• Tidak ada hasil yang ditemukan

ENTREPENEURSHIP KEFARMASIAN DI MASA PANDEMI DENGAN PEMANFAATAN E-COMMERCE

N/A
N/A
Dian Atnantomi

Academic year: 2024

Membagikan "ENTREPENEURSHIP KEFARMASIAN DI MASA PANDEMI DENGAN PEMANFAATAN E-COMMERCE"

Copied!
132
0
0

Teks penuh

Rekomendasi penentu yang diberikan dalam pelayanan pengobatan mandiri obat wajib apotek bagi pasien di apotek wilayah Jombang dan Lamongan adalah jumlah obat yang diterima 33, penggantian obat generik atau paten 40, harga obat 94. Informasi obat yang diberikan di apotek obat wajib. Pelayanan pengobatan mandiri obat pada pasien di Apotik wilayah Jombang dan Lamongan adalah tujuan pengobatan obat 5, aturan pakai 5, efek samping 2, gejala efek samping 1, mengatasi efek samping 1 dan konseling 1.

Tabel 1. Distribusi Pemberi Informasi Pemberi Informasi
Tabel 1. Distribusi Pemberi Informasi Pemberi Informasi

KONSUMSI MADU DAN TABLET FE TERHADAP KENAIKAN KADAR HB IBU HAMIL

Anggraini 1) Dainty Maternity 1) Yulina Wati 3)

Distribusi frekuensi kadar Hb ibu hamil pada kelompok penerima obat dan FE di wilayah kerja Puskesmas RS Tanjung Bintang tahun 2021. Distribusi frekuensi kadar Hb ibu hamil pada kelompok penerima FE di wilayah kerja Puskesmas RS Tanjung Bintang Tahun 2021.

Tabel 2. Distribusi Frekuensi Kadar Hb Ibu Hamil Pada Kelompok Yang Diberi Madu Dan FE Di  Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Tanjung Bintang Tahun 2021
Tabel 2. Distribusi Frekuensi Kadar Hb Ibu Hamil Pada Kelompok Yang Diberi Madu Dan FE Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Tanjung Bintang Tahun 2021

IDENTIFIKASI ZAT PEWARNA KIMIA SINTETIS DAN DAMPAK KESEHATAN PENGRAJIN BATIK SASIRANGAN DESA

KERTAK HANYAR

Kampung Batik Sasirangan Kertak Hanyar 2 merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, seluas 364 Ha. Pewarna kain batik Sasirangan yang digunakan oleh perajin batik Sasirangan adalah pewarna sintetik.

Tabel 1. Zat pewarna kain batik sasirangan yang digunakan oleh pengrajin batik sasirangan  adalah zat pewarna sintetik
Tabel 1. Zat pewarna kain batik sasirangan yang digunakan oleh pengrajin batik sasirangan adalah zat pewarna sintetik

PENGARUH KARAKTERISTIK DENGAN MEDICATION BELIEFS PADA PASIEN DIABETES MELLITUS

Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa hubungan karakteristik dengan keyakinan berobat pada pasien diabetes melitus adalah lemah dan pengaruhnya tidak signifikan. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa hubungan antara karakteristik dan keyakinan terhadap pengobatan pada pasien diabetes melitus adalah lemah dan pengaruhnya tidak signifikan.

Tabel 1. Karakteristik Responden
Tabel 1. Karakteristik Responden

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAN FRAKSI BATANG KUNING (Fibraurea tinctoria Lour.) TERHADAP

BAKTERI Eschrichia coli dan Staphylococcus aureus

  • Pembuatan kontrol positif dan negatif
  • Pembuatan seri konsentrasi ekstrak dan fraksi batang kuning
  • Sterilisasi alat
  • Pembuatan media a. Pembuatan media NA
  • Peremajaan bakteri
  • Pembuatan larutan mac. farland
  • Pembuatan suspensi mikroba uji
  • Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol, Fraksi n-Heksan, Fraksi Etilasetat dan Fraksi Sisa
  • Penentuan zona hambat bakteri

Staphylococcus aureus lebih sensitif terhadap ekstrak dan fraksi kunyit (Fibraurea tinctoria Lour.) dibandingkan Escherichia coli. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan fraksi akar kuning (Fibraurea tinctoria Lour.) terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcous aureus. Pada penelitian sebelumnya ekstrak etanol batang wortel kuning (Fibraurea tinctoria Lour.) dengan konsentrasi 10% mampu menghambat bakteri kategori sangat kuat terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan nilai zona hambat sebesar 20,8 mm dan 14,2 mm (Santoso dkk. al., 2020).

