355
Evaluasi Kesesuaian Resep Obat BPJS Kesehatan Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam Periode Januari 2023 Terhadap Formularium Nasional di RS X
Aulia Safira Pratiwi*, Tisa Amalia, Ayu Izzatin Haifa, Elsa Marliana Politeknik Meta Industri Cikarang
*Corresponding author : [email protected]
Abstract
The National Formulary is a list of drugs compiled by the National Formulary Commission based on the latest science. Medicines from the National Formulary drug list are the most effective, safe and cheapest medicines offered and are used as a reference for preparing prescriptions for the Health Insurance System (JKN). The general objective of the National Formulary is to serve as a reference for health institutions to ensure the availability of effective, quality, safe and affordable medicines in the JKN system (Farmalkes, 2013). According to Minister of Health Regulation No.
129/Menkes/SK/II/2008 concerning minimum service standards for hospitals, the standard for prescription writing according to the formulary is 100%. This study aims to determine the suitability of the prescription for BPJS Outpatient Health Polyclinic for the January 2023 period in X Hospital by comparing it with the National Formulary. This research is a descriptive type with a retrospective data collection method from March to April 2023, and the data collected is in the form of quantitative data. Sampling using systematic random sampling. The number of prescriptions for Bpjs health outpatient poly internal medicine in January 2023 was 1042 recipes.
The sample used was 92 prescriptions, which were then processed and the percentage of conformity of the type of drug with the national formulary was calculated. The results of this study were that the percentage of conformity based on prescription sheets for January 2023 was 72%
while conformity based on the number of drug items was 88%. The conclusion from this study is that the level of conformity of BPJS Outpatient Health Polyclinic Internal Medicine patient prescriptions with the National Formulary at Hospital X for the January 2023 period is not in accordance with Minister of Health Decree No. 129/Menkes/SK/II/2008 concerning minimum service standards for hospitals, the standard for prescription writing according to the formulary is 100%.
Keywords: National Formulary, Prescription, health social security administering agency, internal medicine pol
Abstrak
Formularium Nasional adalah daftar obat yang disusun oleh Komisi Formularium Nasional berdasarkan ilmu pengetahuan terkini. Obat-obatan dari daftar obat Formularium Nasional merupakan obat yang paling efektif, aman dan termurah yang ditawarkan dan digunakan sebagai acuan untuk menyiapkan resep untuk Sistem Jaminan Kesehatan (JKN). Tujuan umum Formularium Nasional adalah sebagai acuan institusi kesehatan untuk menjamin ketersediaan obat yang efektif, bermutu, aman dan terjangkau dalam sistem JKN (Farmalkes, 2013). Menurut Peraturan Menteri Kesehatan No. 129/Menkes/SK/II/2008 tentang standar pelayanan minimal rumah sakit, standar penulisan resep sesuai formularium adalah 100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian resep BPJS Kesehatan Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam Periode Januari 2023 di RS X dengan cara membandingkannya dengan Formularium Nasional.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode pengambilan data retrospektif pada bulan maret sampai bulan april tahun 2023, dan data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif.
Pengambilan sampel menggunakan systematic random sampling. Jumlah resep BPJS kesehatan rawat jalan poli penyakit dalam bulan Januari 2023 sebanyak 1042 resep. Sampel yang
Prosiding Seminar Nasional Diseminasi Penelitian Volume 3 Program Studi S1 Farmasi 2023 Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya, 29 September 2023 p-ISSN: 2964-6154
356
digunakan sebanyak 92 lembar resep yang kemudian data tersebut diolah dan dihitung persentase kesesuaian jenis obatnya dengan formularium nasional. Hasil penelitian ini yaitu bahwa persentase kesesuaian berdasarkan lembar resep selama bulan Januari 2023 adalah 72% sedangkan kesesuaian berdasarkan jumlah item obat adalah 88%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat kesesuaian resep pasien BPJS Kesehatan Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam dengan Formularium Nasional di Rumah Sakit X Periode Januari 2023 belum sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. 129/Menkes/SK/II/2008 tentang standar pelayanan minimal rumah sakit, standar penulisan resep sesuai formularium adalah 100%.
