Memuat penjelasan mengenai tujuan jangka menengah dan tujuan perlengkapan regional. BAB V ARAH STRATEGI DAN KEBIJAKAN. Menjelaskan capaian yang akan dicapai Perangkat Daerah dalam lima tahun ke depan sebagai komitmen mendukung pencapaian tujuan RPJMD. Melaporkan pelaksanaan tugas pemberdayaan masyarakat di wilayah operasi kecamatan kepada Bupati dengan tembusan kepada satuan kerja perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan masyarakat.
Koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah yang tugas dan fungsinya di bidang pelaksanaan peraturan perundang-undangan; Koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah yang tugas dan fungsinya di bidang penerapan peraturan perundang-undangan dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia; Dan. Berkoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah dan/atau instansi vertikal yang tugas dan fungsinya di bidang pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan publik;
Koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah dan instansi vertikal dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan; Mengkoordinasikan dan menyinkronkan perencanaan dengan satuan kerja perangkat daerah dan instansi vertikal dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan;
SUMBER DAYA PERANGKAT DAERAH A. SUMBER DAYA MANUSIA
ASET
KINERJA PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
PENDAPATAN
BELANJA
UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik menegaskan bahwa pelayanan publik adalah kegiatan atau serangkaian kegiatan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk mengenai barang, jasa, dan/atau pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Penyelenggara pelayanan publik yang selanjutnya disebut Penyelenggara adalah setiap badan penyelenggara negara, badan usaha, lembaga independen yang didirikan berdasarkan undang-undang untuk menyelenggarakan kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang didirikan khusus untuk menyelenggarakan kegiatan pelayanan publik. UU No. 25 Tahun 2009 juga menentukan pedoman dasar pengelolaan pelayanan publik sebagaimana tercantum dalam Pasal 4 yang memuat asas-asas pengelolaan pelayanan publik yaitu.
Untuk menyelenggarakan pelayanan publik, negara harus mampu memberikan pelayanan minimal, karena pemberian pelayanan tersebut merupakan hak dasar masyarakat sebagai konsumen. Standar Pelayanan Minimum (SPM) adalah ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan daerah yang bersifat wajib dan paling sedikit berhak diperoleh setiap warga negara. Standar Pelayanan Minimum adalah standar dengan batasan tertentu untuk mengukur kinerja kewenangan wajib daerah dalam kaitannya dengan pelayanan dasar bagi masyarakat, yang meliputi jenis pelayanan, indikator dan nilai.
Yang baru diterapkan adalah Standard Operating Procedure (SOP) yaitu petunjuk tertulis mengenai apa yang harus dilakukan, kapan, dimana, oleh siapa, bagaimana cara melakukannya, apa saja yang diperlukan dan menjadi pedoman bagi setiap pejabat atau pegawai dalam melaksanakan tugasnya. tugasnya, dan fungsinya. PSV Izin Mendaftar Sebagai Calon Kepala Desa/Perangkat Desa/Anggota Legislatif Bagi Anggota BPD.
PERMASALAHAN DAN ISU – ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH
- IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI PELAYANAN PERANGKAT DAERAH
- TELAAHAN VISI, MISI DAN PROGRAM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH TERPILIH
- TELAAHAN RENSTRA K/L DAN RENSTRA
- TELAAHAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH DAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS
- PENENTUAN ISU – ISU STRATEGIS
Maksud dan tujuan pembangunan daerah periode 2016-2021 merupakan pelaksanaan tujuh (7) misi RPJMD dan keterpaduan antar misi. Integrasi antar misi ini juga merupakan hasil sinkronisasi dengan RPJMN dan RPJMD di Provinsi Jawa Tengah, yang menghasilkan beberapa tujuan dan sasaran yang ingin dicapai daerah, yang kemudian ditetapkan sebagai tujuan pembangunan makro daerah. Kecamatan yang menyelenggarakan fungsi penunjang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dicakup dalam misi ke-6.
Dengan demikian, harapan dalam lima (5) tahun ke depan adalah terwujudnya pemerintahan yang baik, aparatur yang bersih dan partisipatif, berorientasi pada optimalisasi pelayanan publik. Renstra K/L dan Renstra Kabupaten Purworejo menjadi bahan pertimbangan Kabupaten Bener dalam menentukan arah pengembangan pelayanan dan kinerja kabupaten yang ingin dicapai dalam 5 (lima) tahun ke depan. Renstra Kabupaten yang menjadi acuan Kabupaten Bener dalam penyusunan Renstra tersebut tentunya adalah Kabupaten yang membawahi sektor/permasalahan pemerintahan daerah sesuai dengan kondisi dan potensi yang ada di wilayah Kabupaten Bener.
Penyusunan rencana strategis kabupaten Bener menekankan dan mempertimbangkan struktur tata ruang dan pola tata ruang sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 27 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Purworejo sebagai landasan dalam menentukan lokasi program pembangunan terkait wilayah. pemanfaatan ruang di Kabupaten Bener khususnya terkait dengan struktur dan pola ruang. Struktur tata ruang merupakan suatu kerangka tata ruang wilayah, yaitu berupa susunan pusat-pusat pemukiman dan sistem jaringan sarana dan prasarana yang berfungsi menunjang kegiatan sosial ekonomi masyarakat, yang mempunyai hubungan fungsional yang bersifat hierarkis. Berdasarkan identifikasi permasalahan pada fungsi pendukung urusan negara yang menjadi kewenangannya, dengan memperhatikan lingkungan strategis sebagaimana diuraikan di atas dan mempertimbangkan kriteria penetapan permasalahan pembangunan daerah seperti pada tabel di bawah ini, maka permasalahan strategis memegang peranan penting/strategis. Peran yang harus dibenahi untuk mencapai tujuan pembangunan daerah tahun 2016-2021 khususnya pada tingkat daerah kabupaten adalah: “Tata kelola yang baik belum optimal.
