CHAPTER 4 : IN EDUCATIONAL PSYCHOLOGY FOR LEARNING AND TEACHING (MACKENZIE)
Get Started Show More
KELOMPOK 4 TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
MUHAMMAD RAFELI FAKHLIPI (24010905009) Nama Anggota :
(SOCIAL, EMOTIONAL AND MORAL DEVELOPMENT)
ANUGRAH DWICAHYANDI OKTAVIAN (24010905012)
Universitas Negeri Surabaya Fakultas Ilmu Pendidikan Prodi S2 Teknologi Pendidikan
Chapter 4
Social, Emotional, and Moral Development
Next Page
4.1 Understanding Our Self (Memahami diri kita sendiri)
4.2 Understanding Others (Memahami orang lain)
4.3 Understanding Relations with Others
(Memahami hubungan dengan orang lain
Harga Diri
Pengaruh Budaya
4.1 Understanding Our Self (Memahami diri kita sendiri)
Next Page
Efikasi Diri Konsep Diri
Pemahaman Diri
Identitas Diri
4.2 Understanding Others (Memahami orang lain)
2. Perkembangan Moral
3. Kritik dan
Perkembangan Teori Moral
4. Empati dan
Perilaku Prososial 1. Memahami
Orang Lain
5. Faktor Budaya
dalam Moralitas
6. Pendidikan Moral
Next Page
Kompetensi Sosial dan Emosional
Program SEL
Konsekuensi Penolakan Teman Sebaya
Penerimaan Teman Sebaya
Bermain dan
Perkembangan Sosial
Intervensi Pendidikan
4.3 Understanding Relations with Others
(Memahami hubungan dengan orang lain)
Next Page
4.4 Conclusion (Kesimpulan)
Kita telah mengilustrasikan dan membahas hubungan penting antara bagaimana orang muda mengembangkan pemahaman tentang diri mereka sendiri, pemahaman tentang orang lain, dan pemahaman tentang hubungan dengan orang lain.
Seperti dimensi perkembangan lainnya, keterampilan yang diperoleh melalui pemahaman diri dan perkembangan moral, sosial, dan emosional tetap ada pada anak-anak dan remaja sepanjang masa dewasa.
Untuk memastikan perkembangan yang sehat di area ini, orang muda perlu didukung saat mereka memahami siapa mereka, bagaimana mereka cocok dengan konteks sosial budaya mereka, dan bagaimana menghadapi masalah sosial dan moral yang kompleks.
Orang muda juga perlu menjadi agen aktif daripada pendengar pasif ketika bergulat dengan masalah moral dan dilema sosial. Dilema ini muncul dalam konteks sehari-hari, tidak terkecuali dalam konteks hubungan dengan teman sebaya dan perundungan. Tantangan bagi para pendidik adalah memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk menjadi pemikir independen yang sadar diri, reflektif kritis, dan sadar akan peran mereka dalam konteks sosial dan budaya yang lebih luas tempat mereka tinggal.