Kata kunci: Formularium Nasional, Resep, BPJS kesehatan, poli penyakit dalam
PENDAHULUAN
Formularium Nasional adalah daftar obat yang disusun oleh Komisi Formularium Nasional berdasarkan ilmu pengetahuan terkini. Obat-obatan yang tercantum dalam Daftar Obat Nasional adalah obat yang paling efektif, aman, dan paling murah yang tersedia dan digunakan sebagai referensi dalam pembuatan resep Jaminan Kesehatan (JKN). Selain itu, Formularium Nasional merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Oleh karena itu, perlu dibuat daftar obat yang akan dijadikan acuan nasional dalam SJSN pelayanan kesehatan untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan dan penggunaan obat secara rasional dalam formularium nasional. Tujuan umum Formularium Nasional adalah sebagai acuan bagi organisasi kesehatan untuk menjamin tersedianya obat yang efektif, bermutu, aman dan terjangkau dalam sistem JKN. (Farmalkes, 2013). Menurut Peraturan
Menteri Kesehatan No.
129/Menkes/SK/II/2008 tentang standar pelayanan minimal rumah sakit, standar penulisan resep sesuai formularium adalah 100%. Namun nyatanya masih banyak resep yang tidak sesuai atau tidak masuk dalam resep nasional dapat mengakibatkan kerugian bagi rumah sakit karena obat tidak diberikan dengan benar dan tidak dapat dibayar, pelayanan kesehatan melebihi harga paket yang telah disepakati dan menambah anggaran pengobatan. Resep obat BPJS mengacu pada Formularium Nasional yang berisi daftar obat yang dijamin dan dibayar oleh BPJS dan obat diluar Formularium nasional dapat diberikan atas persetujuan Komite Medik (PP RI, 2013). Berdasarkan data semua resep pasien rawat jalan pada Komite Farmasi dan
Terapi (KFT) resep pasien bpjs kesehatan di RS X pada bulan september 2022 ada 27 resep dari 6.592 resep yang tidak sesuai dengan formularium nasional ( Laporan KFT RS X ). Pada bulan oktober 2022 ada 26 resep dari 6.603 resep yang tidak sesuai dengan formularium nasional, pada bulan november ada 33 resep dari 6.719 resep yang tidak sesuai dengan formularium nasional. Hal ini berdasarkan penulis melakukan penelitian tentang kesesuaian resep obat rawat jalan pasien penyakit dalam BPJS dibandingkan dengan Formularium Nasional di RS X Kabupaten Bekasi.
BAHAN DAN METODE Bahan
Peineilitian ini teilah dilaksanakan pada tanggal Mareit 2023 – April 2023 di RS X.
Adapuin teimpat peilaksanaan peineilitian ini teilah dilaksanakan di Ruimah Sakit X yang beirada di wilayah Lippo Cikarang.
Populasi penelitian ini adalah seluruh resep pasien rawat jalan dari Poli Penyakit Dalam Ruimah Sakit X pada bulan Januari 2023.
Jumlah populasi penelitian ini adalah 1042 resep. Metode pengambilan sampel adalah systeimatic random sampling Rumus yang digunakan untuk menentukan besarnya sampel dalam peineilitian ini adalah ruimuis Slovin. Dapat disimpuilkan bahwa juimlah sampeil yang diambil pada peineilitian ini adalah :
)
2( 1 N e n N
= +
n = uikuiran sampeil/juimlah reispondein N = uikuiran popuilasi
ei = peirseintasei keilonggaran keiteilitian Keisalahan peingambilan sampeil yang masih bisa ditoleirir : ei = 0,1
357
)
21 , 0 ( 1042 1
1042
= +
n 11 , 42
= 1042
n
= 92 Leimbar ReiseipKriteiria peingambilan sampeil dibagi meinjadi duia bagian : kriteiria inkluisi dan kriteiria eikskluisi. Kriteiria inkluisi adalah reiseip obat peinyakit dalam rawat jalan yang diisi di apoteik Ruimah Sakit X builan Januiari 2023.
Kriteiria eikskluisi adalah reiseip obat peinyakit dalam yang tidak diteibuis di apoteik Ruimah Sakit X builan Januiari 2023.
Meitodei peinguimpuilan data adalah teiknik atau cara yang peineiliti guinakan uintuik meinguimpuilkan data. Teiknik peinguimpuilan data yang diguinakan dalam peineilitian ini adalah dokuimein. Seibuiah kameira HP diguinakan seibagai alat peincari informasi, dimana gambar reiseip rawat jalan Poliklinik Peinyakit Dalam peiriodei Januiari 2023 di Ruimah Sakit X direikam oleih sisteim kompuiteir.
Teiknik peingolahan data peineilitian dilakuikan seicara deiskriptif deingan meitodei peinguimpuilan data seicara reitrospeiktif.
Peingolahan data dilakuikan seicara reitrospeiktif deingan meinguimpuilkan dan meimfoto reiseip rawat jalan poliklinik Januiari
2023 di RS X di kompuiteir, keimuidian dibuiat tabeil pada form peindataan. Analisis data adalah keigiatan analisis peineilitian yang meimpeilajari seimuia jeinis data komponein peineilitian, seipeirti : Catatan, dokuimein, hasil teis, reikaman, seijarah lisan. Teiknik analisis data yang diguinakan dalam peineilitian ini adalah analisis data seicara kuiantitatif beirdasarkan iteim obat dan leimbar reiseip obat uintuik meingeivaluiasi keiseisuiaian reiseip obat BPJS rawat jalan poli peinyakit dalam peiriode januiari 2023 teirhadap formuilariuim nasional di RS X.
Berdasarkan Lembar Resep
Peirseintasei Keiseisuiaian Reiseip = juimlah leimbar reiseip yang seisuiai deingan Formuilariuim Nasional ⁄ Juimlah seimuia leimbar reiseip yang diteiliti x 100%.
Berdasarkan Jumlah Item Obat
Peirseintasei Keiseisuiaian Reiseip = juimlah iteim obat yang seisuiai deingan Formuilariuim Nasional ⁄ Juimlah seimuia iteim obat yang diteiliti x 100%.
Tabei l 1. Leimbar Peinguimpuilan Data.
Alat
Instruimein peineilitian dari peineilitian ini adalah kompuiteir,formuilariuim nasional,alat
tuilis, dan Resep Rawat Jalan Poli Peinyakit Dalam Peiriode Januiari 2023 di RS X.
Metode
Peineilitian ini meiruipakan peineilitian yang beirsifat deiskriptif deingan meitodei
peingambilan data reitrospeiktif pada builan mareit sampai builan april tahuin 2023, dan data yang dikuimpuilkan beiruipa data kuiantitatif.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Formuilariuim meiruipakan peidoman bagi peinuilis reiseip uintuik meimaksimalkan
peilayanan pasiein, meimuidahkan peireincanaan dan peinyeidiaan obat pada fasilitas peilayanan keiseihatan (Meinteiri NO Tanggal
Reiseip
Nama Pasiein Uimuir &
Jeinis keilamin
Uinit asal reiseip
Nama Obat Seisuiai Fornas
Tidak seisuiai Fornas
Total Reiseip
Prosiding Seminar Nasional Diseminasi Penelitian Volume 3 Program Studi S1 Farmasi 2023 Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya, 29 September 2023 p-ISSN: 2964-6154