Khusus bagi kecamatan sebagai penyelenggara fungsi penunjang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah, maka permasalahan yang penting untuk diselesaikan adalah: “Penatalaksanaan Pemerintahan Daerah”. Pengelolaan tidak lepas dari prinsip pengelolaan yang baik yaitu transparansi, akuntabilitas dan partisipasi. Untuk menuju tata kelola pemerintahan yang baik, upaya penyempurnaan ketiga prinsip tersebut akan selalu dilakukan dalam seluruh bidang usaha yang berkaitan dengan pelayanan publik.
1. Tata kelola pemerintahan yang baik dan keunggulan daerah (ketertiban umum, kerentanan terhadap konflik sosial/kehidupan beragama) dan penanggulangan bencana belum optimal.
TUJUAN DAN SASARAN
TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH PERANGKAT DAERAH
Strategi dan arah kebijakan diperlukan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan daerah yang berkelanjutan. Arah Kebijakan merupakan pedoman untuk memandu perumusan strategi yang dipilih agar lebih terfokus pada pencapaian RPJMD Kabupaten Purworejo. Perumusan arah kebijakan ini merasionalkan pilihan strategi agar mempunyai fokus dan konsisten dengan kesepakatan implementasi.
Strategi jangka menengah dan arah politik Kabupaten Bener untuk lima tahun ke depan disajikan pada tabel di bawah ini. Menjadikan Kabupaten Purworejo menjadi kabupaten yang memiliki aparatur pemerintahan yang mampu menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan partisipatif yang bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan publik. Optimalisasi fungsi camat untuk meningkatkan koordinasi penyelenggaraan negara, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat desa.
Optimalisasi fungsi camat melalui peningkatan kualitas koordinasi tingkat kecamatan, pembangunan desa/kelurahan, dan pelayanan masyarakat. Meningkatkan kualitas koordinasi dan pengarahan di bidang pengelolaan, pembangunan, kemasyarakatan, trem, dan pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah kerja, meningkatkan kualitas pelayanan terpadu dalam lingkup tanggung jawabnya. Kebijakan eksternal yaitu kebijakan yang dikeluarkan PD untuk mengatur, memajukan dan memperlancar kegiatan masyarakat.
Upaya meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian serta pengawasan pembangunan. Upaya menjalin kerja sama dengan instansi terkait serta lembaga pendidikan, kesehatan, dan keagamaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat.
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN
KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN
Optimalisasi kerja wakil kepala daerah untuk meningkatkan koordinasi penyelenggaraan negara, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat desa. Rencana strategis perubahan Kabupaten Bener (Renstra) tahun ini disusun seoptimal mungkin dengan menguraikan visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, menetapkan isu-isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi, serta fokus pada strategi dan arah kebijakan koordinasi dan pembinaan peningkatan mutu di bidang pengelolaan, pembangunan, kemasyarakatan, transit, dan pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan mutu pelayanan terpadu dalam lingkup tanggung jawabnya, terutama beradaptasi dengan kondisi saat ini. Selain itu, apabila ada beberapa hal yang belum berhasil dicapai, maka menjadi komitmen bersama seluruh komponen pembangunan daerah untuk diperbaiki/diperbaiki pada periode berikutnya.
Terakhir, program dan kegiatan pembangunan daerah diupayakan dan dievaluasi secara realistis dan obyektif berdasarkan rasionalitas untuk menentukan langkah dan tindakan yang tepat disesuaikan dengan kondisi daerah, melalui perencanaan strategis, termasuk tujuan dan indikator sasaran yang jelas; Diharapkan mampu menciptakan sistem pemerintahan yang baik sesuai dengan prinsip penyelenggaraan negara yang bersih dan tanpa korupsi, kolusi, dan nepotisme. UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 , Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4438; Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004) Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679.
PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO
KECAMATAN BENER
Keputusan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817. Menteri Peraturan Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pemantauan dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah terhadap rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan daerah jangka panjang dan rencana pembangunan daerah jangka menengah, serta tata cara untuk perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, rencana pembangunan jangka panjang daerah, dan rencana kerja pemerintah daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1312. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 3 Tahun 2012 tentang Pembangunan Daerah Sistem Perencanaan (Lembaran Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2012 Nomor 3.
Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 12 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Purworejo Tahun 2016 Lembaran Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 14 Seri D Nomor 1. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo 14 dan Susunan Daerah Kabupaten 20 (Purworejo Lembaran Daerah Kabupaten Tahun 2016 Nomor 14 Seri D Nomor 1. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 37 Tahun 2015 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Pemerintahan Dari Bupati Kepada Bupati (Lembaran Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 381 Seri 381 Nomor 20.
Peraturan Bupati Purworejo Nomor 87 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Kecamatan di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Purworejo (Berita Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2016 Nomor 87 Seri D Nomor 24. Rencana Strategis (RENSTRA) Perubahan Peraturan Bupati Purworejo Kecamatan Bener merupakan landasan pedoman operasional Kecamatan Bener dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Rancangan Rencana Strategis Perubahan Kecamatan Bener sebagaimana terlampir dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini.