• Tidak ada hasil yang ditemukan

Eksplorasi Penyebab Masalah

N/A
N/A
Saiful Bahri

Academic year: 2023

Membagikan "Eksplorasi Penyebab Masalah"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

LK. 1.2 Eksplorasi Penyebab Masalah Nama : YUSRI SARAH

Nomer peserta : 201500325795

No. Masalah yang telah

diidentifikasi Hasil eksplorasi penyebab masalah Analisis eksplorasi penyebab masalah 1 • Minat belajar siswa rendah

1. Sumber kajian literaturjurnal/artikel

Menurut Supriyono Supriyono.(2018)Siswa terkadang merasa bosan dengan model pembelajaran yang berbasis ceramah, sehingga sebagai pendidik perlu mengadakan

evaluasi diri dan peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.(Supriyono Supriyono.(2018:43-48) "Pentingnya Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sd." Edustream: Jurnal Pendidikan Dasar 2.1 )

Menurut Palittin, Ivylentine Datu, Wilhelmus Wolo, and Ratna Purwanty. "Hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar siswa." Magistra: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan 6.2 (2019): 101- 109.Motivasi adalah sesuatu yang dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Motivasi dapat diperoleh dari dalam diri sendiri, maupun dari lingkungan Berdasarkan Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Ekonomi Volume 1, No. 1, (Februari 2017) Memetik dari pendapat Slameto (2010 : 57)

Faktor-faktor yang memengaruhi minat belajar siswa dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari individu (faktor intern) dan faktor yang berasal dari luar individu (faktor ekstern).

Setelah dilakukan analisis terhadap hasil kajian literatur dan hasil wawancara, dapat disimpulkan bahwa penyebab semngat belajar rendah adalah:

1. Faktor internal

a. Motivasi belajar yang kurang b. Perhatian dalam belajar kurang c. Sering diganggu temen

d. Materi yang dirasa sulit dipahami c. Banyak main Hp

2. Faktor eksternal

a.Metode mengajar guru kurang menarik

b.Media yang digunakan kurang menarik

c. Perhatian orang tua

d. Lingkungan di rumah

(2)

2.Sumber wawancara kepada kepala sekolah dan Guru senior berpendapat bahwa:

• Materi sulit difaham

• Sering diganggu temannya.

• Pengaruh HP, media sosial, dan game

• Penyajian materi kurang menarik perhatian siswa.

• Kurangnya perhatian orang tua Kepala sekolah

Nama : Zainudin, S.Pd.

Hari : Sabtu, 12 Nopember 2022 Pukul : 08. 00 wita

Guru senior:

Nama : Hj. Ahadiah, A.Ma.

Hari : Rabu, 9 Nop 2022 Pukul : 10.30 wita

(3)

• Siswa masih ada yang belum mengenal huruf dan kemampuan berhitung siswa masih rendah

1.Sumber kajian literatur jurnal/artikel

Menurut WiyaniWindrawati dkk (2020) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Faktor yang menghambat pembaca permulaan siswa di kelas I yaitu: interen factor anak yang belum mengenal huruf (daya ingat yang lemah) dan eksteren Faktor kurangnya bimbingan orang tua di rumah. (Wiyani Windrawati, Solehun dan Harun Gafur dalam jurnal Papeda:Vol 2. No 1. Januari 2020 tentang Analisis Faktor Penghambat Belajar Membaca Permulaan pada Siswa Kelas I SD Inpres 141 Matalamagi Kota Sorong)

Menurut Alda Barimbang dkk (2022) minat belajar matematika rendah dipengaruhi beberapa faktor. Diantaranya (1) waktu istrahat siswa kurang di rumah, (2) siswa tidak tertarik belajar matematika, (3) orangtua tidak pernah membantu siswa dalam belajar, (4) ketakutan siswa bertanya pada guru, (5) media dan alat pembelajaran tidak pernah digunakan di kelas, (6) orangtua tidak pernah mendampingi siswa belajar matemtika, (7) siswa tidak mengetahui bagaimana mengembangkan minat dari diri sendiri.

(Alda Barimbing, Antonius Remigius Abi, Patri Janson Silaban. 2022 pada Jurnal PAJAR / pendidikan dan pengajaran, home made vol 6 no.6. tentang”Analisis faktor rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran matematikakelas IV SD”)

Setelah dilakukan analisis terhadap hasil kajian literatur dan hasil wawancara, dapat disimpulkan bahwa penyebab kemampuan membaca dan kemampuan matematika siswa masih rendah adalah:

a. faktor internal

• IQ siswa yang rendah

• Motivasi belajar siswa yang masih rendah

• Siswa tidak tertarik pada matapelajarannya (matematika)

• kurang latihan di rumah b. faktor eksternal.