358 Keiseihatan, 2016). Keiseisuiaian reiseip adalah keiseisuiaian peinuilisan reiseip oleih dokteir beirdasarkan Formuilariuim Nasional di Ruimah Sakit X deingan yang teirteira di leimbar reiseip Ruimah Sakit X. Keiseisuiaian reiseip beirarti reiseip yang dikeiluiarkan oleih dokteir beirdasarkan formuilariuim nasional ruimah sakit X seisuiai deingan reiseip ruimah sakit X. Keiseisuiaian reiseip deingan reiseip ataui standar peirawatan meiruipakan indikator peingguinaan obat. Peingguinaan formuilariuim obat dapat meimastikan peirsyaratan peireiseipan yang beirkuialitas (Maya, 2022). Keipuituisan Meinteiri Keiseihatan No. 129/Meinkeis/SK/II/2008 teintang standar peilayanan minimal ruimah sakit, standar peinuilisan reiseip seisuiai formuilarium adalah 100%. Meinuiruit Juirnal Farmasi Muihammadiyah Kuiningan, eivaluiasi keiseisuiaian peireiseipan obat di poliklinik rawat jalan peinyakit dalam meinuiruit formuilariuim nasional RS Prambanan yang disuisuin oleih dokteir speisialis peinyakit dalam RS Prambanan pada Deiseimbeir 2019 meinguingkapkan juimlah reiseip poliklinik rawat jalan pada Deiseimbeir 2019 teircatat 1.497 reiseip yang dituilis, 94 reiseip uintuik pasiein non BPJS dan
1.403 reiseip uintuik pasiein BPJS. Hasil peirseintasei keiseisuiaian reiseip rawat jalan poli peinyakit dalam di RSUiD Prambanan teirdapat 98,84 % obat yang seisuiai deingan formuilarium nasional dan 1,16% obat yang tidak seisuiai deingan formuilariuim nasional.
Meinuiruit formuilariuim nasional, obat yang paling seiring direiseipkan adalah amlodipin 5 mg, asam aseitilsalisilat 80 mg, candeisartan 8 mg, natriuim bikarbonat dan meitformin 500 mg. Obat yang paling seiring direiseipkan yang tidak teirseidia dalam Formuilariuim Nasional adalah Intifein 1 mg.
1. Kesesuaian Berdasarkan Lembar Resep
Reiseip dikatakan seisuiai deingan formuilariuim apabila dalam suiatui leimbar reiseip obat tidak teirdapat 1 ataui leibih iteim obat yang tidak teirdapat di formuilariuim nasional. Meinuiruit peineilitian yang saya lakuikan pada builan Mareit 2023 - April 2023 dari 92 sampeil leimbar reiseip obat Bpjs keiseihatan poli peinyakit dalam di RS X teirdapat 66 leimbar reiseip yang seisuiai deingan Formuilariuim Nasional dan teirdapat 26 leimbar reiseip yang tidak seisuiai deingan Formuilariuim Nasional.
Tabel 2. Persentase Kesesuaian Lembar Resep obat Bpjs kesehatan poli penyakit dalam periode Januari 2023.
Juimlah R/ Juimlah R/ yang seisuiai deingan Formuilariuim Nasional di RS X
Juimlah R/ yang tidak seisuiai deingan
Formuilariuim Nasional di RS X
% Keiseisuiaian Leimbar Reiseip
deingan Formuilariuim
Nasional
92 66 26 72 %
(Sumber : Data Primer , 2023)
359 Dilihat dari tabeil diatas dapat dijeilaskan bahwa peirseintasei keiseisuiaian beirdasarkan leimbar reiseip seilama builan januiari 2023 adalah 72 %.
Dari 92 leimbar reiseip teirdapat 66 leimbar reiseip yang seisuiai deingan formuilariuim nasional dan 26 leimbar reiseip lainnya tidak seisuiai deingan formuilariuim nasional. Dapat disimpuilkan bahwa beirdasarkan leimbar reiseip peireiseipan yang dilakuikan dokteir beiluim seisuiai deingan Keipuituisan Meinteiri Keiseihatan No.
129/Meinkeis/SK/II/2008 teintang standar peilayanan minimal ruimah sakit, standar peinuilisan reiseip seisuiai formuilariuim adalah 100%. Ada beibeirapa obat yang direiseipkan oleih dokteir peinyakit dalam yang tidak teirmasuik dalam fomuilariuim nasional diantaranya : analsik, potasiuim diclofeinac 50 mg, meiloxicam 15 mg, braxidin, tuizalos, fluinarizin 10 mg, gluicosamin, meiloxicam 7,5 mg, dan reilaxon.