Pada uji antibakteri fraksi n-heksana batang wortel (Fibraurea tictoria Lour.) diperoleh hasil bahwa terbentuk zona hambat pada bakteri E. Fraksi sisa batang wortel mempunyai aktivitas antibakteri paling kuat terhadap Escherichia coli dan Bakteri Staphylococcus aureus.

Gambar 1. Fibraurea tinctoria Lour. (Sumber: BKSDA Samboja, 2016)
Gambar 1. Fibraurea tinctoria Lour. (Sumber: BKSDA Samboja, 2016)

PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH ( Hylocereus Polyrizus) DALAM FORMULASI TINTED LIP DAN

CHEEK BALM

UTILIZATION OF RED DRAGON FRUIT SKIN EXTRACT (Hylocereus Polyrizus) IN FORMULATIN TINTED LIP AND CHEEK

BALM

Hasil pembuatan formula tinted lip and cheek balm

Formula balsem bibir dan pipi berwarna ini dibuat dengan Shea Butter, Minyak Bunga Matahari, Minyak Esensial Grapefruit, Lilin Lebah Putih, dan Ekstrak Kulit Buah Naga Merah. Konsentrasi ekstrak kulit buah naga merah yang ditambahkan masing-masing formula 1 (tanpa penambahan ekstrak), formula 2 (5%), formula 3 (10%) dan formula 4 (20%). Semakin tinggi konsentrasi ekstrak kulit buah naga merah yang ditambahkan maka warna lip balm yang dihasilkan akan semakin gelap magenta.

Formula 1 berwarna putih karena tidak mengandung ekstrak kulit naga merah, Formula 2 berwarna magenta muda, Formula 3 berwarna merah tua, dan Formula 4 berwarna magenta tua. Warna yang dihasilkan dari ekstrak kulit buah naga merah adalah merah sedang dan merah muda sedang tua.

Hasil Uji Fisik

Hasil studi homogenitas formula tinted lip dan Cheek balm menunjukkan formula homogen setelah penyimpanan 1 hari. Uji daya sebar bertujuan untuk memastikan formula dapat dioleskan sehingga mudah diaplikasikan pada bibir dan pipi. Pengujian ini dilakukan dengan setiap variasi formula tinted lip dan Cheek Balm yang diaplikasikan pada punggung tangan dan dilihat banyaknya warna yang menempel.

Jadi uji potensi topikal pada formula F1, F2, F3 dan F4 mempunyai potensi topikal yang baik karena dapat melekat pada kulit tangan dan mampu memberikan efek melembapkan pada kulit tangan. Uji titik leleh dilakukan dengan cara meletakkan tinted lip dan pipi balm ke dalam kaca arloji kemudian dimasukkan ke dalam oven bersuhu 50°C, didiamkan lalu diamati apakah lip dan pipi balm sudah mulai meleleh.

Gambar 2. Hasil uji homogenitas formula lip and cheek balm
Gambar 2. Hasil uji homogenitas formula lip and cheek balm

Hasil Uji Aktivitas Antioksidan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ekstrak cangkang naga merah (Hylocereus Polyrhizus) dapat digunakan dalam pembuatan pelembab bibir dan pipi. Perbedaan konsentrasi penambahan ekstrak kulit naga merah mempengaruhi warna yaitu semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang ditambahkan maka warnanya semakin gelap.Hasil uji organoleptik warna pada formula 1, 2, 3 dan 4 adalah putih, magenta muda , magenta dan magenta gelap. Hasil uji aktivitas antioksidan formula 1, 2, 3 dan 4 sebesar 2,911 ppm (aktivitas antioksidan sangat kuat); 145,8 ppm (aktivitas antioksidan sedang); 27,78 ppm (aktivitas antioksidan sangat kuat); dan 24,51 ppm (aktivitas antioksidan sangat kuat).

