Desa Baratan dalam bidang usaha berupa pemberian izin pembangunan hotel yang terletak di sekitar pemukiman penduduk.
Program sampah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup kepada warga Desa Baratan Rt 02 Rw 04 ini merupakan amanah dari Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 13 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyelenggaraan Reduksi, Penggunaan Kembali, dan Daur Ulang Melalui Sampah. Bank.44. Bentuk Program Bakti Lingkungan Kabupaten Jember terkait Kebersihan Lingkungan Hidup dalam perspektif Islam dalam hal pengendalian lingkungan hidup adalah dengan mobilisasi dan perhatian terhadap permasalahan kebersihan lingkungan mulai dari kebersihan desa, kota, pasar dan rumah sakit yang merupakan syarat mutlak baginya. dapatkan tag kota Adipura.
Tahapan- tahapan Penelitian
Jember”
- Pelaksanaan Program Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember
- Pembahasan Temuan
- Bentuk Program Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember Tentang
- Pelaksanaan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember dalam
PENUTUP
Kesimpulan
Dalam hal kebersihan lingkungan, perspektif Islam merupakan perwujudan program unggulan yang bekerjasama dengan lembaga formal seperti Program Adiwiyata. Agenda yang dilaksanakan oleh lembaga ini berupa agenda desa binaan, penghijauan dengan memanfaatkan lahan kosong milik warga. , menanam obat. . Program yang kedua, program Bang Sampah, artinya setiap kelurahan diwajibkan 2 Rw untuk dijadikan sampel dan dinyatakan siap menerima bimbingan, arahan, sosialisasi dalam pelaksanaan program Desa Serius, dan nantinya perwakilan di masing-masing Rw. RW akan menjadi pendamping bagi RW lainnya dalam program ini. Hal ini merupakan implementasi dari amanat Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan Reduksi, Penggunaan Kembali, dan Daur Ulang melalui Bank Sampah. Ketua Jurusan merupakan seorang pemimpin yang harus selalu terus memberikan motivasi kepada jajaran dan lapisan masyarakat dalam memimpin dan menjaga kebersihan lingkungan.
Masyarakat harus selalu mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah dan Dinas Lingkungan Hidup dengan berperan aktif dalam pelaksanaan apa yang telah diupayakan oleh Pemerintah dan Dinas Lingkungan Hidup.
Saran