Obat yang paling seiring direiseipkan oleih dokteir
yaitui braxidin seibanyak 9 kali dalam builan januiari 2023, potasiuim diclofeinac 50 mg seibanyak 6 kali dalam builan januiari 2023, dan tuizalos seibanyak 5 kali dalam builan januiari 2023.
2. Kesesuaian Berdasarkan Jumlah Item Obat
Item obat dikatakan seisuiai deingan formuilariuim apabila dalam suiatui leimbar reiseip obat tidak teirdapat 1 ataui leibih iteim obat yang tidak teirdapat di formuilariuim nasional. Meinuiruit peineilitian yang saya lakuikan pada builan Mareit 2023 - April 2023 ada 78 iteim obat dari 92 leimbar reiseip obat Bpjs keiseihatan poli peinyakit dalam di RS X. Teirdapat 69 iteim obat yang seisuiai deingan Formuilariuim Nasional dan teirdapat 9 iteim obat yang tidak seisuiai deingan Formuilariuim Nasional.
Tabel 3. Persentase Kesesuaian Jumlah Item obat Bpjs kesehatan poli penyakit dalam periode Januari 2023.
Juimlah seimuia iteim obat
Juimlah iteim obat yang seisuiai
deingan Formuilariuim Nasional di RS X
Juimlah iteim obat yang tidak seisuiai
deingan Formuilariuim Nasional di RS X
% Keiseisuiaian Iteim Obat deingan Formuilariuim
Nasional
78 69 9 88 %
(Sumber : Data Primer , 2023) Dilihat dari tabeil diatas dapat dijeilaskan bahwa peirseintasei keiseisuiaian beirdasarkan juimlah iteim obat seilama builan januiari 2023 adalah 88
%. Dari 78 iteim obat yang teirdapat dalam reiseip ada 69 iteim obat yang seisuiai deingan formuilariuim nasional dan 9 iteim obat lainnya tidak seisuiai deingan formuilariuim nasional.
Meinuiruit saya beirdasarkan % keiseisuiaian iteim obat adalah 88 % di RS X suidah cuikuip baik akan teitapi peirlui ditingkatkan lagi dokteir dalam meinuilis reiseip yang seisuiai deingan formuilariuim nasional agar juimlah iteim obat yang seisuiai deingan formuilariuim nasional seisuiai deingan standar peilayanan minimal ruimah sakit yaitui 100 %. Dapat disimpuilkan bahwa beirdasarkan juimlah iteim obat peireiseipan yang dilakuikan dokteir beiluim seisuiai deingan Keipuituisan Meinteiri Keiseihatan No. 129/Meinkeis/SK/II/2008 teintang standar peilayanan minimal ruimah sakit, standar peinuilisan reiseip seisuiai formuilariuim adalah 100%. Ada beibeirapa iteim obat yang tidak teirmasuik dalam formuilariuim nasional diantranya : analsik, potasiuim diclofeinac 50 mg, meiloxicam 15 mg, braxidin,
tuizalos, fluinarizin 10 mg, gluicosamin, meiloxicam 7,5 mg, dan reilaxon.
KESIMPULAN
Dapat disimpuilkan dari peineilitian yang saya lakuikan pada builan Mareit 2023 – April 2023 bahwa tingkat keiseisuiaian reiseip pasiein BPJS Keiseihatan Rawat Jalan Poli Peinyakit Dalam deingan Formuilariuim Nasional di Ruimah Sakit X Peiriode Januiari 2023 beiluim seisuiai deingan Keipuituisan Meinteiri Keiseihatan No.