“Pemanfaatan Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus sp.) Sebagai Pewarna dan Pengawet Alami Mie Basah.” “Pemanfaatan Kulit Buah Naga Superred (Hylocereus Costaricencis) Sebagai Sumber Antioksidan dan Pewarna Alami Dalam Pembuatan Jelly”.

PERBANDINGAN METODE EKSTRAKSI TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN FLAVONOID TOTAL

Kosterm.)

  • Pembuatan Reagen Larutan DPPH
  • Panjang Gelombang maksimum
  • Penentuan Aktivitas Antioksidan Ekstrak etanol 70% Daun Tandui
  • Penentuan Aktivitas Antioksidan Pembanding Kuersetin
  • Penentuan panjang gelombang maksimum
  • Penentuan kurva baku kuersetin
  • Penentuan flavonoid total

Kandungan Flavonoid Total Ekstrak Etanol 70% Daun Tandui Sampel Metode Maserasi Absorbansi Sampel QE (b %/b) QE (b %/b) ± SD. Kandungan Flavonoid Total Ekstrak Etanol 70% Daun Tandui Sampel Metode Soxlet Absorbansi Sampel QE (b %/b) QE (b %/b) ± SD. Penentuan kandungan total flavonoid pada ekstrak etanol 70% daun Tandui (M. rufocostata) menggunakan senyawa acuan atau standar yaitu quercetin.

Ekstrak etanol 70% daun Tandui (Mangifera rufocostata Kosterm.) mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin dan fenol. Hasil kadar flavonoid total ekstrak etanol 70% daun Tandui dengan metode maserasi diperoleh rata-rata sebesar 16,8494 mg/QE g dengan persentase 1,6849 (b%/b) dan hasil kadar flavonoid menggunakan metode soxhletation rata-rata 14,8870 mg/QE g dengan persentase 1,4886 (b%/b).

Tabel 1. Data Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol 70% Daun Tandui (Mangifera rufocostata  Kosterm.)
Tabel 1. Data Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol 70% Daun Tandui (Mangifera rufocostata Kosterm.)

UJI HEDONIK BISKUIT BEKATUL (Rice bran) DENGAN PEWARNA ALAMI SECANG (Caesalpinia sappan L)

Obat yang paling sering diresepkan secara tidak tepat adalah salbutamol (3,11%) yang sedikit atau tidak ada buktinya, asam valproat (2,14%) yang banyak buktinya tidak boleh digunakan pada bayi dan neonatus, dan ondansetron (1,26%). ). ), yang memiliki tingkat bukti yang tinggi untuk digunakan dalam kondisi gastroenterik, selain yang tercantum dalam izin edar (Cholisoh & Rohmah, 2020). Penelitian ini dilakukan di RS Mitra Siaga Tegal karena berdasarkan data peresepan obat rawat jalan tahun 2017 terdapat penggunaan obat yang tidak tepat. Berdasarkan hasil diskusi dengan pengelola instalasi farmasi, terdapat penggunaan obat yang tidak sesuai dosis di RS Mitra Siaga Tegal.

Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala pabrik farmasi, penggunaan obat off-label di RS Mitra Siaga Tegal. Deskripsi penggunaan obat off-label pada pasien rawat jalan anak di RSUD Ulin Banjarmasin, Januari-Desember 2013.

Tabel 1. Hasil Uji Hedonik Biskuit Bekatul dengan Pewarna Alami Secang Formula 1  No.  Indikator  Sangat tidak suka
Tabel 1. Hasil Uji Hedonik Biskuit Bekatul dengan Pewarna Alami Secang Formula 1 No. Indikator Sangat tidak suka

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BIAYA PERAWATAN DAN TARIF INA-CBG’S PADA PASIEN HIDROSEFALUS ANAK

DENGAN TINDAKAN VENTRIKULAR SHUNT

Analisis deskriptif dilakukan untuk mengetahui perbedaan total biaya pengobatan dan kadar INA-CBG pada 40 pasien. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan total biaya dan tarif pengobatan INA-CBG serta faktor-faktor yang berhubungan dengan total biaya pengobatan pasien anak hidrosefalus di RSUD Dr. Total biaya pengobatan dan tarif INA-CBG untuk 40 pasien dalam penelitian ini ditunjukkan pada Tabel 2.

