Swamedika si Penyakit
Kulit 2
Aegis Zaldrin Diah Ayu Nurul Luthfi Uswah Khoirunnisa
Penyakit Kulit
Pada umumnya penyakit kulit yang terjadi di wilayah
Indonesia banyak disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri, parasit, serta virus yang juga dipengaruhi oleh berbagai hal sehingga memberikan
penggambaran yang berbeda terhadap kondisi klinis
penyakit kulit seperti
kebiasaan, iklim dan kondisi lingkungan
Kulit adalah bagian tubuh yang paling luas dan
menutupi seluruh permukaan tubuh manusia. Kulit yang fungsinya sebagai proteksi juga dapat mengalami
gangguan seperti infeksi yang disebabkan oleh agen
mikrobiologis
Dermatofitosis merupakan penyakit yang terjadi pada jaringan tubuh yang mengandung zat tanduk pada bagian epidermis, rambut serta kuku.
Dermatofitosis dapat menular secara langsung maupun tidak langsung dari manusia ke manusia
(anthropophilic organism). Penularan juga dapar terjadi secara tidak langsung dengan perantara benda lain sebagai media penularan, seperti topi,
handuk, sisir serta kaos kaki yang pengunaannya dilakukan secara bergantian dengan orang yang
telah terinfeksi
Kutu Air
Trichopyton rubrum menjadi spesies jamur utama penyebab Tinea pedis. T.rubrum menginfeksi kulit melalui penghancuran keratin dengan produksi enzim oleh jamur yang kemudian menimbulkan berbagai masalah klinis seperti maserasi, gatal, bearair, menimbulkan bau, fisura, serta pada tingkat parah dapat menimbulkan komplikasi.
Tinea pedis (athlete’s foot) atau lebih sering disebut sebagai kutu air
merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur golongan dermatofita yang menginfeksi kulit pada bagian sela-sela jari kaki, telapak kaki dan bagian lateral kaki
TINEA PEDIS INTERDIGITAL
Tinea pedis inter digital ini merupakan bentuk yang paling umum dan sebagian besar disebabkan oleh T. rubrum. Gejala umum secara klinis seperti gatal, rasa seperti terbakar serta menimbulkan bau yang tidak sedap
TINEA PEDIS INFLAMASI
T. rubrum mengakibatkan lesi vesikuler yang biasanya terjadi pada permukaan plantar kaki yang tebal. Bagian atas vesikel biasanya megalami pengupasan setelah beberapa hari yang kemungkinan disebabkan oeh abrasi
Macam-macam
Tinea Pedis
TINEA PEDIS HIPERKERATOTIK
Tipe ini ditandai dengan terjadinya eritema plantaris mulai dari skala ringan hingga hiperkeratosis difus. Hiperkeratosis difus melibatkan telapak kaki, permukaan medial dan lateral kaki dan seringkali disertai dengan sisik yang tipis
TINEA PEDIS ULSERATIF
Ulseratif Tinea pedis dominan disebabkan oleh T. interdigitale. Tinea pedis tipe ini ditandai dengan lesi vesikulopustular yang
penyebarannya cepat, ulkus dan erosi serta kadangkala disertai dengan infeksi bakteri sekunder
Faktor Lain Penyebab Kutu Air
● Selain itu, keadaan sosial ekonomi serta kebersihan yang minim memegang peranan yang cukup penting terhadap infeksi jamur yang terjadi. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh jamur pada umumnya lebih sering terjadi pada kalangan dengan sosial ekonomi yang rendah
● faktor lain yaitu memakai sepatu tertutup dalam jangka waktu yang lama, terjadinya kelembapan karena ekskresi keringat, kebiasaan tidak
memakai alas kaki, serta pecahnya kulit di bagian sela jari karena mekanis juga menjadi faktor resiko terjadinya Tinea pedis
Pengobatan Kutu Air
Dalam menangani infeksi Tinea pedis, dapat ditempuh dengan memberikan antijamur oral maupun tropical
ataupun dengan kombinasi antara kedua jenis antijamur tersebut Contoh antijamur oral yaitu Gliseofulvin,
Intraconazale dan Fluconazole.
Antijamur tropikal yang biasa digunakan yaitu Miconazole,
Sulconazole, Oxoconazole, Econazole, Clotrimazole, Ciclopirox, Ketoconazole, Naftifine, Terbinafine, Flutrimasol,
Bifonazole, dan Butenafine
Ketombe
pengelupasan kulit kepala dalam jumlah kecil dari kulit kepala yang kelihatan normal. Banyak terjadi dan tidak berbahaya, apabila kulit kepala jarang dicuci akan menambah penumpukan kulit kepala yang terkelupas. Ketombe bukan disebabkan oleh pemakaian jenis shampo yang salah ataupun karena
stres (tekanan batin
Gejala Ketombe
- Kepala gatal
- terdapat pengelupasan lapisan kulit, kulit kepala kering/agak berminyak.
- Kotoran putih (kulit yang terkelupas)
dengan mudah bisa dihilangkan
disebabkan oleh dermatitis seboroika, peradangan ringan pada kulit kepala yang menyebabkan pengelupasan lapisan kulit digabung dengan gangguan kelenjar sebaseus (minyak) baik karena produksi
minyak yang berlebihan atau malah terlalu sedikit.
. Sebab dermatitis seboroika diduga karena sejenis jamur pityrosporum, tetapi tidak semua dokter setuju dengan teori ini. Tidak diketahui dengan pasti, lapisan kulit tua di tubuh dan juga di kepala secara normal akan dibuang secara berkala untuk pertumbuhan kulit yang
baru, tetapi pembuangan ini biasanya tidak terlihat.
Penyebab Terjadinya
Ketombe
Penanganan Ketombe
1. Shampo yang mengandung
Selenium sulfid/Zinc
pirithone
2. Shampo yang mengandung
Mundidone (Povidone iodine
4 %)
3. Shampo yang
mengandung
Sulfur
Bisul
Bisul adalah tonjolan yang berisi nanah akibat dari infeksi bakteri yang menyebabkan inflamasi pada folikel rambut atau jaringan subkutan dan sekitarnya.
Bentuknya bulat, terasa nyeri, batas jelas dan ada nanah pada bagian tengahnya
Bagian tubuh yang paling sering terkena bisul adalah wajah, leher, ketiak, bokong, dan selangkangan. Bisul juga terkadang bisa muncul di daerah kemaluan. Hal
ini terjadi karena bagian-bagian tersebut sering mengalami gesekan dan berkeringat
Faktor Terjadinya Bisul
• Iritasi kulit
• Kebersihan kulit yang kurang terjaga
• Aktivitas bakteri Stapylococcus aureus
• Daya tahan tubuh menurun
• Pola makan yang kurang sehat
Gejala Bisul
• Muncul benjolan merah berisi nanah yang pada awalnya berukuran kecil, tetapi bisa makin membesar
• Kulit di sekitar benjolan akan tampak memerah, bengkak, dan terasa hangat jika disentuh
• Benjolan yang timbul akan terasa nyeri, terutama saat disentuh
• Benjolan memiliki titik putih atau kuning di bagian puncak (pustula) yang kemudian akan pecah dan mengeluarkan nanah
Pengobatan Bisul
● Mengompres bisul dengan air hangat selama 10 menit sebanyak 4 kali sehari, guna mengurangi rasa sakit sekaligus mendorong nanah untuk berkumpul di puncak benjolan
● Membersihkan bisul yang pecah dengan kain kasa steril dan sabun anti-bakteri, lalu menutup bisul dengan kain kasa steril
● Mengganti perban sesering mungkin, misalnya 2–3 kali sehari
● Mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum dan sesudah mengobati bisul
Obat Bisul
01
04
02
05
03
06
Salep Ichtyol
Kapsida Kembang
Bulan Clindamycin
Gentamicin Amoxicillin
Salep
Diprogenta
KASUS
Ibu Hesti (32thn) datang ke apotek mengeluhkan rasa perih dan gatal di jari
dan telapak kakinya. Sakit sudah berlangsung 3 hari dan tak kunjung
membaik. Ibu Hesti bekerja sebagai buruh cuci piring di rumah makan padang setiap hari. Sebagai apoteker, obat apakah yang
akan anda rekomendasikan kepada Ibu
Hesti?
S : Bu Hesti dengan umur 32 tahun
O : Rasa perih dan gatal di jari dan telapak kakinya A : Sakit sudah berlangsung 3 hari dan tak kunjung
membaik. Ibu Hesti bekerja sebagai buruh cuci piring di rumah makan padang setiap hari.
P : Seorang apoteker merekomendasikan dengan
penggunaan salep kalpanax sebagai pengobatan
pada penyakit kulit yang dikeluhkan. Karena dari
keluahan pasien, pasien didiagnosa mengidap
penyakit kutu air
THANKS!
ANY
QUESTIO
N?