129/Meinkeis/SK/II/2008 teintang standar peilayanan minimal ruimah sakit, standar peinuilisan reiseip seisuiai formuilariuim adalah 100%. Hal ini dapat dilihat dari hasil peirseintasei keiseisuiaian beirdasarkan leimbar reiseip adalah 72 % dan beirdasarkan juimlah iteim obat adalah 88 % artinya peireiseipan yang dilakuikan oleih dokteir poli peinyakit dalam di RS X beiluim seisuiai deingan Formuilariuim Nasional.
Prosiding Seminar Nasional Diseminasi Penelitian Volume 3 Program Studi S1 Farmasi 2023 Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya, 29 September 2023 p-ISSN: 2964-6154
360 UCAPAN TERIMA KASIH
Secara khusus rasa terimakasih tersebut kami sampaikan kepada :
1. Ibu Tisa Amalia, S.SiT., M.H (Kes) selaku Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Dosen Pembimbing yang telah menyediakan waktu, tenaga,dan pikiran untuk mengarahkan penulisan dalam Tugas Akhir ini.
2. Ibu Apt. Ayu Izzatin Haifa, S.Farm.,M.B.A sebagai Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan selaku Dosen Penguji I.
3. Ibu Elsa Marliana , S.Farm, M.Farm selaku Dosen Penguji II.
4. Pihak RS X Lippo Cikarang yang telah banyak membantu dalam usaha memperoleh data yang penulis perlukan.
5. Orang tua dan keluarga penulis yang telah memberikan bantuan dukungan material dan moral dan sahabat yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.
6. Akhir kata, penulis berharap Tuhan Yang Maha Esa berkenan membalas segala kebaikan semua pihak yang telah membantu.
Semoga Tugas Akhir ini membawa manfaat bagi pengembangan ilmu.
DAFTAR PUSTAKA
Anieif, M., (2006). Ilmui Meiracik Obat.
Yogyakarta : Gadjah Mada Uiniveirsity Preiss.
Annonim. (2002). Informasi Obat Nasional Indoneisia. Jakarta : Deiparteimein Keiseihatan Reipuiblik Indoneisia Halaman 14,52,531-548.
Arfiana, Maya., (2021). Keiseisuiaian Reiseip Teirhadap Formuilariuim Ruimah Sakit Karawang. Juirnal Ilmui Farmasi dan Peineilitian Meidis UiNIPMA.
Buikifan, Yanei Rosalia. (2017). Profil Keiseisuiaian Reiseip Pasiein Uimuim Rawat Jalan Deingan Formuilariuim Ruimah Sakit Uimuim Daeirah Keifameinanui Peiriodei Oktobeir- Deiseimbeir.Politeiknik Keiseihatan Keimeinkeis Kuipang. Diakseis dari http://reipository.polteikeiskuipang.ac.id Dit. Produiksi dan Distribuisi Keifarmasian.
(2013). Formuilariuim Nasional Keindalikan Muitui dan Biaya Peingobatan. Diakseis dari https://farmalkeis.keimkeis.go.id
Deiparteimein Keiseihatan Reipuiblik Indoneisia.
(2004). Peidoman Peingeilolaan Obat Program Keiseihatan.Direiktorat
Jeindeiral Peilayanan Keifarmasian dan Alat Keiseihatan. Jakarta.
Jas A. (2009). Peirihal Reiseip dan Dosis seirta Latihan Meinuilis Reiseip. Eid 2.
Uiniveirsitas Suimateira Uitara Preiss.
Keipuituisan Meinteiri Keiseihatan Reipuiblik
Indoneisia Nomor
328/MEiNKEiS/SK/IX/2013 teintang Formuilariuim Nasional.
Khasanah Uiswatuin, Mayasari Gita,dkk. (2022).
Eivaluiasi Keiseisuiaian Peireiseipan Obat Pada Pasiein Rawat Jalan Poli Peinyakit Dalam deingan Formuilariuim Nasional di RSUiD Prambanan. Juirnal Farmasi Muihammadiyah Kuiningan.Voluimei 7 Nomor 1.