Selisih total biaya pengobatan dengan tarif INA-CBG's Total Biaya Perawatan tarif INA-CBG's. Data jumlah operasi, biaya operasi, biaya alat VP-shunt dan total biaya pengobatan.

Tabel 1 Karakteristik Sampel Pasien
Tabel 1 Karakteristik Sampel Pasien

EVALUASI MUTU SIMPLISIA RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) DI PASAR BESAR KLATEN

Sejauh ini belum ada penelitian mengenai penilaian mutu simplisia rimpang jahe di Pasar Veliki Klaten. Pengujian ini digunakan untuk mengetahui mutu simplisia rimpang jahe di pasar besar Klaten. Hasil diatas sesuai dengan penelitian Aziz dkk (2019) yang menunjukkan bahwa hasil uji susut pengeringan simplisia rimpang jahe sebesar 15,65% menunjukkan bahwa hasil tersebut belum sesuai dengan syarat mutu yang tertentu.

Hasil ini sesuai dengan penelitian Aziz dkk. (2019) menunjukkan hasil pengujian kadar abu total simplisia rimpang jahe sebesar 5,85% yang berarti belum memenuhi syarat mutu yang telah ditetapkan. Hal ini sesuai dengan penelitian Aziz dkk (2019) yang menyatakan bahwa hasil pengujian kadar abu tidak larut asam simplisia pada rimpang jahe menunjukkan hasil sebesar 1,53% yang menunjukkan bahwa hasil tersebut tidak memenuhi syarat mutu yaitu ditentukan.

Tabel 1. Hasil Pengujian Simplisia Rimpang Temulawak dari Pasar Besar Klaten
Tabel 1. Hasil Pengujian Simplisia Rimpang Temulawak dari Pasar Besar Klaten

UJI SENSITIVITAS HANDSANITIZER DENGAN KANDUNGAN TRICLOSAN TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

Desain Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang membandingkan zona hambat beberapa konsentrasi triclosan untuk mengetahui derajat penghambatan terhadap bakteri Staphylococcus aureus.

Alat dan Bahan a. Alat

Secara umum Triclosan dapat menghambat enzim biosintesis asam lemak gen I (FabI) ​​​​yang mempunyai fungsi penting dalam sintesis asam lemak dan resistensi bakteri, sehingga hand sanitizer yang mengandung Triclosan mempunyai potensi penghambatan yang lebih kuat dibandingkan hand sanitizer tanpa Triclosan (Heath , dkk., 2000). Hasil penelitian tersebut menyebutkan bahwa hand sanitizer yang mengandung Triclosan sensitif terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Uji aktivitas antibakteri sediaan hand sanitizer produksi lokal terhadap bakteri Staphylococcus Aureus.

FORMULASI DAN EFEK ANTIBAKTERI SEDIAAN GEL DISINFEKTAN DARI EKSTRAK ETANOL BIJI MANGGA MANIS (Mangifera indica L.) TERHADAP Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus. Menguji efektivitas produk hand sanitizer antiseptik dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus secara in vitro.

Tabel 1. Rata-rata zona hambat Triclosan dalam hand sanitizer
Tabel 1. Rata-rata zona hambat Triclosan dalam hand sanitizer

INOVASI KREATIF PRODUK PANGAN FUNGSIONAL GRANOLA BAR DENGAN BAHAN IKAN GABUS DAN KACANG HIJAU SEBAGAI

MAKANAN TAMBAHAN UNTUK MENCEGAH STUNTING

INOVASI KREATIF PRODUK PANGAN FUNGSIONAL GRANOLA BAR DENGAN BAHAN IKAN ULAR DAN KACANG PANJANG. Dan tujuan penelitian ini adalah menciptakan produk pangan fungsional berbasis tepung ikan gabus (Chana striata), tepung kacang-kacangan (Vigna radiata) dan madu untuk meningkatkan status gizi anak usia 1-2 tahun guna menurunkan angka stunting. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini antara lain ikan gabus segar, kacang hijau dan biji-bijian utuh yang diperoleh dari pedagang di Pasar Kartasura Sukoharjo.