• Kurangnya variasi mengajar guru

• Penggunaan media pembelajaran yang belum maksimal

• Kurang perhatian dari orang tuanya.

(4)

2.Sumber wawancara kepada Guru senior

Kesulitan belajar membaca / mengenal huruf dan kurangnya kemampuan berhitung menurut guru senior dan teman sejawat disebabkan oleh

• IQ rendah

• Siswa memiliki minat belajar yang rendah

• Siswa tidak berlatih membaca dan berhitung di rumah

• Siswa jarang mengulang pelajarannya di rumah.

• Guru kurang inovatif sehingga pembelajaran kurang menarik

• Kurang perhatian orang tua

3 • kurangnya komunikasi guru dengan orang tua siswa

1.Sumber kajian literatur jurnal/artikel

Menurut Satria, T. G. (2021). terdapat hubungan yang signifikan antara perhatian orang tua terhadap hasil belajar (Satria, T. G. (2021). Hubungan Perhatian dari Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Sekolah Dasar: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan, 71-76)

Menurut jurnal Heri Kuswanto, dkk (2022) dalam Abstraknya menyatakan bahwa Buku penghubung merupakan salah satu instrumen penunjang mekanisme komunikasi guru dan orang tua.

Salah satu penyebabnya adalah kegunaan dan kemudahan dari teknologi informasi tersebut, sering kali kurang sesuai dengan karakteristik pengguna.

(Heri Kuswanto1* , Baiq Desi Dwi Arianti2 Jurnal Informatika dan Teknologi Vol. 5 No. 1, Januari 2022 Hal. 167-178 “Pengembangan aplikasi buku penghubung berbasis web sebagai media interaksi sekolah – orang tua”)

Setelah dilakukan analisis terhadap hasil kajian literatur dan hasil wawancara di sebabkan oleh :

• Kesibukan mencari nafkah

• Orang tua siswa tidak punya kuota

• Orang tua siswa tidak punya hp Androit

• Kurangnya perhatian orang tua

terhadap pendidikan anaknya.

(5)

2.Sumber wawancara kepada Guru senior

Hubungan guru dengan orang tua siswa ada melalui WA grup kelas akan tetapi terkendala pada:

• Kuota

• Ada tidak punya hp androit

• Tidak ada perhatian pada perkembangan anaknya

• Kurangnya perhatian orang tua pada perkembangan pembelajaran anaknya

1.Sumber kajian literaturjurnal/

Artikel

Menurut Ribka Laveina (2020) Faktor- faktor yang mempengaruhi: kurangnya perhatihan orangtua terhadap pendidikan anak usia dini di desa Tawaang antara lain: kurangnya pengetahuan Orangtua tentang manfaat serta peranan penting pendidikan (Kaat, Ribka Laveina, and Lut Magaribu. "Kurangnya Perhatian Orang tua terhadap Pendidikan Anak Usia Dini di Desa Tawang Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan." Montessori:Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Vol 1 No. 2 2020 .) Journal of Educational Review and Research Vol. 1 No. 2, December 2018: 64 – 67 e- ISSN: 2597-9760, p-ISSN: 2597-9752 Perhatian orang tua memiliki pengaruh psikologis yang kuat dalam kegiatan belajar anak. Anak cenderung akan giat dan sungguh-sungguh dalam belajar karena merasa diperhatikan oleh orang tuanya. Sehingga dapat dikatakan bahwa kurang maksimalnya hasil belajar yang dicapai siswa, diduga karena dipengaruhi oleh kurangnya perhatian orang tua terhadap kegiatan

Setelah dilakukan analisis terhadap hasil kajian literatur dan hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa penyebab kurangnya perhatian orang tua pada perkembangan pembelajaran anaknya adalah :

• Orang tuanya sibuk bekerja

• Ada beberapa siswa tinggal bersama nenek/bibiknya

• Orang tuanya menyerahkan sepenuhnya

kepada gurunya

(6)

belajar anak di rumah

2.Sumber wawancara kepada Guru senior:

• Orang tuanya sibuk bekerja

• Ada beberapa siswa tinggal bersama nenek/bibiknya

• Orang tuanya menyerahkan sepenuhnya kepada gurunya.