Mahfuidhoh, Siti., (2015). Faktor Yang Meimpeingaruihi Keipatuihan Peinuilisan Reiseip. Uiniveirsitas Airlangga Suirabaya. Diakseis dari https://reipository.uinair.ac.id
Marini, M., (2012). Analisa Kelengkapan Penulisan Resep dari Aspek Kelengkapan Resep di Apotek Kota Pontianak. Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN.
Peiratuiran Meinteiri Keiseihatan RI Nomor 3 Tahuin 2020 Teintang Klasifikasi dan Peirizinan Ruimah Sakit. Beirita Neigara Reipuiblik Indoneisia Tahuin 2020 Nomor 21.
Peiratuiran Meinteiri Keiseihatan RI Nomor 72 Tahuin 2016 Teintang Standar Peilayanan Keifarmasian Di Ruimah Sakit. Beirita Neigara Reipuiblik Indoneisia Tahuin 2017 Nomor 49.
Peiratuiran Meinteiri Keiseihatan RI Nomor 949/MEiNKEiS/PEiR/VI/2000 Teintang Reigistrasi Obat Jadi.
Peiratuiran Preisidein Reipuiblik Indoneisia Nomor 12 Tahuin 2013 Teintang Jaminan Keiseihatan. Leimbaran Neigara Reipuiblik Indoneisia Tahuin 2013 Nomor 255.
Peiratuiran Preisidein Nomor 64 Tahuin 2020 Teintang Jaminan Keiseihatan.
Leimbaran Neigara Reipuiblik Indoneisia Tahuin 2020 Nomor 130.
Pratiwi, Ameilia Kuisuima. (2020). Eivaluiasi Keiseisuiaian Peireiseipan Obat Pada Pasiein BPJS Rawat Jalan Poli Peinyakit Dalam Teirhadap Formuilariuim Nasional di RSUiD
Kabuipatein Beingkuilui
Seilatan,Uiniveirsitas Bhakti Keincana.
Diakseis dari http://reipository.bkui.ac.id
361 Puispitaningtyas P.H. (2014). Eivaluiasi
Keiseisuiaian Peireiseipan Dokteir Pada Pasiein Uimuim Rawat Jalan Deingan Formuilariuim Ruimah Sakit Uimuim Daeirah Suikoharjo. Tuigas Akhir, Fakuiltas MIPA.Uiniveirsitas Seibeilas Mareit Suirakarta. Diakseis dari http://eiprints.uims.ac.id
Rikomah,SEi. (2017). Farmasi Ruimah Sakit.
Yogyakarta: Deieipuiblish.
Sireigar, C.J.P dan Amalia,L., (2004). Farmasi Ruimah Sakit Teiori dan Peineirapannya.
Peineirbit Buikui Keidokteiran. Jakarta.
Suigiyono. (2011). Meitodei Peineilitian Kuiantitatif Kuialitatif dan R&D. Alfabeita.
Suikameirta,dkk. (2017). Eitika Peineilitian dan Peinuilisan Artikeil Ilmiah. UiNMAS PREiSS. Deinpasar.
Uindang Uindang Reipuiblik Indoneisia Nomor 44 Tahuin 2009 Teintang Ruimah Sakit.
Leimbaran Neigara Reipuiblik Indoneisia Tahuin 2009 Nomor 153.
Uindang Uindang Reipuiblik Indoneisia Nomor 35 Tahuin 2009 Teintang Narkotika.
Leimbaran Neigara Reipuiblik Indoneisia Tahuin 2009 Nomor 143.
Uindang Uindang Reipuiblik Indoneisia Nomor 40 Tahuin 2004 Teintang Sisteim Jaminan Sosial Nasional. Leimbaran Neigara Reipuiblik Indoneisia Tahuin 2004 Nomor 150.
Uindang Uindang Reipuiblik Indoneisia Nomor 5 Tahuin 1997 Teintang Psikotropika.
Leimbaran Neigara Reipuiblik Indoneisia Tahuin 1997 Nomor 10.
Prosiding Seminar Nasional Diseminasi Penelitian Volume 3 Program Studi S1 Farmasi 2023 Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya, 29 September 2023 p-ISSN: 2964-6154
362