Probar merupakan produk nutraceutical nutrisi fungsional yang mengandung 2 bahan dasar kaya protein seperti ikan gabus dan kacang hijau, serta bahan padat nutrisi lainnya seperti gandum utuh dan madu. MENINGKATKAN STATUS GIZI ANAK BALITA DENGAN INTERVENSI COOKIE BERBASIS BLONDO, IKAN MUSIM (Channa striata) DAN BERAS MERAH (Oryza nivara).

Tabel 1. Formula produk Probar
Tabel 1. Formula produk Probar

PERSEPSI PASIEN MENURUT B-IPQ (Brief Illness Perception Questionnaire) VERSI INDONESIA DAN PROFIL PENGOBATAN

PASIEN CLD (Chronic Liver Disease) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PONTIANAK

Akib Yuswar 1*) , Eka Kartika Untari 1) , Luh Ketut Purnima 1) , Widyaningsih Bandem 1)

  • Profil penggunaan obat
  • Karakteristik klinis
  • Uji Validitas
  • Uji Reliabilitas
  • Penilaian Instrumen B-IPQ versi Indonesia
  • Persepsi Pasien terhadap penyakitnya dan jumlah terapi yang digunakan

Data karakteristik penderita CLD (penyakit hati kronis) di RSUD Dr Soedarso dan RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Pontianak berdasarkan jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, profesi, variasi jumlah obat dan penyakit penyerta. Hasil uji reliabilitas instrumen B-IPQ versi bahasa Indonesia untuk seluruh pertanyaan pada pasien diabetes di RSUD dr. Hasil uji reliabilitas setiap item pertanyaan instrumen B-IPQ versi bahasa Indonesia pada pasien diabetes di RSUD dr.

Pada tabel 3 rata-rata kadar SGPT yang dihasilkan pasien CLD (Penyakit Hati Kronis) di RSUD dr. Rata-rata kadar SGOT yang dihasilkan oleh CLD (Penyakit Hati Kronis) yang dirawat di RSUD dr.

Tabel 1 Karakteristik Pasien  Karakteristik  Kategori  N   %  Jenis Kelamin  Laki laki  29  78,37
Tabel 1 Karakteristik Pasien Karakteristik Kategori N % Jenis Kelamin Laki laki 29 78,37

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BUAH KAPULAGA (Amomum compactum)DENGAN

METODE DPPH (1,1-DIFENIL-2-PIKRILHIDRAZIL)

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah buah kapulaga dan daun kapulaga yang diperoleh dari Samigaluh, Kulon Progo. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui rendemen ekstrak etanol buah kapulaga sebesar 8,94% dan rendemen daun kapulaga sebesar 9,7%. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak buah dan daun kapulaga mengandung senyawa flavonoid, saponin dan polifenol.

Ketiga kelompok ini mungkin bertanggung jawab atas aktivitas antioksidan kuat dari ekstrak buah dan daun kapulaga. Sedangkan ekstrak etanol daun kapulaga mempunyai aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 45,85 µg/ml.

Tabel 1. Data Pengukuran Absorbansi Kuersetin
Tabel 1. Data Pengukuran Absorbansi Kuersetin

Gambar

Tabel 4. Distribusi Data Pemberian Informasi Pengumpulan informasi pasien  Jumlah Apotek
Tabel 2. Distribusi Frekuensi Kadar Hb Ibu Hamil Pada Kelompok Yang Diberi Madu Dan FE Di  Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Tanjung Bintang Tahun 2021
Tabel 1. Zat pewarna kain batik sasirangan yang digunakan oleh pengrajin batik sasirangan  adalah zat pewarna sintetik
Gambar 3. Ember berisi air untuk pembilasan kain batik sasirangan, dilakukan berulang-ulang  sampai air bilasan terang
+7

Referensi

Dokumen terkait