4

Guru belum maksimal dalam menggunakan model pembelajaran yang inovatif

1.Sumber kajian literatur jurnal/artikel

Menurut Nasrudin dkk (2018) Kemampuan mengintegrasikan model pembelajaran inovatif dalam pembelajaran memerlukan keterampilan khusus dalam penerapannya. Menyikapi hal itu, dilakukan pendampingan kepada para guru agar mampu mengintegrasikan model pembelajaran inovatif secara efektif sesuai tuntutan pembelajaran di SD. (Nasrun Nasrun, Faisal Faisal, Feriyansyah Feriyansyah.2018 dalam Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Home made Vol 24, no 2, tentang

“Pendampingan Model Pembelajaran Inovatif Di sekolah dasar Kecamatan Medan Selayang Kota Medan)

2.Sumber wawancara kepada Guru senior

• Belum memahami model model pembelajaran yang inovatif

• Guru masih menggunakan model pembelajaran monoton

Setelah dilakukan analisis terhadap hasil kajian literatur dan hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa belum maksimal dalam menggunakan model pembelajaran inovatif disebabkan oleh :

• Belum memahami model model pembelajaran yang inovatif

• Guru masih menggunakan model pembelajaran monoton

5

Guru kurang maksimal dalam mengggunakan media pembelajaran

1.Sumber kajian literatur jurnal/artikel

Menurut Asari, Andi (2019) Penelitian mengenai kompetensi literasi digital dilingkungan sekolah masih tergolong sedikit. (Asari, Andi, et al. "Kompetensi

Setelah dilakukan analisis terhadap hasil

kajian literatur dan hasil wawancara dapat

disimpulkan bahwa belum maksimal dalam

(7)

berbasis teknologi

literasi digital bagi guru dan pelajar di lingkungan sekolah kabupaten Malang." BIBLIOTIKA: Jurnal Kajian Perpustakaan Dan Informasi 3.2 (2019): 98- 104).

SuaidinMath’s Blog ( 2022 ) Untuk membelajarkan siswa sesuai dengan cara-gaya belajar mereka sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan optimal ada berbagai model pembelajaran.

Dalam prakteknya, kita (guru) harus ingat bahwa tidak ada model pembelajaran yang paling tepat untuk segala situasi dan kondisi. Oleh karena itu, dalam memilih model pembelajaran yang tepat haruslah memperhatikan kondisi siswa, sifat materi bahan ajar, fasilitas-media yang tersedia, dan kondisi guru itu sendiri.

2.Sumber wawancara bersama kepala sekolah Guru senior dan guru sebaya

Hasil wawancara dengan kepala sekolah

• Guru senior dan guru sebaya mengatakan bahwa Guru kurang maksimal dalam mengggunakan media pembelajaran berbasis teknologi disebabkan oleh :

• Fasilitas/alat pembelajaran yang berbasis tehnologi tergolong masih kurang

• Kemampuan guru (SDM) dalam menggunakan atau mengoprasikan alat pembelajaran yang berbasis tehnologi masih kurang

menggunakan media pembelajaran yang berbasis tehnologi disebabkan oleh :

• Fasilitas/alat pembelajaran yang berbasis tehnologi tergolong masih kurang

• Kemampuan guru dalam menggunakan

Atau mengoprasikan alat pembelajaran

yang berbasis tehnologi masih kurang

(8)

Kepala sekolah

Nama : Zainudin, S.Pd.

Hari : Sabtu, 12 Nopember 2022 Pukul : 08. 00 wita

Guru senior:

Nama : Hj. Ahadiah, A.Ma.

Hari : Rabu, 9 Nop 2022 Pukul : 10.30 wita

Guru sebaya:

Nama : Susiana Kurnianingsih, S.Pd.

Hari : Rabu 9 Nop 2022 Pukul : 11.30 wita

(9)

Referensi

Dokumen terkait

Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat http://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/btj/index Vol 1 No 1 2019 Hal 29-33 Pendampingan Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus di

Home > Archives > VOL 1, NO 1 2013: JULY - DECEMBER JURNAL DESTINASI PARIWISATA VOL 1, NO 1 2013: JULY - DECEMBER JURNAL DESTINASI PARIWISATA Table of Contents Articles

PENGABDIAN PADA MASYARAKAT https://proceeding.unnes.ac.id/index.php/snkppm Seminar Nasional Kolaborasi Pengabdian pada Masyarakat 2018 Proceeding SNK-PPM vol 1, 2018 | 353

Kepala Sekolah SMAN 1 Tanggetada La Haliki, S.Pd., M.Pd Faktor penyebab pemanfaatan model pembelajaran inovatif berdasarkan karakteristik materi dan siswa kurang efektif yakni : 

Guru belum menggunakan model dan metode pembelajaran yang tepat Jurnal artikel Pentingnya Media dalam Pembelajaran Guna Meningkatkan Hasil Belajar di Sekolah Dasar

Pengaruh teknologi yang semakin canggih 3 Hubungan komunikasi antar guru dan orang tua peserta didik terkait pembelajaran masih kurang Menurut Nazarudin 2018 menyatakan penyebab

Langkah berikutnya guru memberikan kegiatan pelatihan tambahan berupa puzzle huruf kepada peserta didik yang sering melakukan kesalahan Sumber: Hidayah, Bashirotul 2019

Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidkan Volume 6 No 2 September 2023 110 Gambar 3 Dokumentasi kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Minuman Siap Minum,